Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pelatihan Metode Role-Playing Berbasis Culturally Responsive Teaching Bagi Guru PJOK dalam Menanamkan Nilai Sportivitas di Sekolah Menengah Pertama Budiman, Budiman; Hendya Alif Junanda; Diky Hadyansah; Muhammad Ilham Noer 'Alim
aksararaga Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v7i2.122

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PJOK Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam menerapkan metode role-playing berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk menanamkan nilai sportivitas pada siswa. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya sikap sportivitas siswa dalam pembelajaran PJOK yang lebih menekankan pada keterampilan teknis dibandingkan aspek afektif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui analisis kebutuhan, pelatihan dalam bentuk workshop, micro teaching, pendampingan implementasi di kelas, evaluasi, dan tindak lanjut. Khalayak sasaran adalah 20 guru PJOK dari tiga SMP mitra di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru sebesar 78% berdasarkan perbandingan skor pre-test dan post-test, serta keterampilan guru dalam micro teaching mencapai kategori baik (rata-rata skor 82 dari 100). Observasi kelas juga menunjukkan adanya peningkatan perilaku sportif siswa, khususnya dalam menerima kemenangan dan kekalahan.
Pembinaan Prestasi Futsal Kecamatan Bayongbong Dalam Rangka Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Budiman, Budiman; Hadyansah, Diky; Rusmana, Ruslan; Hendri Rizal; Dhifan Fauzan; Asep Rochmat
aksararaga Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v4i2.46

Abstract

Salah satu permasalahan pelatihan atlet futsal kecamatan Bayongbong adalah belum adanya program pelatihan mental. Tidak adanya program latihan mental para atlet dapat mengakibatkan gangguan kecemasan para atlet saat bertanding di lapangan. Kekhawatiran dari adanya gangguan kecemasan secara berlebihan dapat mengganggu performa atlet sehingga dapat berakibat pada kemunduran prestasi oalhraga yang dicapai. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk pendampingan pembuatan program latihan mental pada atlet futsal Kec. Bayongbong dalam kejuaraan PORKAB Kab. Garut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari 4 tahapan diantaranya tahap pengambilan data awal; tahap pembuatan program latihan; tahap pelaksanaan dan terakhir tahap evaluasi. Hasil pelaksanaan program latihan mental progressive muscle relaxation yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan menunjukkan adanya peningkatan prestasi futsal pada kecamatan Bayongbong
Sosialisasi Pola-pola Latihan Permainan Bola Voli Untuk Pemula Karisman, Vicki Ahmad; Friskawati, Gita Febria; Sulistiadinata, Heru; Hadyansah, Diky; Budiman, Ali; Supriadi, Dedi; Solihin, Akhmad Olih; Santosa, Agus; Septiana, Rama Adha; Kurnia, Dedi; Supriady, Andi; Rifan Setiawan; Fariz Maulana; Sulton Ahmad
aksararaga Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v4i1.50

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberihkan pemahaman mengenai pola-pola latihan yang diperlukan bagi pemain pemula di Jampang Kulon. Metode pelaksanaan PKM ini menggunakan pelatihan yang digabungkan antara teori dan praktik. Peserta kegiatan pengabdian ini berjumlah 120 orang siswa SMA Negeri 1 Jampang Kulon. Pengambila data dilakukan sebelum dan sesudah latihan berupa pretest dan post test terkait pemahaman mengenai pola-pola latihan dasar permainan bola voli. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sosialisasi pola-pola latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas
SOSIALISASI METODE PEMBELAJARAN BERMAIN DILUAR RUANGAN ANAK USIA DINI: Pengabdian Kepada Masyarakat Supriady, Andy; Trisari Schiff, Nancy; Kurnia, Dedi; Budiman, Ali; Sulistiadinata, Heru; Ahmad Karisman, Vicki; Febria Friskawati, Gita; Hadyansah, Diky; Aditya Permana; Rizki Maludin; Rifqi Priyana
aksararaga Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v4i2.54

