Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

Formulasi Penambahan Tepung Daun Kelor (moringa oleifera) Terhadap Karakteristik Fisik, Kimia dan Organoleptik Produk Kwetiau Nurissta Putri Pandini, Fany; Nugrahayu Nalawati, Ara; Putra Setiawan, Andika
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 4 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan daun kelor menjadi tepung daun kelor dapat memperpanjang masaumur simpan daun kelor, mempermudah penggunaan dan fleksibel. Substitusi tepungdaun kelor apat dijadikan alternatif untuk mengembangkan bahan pangan lokal menjadibahan pangan fungsional. Dengan substitusi tepung daun kelor pada kwetiau mampumenghasilkan varian baru dan menghasilkan produk yang baik karena adanyakandungan daun kelor. Dengan tujuan untuk mengetahui proses tepung daun kelor, untukmengetahui formulasi penambahan tepung daun kelor pada proses pengolahan kwetiaudaun kelor dan mengetahui karakteristik fisik, kimia dan organoleptik pada kwetiau daunkelor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuanpenambahan tepung daun kelor (V) perlakuan dalam penelitian yaitu : V1 (20:80), V2 (30:70) dan V3 (40:60). Hasil penelitian menghasilkan kandungan gizi tepung daunkelor yaitu kandungan karbohidrat rendah, kandungan lemak 0,3% dari 2 gram sampeldan kandungan protein berwarna ungu gelap. Hasil uji organoleptik menyukai kwetiaudaun kelor dengan perlakuan V1 untuk tingkat kesukaan terhadap warna (3,61) suka,aroma (3,33) suka, tekstur (3,33) suka, rasa (3,3) suka, kekenyalan (3,5) suka dankelengketan (3,5) suka.
Strategi Pengembangan Pengolahan Limbah Tembakau Pada Batang Tembakau Menjadi Briket Riskiyono, Syahroni; Putra Setiawan, Andika; Indra Wardhana, Danu
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 3 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tembakau adalah tanaman yang dikenal sebagai nama ilmiah nicotiana tobacum dan telah lama digun akan oleh manusia untuk produk rokok, cerutu, tembakau pipa, serta sebagian bahan campuran dalam produk tembakau lainnya. Kabupaten Jember merupakan penghasil tembakau terbesar di jawa timur. Saat ini limbah batang tembakau belum dapat dikelola dengan baik oleh petani. Briket merupakan bahan bakar padat sebagai sumber energi alternatif pengganti bahan bakar minyak yang melalui proses karbonasi kemudian dicetak dengan tekanan tertentu baik dengan atau tanpa bahan pengikat (binder) maupun bahan tambahan lainnya. Pada penelitian ini menggunakan metode EFAS, IFAS, SWOT dan AHP. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan nilai faktor IFAS senilai (3,581) ini berarti secara internal sangat mendukung dalam pengembangan agroindustri briket dari batang tembakau kedepannya. Begitu juga nilai EFAS sebesar (1,188). Ini mengindikasikan bahwa masih banyak peluang-peluang yang belum dimanfaatkan dengan baik. Dari hasil penelitian juga didapatkan 7 alternatif strategi yang mewakili dalam pengembangan pengembangan pengolahan limbah tembakau pada batang tembakau menjadi briket.
Pengaruh Penambahan KOH Dan Zeolit Alam Sebagai Katalisator Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Jelantah K Khofifah, Faik; Nugrahayu Nalawati, Ara; Putra Setiawan, Andika
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 3 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan minyak goreng semakin meningkat, dampak dari meningkatnya penggunaan minyak goreng menghasilkan limbah berupa minyak jelantah, minyak jelantah merupakan minyak bekas yang telah berulang kali dipakai untuk keperluan rumah tangga. Salah satu alternatif yang dapat digunakan yaitu mengubah menjadi bahan baku biodiesel, produksi biodiesel dari minyak jelantah ini dengan memodifikasi variasi KOH dengan berat 25gr, 80gr, 110gr dan zeolit alam 10gr, 25gr yang akan digunakan sebagai katalis, proses pembuatan biodiesel dilakukan melalui proses reaksi transesterifikasi. Biodiesel yang telah jadi kemudian di uji kualitasnya, hasil uji viskositas pada produk biodiesel yaitu pada variasi A₁Z₁ 0,06 Pa/s, A₁Z₂ 3,64 Pa/s, A₂Z₁ 3,02 Pa/s, A₂Z₂ 3,17 Pa/s, A₃Z₁ 3,17 Pa/s, dan A₃Z₂ 3,14 Pa/s nilai ini masih memenuhi nilai yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu 2,3 – 6,0 cSt, sedangkan pada hasil uji nilai bilangan asam rata-rata 1.08 mg/NaOH nilai ini belum memenuhi SNI yaitu 0,8 mg/KOH dan menyala saat dilakukan uji nyala.
