Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Agroindustri

DETERMINATION OF FRESHNESS LEVEL FOR CHICKEN MEAT USING SMART LABEL BASED ON EXTRACT OF PURPLE SWEET POTATO ANTHOCYANIN Andrew Setiawan Rusdianto; Andi Eko Wiyono; Nina Tauvika
Jurnal Agroindustri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/j.agroindustri.11.1.11-22

Abstract

Chicken meat is perishable food so it has a short shelf life. Nowadays, it has emerged Smart packaging equipped with smart label. Smart label based on extract anthocyanin purple sweet potato is solution to be used a determination the level of chicken meat freshness. The purpose of this study was to develop a smart label prototype based on anthocyanin extract and to determine its feasibility to determine the level of chicken meat freshness. Extract purple sweet potato anthocyanin was obtained by maceration method using methanol 96% solvent acidified with HCl 1%. The results of the anthocyanin extract had a pH of 5.58 ± 0.013 and value of anthocyanin 62.79 ± 0.558 mg / 100 g. The smart label shows the level of the chicken meat freshness  with a change in color, where the purple color indicates the fresh chicken meat, the faded purple color indicates that the chicken is stay fresh, and the bluish purple smart label indicates the chicken is not fresh. The results of the feasibility of smart labels on pH stability experienced a color change in both acidic and alkaline situations, but were more stable in acidic conditions.
OPTIMASI MALTODEKSTRIN DAN EKSTRAK SECANG PADA SERBUK MINUMAN JAHE MENGGUNAKAN MIXTURE DESIGN : OPTIMASI MALTODEKSTRIN DAN EKSTRAK SECANG PADA SERBUK MINUMAN JAHE MENGGUNAKAN MIXTURE DESIGN Wiyono, Andi Eko; Prameswari, Dinda Putri; Kuswardhani, Nita
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.1.40-52

Abstract

  Ginger and secang can be developed into functional food products in the form of spice drink powder. The process of making ginger and secang spice drink powder can be done using the foam drying technique. This research aims to obtain the optimum formula for ginger and secang spice drink powder using the foam mat drying technique, as well as knowing the physical and chemical characteristics of the ginger and secang powder spice drink in the optimum formula. The experimental design used the mixture design method in the application of Simplex Lattice Design with Design Expert version 13 software. The formulation of ingredients was carried out using two factors, namely variations of maltodextrin and secang extract. The research results showed that the optimum ginger and secang spice drink powder formula was formula 5 (10% maltodextrin; 40% secang extract) with a desirability value of 0.722. Results: The optimum physical and chemical characteristics of the formula are water content of 3.76%; hygroscopicity of 13.68%; a* value of 8.24; aroma hedonic quality of 3.93; color hedonic quality of 4.67; °hue value of 46.74°; solubility 88.018%; and antioxidant activity 31.8%.
MANAJEMEN RISIKO PENGEMBANGAN AGROTECHNOPRENEURSHIP ABON LELE DI KABUPATEN JEMBER Wibowo, Yuli; Prihani, Suwita Tri; Herlina; Soekarno, Siswoyo; Wiyono, Andi Eko
Jurnal Agroindustri Vol. 15 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.15.2.173-186

Abstract

Salah satu agrotechnopreneurship berbasis perikanan yang berpotensi dikembangkan di Kabupaten Jember adalah industri abon ikan lele. Pengembangan agrotechnopreneurship menghadapi beberapa risiko akibat adanya ketidakpastian pada kegiatan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengelola risiko dalam pengembangan agrotechnopreneurship abon lele, dengan tujuan memberikan panduan praktis bagi para pemangku kepentingan agrotechnopreneurship di Kabupaten Jember dalam mendirikan dan mengembangkan usahanya. Metode manajemen risiko yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara dan observasi untuk mengidentifikasi risiko, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menilai tingkat keparahan dan kemungkinan terjadinya risiko, diagram tulang ikan (fishbone diagram) untuk menganalisis akar penyebab risiko, serta Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas strategi mitigasi risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 10 potensi risiko yang di antaranya terkait dengan pengembangan agrotechnopreneurship abon lele di Kabupaten Jember. Berdasarkan analisis kekritisan, teridentifikasi empat risiko utama dalam proses pengembangan agrotechnopreneurship abon lele, antara lain rendahnya kemampuan permodalan untuk pengembangan produk, proses produksi tidak kontinu, kegiatan promosi yang kurang intensif, dan kurangnya inovasi produk. Faktor manusia, metode, sarana, dan lingkungan diperhitungkan dalam mengevaluasi akar penyebab risiko. Hasil dari mitigasi risiko menunjukkan beberapa strategi prioritas yang dapat diterapkan yaitu perlunya peran pemerintah dalam memfasilitasi (akses dan kebijakan) peminjaman modal, menerapkan manajemen rantai pasok untuk mengelola distribusi bahan baku dan produk, berpartisipasi dalam acara atau pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah, serta mengembangkan variasi rasa dan kemasan produk abon lele.
APLIKASI MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION (MAE) PADA EKSTRAKSI PHILODENDRON RED SEBAGAI SUMBER PEWARNA ALAMI Wiyono, Andi Eko; Amilia, Winda; Rahayu, Supratiana
Jurnal Agroindustri Vol. 15 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.15.2.225-239