Abstract

Bermain di luar ruangan, khususnya akan memberikan kesempatan belajar dan berkembang yang unik dalam pendidikan anak usia dini. Bermain di luar ruangan penting bagi anak-anak dalam hal perkembangan fisik, perkembangan kognitif, perkembangan sosial dan emosional, serta pembelajaran akademis. Dengan berpartisipasi dalam aktivitas fisik yang kompleks dan menghabiskan lebih banyak waktu bermain di luar ruangan akan terkait dengan kesiapan sekolah. Pengabdian ini bertujuan agar guru-guru mengetahui apa-apa saja metode pembelajaran yang dapat digunakan didalam proses pengembangan motorik kasar anak. PKM ini dilaksanakan di TK Nurul Aulia Cimahi dikuti oleh 4 orang guru dan 15 siswa/siswi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 4 sesi dimana sesi satu merupakan sosialisasi program outdoor play, sesi kedua dan ketiga implementasi program, dan sesi ke empat evaluasi program. Hasil kegiatan PKM ini menjadi data hasil tes keterampilan motorik kasar siswa/siswi sebagai responden, serta menjadi rekomendasi dan rujukan sekolah dan guru untuk memberikan metode pembelajaran yang dapat menunjang perkembagan anak usia dini dengan menggunakan program luar ruangan (outdoor play).
Kejuaraan Bandung Pétanque Open Tahun 2023 Dhani Agusni Zakaria; Gugun Gunawan; Muchamad Ishak; Veny Juniarni Hardi; Ahmad Sobarna; Henry Asmara; Sumbara Hambali; Diky Hadyansah; Yopi Meirizal; Violeta Fernanda; Mahesa Sanggabuana; Hikmah Maulana; Sony Hasmarita
aksararaga Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v5i1.55

Abstract

Setiap manusia selalu ingin hidup sehat, dengan berbagai cara orang melakukan kegiatan agar tetap dalam kondisi sehat, termasuk melakukan aktivitas berolahraga. Salah satu tujuan olahraga yang kita laksanakan adalah untuk meningkatkan kesegaran jasmani dan menjaga kesehatan. Petanque merupakan olahraga prestasi yang harus dikembangkan secara terencana, sistematis, terpadu, berjenjang, dan berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi Keolahragaan. Untuk membuat suatu kompetisi tidak lah mudah dilakukan di Kota bandung khusunya kejuaraan petanque ini  hal ini dikarenakan Kurangnya sumberdaya manusia, kelengkapan sarana dan prasarana. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu meningkatkan prestasi petanque khusuya pelajar yang ada di kot abandung khususnya dan di luar kota bandung  pada umumnya, adanya suatu wadah untuk mengevalusi program kerja pelatih petanquet dan juga sebagai ajang silaturahmi bagi para atlet pelajar petanque. Hasil Kejuaraan Bandung Pétanque Open Tahun 2023   adalah sebagai berikut: juara umum 1 berasal dari kota cimahi, peringkat ke dua kota cilegon dan peringkat ke tiga bersama dari kab bandung dan joko poleng.
PKM Pola Hidup Sehat Melalui Aktivitas Olahraga Bola Voly Warga Desa Cipangeran Kabupaten Bandung Barat ishak, muchamad; Yunisal , Papat; Sony Hasmarita; Diky Hadyansah; Sutiswo; Dindin Bern Hardin; Sandi Dwi Triono; Muhamad Yusuf Nursyamsi; Ricky Ferrari Valentino Ward; Bangbang Syamsudar; Veny Juniarni Hardi; Ariz Kurniawan; Muhammad Maali Mahdi; Sarah Novita
aksararaga Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v5i2.83