Pengaruh Word Of Mouth, Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Produk Kopi Bubuk Ksu Buah Ketakasi Dwi Affandi, Salman; Putra Setiawan , Andika; Indra Wardhana, Danu
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Serba Usaha (KSU) Buah Ketakasi melakukan produksi kopi dengan beragam jenis. Namun pada era sekarang pasar kopi semakin meningkat hal ini menyebabkan persaingan semakin ketat yang bisa menyebabkan penurunan pendapatan maka harus dilakukan sebuah promosi yang akan memperngaruhi keputusan pembelian. Akibatnya promosi word of mouth berdampak signifikan terhadap Keputusan pembelian konsumen tujuan penelitian ini yaitu, Mengetahui dan menganalisis apakah word of mouth, kualitas produk dan harga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian produk Kopi KSU Buah Ketakasi. Metode analisis yang digunakan adalah adalah analisis regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis secara simultan (uji F) dan uji hipotesis secara parsial (uji T), serta uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil penelitian maka di temukan kesimpulan yaitu seluruh variabel word of mouth, kulitas produk dan harga secara parsial dikatakan valid karena r hitung lebih besar dari r tabel dan secara simultan dapat di katakan relibel karena conbach’s alpha lebih dari 0,6. Sedangkan dengan pengujian uji t variabel word of mouth berpengaruh terhadap keputusan pembelian karena variabel word of mouth, kulitas produk dan harga memiliki t hitung lebih besar dari t tabel 1.675. Bagi KSU Buah Ketakasi mengingat bahwa variabel word of mouth, kualitas produk dan harga secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian, maka disarankan kepada KSU Buah Ketakasi memperhatikan word of mouth, kuliatas produk dan harga sesuai SOP yang di tetapkan
Relayout Tata Letak Fasilitas Pengolahan Kopi Menggunakan SLP dan CPI di Perumda Perkebunan Kahyangan Jember Hidayat, Muhammad Fareza; Wardhana, Danu Indra; Setiawan, Andika Putra
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 5 (2025): Proceeding SEMARTANI 4
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v4i5.802

Abstract

Tata letak fasilitas produksi adalah pengaturan posisi mesin dan area kerja dengan memperhatikan ruang dan alur pemindahan material agar efisien. Pada dasarnya perancangan layout yang baik penting untuk mendukung kelancaran dan efektivitas proses produksi. Tata letak yang tidak optimal dapat menyebabkan aliran kerja jadi terhambat, jarak perpindahan lebih jauh dan waktu yang dibutuhkan lebih lama, serta menurunkan efisiensi dan produktivitas secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan tata letak optimal dengan mengevaluasi kondisi existing layout yang ada agar alur material sesuai urutan proses. Hasil observasi di Perumda Perkebunan Kahyangan Jember menunjukkan penataan fasilitas dan aliran material belum tepat, sehingga terjadi arus bolak-balik, jarak perpindahan material terlalu jauh,dan terdapat fasilitas produksi yang menutupi pintu aliran produk ke gudang penyimpanan, membuat total perpindahan menjadi tinggi.Untuk itu, metode Systematic Layout Planning, mengumpulkan data lapanganm lalu menganalisis hubungan keterkaitan antar fasilitas, untuk membuat layout usulan dengan digambarkan dengan peta aliran proses dan diagram aliran proses, kemudian Composite Performance Index, sebagai metode perbandingan dengan menentukan faktor pnilaian lalu memberikan bobot kemudian membandingkan hasil, nilai layout tertinggi dipilih sebagai rekomendasi, lalu diverifikasi dengan membandingkan layout lama. Hasilnya, jarak perpindahan berkurang dari 58,56 meter menjadi 38,66 meter (hemat 33,98%), dan waktu pindah dari 446,2 detik turun menjadi 353,2 detik (hemat 20,84%).
