Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pendidikan Yang Humanis Dengan Sistem Sekolah Ramah Anak Hadi Suryanto; Ety Youhanita
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 4 (2022): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v1i4.131

Abstract

Pendidikan ramah anak menjadi fokus utama dalam program merdeka belajar yang dilaksanakan oleh pemberintah. Kegiatan workshop bagi guru PAUD dan SD dilaksakan untuk menunjang propram tersebut yang dilakukan di kecamatan mantub dengan metode brainstorming. Hasil kegiatan ini memberikan pengayaan pengetahuan tentang sekolah ramah anak dan berbagi pengalamanan tentang berbagai permasalahan yang terjadi. Antusias peserta workshop sangat tinggi terhadap tema yang diberikan serta mendapatkan solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah mereka. 
TRANSPARANSI REKRUTMEN DAN SELEKSI PERANGKAT DESA SUGIHWARAS Ety Youhanita; Kuswanto Kuswanto; Evi Aulia Rachma; Sutarum Sutarum; Ratna Nurdiana; Nur Fithria Wiji Astutik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.8045

Abstract

Perangkat desa memiliki peran penting dalam membantu untuk memajukan setiap desa, oleh sebab itu pemilihan perangkat desa membutuhkan strategi khusus dan bersifat transparan agar desa mendapatkan banyak bakal calon atau bibit unggul yang sudah teruji secara teori dan hasilnya dapat dilihat secara langsung. Seleksi rekrutmen perangkat desa yang terjadi di beberapa desa saat ini sedang diwarnai dengan berbagai isu maupun kasus kecurangan, ini artinya mental yang disajikan di masyarakat bukan lagi mental yang mendidik, melainkan mental yang butuh untuk dididik. Hal demikian patut untuk segera kita lakukan revolusi terhadap sistem rekrutmen dan seleksi perangkat desa, sebab jika dibiarkan maka akan berdampak pada rusaknya sistem berokrasi pemerintah desa dan tidak akan adanya rasa hormat dan percaya masyarakat terhadap perangkat desa yang terpilih. Proses penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan pada kegiatan rekrutmen dan seleksi perangkat desa ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, serta dengan cara yang deskriptif dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang dilakukan secara alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode yang bersifat ilmiah. Proses rekrutmen dan seleksi perangkat desa dilalukan secara terbuka dan tertutup, maksudnya terbuka adalah proses rekrutmen dan seleksi di umumkan kepada seluruh masyarakat desa untuk dapat mengikuti ujian pemilihan atau penjaringan perangkat desa. Proses rekrutmen dibuka secara umum untuk masyarakat mulai dari pendaftaran hingga ujian tertulis. Sedangkan tertutup, adalah adanya karantina yang diberlakukan untuk panitia dan tim naskah akademik yang dilakukan sehari sebelum prosesi ujian tertulis dilaksanakan. Tahap terakhir adalah tahap pengumuman hasil dari ujian tertulis yang akan dibacakan langsung didepan calon perangkat desa, tujuannya adalah agar seluruh calon perangkat desa dan masyarakat dapat menerima dengan baik hasil keputusan ujian penjaringan perangkat desa di Desa Sugihwaras.
THE DEVELOPMENT OF FLASHCARD MEDIA TO IMPROVE BILINGUAL ABILITY IN THE KINDERGARTEN Ety Youhanita; Durrotun Nafisah; Evi Aulia Rachma; Ratna Nurdiana; Nur Fithria Wiji Astutik
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v7i1.9138

Abstract

Education is one of the important fields or elements in the progress of the State, therefore, the government is currently carrying out an educational revolution which aims to improve the quality of education in the terms of basic and high level learning. One of the efforts to improve the quality of education is by increasing bilingual ability in the kindergarten. Bilingual ability is the ability which use two languages as a means of daily communication, the bilingual ability can be developed through the bilingual learning which is taught early to the students which has the benefit to develops the students' cognitive abilities, and introduces the students to a more diverse foreign culture. To develop the bilingual ability at the basic level, flashcard media will be developed with the aim of improving the bilingual ability in the kindergarten in the group B at Cambodian Kindergarten in Lamongan with the theme of transportation that meets the validity criteria and practicality criteria for the kindergarten students. The test result of the flashcard media of the material experts was 89.9% with very good criteria and the test result of the media experts was 76.8% with good criteria. While the test result of the individual was 91.2% with very good criteria, the test result of the small group was 90.6% with very good criteria and the test result of large group was 92.2% with very good criteria. From the test results, it shows that the development of the flashcard media is suitable with the learning objectives set and the use of flashcard media can achieve the learning objectives to improve the bilingual ability in the kindergarten.
HUBUNGAN MANAJEMEN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD NEGERI 4 MADE KECAMATAN LAMONGAN KABUPATEN LAMONGAN Kuswanto Kuswanto; Ety Youhanita; Ninies Eryadini; Nur Fithria Wiji Astutik
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2023): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v8i1.1356

