Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-MODUL IPS BERBASIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Yeyen Suryani; Iis Mediawati; Iskandar
Edunomic : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): EDISI MARET
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi-UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/ejpe.v14i1.33914

Abstract

improving the quality of education. Field observations indicate that many students have not yet reached the expected standards, making this a fundamental issue that needs to be addressed with appropriate learning strategies. In addition, student learning outcomes have not met the criteria for achieving learning objectives. Contributing factors include the limited availability of media and instructional materials suited to students’ characteristics, resulting in monotonous and less engaging learning that hinders active participation in the learning process. Therefore, this study aims to develop a Social Studies e-module based on differentiated learning to enhance students’ critical thinking skills. The research employed the ADDIE development design, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. Data were collected through questionnaires, interviews, and tests. Expert validation results indicated that the developed e-module was highly feasible. A limited trial using an independent t-test obtained a significant value of 0.001, indicating a difference in post-test results between the experimental and control classes. A broader trial using One-Way ANOVA yielded a significant value of 0.898, suggesting no significant differences between schools. The study concludes that the Social Studies e-module based on differentiated learning is valid, interactive, flexible, student-centered, and effective in improving students’ critical thinking skills. Keywords: Critical Thinking Skills, Differentiated Instruction, E-Module, IPS
Efek Mediasi Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja Pada Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Agie Hanggara; Yeyen Suryani; Iskandar
Jurnal Lensa Pendas Vol 10 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v10i2.5101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah lingkungan kerja dan motivasi kerja guru memediasi pada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMA Negeri Se-Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan parallel multiple mediator models. Dan sampel yang digunakan adalah 232 guru di SMA Negeri Se-Kabupaten Kuningan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Kepemimpinan Kepala Sekolah berpengaruh terhadap Kinerja Guru. Artinya semakin efektif kepemimpinan kepala sekolah maka akan semakin tinggi kinerja guru; Lingkungan kerja memediasi sebagian pada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMA Negeri Se-Kabupeten Kuningan. Artinya, kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru baik secara langsung maupun tidak langsung melalui lingkungan kerja; Motivasi kerja memediasi sebagian pada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMA Negeri Se-Kabupaten Kuningan. Artinya, kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja guru.
Pelatihan Penyusunan Action Plan untuk Meningkatkan Kemampuan Guru Mendesain Perencanaan Pembelajaran di Kurikulum Merdeka Rani Tania Pratiwi; Yeyen Suryani; Atin Nuryatin; Hadziq Asyraf Dwi Ananda; Siska Aulia Hikmah; Deden Agustira; Titi Rusti
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tugas yang dapat mencerminkan sikap profesional guru adalah melaksanakan kewajibannya dalam membuat perencanaan pembelajaran. Pentingnya menyusun perencanaan pembelajaran adalah untuk mengarahkan guru dalam merancang sebuah pembelajaran yang disenangi siswa. Rancangan pembelajaran tersebut sangat memungkinkan dilakukan variasi oleh guru. Sebagai bentuk perencanaan kegiatan pembelajaran dalam Lesson Study adalah menyusun action plan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mendesain perencanaan pembelajaran pada implementasi kurikulum merdeka melalui penyusunan action plan dalam rangkaian kegiatan Lesson Study. Kegiatan pengabdian ini berbentuk Pelatihan, yaitu proses terencana untuk memodifikasi sikap atau perilaku pengetahuan, keterampilan melalui pengalaman belajar. Tujuannya adalah untuk mencapai kinerja yang efektif dalam setiap kegiatan atau berbagai kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 08 Mei 2024 di Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan. Kegiatan dihadiri oleh kepala sekolah dan perwakilan guru dari SMPN 1 Maleber, SMPN 2 Cimahi, dan SMPN 4 Ciawigebang sejumlah 21 Guru. Sekolah-sekolah tersebut merupakan sekolah penggerak angkatan 3 jenjang SMP di Kabupaten Kuningan. Action plan yang dibuat oleh peserta sudah sesuai dan dapat diimplementasikan di sekolahnya masing-masing. Dalam action plan sudah jelas dicantumkan tanggal pelaksanaan lesson study. Dan ini merupakan keberlanjutan kegiatan pangabdian ini menjadi kegiatan penelitian.
