Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multimedia dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 16 Kota Jambi Dahliati, Desma; MY, Mahmud; Indriyani, Tuti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Bagaimana implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis muti media dalam meningkakan hasil belajar siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 16 Kota Jambi. 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis muti media di Sekolah Menengah Pertama Negeri 16 Kota Jambi dan 3) bagaimana solusi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan Implementasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multi media di Sekolah Menengah Pertama Negeri 16 Kota Jambi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sifat penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu bentuk penelitian yang ditunjukkan untuk menjelaskan fenomena yang ada. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data dengan triangulasi. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis mutimedia di Sekolah Menengah Pertama Negeri 16 Kota Jambi yaitu dilakukan dengan menggunakan Papan tulis (white board), Overhead projector/LCD, Buku Pelajaran, Film. Pendukung dan penghambat dalam implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multimedia di Sekolah Menengah Pertama Negeri 16 Kota yaitu: waktu persiapan terbatas, Kurangnya pemahaman tentang penggunaan Audio visual, Merasa Nyaman dengan metode lain, Teman sebaya, Tingkat kecerdasan berbeda-beda, kurangnya keterampilan dan kreaktivitas guru dan faktor pendukung yaitu, dukungan dari kepala sekolah dan fasilitas yang di sediakan sekolah.
Pelaksanaan Model Pembelajaran Sentra Seni dalam Mengembangkan Kreativitas Berfikir Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Islam Al Falah Kota Jambi Resi, Maida; MY, Mahmud; Kusnadi, Edy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran sentra, khususnya sentra seni, telah menjadi salah satu pendekatan efektif dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk mendukung perkembangan kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan model pembelajaran sentra seni dalam mengembangkan kreativitas berpikir anak usia 5-6 tahun di TK Islam Al Falah Kota Jambi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kajian tentang penerapan model pembelajaran sentra seni dalam pengembangan kreativitas anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru penanggung jawab sentra seni, dan staf pengembangan kurikulum. Data dianalisis menggunakan tahapan Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran sentra seni di TK Islam Al Falah Kota Jambi mencakup penyusunan modul ajar, pemilihan tema yang relevan, dan pengelolaan lingkungan belajar yang menarik. Tahapan pembelajaran meliputi pijakan sebelum main, selama main, dan setelah main. Model pembelajaran ini mendorong anak untuk aktif, kreatif, dan berpikir kritis melalui aktivitas seni seperti menggambar, melukis, dan membuat prakarya. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara sistematis dengan berbagai metode, seperti dokumentasi hasil karya, catatan anekdot, dan daftar ceklis. Faktor pendukung pembelajaran mencakup kompetensi guru dan penyediaan media belajar yang konkret, sementara hambatan utama adalah keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan peserta didik. Secara keseluruhan, model pembelajaran sentra seni terbukti efektif dalam mengembangkan kreativitas berpikir anak usia dini, terutama melalui pendekatan bermain yang menyenangkan dan bermakna.
Kontribusi Kiai Dalam Penanaman Budaya Tasaamuh Di Pondok Pesantren Husnullail, Muhammad; Mukhtar, Mukhtar; Anwar, Kasful; MY, Mahmud
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i1.4793

Abstract

Islamic boarding schools are Islamic missionary and educational institutions in Indonesia. Since its inception, Islamic boarding schools have grown, developed and spread across various regions so that they have become a means of spreading Islamic teachings. Islamic boarding schools develop with a culture that has become a characteristic from the past until now. Kiai is a very influential figure in the survival of Islamic boarding school culture. Kiai as top managers can influence, mobilize and direct so that the behavior of students is in accordance with predetermined rules which will have an impact on the formation of Islamic boarding school culture. Islamic boarding school culture will specifically be discussed regarding the culture of Tasamuh/Tolerance in Islamic boarding schools. This ability or skill in carrying out tasks is what makes the kiai very influential in providing reinforcement and as a driving force to achieve the goals of the Islamic boarding school.
Analisis kemampuan kognitif terhadap kreatvitas Pada era digitalisasi Arestya, Deassy; Mukhtar, Mukhtar; Anwar, Kasful; MY, Mahmud; Asrulla, Asrulla
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i1.4794

