p-Index From 2021 - 2026
7.015
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK MIKROPLASTIK PADA BERBAGAI JENIS IKAN PESISIR PANTAI KOTA BENGKULU Nabil Muhtaram Hibatullah; Tarus Mania; Emelia Andani; Mawar Sartika; Rita Rahmayanti; Abdul Rahman
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/553csr52

Abstract

Microplastic pollution in the coastal areas of Bengkulu City continues to rise due to human activities and has the potential to contaminate marine organisms, including edible fish. This study aims to identify the shapes and colors of microplastics in water samples and various types of coastal fish at Kualo Beach, Batu Tahu Beach, and Berkas Beach in Bengkulu City. The study was conducted from February to May 2026 using a quantitative descriptive method involving destruction, filtration, and microscopic observation. The results showed that five forms of microplastics were identified: fibers, fragments, films, foams, and pellets. The most dominant form of microplastic was fibers, while the most commonly found colors were red, blue, and black. The presence of microplastics is suspected to originate from fishing activities, household waste, and beach tourism litter. These findings indicate that the coastal waters of Bengkulu City have been contaminated with microplastics, which can impact marine organisms and human health through the food chain.
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI SUNGAI ANDALAS, KABUPATEN SELUMA Igusti Nesa Kusuma; Najwa Henggellina; Dewi Erliani; Markus Wahyu Dinata Manurung; Abdul Rahman; Rita Rahmayanti
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/v11hsk32

Abstract

The Andalas River is located in Seluma Regency, Bengkulu Province and is used by the community as a source of raw water for PDAM, however, river rock mining activities, waste disposal by rubber factories, and water extraction have the potential to reduce the water quality of the Andalas River. This research aims to analyze the diversity and abundance of phytoplankton as a bioindicator of water quality in the Andalas River. Sampling was carried out in March-April 2026 at three stations using a purposive sampling method using a plankton net, then analyzed using the Shannon-Wiener index (H'), uniformity (E), and dominance (C). The research results found 51 types of phytoplankton from 8 divisions, namely Bacillariophyta, Chlorophyta, Euglenophyta, Charophyta, Cyanophyta, Dinophyta, Ochrophyta, and Cryptophyta, with the most dominant division being Bacillariophyta. The highest diversity and abundance was found at Station 1 (32 species; 286 individuals/L; H' = 3.323), followed by Station 2 (28 species; 137 individuals/L; H' = 2.986), and Station 3 (23 species; 105 individuals/L; H' = 0.177). The dominance index values ​​for the three stations are close to 0, indicating that there are no species that dominate excessively. Water quality varies from good condition (Station 1), moderately polluted (Station 2), to heavily polluted (Station 3). Physico-chemical parameters in the form of pH, temperature and DO show that river conditions are still within the range that supports phytoplankton life.
Ecoprint Pounding : Inovasi Berbasis Alam Lokal Bagi Siswa SMA Untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Neni Murniati; Alif Yanuar Zukmadini; Abdul Rahman; Syarif Hidayat; Rezki Citra Rahmadani
Suluh Abdi Vol. 8 No. 1 (2026): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabd.v8i1.1387

Abstract

Kegiatan pembelajaran biologi di sekolah tidak hanya di dalam kelas, namun juga memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Sumber belajar yang berasal dari lingkungan salah satunya bahan organik dari tumbuhan seperti dedaunan dan bunga. Bahan organik tersebut dapat dijadikan media pembelajaran bagi siswa yang memanfatkan bentuk dan zat warna untuk membuat motif yang unik dan estetik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan dalam bidang seni terapan yang ramah lingkungan melalui pelatihan teknik ecoprint pounding. Pelatihan ini memanfaatkan potensi alam lokal seperti daun, bunga, dan bahan alami lainnya yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar siswa. Pelaksanaan kegiatan melibatkan sesi edukasi tentang konsep ecoprint pounding hubungan antara kreativitas dan keberlanjutan lingkungan, serta kaitannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Metode pelatihan akan dilakukan secara partisipatif melalui pendekatan ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta akan diajak membuat produk ecoprint sederhana seperti tote bag, atau kain hias. Hasil karya siswa juga direncanakan untuk dipamerkan dalam kegiatan penutupan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa SMA negeri 2 Bengkulu Selatan meningkat, tingkat pemahaman siswa mmendapat persentase sebesar 87,27& dan tingkat kepuasan siswa mendapat persentase sebesar 93,91 %. Dampak pelatihan ecoprint metode pounding ini dapat dijadikan media salah satu media pebelajaran berbasis linkungan dan mendukung mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Upaya Konversi Sampah Organik melalui Budidaya Maggot, serta Pembuatan Ekoenzim dan Kompos Abdul Rahman Singkam; Deni Parlindungan; Ahmad Saddam Husein; Mia Aulina; Muhammad Rizqi; Dechy Angelia; Lisen Handayani
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v5i2.39470