Workshop Penerapan Lesson Study untuk Mengembangkan Budaya Refleksi pada Implementasi Kurikulum Merdeka Yeyen Suryani; Entin Jumatini; Dede Djuniardi; Maulana Muhammad Solahudien; Wastam
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workshop Penerapan Lesson Study untuk mengembangkan budaya refleksi pada implementasi Kurikulum Merdeka bertujuan untuk mendorong praktik Lesson Study sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai upaya untuk memberikan kebebasan kepada sekolah dalam mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan karakteristik siswa. Urgensinya terletak pada kebutuhan untuk mengadaptasi pendekatan pembelajaran yang efektif dan relevan dengan konteks pendidikan saat ini. Budaya refleksi adalah kunci dalam meningkatkan praktik pembelajaran yang berkualitas. Melalui Lesson Study, para guru dapat berkolaborasi, merencanakan, mengamati, dan merefleksikan praktik pengajaran mereka secara berkala. Tujuan dari workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pendidik dalam menerapkan Lesson Study sebagai pendekatan yang sistematis untuk pengembangan profesionalisme guru dan peningkatan hasil belajar siswa. Workshop ini juga bertujuan memperkuat budaya kolaborasi dan refleksi di antara para guru, sehingga mereka dapat secara efektif menerapkan Kurikulum Merdeka. Luaran yang ditargetkan dari workshop ini adalah peningkatan keterampilan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran melalui Lesson Study. Adapun hasil Workshop ini yaitu telah berhasil memberikan pemahaman yang lebih baik kepada guru tentang pentingnya penerapan Lesson Study untuk membangun budaya refleksi dalam pembelajaran, khususnya dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka.
Pelatihan Literasi Berbasis Aktivitas untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis pada Siswa SMPN 2 Kadugede Rani Tania Pratiwi; Atin Nuryatin; Dela Agustina; Karelina Rahma Fazrin; Deden Agustira; Yeyen Suryani; Meri Maryati; Nyai Ade Rohmawati
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui pelatihan literasi berbasis aktivitas di SMPN 2 Kadugede, Kabupaten Kuningan. Observasi awal menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan ide secara tertulis dan kurang termotivasi dalam kegiatan menulis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan pemaparan materi strategi menulis kreatif, praktik menulis kontekstual tentang hobi dan pengalaman membaca, presentasi karya siswa, diskusi kelompok, dan refleksi pembelajaran. Kegiatan dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna di mana siswa tidak hanya menerima materi tetapi juga berperan aktif mengembangkan keterampilan literasi melalui aktivitas yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa mengekspresikan ide dengan percaya diri, menyusun kalimat yang koheren dan runtut, serta meningkatnya kesadaran tentang pentingnya membaca sebagai fondasi literasi. Sesi refleksi mengungkapkan antusiasme tinggi dari siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan, dengan 87% siswa menyatakan termotivasi untuk terus berlatih menulis. Program ini membuktikan bahwa pelatihan literasi berbasis aktivitas efektif menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna, serta dapat menjadi strategi alternatif untuk penguatan keterampilan literasi di sekolah menengah pertama.
Optimalisasi Teknologi Digital dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Yeyen Suryani; Entin Jumatini; Iskandar; Rani Tania Pratiwi; Yanneri Elfa Kiswara Rahmantya; Maulana Muhammad Solahudien; Wastam
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah pola bisnis dan ekonomi global, termasuk di tingkat desa. Masyarakat Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, memiliki potensi ekonomi yang besar, namun masih menghadapi kendala dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usaha. Minimnya pemahaman dan keterampilan dalam kewirausahaan digital menjadi hambatan utama dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Geresik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi pendekatan partisipatif, yaitu penyampaian materi interaktif, praktik langsung, serta diskusi kelompok untuk memahami strategi pemasaran digital, penggunaan media sosial, dan manajemen bisnis online. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola usaha secara digital. Peserta mampu mengoptimalkan platform digital untuk promosi, transaksi, serta pengelolaan usaha berbasis teknologi. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kesiapan masyarakat Desa Geresik dalam menghadapi era digital. Luaran dari kegiatan ini berupa publikasi artikel, peningkatan jumlah pelaku usaha digital, serta rencana pendampingan lanjutan guna memastikan keberlanjutan implementasi keterampilan yang telah diberikan.
