Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Produksi Usahatani Seledri Daun (Apium Graveolens L) di Desa Zed Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Raudatul Jannah; Iwan Setiawan; Endang Bidayani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.47 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.01.1

Abstract

Optimalisasi produksi yang dilakukan untuk meningkatkan keuntungan yang maksimal setelah tercapainya produksi optimal dengan mengefisienkan biaya produksi dalam suatu kegiatan usahatani seledri daun. Adanya penambahan terhadap input dalam usahatani seledri daun akan menyebabkan biaya produksi akan meningkat, sehingga dilakukan optimalisasi terhadap produksi seledri daun, agar memperoleh keuntungan yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hasil produksi yang didapatkan petani seledri di Desa Zed Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka sudah optimal atau belum. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sedangkan metode penarikan contoh yang digunakan pada penelitian ini adalah acak sederhana (sample random sampling) dengan sample petani seledri daun di Desa Zed sebanyak 35 petani seledri daun. Metode analisis menggunakan turunan persamaan-persamaan dan rumus a,b,c. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi optimal seledri daun di Desa Zed adalah 1111,154 kilogram dengan harga jual Rp. 21.514,-, dengan memperoleh keuntungan maksimal setelah tercapainya produksi optimal, yaitu sebesar Rp. 13.639.672,04.
Tumpang Tindih Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dengan Pertambangan Timah di Perairan Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung Siti Aisyah; Leni Anggeraini; Endang Bidayani; Kurniawan Kurniawan
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 13, No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v13i3.133

Abstract

Wilayah Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi timah yang cukup besar dan dimanfaatkan sejak ratusan tahun lalu sebagai penghasil devisa bagi Indonesia. Lokasi penambangan timah yang menjadi kajian ini yaitu perairan Kota Pangkalpinang. Selain menjadi sumber eksploitasi penambangan timah laut, perairan Kota Pangkalpinang juga dimanfaatkan sumberdayanya dengan kegiatan perikanan tangkap oleh nelayan. Masalah dalam pemanfaatan ganda sumberdaya pesisir adalah ketidakseimbangan pemanfaatan sumberdaya, sehingga berpotensi menimbulkan konflik.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak penambangan timah di laut dan rekomendasi kebijakan pengelolaan sumberdaya yang tepat di Perairan Kota Pangkalpinang. Metode penelitian ini adalah metode survei dengan analisis deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling.  Hasil dari penelitian menunjukan bahwa analisis konflik pemanfaatan sumberdaya pesisir terdiri dari empat isu utama meliputi 1) isu lingkungan  bahwa kondisi perairan yang mulai tercemar sebagai dampak dari penambangan timah ilegal di laut; 2) penertiban  oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang terhadap penambangan timah ilegal untuk menegakan aturan; 3) isu sosial layaknya fenomena gunung es yang suatu saat dapat meledak dan menjadi masalah yang berujung konflik, terutama dalam perebutan pemanfaatan sumberdaya pesisir antara nelayan dan penambang timah di laut; dan 4) isu ekonomi, terkait  perbedaan pendapatan antara nelayan dan penambang timah menyebabkan kegiatan penambangan sulit ditinggalkan oleh masyarakat, dan berpotensi menjadikan penambang sebagai profesi sampingan bagi sebagian nelayan. Adapun analisis resolusi konflik perlu dilakukan secara harmoni antara pemerintah, masyarakat, swasta, perguruan tinggi dan LSM dengan pendekatan pemahaman kepentingan pelestarian lingkungan, sehingga kebijakan pengelolaan sumberdaya pesisir yang tepat dapat dilakukan.
Analysis of Economic, Supply Chain Policy and Environmental Impacts on the Development of “KEK” Kelayang Cape in Belitung Island Reniati Reniati; Endang Bidayani; Khairiyansyah Khairiyansyah
International Journal of Supply Chain Management Vol 8, No 6 (2019): International Journal of Supply Chain Management (IJSCM)
Publisher : International Journal of Supply Chain Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to analyse the impact of the development of supply chain strategy in the tourism KEK Kelayang Cape as an alternative economy after Tin Mining. The research method is quantitative descriptive design, the number of samples used 80 SME business based on tourism. Analysis of the data using the analysis Confirmatory Factor with PLS method. Research findings indicate that the development of tourism in the Island of Belitung already provide economic impact, social and environment. The impact of the economy has 5 (five) dimensions, social impact has 5 (five) dimensions and environmental impacts have 4 (four) dimensions. The results of this analysis found that the impact of the economy is the most important dimension of measuring the impact of the development of KEK Kelayang Cape with the value of loading factor as the most high. The results of research has implications for the management practices that for economic impact absorption work force indicator is most important. Now the most important indicator of the social impact is positive changes on the values and adat isitiadat. The most important indicator of Environmental impact is the performance improvement/condition of the tourism area. Research Originality: This research conducted in the election of 1 of 10 tourism destination in Indonesia which is KEK , based on tourism in Belitung Island.
ANALISA USAHA BUDIDAYA IKAN PATIN (Pangasius pangasius) dan LELE DUMBO (Clarias gariepinus) HASIL SUBTITUSI PELET DENGAN USUS AYAM Di KOLONG BEKAS PENAMBANGAN TIMAH ENDANG BIDAYANI
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 1 No 1 (2007): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.457 KB)

