Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Produktivitas Kerja Melalui Kepuasan Kerja Guru SMA Negeri di Kota Palangka Raya Yeprina Prihatini Asie; Ahmad Suriansyah; Suhaimi Suhaimi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Teacher work productivity reflects their attitudes and skills in carrying out their duties, and is demonstrated through efforts in self-development, instructional innovation, and contributions to achieving school goals. This productivity is influenced by organizational culture, the transformational leadership of the school principal, and teacher job satisfaction. This study aims to analyze the direct and indirect effects of organizational culture, transformational leadership, and job satisfaction on the work productivity of public high school teachers in Palangka Raya City. The research employs a quantitative approach using a survey method. The study population consisted of 527 teachers from 10 public high schools in Palangka Raya, with a sample of 227 selected using proportional random sampling. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The data were analyzed using descriptive analysis, classical assumption tests, hypothesis testing through path analysis with multiple regression, and the Sobel test. The results of the study show that: (1) there is a direct influence of organizational culture, job satisfaction, and transformational leadership on work productivity; (2) there is a direct influence of organizational culture and transformational leadership on job satisfaction; and (3) there is an indirect influence of organizational culture and transformational leadership on work productivity.Based on these findings, it is recommended that schools pay attention to the factors that can enhance teacher work productivity. Schools should continue to maintain organizational culture, transformational leadership, and teacher job satisfaction to ensure their ongoing positive impact on teacher productivity. Keywords: Work Productivity, Organizational Culture, Transformational Leadership, Job Satisfaction Abstrak: Produktivitas kerja guru mencerminkan sikap dan keterampilan dalam menjalankan tugas, serta ditunjukkan melalui upaya pengembangan diri, inovasi pembelajaran, dan kontribusi terhadap pencapaian tujuan sekolah. Produktivitas ini dipengaruhi oleh budaya organisasi, kepemimpinan transformasional kepala sekolah, serta kepuasan kerja guru. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung budaya organisasi, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja guru SMA Negeri di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian sebanyak 527 guru dari 10 SMA Negeri di Kota Palangka Raya dan diambil 227 dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu angket yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data berupa analisis deskriptif, uji asumsi klasik, pengujian hipotesis menggunakan analisis jalur dengan metode regresi berganda, dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh langsung antara budaya organisasi, kepuasan kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap produktivitas kerja; terdapat pengaruh langsung antara budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja; terdapat pengaruh tidak langsung antara budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional terhadap produktivitas kerja. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan sekolah untuk dapat memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas kerja guru. Sekolah perlu tetap mempertahankan budaya organisasi, kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja guru agar tetap berdampak kepada produktivitas kerja guru. Kata kunci: Produktivitas Kerja, Budaya Organisasi, Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan Kerja
Pengaruh Kepemimpinan Instruksional, Kecerdasan Emosional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Smk Negeri Se Kota Palangka Raya Retty Marinda; Ahmad Suriansyah; Suhaimi Suhaimi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Teacher performance refers to the tangible results achieved by teachers in carrying out their duties in accordance with established standards. It includes lesson planning, instructional delivery, classroom management, and the evaluation of student learning outcomes. Performance is measured based on the quality and quantity of work within a specific time frame, aimed at achieving educational goals. This study aims to analyze the direct and indirect effects of instructional leadership, emotional intelligence, and work motivation on the performance of public vocational high school (SMK Negeri) teachers in Palangka Raya City. A quantitative approach using path analysis was employed. The study population consisted of 386 teachers, with a sample of 196 selected through proportional random sampling. Data were collected using questionnaires consisting of four instruments: instructional leadership of school principals (28 items), emotional intelligence (24 items), work motivation (20 items), and teacher performance (26 items). The instruments were tested for validity using item analysis with product-moment correlation, and reliability using Cronbach’s alpha. The results show: 1) There is a direct effect of principals’ instructional leadership on teacher performance; emotional intelligence has a direct effect on teacher performance; work motivation directly affects teacher performance; instructional leadership directly influences teacher work motivation; and emotional intelligence directly influences teacher motivation. 