Abstract

 Education is a complex activity, has broad dimensions and many variables that influence it. As a psychological process, education cannot be separated from teaching and learning activities. Thus, education is a process of interaction between educators and students who have specific goals. Education as a process basically guides students towards the stages of maturity in which education is in the family and in the environment. Classroom management is one of the teacher's knowledge and skills concerning the creation of conducive, effective classroom conditions in order to achieve optimal learning goals. Given this, most of the teachers who teach in the classroom do not pay attention to classroom management. In fact, one aspect of achieving learning objectives is classroom management. This research is a correlational study which aims to investigate the relationship between classroom management (X) and student learning outcomes (Y). Data collection techniques are methods used by researchers to obtain data discussed in research. Research data was collected through various methods including: questionnaires, interviews, observation, and documentation. The results showed that there was a positive and significant relationship between classroom management and student learning outcomes at SD Negeri 4 Made, Lamongan District, Lamongan Regency. Class management can affect student learning outcomes 49.14%. Meanwhile, 50.86% is influenced by other factors.
HUBUNGAN MANAJEMEN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD NEGERI 4 MADE KECAMATAN LAMONGAN KABUPATEN LAMONGAN Kuswanto, Kuswanto; Youhanita, Ety; Eryadini, Ninies; Astutik, Nur Fithria Wiji
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is a complex activity, has broad dimensions and many variables that influence it. As a psychological process, education cannot be separated from teaching and learning activities. Thus, education is a process of interaction between educators and students who have specific goals. Education as a process basically guides students towards the stages of maturity in which education is in the family and in the environment. Classroom management is one of the teacher's knowledge and skills concerning the creation of conducive, effective classroom conditions in order to achieve optimal learning goals. Given this, most of the teachers who teach in the classroom do not pay attention to classroom management. In fact, one aspect of achieving learning objectives is classroom management. This research is a correlational study which aims to investigate the relationship between classroom management (X) and student learning outcomes (Y). Data collection techniques are methods used by researchers to obtain data discussed in research. Research data was collected through various methods including: questionnaires, interviews, observation, and documentation. The results showed that there was a positive and significant relationship between classroom management and student learning outcomes at SD Negeri 4 Made, Lamongan District, Lamongan Regency. Class management can affect student learning outcomes 49.14%. Meanwhile, 50.86% is influenced by other factors.
PENGARUH TINGKAT KOMPETENSI, KUALIFIKASI GURU DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU Kuswanto; Rachma, Evi Aulia; Youhanita, Ety; Eryadini, Ninies; Astutik, Nur Fithria Wiji
JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS, DAN SOSIAL (EMBISS) Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : CV ODIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59889/embiss.v4i1.283

Abstract

Teachers are one of the main components that support the implementation of education so to achieve professional processes and results, teachers must always improve the quality of education. However, in the field, teachers still do not implement their main duties and functions as teachers optimally. This happens because many determining factors influence this phenomenon. This research was conducted at Madrasah Ibtidaiyah Sirojul Ulum Lopang and Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Lopang involving 21 teachers. The research method uses a quantitative approach to determine the influence of competency levels, teacher qualifications, and motivation on performance. The method used is quantitative. The research results show that the level of competence shows an opposite relationship with performance. Qualifications and motivation have a significant influence on performance.
Penerapan Model Discovery Learning Pada Mata Kuliah Filsafat Ilmu Youhanita, Ety; Eryadini, Ninies
JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS, DAN SOSIAL (EMBISS) Vol. 4 No. 3 (2024): Mei 2024
Publisher : CV ODIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59889/embiss.v4i3.320