Abstract

Warga masyarakat desa cipangeran mayoritas bermata pencaharian petani, buruh dan pedagang yang masyarakatnya kurang memperhatikan kebugaran tubuhnya. Pada keadaan cuaca seperti sekarang ini sehingga banyak warga masyarakat desa cipangeran yang sakit seperti batuk, flu dan mudah untuk menurun daya tahan tubuhnya. Pola hidup sehat sudah tidak dipedulikan oleh masyarakat. Hal tersebut dapat di atasi dengan berolahraga, makan teratur, menjaga kebersihan dan istirahat yang cukup, menerapkan protokol kesehatan merupakan unsur dalam pola hidup sehat untuk menjaga imunitas. Solusi yang ditawarkan pengabdi dari program studi PJKR adalah dengan memberikan sosialisasi mengenai pola hidup sehat dengan menjaga Kesehatan dengan olahraga bola voly yang dapat dilakukan oleh warga masyarakat di sore hari hari sehingga tidak mengganggu aktifitas kerja dan tetap masih bisa menjaga kesehatannya. Target luaran yang nantinya dapat tercapai adalah masyarakat di desa cipangeran bisa mengetahui peran pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga sehingga dapat menciptakan pola hidup sehat sehingga terhindar dari berbagai macam virus. Tetap menerapkan protokol kesehatan untuk masyarakat desa cipangeran secara mandiri di rumah masing-masing agar kesehatan dan imunitas semakin terjaga
Edukasi Literasi Fisik Di Kalangan Orang Tua Siswa Hadyansah, Diky; Ahmad Kharisman, Vicki; Gita Febria Friskawati; Dedi Kurnia; Heru Sulistyadinata; Rama Adha Septiana; Andy Supriyadi; Ali Budiman; Agus Santosa; Nancy Trisari Schiff; Aji Danur Wenda; Shalsa Juwita; Reyhan Dhika Hermawan
aksararaga Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v5i2.88

Abstract

Kurangnya aktivitas fisik dikalangan remaja sudah menjadi fenomena global di seluruh belahan dunia. Berbagai factor yang mempengaruhi tingkat aktivitas fisik remaja, salah satunya literasi fisik yang dimiliki orang tua. Tujuan pengabdian ini diharapkan para orang tua memiliki pengetahuan tentang literasi fisik sebagai cara untuk mengoptimalkan aktivitas fisik remaja. Adapun metode pelaksanaan program PKM ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab berupa edukasi dengan memberikan materi tentang literasi fisik serta urgensi aktivitas fisik bagi anak-anak kepada orang tua siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 70 Bandung sebanyak dua kelas. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa antusias orang tua mengenai materi literasi fisik cukup tinggi. Kesimpulan dalam pengabdian ini adalah perlu adanya kolaborasi antara sekolah, orang tua dan siswa untuk meningkatkan literasi fisik.
Penguatan Literasi Fisik Siswa Melalui Evaluasi Program Pendidikan Jasmani Di SMP Kartika XIX – 1 Bandung Diky Hadyansah; Gita Febria Friskawati; Heru Sulistiadinata; Andhika Sapta Ramdhani
aksararaga Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v7i2.74

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginformasikan hasil pelaksanaan serta mengevaluasi keterlaksanaan program aktivitas fisik berbasis Comprehensive School Physical Activity Program (CSPAP) dalam penguatan literasi fisik siswa di SMP Kartika. Kegiatan menggunakan metode evaluatif-deskriptif dengan menganalisis implementasi lima komponen CSPAP serta peningkatan literasi fisik siswa melalui perhitungan gain score sebelum dan sesudah program. Subjek kegiatan berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi selama program berlangsung dan penyebaran angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor literasi fisik dari 90,1 (pre-test) menjadi 104,9 (post-test) dengan rata-rata gain score sebesar 14,8 poin. Sebanyak 73% siswa mengalami peningkatan skor, sementara 27% siswa mengalami penurunan. Peningkatan tertinggi mencapai 59 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi program berkontribusi positif terhadap penguatan literasi fisik siswa. Analisis keterlaksanaan komponen CSPAP menunjukkan bahwa pendidikan jasmani berkualitas dan kegiatan ekstrakurikuler telah berjalan baik, sedangkan aktivitas fisik terintegrasi lintas mata pelajaran, keterlibatan staf sekolah, serta pelibatan keluarga masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, pendekatan evaluatif-deskriptif dalam implementasi CSPAP efektif memberikan gambaran objektif mengenai dampak program serta rekomendasi perbaikan berkelanjutan. Program ini berpotensi mendukung penguatan budaya hidup aktif di lingkungan sekolah melalui komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.