2) There is an indirect effect of instructional leadership on teacher performance through work motivation, and emotional intelligence also indirectly affects teacher performance through work motivation. Keywords: Instructional Leadership; Emotional Intelligence; Work Motivation; Teacher Performance. Abstrak: Kinerja guru adalah hasil kerja nyata dalam menjalankan tugas sesuai standar, mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan kelas, serta evaluasi pembelajaran. Kinerja diukur dari kualitas dan kuantitas kerja dalam kurun waktu tertentu untuk mencapai tujuan pendidikan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kepemimpinan instruksional, kecerdasan emosional dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model analisis jalur. Populasi penelitian ini adalah 386 orang guru dengan sampel sebanyak 196 orang yang diambil dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket yang terdiri dari variabel kepemimpinan instruksional kepala sekolah (28 item), instrumen kecerdasan emosional (24 item), instrumen motivasi kerja (20 item) dan instrumen kinerja guru (26 item). Instrumen diuji validitas mengunakan analisi butir dengan korelasi product moment sedangkan reliabilitasnya dengan alpa cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh langsung kepemimpinan instruksional kepala sekolah secara langsung terhadap kinerja guru; kecerdasan emosional secara langsung terhadap kinerja guru; Motivasi kerja secara langsung terhadap kinerja guru; Kepemimpinan instruksional kepala sekolah secara langsung terhadap motivasi kerja guru; kecerdasan emosional terhadap terhadap motivasi guru. 2). Terdapat pengaruh tidak langsung kepemimpinan instruksional kepala sekolah melalui motivasi kerja terhadap kinerja guru kecerdasan emosional melalui motivasi kerja terhadap kinerja kerja guru. Kata kunci: Kepemimpinan Instruksional; Kecerdasan Emosional; Motivasi Kerja; Kinerja Guru
Efektifitas Manajemen Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Sungai Tabuk Shafa Muthiah; Gilang Dwi Kurniawan; Siti Mulkaf Lailawati; Siti Raisyah; Tri Ananda Setiyani; Puji Nurwidayati; Suhaimi Suhaimi; Muhammad Saleh
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study examines the effectiveness of the management of the Merdeka Curriculum (Independent Curriculum) at SMKN 1 Sungai Tabuk through a qualitative case study approach. Data collection techniques included semi-structured interviews, observation, and documentation analysis involving the school principal and two teachers at SMKN 1 Sungai Tabuk. The results indicate that the cycle of planning, development, monitoring, and evaluation operates responsively, based on the principles of link and match and human resource empowerment. Planning involves analyzing the needs of students, local potential, and the Business and Industrial World (DUDI) for curriculum relevance. Development engages teachers actively through internal training, external upskilling, and industrial collaboration, enhancing a sense of ownership and improving pedagogical-technical competence. Continuous monitoring employs tiered frequency with participatory supervision, building a reflective culture supported by visionary leadership. Comprehensive evaluation integrates theoretical exams, practical assessments, industrial projects, and feedback from the business sector for accountability and continuous improvement. These findings represent a best practice in overcoming limitations such as inadequate facilities, varying teacher comprehension, and resource imbalances through flexible innovations, including rotational fieldwork (PKL) schedules, elective subjects, and structured character building. This approach successfully produces vocational graduates who are competent, creative, disciplined, and job-ready.. Keywords: Merdeka Curriculum, Curriculum Management, Link And Match, Best Practice Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas manajemen Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Sungai Tabuk melalui pendekatan kajian kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumentasi pada kepala sekolah dan dua guru di SMKN 1 Sungai Tabuk. Hasil menunjukkan siklus perencanaan, pengembangan, monitoring, dan evaluasi berjalan responsif berbasis prinsip link and match serta pemberdayaan sumber daya manusia. Perencanaan menganalisis kebutuhan peserta didik, potensi lokal, dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk relevansi kurikulum. Pengembangan melibatkan guru