Abstract

Patin (Pangasius pangasius) and Dumbo catfish (Clarias gariepinus) is being semi intensively cultured on floating net; in the lakes of tin mining activity called Kolong; by farmers in Bacang village, subdistrict of Bukit Intan, Pangkalpinang regency. This spesies is best suited for culture in kolong because of their well adapted of environmental change; even in a size-limited ponds; for growing normally. Kolong should be the decades in one age. Feeding Patin (Pangasius pangasius) and Dumbo catfish (Clarias gariepinus) cultured with this method should more profitable if we substitute the formulated meals (pellets) with chicken guts, as the alternative feed. The main differences would be on their variabel cost, profit value, Break Event Point (BEP), Return of Invesment (ROI) and Benefit Cost Ratio (B/C)
ANALISIS NILAI EKONOMI TAMBANG INKONVENSIONAL (TI) DENGAN KEGIATAN PERIKANAN TANGKAP DAN PARIWISATA DI PESISIR TANJUNG ULAR KABUPATEN BANGKA BARAT ENDANG BIDAYANI
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 3 No 1 (2009): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.472 KB)

Abstract

Tin production in Kabupaten Bangka Barat (Bangka Belitung Province) generated positive and negative impact to environment. The aim of this research is to analyse environmental impact from illegal minning (TI) activity to fishing capture and tourism activity in Tanjung Ular Coastal area, Kabupaten Bangka Barat. The data was analysed by two methods : first, analysis of impact, and second, fishing capture values and tourism value analysis. The results shows that the illegal minning causes consumer sutplus of fishing capture is 7.466.722.522,22/ha/year, economic value of tourism activity is Rp 8.761.814.654.000,00, and consumer surplus of illegal minning is Rp. 4.045.751.071,2/ ha/year in ten years (1998-2008). The policy of fishery sector development is to stop illegal minning in the fishery area, and changed to marine tourism activity.
ANALISIS KELEMBAGAAN PENGELOLAAN SUMBERDAYA IKAN DI PESISIR TANJUNG ULAR KABUPATEN BANGKA BARAT ENDANG BIDAYANI
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 4 No 1 (2010): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.869 KB)

Abstract

Tin production in Kabupaten Bangka Barat (Bangka Belitung Province) generated positive and negative impact to environment. The aim of this research is to analyze institutional of illegal mining (TI) activity to fisherman in Tanjung Ular Coastal area, Kabupaten Bangka Barat. The data was analyzed by the method institutional analysis. The result show that conflict caused by open access regime management. The policy of fishery sector development is alternative policy from government and stake holders
THE DOMESTICATION EFFORT OF POTENTIAL CULTIVATION OF LOCAL ORNAMENTAL FISH GERMPLASM IN WATERS AROUND THE CAMPUS OF BANGKA BELITUNG UNIVERSITY Robin Robin; Endang Bidayani; Eva Prasetiyono; Ahmad Fahrul Syarif; Denny Syaputra
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 13 No 2 (2019): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/akuatik.v13i2.1501