Abstract

Philosophy of science is a compulsory subject that must be taken as a basis for the process of developing students' self-development into moral and dignified human beings. To become people who understand philosophy, students must be active in learning they tend to be passive in the learning process. This requires lecturers to think about how to present the learning process by the characteristics of the material and students. The characteristics of students who are currently taking philosophy of science courses are known as Generation Z, where they are a generation that grew up in a technological environment that is always connected to the internet and social media. So that the learning process is more active and students are more motivated to learn, implementing the discovery learning model is the right solution. The chosen learning model is proven by a percentage of 15% of the results of classroom action research in cycle I to cycle II, where student learning activities were more active and student learning outcomes were better so that learning motivation increased and the implementation of the learning model was declared successful.
Analisis Efektivitas Penggunaan Media Sosial Dalam Mendukung Pembelajaran Kolaboratif di UNIPA Kampus Lamongan Rachma, Evi Aulia; Eryadini, Ninies; Youhanita, Ety
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i3.1118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media sosial dalam mendukung pembelajaran kolaboratif di Universitas PGRI Adi Buana Kampus Lamongan. Pembelajaran kolaboratif yang memanfaatkan media sosial memberikan peluang bagi siswa untuk berinteraksi, berbagi pengetahuan, dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Media sosial memungkinkan terbentuknya ruang kelas virtual yang memfasilitasi kolaborasi tanpa batasan geografis. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti keterampilan digital mahasiswa, keterlibatan pengajar, serta kualitas dan tujuan penggunaan media sosial itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan analisis data akan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dapat meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa, memperkuat komunikasi, serta memperkaya proses belajar melalui berbagi informasi dan diskusi.
Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Literasi Numerasi Sejak Dini Pada Guru di KB TK Tunas Sumber Jaya Nafisah, Durrotun; Rachma, Evi Aulia; Kuswanto; Nurdiana, Ratna; Youhanita, Ety; Astutik, Nur Fithria Wiji; Eryadini, Ninies
SENTRA DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/dedikasi.v1i2.28

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk memenuhi Tri Dharma perguruan Tinggi. Keunggulan program ini salah satunya membantu paguyuban dalam mengatasi masalah yang sedang terjadi. Permasalahan yang terjadi yaitu lemahnya pembelajaran literasi numerasi khususnya di Kelompok Belajar Taman Kanak-Kanak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran literasi numerasi pada guru di KB TK Tunas Sumber Jaya untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi pada anak-anak usia dini karena pendidikan Taman Kanak-Kanak merupakan pondasi dasar yang sangatlah penting bagi proses perkembangan anak, sehingga sudah selayaknya anak mendapatkan fasilitas dalam pemenuhan kebutuhan di setiap perkembangannya. Rancangan prosedur kegiatan program PKM yang diusulkan dalam usulan ini meliputi tahapan: (1) persiapan; (2) pelaksanaan; dan (3) observasi serta evaluasi. Kesimpulan dari pengabdian menunjukkan pemahaman & keterampilan pembelajaran literasi numerasi guru KB TK Tunas Sumber Jaya mengalami peningkatan. Anak didik sangat senang, karena kegiatan literasi, numerasi dan life skill disampaikan guru dengan cara yang menyenangkan, mudah, menarik, dan menantang pemahaman anak.
Pengembangan Literasi dan Numerasi di SD Negeri Kaliwates Kembangbahu Lamongan Rachma, Evi Aulia; Kuswanto; Youhanita, Ety; Nurdiana, Ratna; Eryadini , Ninies; Astutik, Nur Fithria Wiji
SENTRA DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/dedikasi.v2i1.45

Abstract

Budaya literasi di Indonesia memang menjadi suatu aspek yang menarik untuk diperbincangkan, meskipun Indonesia memiliki keragaman budaya dan bahasa, tantangan literasi masih menjadi fokus utama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan literasi dan numerasi di SD Negeri Kaliwates. Rancangan prosedur kegiatan program PKM yang diusulkan melipui beberapa tahapan: (1) Persiapan kegiatan; (2) Perancangan Program; (3) Pelaksanaan AKM Kelas dan Asessmen Murid; (4) Implementasi Program; (5) Refleksi dan Evaluasi Implementasi Program. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah mengunakan metode praktik langsung pengembangan literasi dan numerasi di SD Negeri Kaliwates. Kesimpulan dari pengabdian masayarakat ini menunjukkan kegiatan post test AKM kelas mengalami peningkatan yang awalnya pada kegiatan pre test AKM Kelas untuk soal literasi presentase siswa yang menjawab soal dengan benar adalah 56% menjadi 95% pada kegiatan post-test. Sedangkan pada soal numerasi yang mulanya 46% meningkat menjadi 88%. Kemudian seluruh program kerja yang dilakukan sudah diimplementasikan dengan baik.