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan konversi sampah organik menjadi berbagai produk bernilai jual bagi kelompok pengelola sampah di Kabupaten Kepahiang. Pelatihan yang diberikan berupa budidaya maggot, pembuatan eco-enzym, dan pupuk kompos. Kegiatan pelatihan dibimbing oleh 3 Dosen dan 4 Mahasiswa dari FKIP Universitas Bengkulu yang bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepahiang. Peserta pelatihan adalah kelompok pengelola sampah di Desa Bandung Jaya dan Desa Cugung Lalang yang masing-masingnya beranggotakan 25 orang. Kegiatan pelatihan dimulai dengan tahapan sosialiasi berupa ceramah berbantuan powerpoint, leaflet panduan yang dicetak warna, dan praktek langsung menggunakan alat dan bahan yang disediakan tim pengabdian. Hasil yang diperoleh dari pengabdian adalah peserta telah mampu melakukan setidaknya 8 siklus @ 36 kg budidaya maggot secara mandiri. Produksi maggot juga telah dibuat dalam kemasan kering dalam standing pouch untuk dijual sebagai pakan ikan dan burung. Mitra juga telah mampu menghasilkan setidaknya 2 ton pupuk kompos kering dan 35 liter ekoenzim. Tindak lanjut pengabdian ini adalah upaya lanjutan dalam mengemas maggot dalam bentuk pakan komersil bagi usaha budidaya ikan komersil, sehingga nilai ekonomi budidaya maggot dapat bertambah. Mitra juga menyatakan membutuhkan pelatihan budidaya cacing dan jamur tiram.
Keanekaragaman Pterygota di Taman Sains Air Sempiang Bengkulu Febrina Kusuma Wardhani; Abdul Rahman Singkam; Abas Abas
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.327

Abstract

Pterygota merupakan subkelas dari Insekta yang ciri khasnya memiliki sayap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman pterygota baik kelompok endopterygota maupun eksopterygota di Taman Sains Air Sempiang Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan metode jelajah. Penelitian ini dilakukan mulai dari Februari hingga April 2023. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif berdasarkan morfologi dari pterygota berupa warna tubuh, bentuk tubuh, bentuk sayap, tipe kepala dan tipe mulut. Hasil penelitian ditemukan 85 individu, 19 jenis pterygota dari 6 ordo dan 15 famili. Anggota Libelludidae merupakan ordo dari pterygota yang paling sering dijumpai. Jenis yang paling sering dijumpai adalah Nyctemera lacticinia dengan kelimpahan relatif sebesar 10,58%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keanekaragaman pterygota di Taman Sains Air Sempiang Bengkulu tergolong cukup banyak karena didapatkan spesies sebanyak 19 jenis dari famili yang berbeda-beda. Implikasi penelitian ini dalam perkembangan ilmu pengetahuan agar semakin banyak jenis-jenis dari pterygota yang dapat diketahui di Indonesia khususnya wilayah Sumatera.
Co-Authors Abas Abas Abas Abas Abas, Abas ACENG RUYANI Agrezia Rahmanda Agus Budi Utomo Ahmad Saddam Husein Ajizah, Fika Tri Alif Yanuar Zukmadini Alif Yanuar Zukmadini Alif Yanuar Zukmadini Amalia Hafifah Ananda Putri Gita Natasya Andayani, Shinta Anggie Yovita Maharani Anggrini, Lolita Sri Anjaly Dewi Puspitasari Annisa Rahmi Hayati Antina, Fesy Anugrah, Tessa Apriansyah, Dendy Ariefa Primair Yani Ariefa Primair Yani Avrilia Zurli Ayu Sulistiawati Aziza Fajri Bhakti Karyadi Bhakti Karyadi BHAKTI KARYADI Bhakti Karyadi Dayana, Mustika Elmi Dechy Angelia Deni Parlindungan Dewi Erliani Dewi Jumiarni Dwita, Uci Rahma Emelia Andani Endang Widi Winarni Fadjri Fil Ahli Hady Farameta, Efa Febrina Kusuma Wardhani Fenty Agustin Fenty Agustin Fera Waroka Fitra Youpika Ghofur, Befri Ahmad Abdul Halhaji, Prendi Niki Handika Dwi Prasetyo Hidayat Al-Badar, Aqilul Husein, Ahmad Saddam Igusti Nesa Kusuma Indri Lita Lestari Indriani, Gisela Ratna Intania Oktaria Irdam Idrus Irwandi Ansori Irwandi Ansori Irwandi Ansori Irwandi Ansori Jumiarni, Dewi K Kasrina Kasmiruddin Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kurniawati, Meina Elsa Putri Latifah, Dina Utfatul Lisen Handayani Markus Wahyu Dinata Manurung Martias, Angga Mawar Sartika Mia Auliani Mia Aulina Miftahussalimah, Pingkan Luthfiyyah Moh Aziz Pathori Morin Fadilah Putri Muhamad Ridwan Muhammad Izzudin Al Qosam Muhammad Rizqi Mustika Elmi Dayana Mustika, Reni Nabil Muhtaram Hibatullah Najwa Henggellina Neni Murniati Neni Murniati Nika, Distira Viro Novatiano, Chesara Nove Rafika Sintya Nuraini, Yusi Nyimas Ajeng Ayu Meilani Oktafia, Lesi Oktaria Silviani Pingkan Luthfiyyah Miftahussalimah Prendi Niki Halhaji Puspita Sari, Juliana Putri, Rendi Zulni Eka Putri, Yananda Apriliani Repani Anggraini Rezki Citra Rahmadani RIDWAN AFFANDI Ridwanul Fata Rita Rahmayanti Rita Rahmayanti Rita Rahmayanti Rusma Lingga sari, Hefni Dwika Septia Noparis Fadhila Sipriyadi Siti Zubaidah Suandi, Edi Sumardi, Hari Syaiful Rochman Syarif Hidayat Syarif Hidayat Talib Chitheer TARUNI SRI PRAWAST MIEN KAOMINI ANY ARYANI DEDY DURYADI SOLIHIN Tarus Mania Tiara Fadillah Tiara Sabrina, Khairunisa Utama, Resvina Widia Utami, Khofifah Dwi Wardhani, Febrina Kusuma Winda Wahyuni Wulandari, Cessi Yennita Yennita Yennita Yunita Arianti Zakaria Husni