Abstract

The aims of this research were to inventorize fish species and their spatial distribution in river of UBB and to domesticate local fish of Bangka Island that have high economic value, especially those that live around the campus of Bangka Belitung University. This research have done on July to September 2019. Test material used in this study were fish and water from river in the campus of Bangka Belitung University. The research methods were survey methods and descriptive (sampling) methods. Data in this research were the form of fish and water quality. Data of fish included of length, body weight and sex with the size of sample fish separated by the length : seed fish (10-20 mm), juvenile fish (21-40 mm) and adult fish (41-50 mm). Data of water quality taken by observate the parameters, included of temperature, dissolved oxygen (DO), pH, turbidity, brightness, hardness, current speed, and water deep. Data of fish samples were analyzed by simple linear regression analysis method, while data of water quality parameter were analyzed descriptively
ANALISIS USAHA DAN SALURAN PEMASARAN TERI KRISPI DI KABUPATEN BELITUNG burhanudin1 burhan; Kurniawan Salim; Endang Bidayani
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 14 No 1 (2020): AKUATIK : Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/akuatik.v14i2.1876

Abstract

Anchovies is one of the diversification products (product diversity) of anchovy. The research objective was to analyze the anchovies production business and to analyze the marketing channels of crispy anchovies production in Belitung Regency.This research was conducted in May-June 2019 in Belitung Regency. The method used is descriptive method. The data obtained are revenue, income, profit, B / C Ratio, Break Even Point, Net Present Value (NPV) and Return On Investment (ROI) of anchovies marketing channel. Based on the results of the study, anchovy used is a type of black anchovy (Stolephorus commersonii) using a boat chart fishing gear. The crispy anchovy product in Belitung Regency has eligibility criteria with a PBP value of 0.52 years, NPV of IDR 1,401,926,475, B / C ratio of 1.94, and ROI of 98%, BEP of product 7,842 kg and BEP of receipt of IDR. 784,214,786. The average NPV value is IDR 1,451,926,475 and the average B / C ratio of entrepreneurs is 1.94. The NPV and BCR values ​​are> 1, so the anchovies business in Belitung Regency is feasible to be implemented. There are 2 types of marketing channels for anchovies in Belitung Regency, namely: 1. Producers - end consumers and, 2. Producers - big traders - end consumers.
Performa Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Kepiting Bakau (Scylla serrata) dengan Pemberian Kombinasi Pakan Keong Mas dan Ikan Rucah Lo Ode Muhammad Harisud; Endang Bidayani; Ahmad Fahrul Syarif
Journal of Tropical Marine Science Vol 2 No 2 (2019): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.094 KB) | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v2i2.1378

Abstract

Mud crab (Scylla serrata) is the one of the commodities that have high economic value and potential to be cultivated. This research aimed to evaluate the growth performance of mud crab feeding with combinations of golden snail and trash fishes. The test material used was mud crab with an average weight of 111.16 grams as number of 36 individuals. The method used in this research was experimental method using a Completely Randomized Design (CRD). The treatment was golden snail as a feed, a combination of golden snail and trash fishes and trash fishes as feed. The results showed that combination feeding did not significantly affect of the growth and survival of mud crabs. The absolute weight in the treatment of golden snail feed was 24.30 ± 4.69 grams, the combination of golden snail and trash fishes was 19.34 ± 4.54 grams and the treatment of trash fishes as feed was 26.03 ± 8.11 grams. The absolute length of the treatment of golden snail feeding was 0.26 ± 0.08 cm, the combination of golden snail and trash fishes was 0.24 ± 0.05 cm and the treatment of trash fishes as feed was 0.36 ± 0.11 cm. The avrages percentage of survival for each treatment was 83.33%.
Faktor-Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Usaha Budidaya Kerang Darah (Anadara Granosa) di Dusun Sukal Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat Galih Kurniawan Saputra; Evahelda Helda; Endang Bidayani
Journal of Integrated Agribusiness Vol 1 No 2 (2019): Journal of Integrated Agribusiness
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.762 KB) | DOI: 10.33019/jia.v1i2.1017