Abstract

Philodendron Red adalah tanaman hias dengan daun berwarna merah kecoklatan sehingga berpotensi sebagai sumber pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Microwave Assisted Extraction (MAE) terhadap karakteristik ekstrak Philodendron red  dengan perbedaan waktu (menit) dan daya (watt) serta mengetahui perlakuan terbaik metode Microwave Assisted Extraction (MAE) pada perbedaan waktu (menit) dan daya (watt) untuk menghasilkan pewarna alami. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor yaitu waktu (3 menit, 5 menit, dan 7 menit) dan daya (225 watt dan 315 watt). Analisis data menggunakan Analysis of Varians (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan interaksi lama waktu (menit) dan daya (watt) berpengaruh nyata terhadap rendemen, pH, total antosianin, total klorofil, nilai warna (a,b,chroma, dan hue) tetapi tidak berpengaruh nyata pada nilai lightness dan total karotenoid. Perlakuan A3B2 (7 menit; 315 watt)  sebagai perlakuan terbaik dengan karakteristik rendemen sebesar 73,98%, nilai L* sebesar 68,24, nilai a* 5,29, nilai b* sebesar 5,31, nilai chroma sebesar 7,74, total antosianin sebesar 33,90 mg/L, dan total klorofil sebesar 2,04 mg/L. Ekstrak Philodendron red berpotensi menjadi pewarna alami terutama warna merah, tetapi kandungan pigmen cukup rendah dibandingkan pewarna lainnya.
Co-Authors -, Giyarto Aghata, Ola Riska Aprilia Intan Agus Susanta Ajeng Afriska Lailatul Fajriyah Andrew Setiawan Andrew Setiawan Anisa Aprilia Anisa Aprilia Ardyan Dwi Massahid Aristanti, Fransiska Candra Asyafa'atul Ulya Atika Yulianti Bertung Suryadarma Bertung Suryadharma, Bertung Cahyan Ferdie Fernanda Desiyanti rukmasari Dewanti Eka Diah Permatasari Dewi Ayu Savitri Dhifa Ferzia Dian Purbasari Dian Purbasari Diana Ermawati Dini Kusuma Ningrum Dyah Ayu Savitri Eka Ruriani EKA RURIANI Ekky Audina Rusita Eko Priyantono Elok Sri Utami Elok Sri Utami Eva Yulia Windiari Fajriyah, Ajeng Afriska Lailatul Felly Halsa Fiana Fillyvio Nizhomia Fitri Rahma Sari Hana, Dania Mazidatul Hendy Firmanto Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Hifdzil Adila Ida Bagus Suryaningrat Iftitah Ariyanti Safitri Indira Maharani Hidayat Intan Hardiatama Intania Cahaya Rani Jani Januar Ketut Indraningrat Khoirul Umam Larasati, Misty Ayu Leemans, Joshep Yoshio Mahardika, Nidya Shara Maria Belgis Marsa Suci Nurmalasari Masahid, Ardiyan Dwi Mawaddah, Faireza Mega Desy Safitri Meiji Wanarni Putri Miftahul Choiron Miftahul Choiron MUHAMMAD IRFAN HILMI Muhammad Luthfi Nashiruddin Nadya Shara Mahardhika Nashiruddin, Muhammad Luthfi Nidya Shara Mahardika Nidya Shara Mahardika Nina Tauvika Nita Kuswardhani Noer Indah Maulida Putri Noer Novijanto Nuril Rohmawati Nur’aini Mardhi Utami Ola Riska Aprilia Intan Aghata Oryzatania Windaru Runteka Oryzatania Windaru Runteka Oryzatania Windaru Runteka Pamungkas, Ari Candra Juni Pradiptya Ayu Harsita Prajamukti, Randhiagus Pramesti, Vinka Oktavia Prameswari, Dinda Putri Prihani, Suwita Tri Putra, Sigit Arya Putri, Chantika Rahayu, Supratiana Retha Talia Shasabilah Retha Talia Shasabilah Retha Talia Shasabillah Rifqoh Anggarani Mulyana Rifqoh Anggarani Mulyana Riska Rian Fauziah Riski Mulya Setyawati Rosi Pratiwi Rusdianto, Andrew Setiawan Saputri, Luluk Sari, Vina Juanita Savitri, Dewi Ayu Septy Handayani Setyawati, Putu Dewi Ratih Shanya Widyan Firdaus Shinta Pramudita Shinta Syafrina Endah Hapsari Sigit Arya Putra Sih Yuwanti Siswoyo Soekarno Siti Aisah Sri Wahyuni Suwasono, Sony Tiara Dwi Kusuma Putri Tiwakana, Yolanda Maulani Tri Riwayati Sudarmono Triana Lindriati Triana Oktaviani Nurhardiningsih Ucik Nurul Hidayati Ucik Nurul Hidayati Ulya, Asyafa’atul Vindha Dhila Wulandari Vinka Oktavia Pramesti Viola Risti Agasi Winda Amilia Winda Amilia Winda Amilia Windiari, Eva Yulia Yolanda Maulani Tiwakana Yuli Wibowo Yusriyyah Vika Rahmadhani Zuhriyah, Anis K