Pengaruh Variasi Suhu dan Waktu Destilasi Terhadap Karakteristik Kimia dan Rendemen Asap Cair dari Limbah Batang Tembakau Ramadhani, Hamry Nur; Wardhana, Danu Indra; Setiawan, Andika Putra
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 6 (2025): Proceeding SEMARTANI 4
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asap cair dapat dibuat dari limbah pertanian atau perkebunan yang mengandung selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Bahan-bahan ini dibakar dalam mesin yang dilengkapi pendingin untuk membantu mengembunkan uap, yang kemudian berubah menjadi cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik rendemen dan kimia asap cair grade 1 dari hasil proses destilasi. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan mengunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk memcoba 3 perlakuan proses destilasi asap cair hasil dari proses pirolisis batang tembakau yang terdiri dari: P1 (100oC, 40 menit), P2 (110oC, 30 menit), P3 (120oC, 20 menit). Hasil menunjukkan bahwa suhu 120°C selama 20 menit menghasilkan rendemen tertinggi, yaitu 30,9% untuk Grade 2 dan 16,6% untuk Grade 1, dengan kecenderungan pH lebih rendah, kadar fenol menurun, dan kadar asam meningkat seiring kenaikan suhu, optimasi suhu dan waktu destilasi berperan penting dalam menentukan kualitas asap cair. Asap cair dari limbah tembakau berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan tambahan alami pada industri pangan untuk menggantikan pengawet sintetis.
Pengaruh Penambahan Bubuk Kacang Hijau Terhadap Kualitas Organoleptik dan Kandungan Protein Nugget Ikan Kembung Setiawan, Andi; Wardhana, Danu Indra; Setiawan, Andika Putra
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 6 (2025): Proceeding SEMARTANI 4
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi nugget sangat diperlukan untuk meningkatkan nilai gizi dan memenuhi permintaan konsumen akan makanan sehat. Umumnya nugget berbahan dasar ayam dan kurang variasi terutama varian berbasis ikan, maka penelitian ini untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan pemanfaatan hasil perikanan lokal, serta menyediakan alternatif pangan fungsional yang lebih sehat. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji kualitas organoleptik dan kadar protein nugget ikan kembung dengan penambahan bubuk kacang hijau. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan terdiri dari 3 formulasi penambahan bubuk kacang hijau. Parameter yang diamati meliputi uji organoleptik dan kadar protein. Uji organoleptik dilakukan oleh panelis kemudian dilakukan uji prosikmat, hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan bubuk kacang hijau 25% memperoleh nilai tertinggi. Analisis kadar protein menunjukkan pada nugget dengan penambahan bubuk kacang hijau 25% yaitu 17,40% sehingga kadar protein pada nugget ikan kembung dengan penambahan bubuk kacang hijau sebesar 25% sudah memenuhi syarat standar nasional. Hasil menunjukkan bahwa penambahan bubuk kacang hijau secara signifikan mempengaruhi karakteristik mutu pada produk. Formulasi 25% memberikan hasil terbaik dalam hal penerimaan panelis dan kandungan gizi. Penambahan bubuk kacang hijau 25% memberikan pengaruh yang signifikan terhadap mutu organoleptik dan kadar protein nugget ikan kembung (p<0,05).