Penguatan Kompetensi Riset Mahasiswa melalui Pelatihan Proposal Penelitian Rani Tania Pratiwi; Yeyen Suryani; Entin Jumantini; Dandi Dandi; Meri Maryati
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic literacy constitutes the foundational scientific competency of university students in higher education; however, a substantial proportion of final-year students continue to experience significant difficulties in composing research proposals that conform to established academic standards. This community service initiative represents the outcome of a collaborative endeavour between Taman Pelangi of Bayuning Village and the Economic Education Student Association of Universitas Kuningan, materialised in the form of a Research Proposal Writing Training programme. This activity constitutes part of Activity-17 of Taman Pelangi, which aims to enhance students' academic literacy competencies through an intensive training approach grounded in peer-review mechanisms and direct mentorship. The implementation methodology encompassed two sessions: an offline session comprising interactive face-to-face instruction and an online session involving guided assignments for proposal refinement. The programme was attended by 12 participants drawn from students in the fifth and seventh semesters. The outcomes of the activity demonstrated a significant improvement in the quality of proposal manuscripts, as evidenced by the participants' ability to formulate problem backgrounds grounded in research gaps, construct measurable research questions, and select methodologically appropriate approaches. The peer-review mechanism was demonstrated to effectively cultivate a culture of critical and collaborative thinking. This activity recommends the cross-institutional collaboration model as an effective paradigm for community service initiatives aimed at strengthening students' academic capacities.
Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Media Pembelajaran Kreatif bagi Guru Sri Mulyati; Iskandar Iskandar; Atin Nuryatin; Rani Tania Pratiwi; Yeyen Suryani; Sheila Maharani
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dituntut menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik generasi digital, namun kompetensi pemanfaatan artificial intelligence (AI) sebagai media pembelajaran masih rendah. Observasi awal terhadap 17 guru IPS SMP Negeri 1 Cilimus Kabupaten Kuningan menunjukkan 82% guru belum pernah memanfaatkan tools AI, 76% kesulitan merancang media interaktif, dan 65% masih bertumpu pada metode ceramah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan guru IPS dalam memanfaatkan AI sebagai media pembelajaran kreatif. Metode dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan berbasis learning by doing selama tiga hari, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program, dengan tools Canva AI, Quizizz AI, dan ChatGPT/Gemini. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan pre-test, post-test, lembar observasi, dan kuesioner kepuasan, kemudian dianalisis dengan N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi dan keterampilan AI dari 42,4 menjadi 81,6 dengan N-Gain 0,68 (kategori sedang). Seluruh peserta menghasilkan produk media pembelajaran berbasis AI dan 88% di antaranya menerapkannya di kelas selama masa pendampingan. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan melalui komunitas belajar guru agar inovasi media pembelajaran berbasis AI berkembang secara mandiri di sekolah.
Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka: Penguatan Perencanaan dan Model Pembelajaran Inovatif bagi Guru SMP Satu Atap Margabakti Kabupaten Kuningan Rani Tania Pratiwi; Yeyen Suryani; Entin Jumantini; Chena Puspitasari; Iman Rismana
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru SMP Satu Atap Margabakti, Kabupaten Kuningan, dalam menyusun perencanaan pembelajaran dan menerapkan model pembelajaran inovatif sesuai Kurikulum Merdeka. Sekitar 80% guru masih terbiasa menggunakan format RPP Kurikulum 2013 dan belum memahami penyusunan Modul Ajar berbasis Capaian Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran, dan Tujuan Pembelajaran, sementara 75% guru masih dominan menggunakan metode ceramah. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan partisipatif berupa sosialisasi, workshop penyusunan Modul Ajar, pelatihan model Problem Based Learning dan Project Based Learning, serta pendampingan dan evaluasi pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka, seluruh peserta berhasil menyusun Alur Tujuan Pembelajaran dan Modul Ajar, serta sebagian besar guru mampu merancang skenario pembelajaran inovatif. Kegiatan ini disimpulkan efektif meningkatkan kompetensi pedagogik guru di daerah terpencil dan perlu ditindaklanjuti melalui pendampingan berkelanjutan.