Abstract

This paper delves deeply into the analysis of cognitive ability concerning creativity in the era of digitalization. Creativity involves a series of complex cognitive processes, including associative thinking, problem-solving, memory, and decision-making. The brain's ability to process information efficiently and in various ways plays a significant role in creativity. Objective national conditions, global challenges, technological challenges, and the use of technology, such as artificial intelligence, often involve ethical issues that can affect creativity, especially in the current era of digitalization. Therefore, the relationship between cognitive ability and creativity is very close, and they mutually influence each other in various aspects. Creativity often involves the ability to process information effectively. Cognitive functions, such as attention, memory, and problem-solving, play a crucial role in processing the information needed to create new ideas. The integration of human cognitive skills and technological capabilities can create a strong combination to enhance creativity. Creativity arising from the understanding and wise utilization of technology can bring significant innovation. By combining cognitive potential and digital tools, individuals can explore creative spaces and address the challenges that arise in the era of digitalization.
Hubungan Budaya Organisasi Terhadap Inovasi Pendidikan Junaidi, Roni; Mukhtar, Mukhtar; Anwar, Kasful; MY, Mahmud; Asrulla, Asrulla
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i1.4795

Abstract

Every educational institution, especially Madrasah Aliayah, has its own journey. Just as living creatures go through various phases, such as establishment, revival, and development. There are even private Madrasah Aliyah that eventually dissolve. Organizational culture is one of the significant contributing factors to the progress or decline of educational institutions. The cultural dimension is both abstract and factual, ranging from beliefs, embraced values, basic assumptions, to artifacts. An organization that survives in competition is guaranteed to have a strong organizational culture, whereas stagnant or declining organizations always correlate with weak organizational culture. This not only happens in profit organizations but also in non-profit organizations, including educational institutions. Therefore, building a strong organizational culture is an important agenda for educational institutions. An educational institution with a strong organizational culture will automatically give birth to various contemporary educational innovations as a manifestation of adaptation to the changing times.
Penerapan Mutu Layanan Dalam Merambah Peluang Prestasi Sekolah Berbasis Pesantren Sofwatillah, Sofwatillah; Mukhtar, Mukhtar; Anwar, Kasful; MY, Mahmud; Asrulla, Asrulla
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i1.4796

Abstract

Islamic boarding school (SBP) is a model of Islamic education that integrates two systems, namely the superiority of the social system and Islamic boarding school curriculum and the superiority of the general system. This Islamic education model can create people who are religious as well as scientists, so that they can play a full role in the system that exists in society. This research aims to describe how Service Quality is implemented in expanding Islamic boarding school-based school achievement opportunities. The results that will be examined are as follows: (1) Quality of Service in expanding the Achievement Opportunities for Islamic Boarding School-Based Schools. (2) Planning for the quality of educational services is in the good category by involving related parties: school principals, Islamic Boarding School Directors, teachers' councils, Musyrif (Student Supervisor), administrative staff, school committees and school supervisors, (3) Implementation of service quality in expanding opportunities for achievement. (4) Improving the quality of educational services is carried out continuously through identifying improvement processes and methods, forming a team tasked with carrying out improvements and providing resources and training. This research uses a qualitative method with a case study approach.
Komitmen Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Efektivitas Belajar Siswa Astuti, Nur; MY, Mahmud; Putra, Darma
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 3 (2024): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i3.26939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komitmen kinerja guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan   efektifitas belajar siswa. Berdasarkan indikatornya komitmen seseorang guru akan terlihat dari kepedulian maupun pemahaman, tanggung jawaban, loyalitasnya dalam menjalankan tugas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian purposive sampling  teknik dengan teknik pengumpulan data meliputi obseervasi, wawancara dan dokumentasi terhadap jumlah sampel 3 guru PAI. Teknik pengelolaan data menggunakan teknik deskriptif analitik. Teknik ini dilakukan agar menjelaskan secara rinci keterkaitan antara komitmen kinerja guru PAI terhadap usaha meningkatkan efektifitas belajar siswa di kelas. Dalam penelitian ini memberikan hasil bahwa sanya komitmen kinerja guru PAI dalam meningkatkan efektifitas belajar siswa tersebut merupakan terkategorikan baik dengan didukung oleh faktor tertentu. komitmen guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan efektifitas belajar, merupakan keberhasilan peserta didik baik dari segi perilaku, sopan santun dan disiplinnya. Dalam proses pencapaiannya terdapat hambatan namun, hal tersebut dapat dijadikan sebagai tantangan dalam dunia pendidikan.
Tantangan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia di Madrasah Studi Kasus Madrasah Aliyah Plus Keterampilan Hasanah Pekanbaru Asrulla, Asrulla; Maisah, Maisah; MY, Mahmud; Jeka, Firdaus
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1758