Strategi Pengembangan Agroindustri Bawang Goreng Pada Umkm Sayuni Dengan Metode Swot (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) Dan Ahp (Analytical Heirarchy Process) Saputra, Royhansyah; Setiawan, Andika Putra; Wardhana, Danu Indra
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 6 (2025): Proceeding SEMARTANI 4
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agroindustri bawang goreng memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian daerah serta memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, terutama pada produk berbasis lokal yang autentik. Sejak berdiri pada tahun 2021, UMKM Sayuni telah memproduksi bawang goreng dengan kapasitas produksi 1 kuintal per hari, yang dikemas dalam bungkus 30 kg. UMKM Sayuni masih menghadapi sejumlah tantangan serius, di antaranya adalah masalah ketidakpastian pasokan bawang kupas untuk produksi, serta kelangkaan bahan baku yang kerap menghambat kelancaran operasional, promosi yang kurang optimal. Kabupaten Probolinggo, merupakan salah satu penghasil bawang merah terbesar di Provinsi Jawa Timur, menunjukkan potensi besar dalam produksi komoditas ini. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan agroindustri bawang goreng di UMKM Sayuni, (2) menentukan strategi alternatif yang dapat diterapkan, dan (3) menetapkan strategi prioritas untuk pengembangan usaha tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal, eksternal, dan strategi alternatif, serta metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan strategi prioritas. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner dengan para ahli, pengusaha, dan stakeholder terkait. Hasil analisis SWOT menunjukkan terdapat lima alternatif strategi, yaitu: (1) mengoptimalkan produksi bawang goreng dengan skala besar dengan melakukan kerjasama dengan petani dan pemasok bawang merah, (2) pemasaran berbasis keunggulan lokasi dan keaslian produk lokal, (3) menggunakan keahlian untuk membentuk brand yang kuat Promosi berbasis edukasi kuliner, (4) promosi berbasis edukasi kuliner, dan (5) mengembangkan produk dengan strategi pemasaran berbasis rekomendasi konsumen. Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis SWOT dan AHP, dihasilkan bahwa strategi 1 sangat direkomendasikan untuk diimplementasikan sebagai prioritas utama, karena menawarkan dampak terbesar dalam mendukung keberhasilan operasional dan pencapaian tujuan.
Strategi Peningkatan Efektivitas Dan Efisiensi Manajemen Rantai Pasok Agroindustri Buah Naga: Studi Kasus PT. Oreng Osing Banyuwangi Parsetyo, Lucky Wahyu; Wardhana, Danu Indra; Setiawan, Andika Putra
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 6 (2025): Proceeding SEMARTANI 4
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Banyuwangi merupakan sentra utama produksi buah naga di Indonesia yang dapat mendukung tumbuhnya berbagai agroindustri berbasis buah naga, salah satunya adalah PT. Oreng Osing. Tetapi, efektivitas dan efisiensi manajemen rantai pasok pada industri ini masih menghadapi sejumlah kendala, yaitu belum optimalnya koordinasi antar pelaku rantai pasok, ketidak seimbangan nilai tambah, serta minimnya strategi perbaikan rantai pasok yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur dan kinerja rantai pasok, menghitung nilai tambah pada setiap pelaku rantai pasok, serta merumuskan strategi peningkatan efektivitas dan efisiensi manajemen rantai pasok pada PT. Oreng Osing. Metode yang digunakan meliputi pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) untuk analisis kinerja, metode Hayami untuk perhitungan nilai tambah, dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk perumusan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur rantai pasok terdiri dari petani, pengepul, PT. Oreng Osing, retailer, dan konsumen. Kinerja rantai pasok berada pada kategori Sangat baik yaitu dengan bobot 95,09, sementara nilai tambah pada PT. Oreng Osing dari petani didapat dengan rasio nilai 44,73% hal ini dapat dibilang baik. Sedangkan, nilai tambah pada PT. Oreng Osing dari pengepul didapat dengan rasio nilai 46,40% hal ini dapat dibilang baik. Tetapi jika dibandingkan dengan rasio nilai tambah dari pengepul, nilai tambah dari petani lebih sedikit dan dari pengepul lebih banyak. Strategi prioritas yang direkomendasikan mencakup peningkatan koordinasi antar pelaku rantai, optimalisasi sumber daya, dan penguatan sistem logistik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis untuk mendorong daya saing agroindustri buah naga secara berkelanjutan.