AI-Integrated Problem-Based Learning Model for Digital Economic Literacy: A Systematic Literature Review Sri Mulyati; Toni Wijaya; Iskandar Iskandar; Yeyen Suryani; Rani Tania Pratiwi; Shelia Maharani
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 10 No 2 (2026): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v10i2.36277

Abstract

Abstract The rapid integration of AI into higher education offers transformative opportunities for active learning pedagogies, particularly Problem-Based Learning, while elevating Digital Economic Literacy. However, the intersection of AI-integrated PBL and DEL remains systematically underexplored. This study presents a Systematic Literature Review to identify, evaluate, and synthesize evidence regarding the implementation and impact of AI-integrated PBL on DEL. Following PRISMA guidelines and the PICo framework, a search was conducted across Scopus, Google Scholar, ERIC, and IEEE Xplore databases. From an initial pool of 173 articles, 35 high-quality, peer-reviewed studies published between 2020 and 2026 were selected for thematic synthesis. The findings reveal five key themes: (1) pedagogical frameworks for AI-PBL integration, (2) AI tools and technologies within the PBL context, (3) impacts on DEL competencies, (4) student engagement and learning outcomes, and (5) challenges and enabling factors for implementation. The review demonstrates that AI-integrated PBL enhances students' critical thinking, digital problem-solving, economic reasoning, and technological adaptability when supported by appropriate pedagogical scaffolding, institutional support, and clear ethical guidance.
Co-Authors - Sapriya Abdurohim, Iim Abubakar Iskandar Ad’hiah, Ida Aditiya Putri Ad’hiah, Ida Agie Hanggara Agustin, Dewi Ningrum Agustira, Deden Anna Fitri Hindriana Aprilianty, Risma Try Asep Saepudin Atin Nuryatin Atin Nuryatin Awaludin, Muhamad Caecilia Dina Rosaline Chena Puspitasari Cucu Suhartini Dandi Dandi Dede Djuniardi Deden Agustira Dela Agustina Dewiana, Sintia Een Ernawati Eeng Ahman Elly Malihah Enda Suhenda Entin Jumantini Entin Jumantini Entin Jumatini Ermalia Putri FADILAH, RAHMA Fahrus Zaman Fadhly Filallba, Muhammad Algiani Adhia Hadziq Asyraf Dwi Ananda Herma Wiharno Hidayanti, Nisa Fadillah I. Iskandar Ibrahim, Muhamad Aksha Nur Iik Siti Koyimah Iis Mediawati Ilham Akbar Iman Rismana ISKANDAR Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar, Iis Trisno ISMAIL, AGUS YADI Jumantini, Entin Karelina Rahma Fazrin Kokom Komalasari Lilis Lismaya Maulana Muhamad Solahudien Maulana Muhammad Solahudien Melasari, Melasari Meri Maryati Mohamad Riyadi Neng Yola Novi Satriapraja Nur Umamah Nurjannah, Nanung Nyai Ade Rohmawati Odang Supriatna Parida Prasetyo, Ibnu Udy Pratiwi, Rani Tania Pratiwi, Rania Tania Prawirasuyasa, Wirasmo Pupu Saeful Rahmat, Pupu Saeful Rahmantya, Yanneri Elfa Kiswara Rismawati Rismawati Rismawati Rismawati Rismaya, Lilis Rismayanti, Tesha Rokayah, Oyoh Rosaline, Caecilia Dina Salsabela , Cindy Samudera, Bayu Satriapraja, Novi Sheila Maharani Shelia Maharani Silpa Nabilah Sajidin Sinta Yunia Setha Siska Aulia Hikmah Sri Mulyati Sri Mulyati Sri Wulandini Suhenda, Enda Supriatna, Odang Syafrudin, Oding Titi Rusti Toni Wijaya Tri, Agnesia Vira Siti Fatimah Wastam Wirasmo Prawirasuyasa Yanneri Elfa Kiswara Yuli Yuliati