Abstract

Sumber daya manusia adalah sesuatu hal sangat penting dalam manajemen pendidikan islam. Perlu diingat oleh semua pihak betapa pentingnya sumber daya manusia dalam menentukan kesuksesan manajemen madrasah adalah kualitas para pendidik. Hakikat pemberdayaan terletak pada diri sendiri. manusia hanya berperan sebagai pendorong pada faktor eksternal tubuh manusia dan hanya berfungsi sebagai rangsangan timbulnya semangat, perasaan, atau motivasi dalam diri manusia untuk meningkatkan dirinya sendiri, mengelola diri sendiri, dan tumbuh sesuai dengan bakat yang dimilikinya. Meskipun perkembangan teknologi meningkat pesat, peningkatan kualitas pendidik tetap menjadi kuncinya dalam kemajuan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Plus Keterampilan Hasanah Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi terhadap program pemberdayaan sumber daya manusia. Temuan dalam penelitian ini adalah Madrasah Aliyah Plus Keterampilan Hasanah Pekanbaru telah melaksanakan program pengembangan Sumber daya manusia secara komprehensif, namun masih terdapat kendala terkait alokasi anggaran masih minim untuk menyiapkan pelatihan atau workshop berkualitas dan juga masih kurangnya motivasi diri sebagian guru. Solusi yang diberikan adalah dengan melakukan berbagai kerjasama dengan lembaga eksternal sekolah dan juga guru didorong untuk mengikuti pelatihan-pelatihan online.
Penerapan 7 P sebagai Strategic Pemasaran Pendidikan Islam SMP Maisah, Maisah; Sofwatillah, Sofwatillah; MY, Mahmud; Putra, Suntama
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2051

Abstract

Lembaga pendidikan adalah sebagai wadah untuk memproduksi jasa pendidikan dan konsumen utamanya adalah siswa atau mahasiswa. Jika produsen tidak mampu memasarkan hasil produknya karena beberapa hal diantaranya mutu produknya tidak disukai oleh masyarakat, tidak memberikan nilai tambah, layanan tidak memuaskan, maka produk yang ditawarkan tidak akan laku, sehingga sekolah ditutup karena ketidakmampuan para pengelolanya. emasaran pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tarik dan daya saing lembaga pendidikan Islam, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pemasaran pendidikan berbasis 7 P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence) dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di salah satu SMP Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Product berupa program unggulan berbasis keislaman, Price yang kompetitif dan terjangkau, Place yang strategis, serta Promotion yang aktif melalui media sosial dan kegiatan komunitas mampu menarik minat peserta didik baru. Selain itu, pengelolaan People seperti tenaga pendidik berkualitas, Process yang berfokus pada pelayanan prima, serta Physical Evidence berupa sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran, turut berkontribusi pada peningkatan citra dan mutu sekolah. Kesimpulannya, penerapan 7 P dalam pemasaran pendidikan Islam memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah peserta didik dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
Tahfidz Al-Qur'an: A Study of Learning Management Systems in Higher Education Thontawi, Muhammad; MY, Mahmud; Chaniago, Fransisko; Fiqhi, Ajuzar; Hazairin, Indah Nurul; Afifah, Yuliana
JURNAL AL-TANZIM Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.296 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v6i2.3535

Abstract

This study aims to analyze the implementation, evaluation, and management of the tahfidz Al-qur'an program at Ma'had Al-Jami'ah from the State Islamic University of Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. The method used in this research is qualitative with a descriptive analysis method. Interviews were conducted directly with the leaders of Ma'had, the tahfidz division, and the mudabbir. The results showed that the management of the Tahfidz Al-Qur'an Program at Ma'had Al-Jami'ah was running well. This program was implemented thanks to the collaboration between the academic community and a facilitator called Mudabbir, who is responsible for optimizing the process of memorizing the Qur'an, and providing a greater understanding of the importance of memorizing the Qur'an for students by adjusting the components of planning, organizing, implementing, and evaluation of the Tahfidz Al-qur'an Program. Ma'had Al-jami'ah continues to make adjustments to improve the quality of graduates and equip them with a deep understanding of the meaning of the Qur'an to increase students' faith and piety.