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Menghitung pendapatan usaha budidaya kerang darah (Anadara Granosa) (2) Menganalisis faktor-faktor sosial ekonomi dalam usaha budidaya kerang darah (anadara Granosa) di Dusun Sukal Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Alat analisis yang digunakan adalah perhitungan sederhana menggunkan rumus pendapatan dan analisis regresi binari logistik menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Hasil penelitian menunjukan bahwa total rata-rata pendapatan dari usaha budidaya kerang darah (Anadara Granosa) dengan luas lahan rata-rata 0,58 hektar adalah sebesar Rp. 20.642.336. Berdasarkan variabel-variabel faktor-faktor sosial ekonomi yang diduga mempengaruhi usaha budidaya kerang darah (Anadara Granosa) ada 2 variabel yang mempengaruhinya (1) pendidikan dengan nilai signifikasi 0,007 (2) tingkat kesulitan dengan nilai signifikasi 0,012.
Co-Authors Adibrata, Sudirman Agung Nugraha Agung Priyambada Agung Priyambada Ahmad F. Syarif Ahmad Fahrul Syarif Aji Wahyu Anggoro, Aji Wahyu Akhriyanti, Irma Andi Gustomi Andri Kurniawan, Andri Anjani, Tiara Puspa Aprillysa M. Putri Ardiansyah Kurniawan Arizona, Mohammad Oka Arizona, Muhammad Oka Astrida, Nikki ayu oktari Batubara, Geothani Harapan Putera Bayu Bayu Bayyan, Muhammad Miftahul Bebbi Lestari Berliani, Sonia burhanudin1 burhan Cafrina, Nadia Denny Syaputra Denny Syaputra Denny Syaputra Destra Ramadhanu Devi Valeriani Dwi Rosalina Dwi Rosalina Dwi Rosalina Edian Taufansyah Eka Sari, Eka Emia Pepayocha Eva Helda Eva Prasetiyono Eva Prasetiyono Eva Prasetiyono Eva Utami Evahelda Evahelda Fahri Setiawan Fitri Sil Valen Galih Kurniawan Saputra Hani Sintiya Ira Triswiyana Ismed Inonu Iwan Setiawan Jojo Subagja Khairiyansyah, Khairiyansyah Kiki Arizona Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Salim La Ode Wahidin Leni Anggeraini Lo Ode Muhammad Harisud M.A. Hari Fitriyanto ma'ruf, muhammad masrur Maulidan, Muhammad Mega Juni Meilinia, Rista Meirisa Meirisa Mohammad Agung Nugraha Muhammad Fachri Muhammad Fiky Muhammad I. Nurfaizi muhammad masrur ma'ruf Muhammad Mighfar Mustobi Prananda Nadya Indah Pusvita Nuddin Harahab Nur Rahmadina oktari, ayu Pamungkas, Aditya Pratama, Eko Priyambada, Agung Purwasih, Rati Purwoko, Agus Pusvita, Nadya Indah Ramdhan Aditya Raudatul Jannah Reniati Reniati Reniati Rilia Antasari Robin Robin Robin Robin Robin Robin Robin, Robin Sanja Sanja Saparin, Saparin Sari Wijianti, Eka Siti Aisyah Siti Aisyah Soemarno Soemarno Soleha Soleha SUMIYATI SUMIYATI Supitri Supitri Supitri, Supitri Syaputra, Denny Syari, Indra Ambalika Tiara Puspa Anjani Tiara Puspa Anjani Tiara Puspa Anjani Anjani Umroh Umroh Venti Juliana Vieira, Lucas O. yeyen mardyani Yeyen Mardyani Yudi Sapta Pranoto Yulia Sri Septiana Harahap YUNANDA YUNANDA YUNANDA, YUNANDA