Uji Organoleptik dan Rendemen Produk Crackers Berbahan Baku Hidrolisat Ikan Tongkol Rita, Asih Imer; Wardhana, Danu Indra; Setiawan, Andika Putra
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 6 (2025): Proceeding SEMARTANI 4
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan tongkol memiliki kandungan protein tinggi dan ketersediaan melimpah, menjadikannya bahan baku potensial untuk inovasi pangan bergizi. Salah satu bentuk pengolahan bernilai gizi adalah hidrolisat protein ikan tongkol, yang dapat diaplikasikan pada produk seperti crackers. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi rendemen dan mutu organoleptik crackers dengan penambahan hidrolisat protein pada konsentrasi berbeda. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor, dengan analisis data menggunakan Two Way ANOVA dan Uji Duncan untuk mengetahui perbedaan nyata antar perlakuan. Proses konversi hidrolisat cair menjadi bubuk melalui metode freeze drying menghasilkan rendemen sebesar 16,14% dari volume cair dan efisiensi total 21,44% dari berat fillet awal. Uji organoleptik menunjukkan bahwa konsentrasi 10% merupakan formulasi paling disukai panelis untuk atribut aroma, tekstur, rasa, dan penilaian keseluruhan, sedangkan atribut warna terbaik diperoleh pada konsentrasi 15%. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan hidrolisat protein ikan tongkol dapat meningkatkan mutu sensori crackers, dan konsentrasi 10% menjadi formulasi paling optimal secara keseluruhan. Formulasi ini berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional berbasis protein ikan yang bernilai tambah.
Co-Authors Abdoel Djamali Afan Bagus Mananda Agustia Dwi Pamujiati Ahib Assadam Ahib Assadam Alim, Alda Wata Andi Setiawan Anggi Rahmadhanisa, Novita Anisa Nurina Aulia Aprilian Firmansyah Ara Nugrahayu Nalawati Asrori, Muchamad Imam Awatiful Azza awatiful azza, awatiful Ayu Lestari, Shafira Azizah, Syifa Nur Bagus Mananda, Afan Christensen, Dennys Dafit, Mohammad Damayanti, Rofita Eka Danu Indra Wardana Dwi Affandi, Salman Erwin Fadilatur Rosyid Eryani, Nanda Putri Firmansyah, Aprilian Firmanto, Hendi Fitriana Dina Rizkina Hasbi Ashshiddiqi Kusuma Heni Pujiastuti Henik Prayuginingsih Hidayat, Muhammad Fareza Indah Ibanah Indrian, Oppy Valencia Isya Lestari Triyudhani K Khofifah, Faik Katherine, Nadila Maosi Kumara Hadi, Danang M. Taufiq Hidayat Mediana Muchtar, Anggi Mochammad Saiful Efendi Muchta, Anggi Mediana Muliasari, Risa Martha Murtianingsih, Hidayah Nasya, Imelita Norita Citra Yuliarti, Norita Citra Nurissta Putri Pandini, Fany Nuriyatul, Mega Saniya Juli Oktarina Oktarina Oktarina Oppy Valencia Oppy Valencia Indrian Oppy Valencia Indrian Parsetyo, Lucky Wahyu Pradana, Dicky Setiadi Prasetyo, Lucky Wahyu Priyandana, Dhiaz Ari Rafiq, Muhammad Ainur Ramadhani, Hamry Nur Ramadhani, Nia Ramadhani, Shinta Artamevia Rasyadan Taufiq Probojati Renandi, Berino Ridwan, Signal Melani Risa Martha Risa Martha Muliasari Riskiyono, Syahroni Rismawati, Rizki Riswa, Gardiva Bintara Rita, Asih Imer Ronita, Alda Wata Alim Rosa, Firlana Rozy, Muhammad Fahrur Sabillah, Jadid Abda Saputra, Andrean Saputra, Royhansyah Satriya Bayu Aji Shinta Artamevia Ramadhani Sri Kumalaningsih Syafia, Fina Triyudhani, Isya Lestari Valencia, Oppy Wardhana, Danu Indra Wati, Erlina Dinda Widi Artini Wignyanto Wignyanto Yuliarti, Norita Zaini Zaini