aktif melalui pelatihan internal, upskilling eksternal, dan kolaborasi industri, meningkatkan rasa kepemilikan serta kompetensi pedagogik-teknis. Monitoring berkelanjutan berfrekuensi berjenjang dengan supervisi partisipatif membangun budaya reflektif didukung kepemimpinan visioner. Evaluasi komprehensif mengintegrasikan ujian teori, praktik, proyek industri, dan umpan balik dunia usaha untuk akuntabilitas serta perbaikan berkelanjutan. Temuan ini bersifat best practice mengatasi keterbatasan sarana, pemahaman guru, dan ketidakseimbangan sumber daya melalui inovasi fleksibel seperti jadwal PKL rotasional, mata pelajaran pilihan, dan pembinaan karakter terstruktur, menghasilkan lulusan vokasi kompeten, kreatif, disiplin, dan siap kerja Kata kunci: Kurikulum Merdeka, manajemen kurikulum, link and match, best practice
Pengembangan Model Kemitraan Sekolah Dasar Berbasis Partisipasi Aktif: Studi Literatur Dwi Indah Lestari; Rizky Zulfa Amelia; Rizka Amelia; Siti Mahdalena Zahra; Syahida Nabila Arrifa; Nameira Melati Puteri; Suhaimi Suhaimi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9545

Abstract

School–community partnerships are a strategic pillar in improving the quality of elementary education in Indonesia. However, the reality in the field shows that community participation in educational management remains relatively low and tends to be passive. This study aims to examine and develop the concept of an elementary school partnership model based on active participation through a literature review approach. This research employs a qualitative approach using a literature review method by analyzing various scientific journals related to active participation in elementary school partnerships. The results of the review indicate that effective elementary school partnerships are built through several key components, namely open and continuous communication between schools and the community, parental involvement in the learning process and decision-making, collaboration with community institutions and the business sector, and strengthening the role of the community in supporting educational activities.
Studi Implementasi Program Bakti Sosial Sekolah SDN Jelapat 1 Nadia Nadia; Arpah Arpah; Hana Azzahra; Ira Syifa Nur Ilham; Theresia Desentalia Sitorus; Risma Rahmadhani; Suhaimi Suhaimi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9546

Abstract

This study examines the implementation of social activity programs in elementary schools and how they contribute to the development of students' social character. Schools serve not only as places for theoretical learning but also as spaces that support students in understanding social values ​​such as cooperation, empathy, and a sense of responsibility. The method used in this study is a qualitative approach by conducting a literature study, examining various national journal articles related to social activities, character education, and learning programs implemented at the elementary school level. Data collection was carried out through documentation, which was then analyzed using descriptive qualitative methods. The findings of this study indicate that social activities can increase students' awareness, empathy, and responsibility towards the environment and society
Model Komunikasi Partisipatif dalam Rapat Orang Tua Siswa Firda Salsabilla; Donna Aprilia; Nazwa Khalisa; Nor Elma; Syafa Nafila Ramadhani; Melisa Salwa Nabila; Suhaimi Suhaimi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model komunikasi partisipatif dalam rapat orang tua siswa sebagai instrumen kunci peningkatan kualitas pendidikan. Isu pokok yang diangkat adalah fenomena rendahnya partisipasi bermakna dari orang tua yang sering kali disebabkan oleh pola komunikasi satu arah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi partisipatif yang mengintegrasikan saluran vertical, horizontal, dan diagonal mampu mengubah paradigma orang tua dari sekedar “pendengar” menjadi “mitra strategis”. Strategi komunikasi yang inklusif, transparan, dan persuasive terbukti efektif dalam menyatukan antara sekolah dan keluarga siswa, yang pada gilirannya berdampak positif pada kualitas lulusan serta perkembangan holistic peserta didik.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ETIKA PELAYANAN PUBLIK OLEH SEKOLAH DASAR Ahmad Ahmad; Latif Firdaus; Muhammad Maulana Faqih; Rusmadi Rusmadi; Muhammad Idris Bakti Genprasetya; Suhaimi Suhaimi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9582

Abstract

