Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Metode Isolasi DNA terhadap Kuantitas dan Kualitas Hasil Ekstraksi Genom Padi dan Tebu Ahmad Ilham Tanzil; Intan Ria Neliana; Wahyu Indra Duwi Fanata; Raudhotun Jamila; Bambang Sugiharto; Ummi Sholikhah; Tri Ratnasari
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 2 (2026): Januari-Juli 2026
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v9i2.12535

Abstract

Teknik isolasi DNA merupakan salah satu metode dasar dalam bidang biologi molekuler yang bertujuan untuk memisahkan DNA dari komponen seluler lainnya. Memperoleh DNA berkualitas tinggi dengan hasil yang baik merupakan faktor pembatas dalam analisis genetik tanaman, karena sulit untuk memperoleh DNA berkualitas tinggi dalam jumlah yang memadai. Penelitian ini kami lakukan untuk mengoptimalkan teknik isolasi DNA genomik dari sampel tanaman, dengan tujuan memastikan kualitas dan kuantitas DNA yang diisolasi cukup untuk analisis molekuler. Metode yang digunakan melibatkan perbandingan teknik ekstraksi menggunakan metode mekanis dan metode gerus. Daun tebu dan padi, baik dalam kondisi basah maupun kering, digunakan sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsentrasi dan kualitas DNA saat sampel basah digiling menggunakan proses gerus. Berdasarkan perbandingan absorbansi pada A260/A280 nm dan A260/A230 nm, serta hasil uji nanodrop, proses penggerusan menghasilkan kualitas dan konsentrasi DNA yang lebih tinggi. Dibandingkan dengan metode mekanis, hasil visualisasi PCR menunjukkan bahwa metode gerus dapat mengekspresikan pita DNA yang lebih tebal pada sampel daun padi. Sementara itu, terdapat beberapa variasi dalam ekspresi pita DNA pada sampel daun tebu. Data kuantitatif dihasilkan dari temuan visualisasi PCR. Metode gerus terbukti menghasilkan jumlah dan kualitas DNA sampel terbaik, berdasarkan hasil penelitian.
Pengembangan Pakan Ternak Bergizi Tinggi dengan Bahan Baku Azolla microphylla di Desa Baletbaru, Kabupaten Jember Nilasari Dewi; Desy Cahya Widianingrum; Ummi Sholikhah; Ahmad Ilham Tanzil
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.1.59-66

Abstract

Azolla (Azolla microphylla) is a highly nutritious fern that can be used as organic fertilizer and animal feed. As the primary raw material for animal feed, Azolla processing needs to be developed to be durable, have complete nutrition, and have high economic value. The people of Balletbaru Village, who are partners in implementing the assisted village service program, are familiar with Azolla cultivation. However, innovation in processing Azolla crops is needed. This activity aims to form a business group to produce high-nutritional animal feed with Azolla as the main ingredient in Balletbaru village. The series of activities carried out included socialization about the potential use of Azolla as animal feed, training on production and processing techniques of Azolla as animal feed, training on how to prepare highly nutritious animal feed made from Azolla as raw material for ruminants, training in the manufacture of processed feed, training on marketing, monitoring, and evaluation. The results of this community service activity include technology transfer regarding the production of Azolla as an alternative high-nutrition feed where 100% of the community participating in the service program activities can understand and practice making animal feed made from the primary raw material of Azolla. Other outputs are instructions on cultivating and using Azolla as animal feed and products ready to be marketed under the trademark Pazoruso. It is hoped that this product will become an economical source to increase the income and welfare of the service partner community and its surroundings.