Etika pelayanan publik dalam lembaga pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap sekolah sebagai penyedia layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap penerapan etika pelayanan publik oleh sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian berbagai artikel dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan etika pelayanan publik, pelayanan pendidikan, dan persepsi masyarakat. Sumber data diperoleh dari jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan dalam delapan tahun terakhir. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait praktik etika pelayanan di lingkungan sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap etika pelayanan publik dipengaruhi oleh profesionalitas tenaga pendidik, transparansi informasi, keadilan dalam pelayanan, responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat, serta komunikasi yang efektif antara sekolah dan orang tua. Penerapan nilai etika seperti tanggung jawab, integritas, dan akuntabilitas dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan serta kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
Analisis Model Incremental dalam Perencanaan Evaluasi Diri Sekolah di SDN Telaga Biru 1 Banjarmasin Dian Purnama; Arisandi Tiya Rini; Sulistiyana Sulistiyana; Suhaimi Suhaimi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4039

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perencanaan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) yang adaptif dan berkelanjutan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, serta masih ditemukannya perencanaan yang bersifat kaku dan kurang responsif terhadap kondisi nyata sekolah. Selain itu, belum optimalnya pemanfaatan hasil evaluasi sebelumnya menjadi dasar perencanaan menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model inkremental dalam perencanaan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) di SDN Telaga Biru 1 Banjarmasin. Penelitian ini mengkaji bagaimana proses perencanaan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan kondisi aktual sekolah serta hasil evaluasi sebelumnya. Model inkremental dipahami sebagai pendekatan perencanaan yang menekankan pada penyesuaian kecil, realistis, dan terukur sesuai dengan kebutuhan serta kapasitas sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala sekolah dan tim pengembang sekolah, observasi terhadap proses penyusunan EDS, serta analisis dokumen perencanaan dan laporan evaluasi sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkremental dalam perencanaan EDS dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan prioritas serta ketersediaan sumber daya sekolah. Partisipasi guru melalui forum diskusi turut mendukung pengambilan keputusan yang lebih kontekstual dan implementasi program yang lebih efektif, sekaligus memperkuat budaya refleksi di lingkungan sekolah. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam konsistensi monitoring dan evaluasi tindak lanjut program. Oleh karena itu, model inkremental dinilai relevan dalam perencanaan EDS karena mendukung proses peningkatan mutu sekolah secara berkelanjutan.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Produktivitas Kerja Melalui Kepuasan Kerja Guru SMA Negeri di Kota Palangka Raya Yeprina Prihatini Asie; Ahmad Suriansyah; Suhaimi Suhaimi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Teacher work productivity reflects their attitudes and skills in carrying out their duties, and is demonstrated through efforts in self-development, instructional innovation, and contributions to achieving school goals. This productivity is influenced by organizational culture, the transformational leadership of the school principal, and teacher job satisfaction. This study aims to analyze the direct and indirect effects of organizational culture, transformational leadership, and job satisfaction on the work productivity of public high school teachers in Palangka Raya City. The research employs a quantitative approach using a survey method. The study population consisted of 527 teachers from 10 public high schools in Palangka Raya, with a sample of 227 selected using proportional random sampling. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The data were analyzed using descriptive analysis, classical assumption tests, hypothesis testing through path analysis with multiple regression, and the Sobel test. The results of the study show that: (1) there is a direct influence of organizational culture, job satisfaction, and transformational leadership on work productivity; (2) there is a direct influence of organizational culture and transformational leadership on job satisfaction; and (3) there is an indirect influence of organizational culture and transformational leadership on work productivity.Based on these findings, it is recommended that schools pay attention to the factors that can enhance teacher work productivity. Schools should continue to maintain organizational culture, transformational leadership, and teacher job satisfaction to ensure their ongoing positive impact on teacher productivity. Keywords: Work Productivity, Organizational Culture, Transformational Leadership, Job Satisfaction Abstrak: Produktivitas kerja guru mencerminkan sikap dan keterampilan dalam menjalankan tugas, serta ditunjukkan melalui upaya pengembangan diri, inovasi pembelajaran, dan kontribusi terhadap pencapaian tujuan sekolah. Produktivitas ini dipengaruhi oleh budaya organisasi, kepemimpinan transformasional kepala sekolah, serta kepuasan kerja guru. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung budaya organisasi, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja guru SMA Negeri di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian sebanyak 527 guru dari 10 SMA Negeri di Kota Palangka Raya dan diambil 227 dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu angket yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data berupa analisis deskriptif, uji asumsi klasik, pengujian hipotesis menggunakan analisis jalur dengan metode regresi berganda, dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh langsung antara budaya organisasi, kepuasan kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap produktivitas kerja; terdapat pengaruh langsung antara budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja; terdapat pengaruh tidak langsung antara budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional terhadap produktivitas kerja. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan sekolah untuk dapat memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas kerja guru. Sekolah perlu tetap mempertahankan budaya organisasi, kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja guru agar tetap berdampak kepada produktivitas kerja guru. Kata kunci: Produktivitas Kerja, Budaya Organisasi, Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan Kerja
Pengaruh Kepemimpinan Instruksional, Kecerdasan Emosional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Smk Negeri Se Kota Palangka Raya Retty Marinda; Ahmad Suriansyah; Suhaimi Suhaimi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Teacher performance refers to the tangible results achieved by teachers in carrying out their duties in accordance with established standards. It includes lesson planning, instructional delivery, classroom management, and the evaluation of student learning outcomes. Performance is measured based on the quality and quantity of work within a specific time frame, aimed at achieving educational goals. This study aims to analyze the direct and indirect effects of instructional leadership, emotional intelligence, and work motivation on the performance of public vocational high school (SMK Negeri) teachers in Palangka Raya City. A quantitative approach using path analysis was employed. The study population consisted of 386 teachers, with a sample of 196 selected through proportional random sampling. Data were collected using questionnaires consisting of four instruments: instructional leadership of school principals (28 items), emotional intelligence (24 items), work motivation (20 items), and teacher performance (26 items). The instruments were tested for validity using item analysis with product-moment correlation, and reliability using Cronbach’s alpha. The results show: 1) There is a direct effect of principals’ instructional leadership on teacher performance; emotional intelligence has a direct effect on teacher performance; work motivation directly affects teacher performance; instructional leadership directly influences teacher work motivation; and emotional intelligence directly influences teacher motivation. 2) There is an indirect effect of instructional leadership on teacher performance through work motivation, and emotional intelligence also indirectly affects teacher performance through work motivation. Keywords: Instructional Leadership; Emotional Intelligence; Work Motivation; Teacher Performance. Abstrak: Kinerja guru adalah hasil kerja nyata dalam menjalankan tugas sesuai standar, mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan kelas, serta evaluasi pembelajaran. Kinerja diukur dari kualitas dan kuantitas kerja dalam kurun waktu tertentu untuk mencapai tujuan pendidikan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kepemimpinan instruksional, kecerdasan emosional dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model analisis jalur. Populasi penelitian ini adalah 386 orang guru dengan sampel sebanyak 196 orang yang diambil dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket yang terdiri dari variabel kepemimpinan instruksional kepala sekolah (28 item), instrumen kecerdasan emosional (24 item), instrumen motivasi kerja (20 item) dan instrumen kinerja guru (26 item). Instrumen diuji validitas mengunakan analisi butir dengan korelasi product moment sedangkan reliabilitasnya dengan alpa cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh langsung kepemimpinan instruksional kepala sekolah secara langsung terhadap kinerja guru; kecerdasan emosional secara langsung terhadap kinerja guru; Motivasi kerja secara langsung terhadap kinerja guru; Kepemimpinan instruksional kepala sekolah secara langsung terhadap motivasi kerja guru; kecerdasan emosional terhadap terhadap motivasi guru. 2). Terdapat pengaruh tidak langsung kepemimpinan instruksional kepala sekolah melalui motivasi kerja terhadap kinerja guru kecerdasan emosional melalui motivasi kerja terhadap kinerja kerja guru. Kata kunci: Kepemimpinan Instruksional; Kecerdasan Emosional; Motivasi Kerja; Kinerja Guru