Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 0-59 Bulan di Daerah Pesisir Puskesmas Kampung Bugis Yani, Putri; Meily Nirnasari; Wasis Pujiati; Zakiah Rahman
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH CEREBRAL MEDIKA
Publisher : Akper Kesdam I/Bukit Barisan Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53475/jicm.v6i2.175

Abstract

Seribu hari pertama kehidupan (1000 hari HPK) adalah sejak hari pertama kehamilan sampai anak umur dua tahun yang dapat menentukan masa depan manusia. Fase ini disebut sebagai periode emas karena pada manusia ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat. Masalah gizi yang sering terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat. Masalah gizi yang sering terjadi pada 1000 HPK salah satunya adalah stunting. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting pada balita usia 0-59 bulan Didaerah Pesisir Puskesmas Kampung Bugis Tahun 2024. Desain Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis studi korelasional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita berjumlah 34 responden. Hasil penelitian meununjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan cukup 27 responden mayorita kejadian stunting normal 30 (88,2%) mayoritas stunting yaitu 4 balita (11,8%) dan hasil analisa statistik uji Spearman Rank diperoleh nilai sig = 0,004<0,05 maka dapat disimpulkaan ada hubungan yang signifikasi antara pengetahuan Ibu Tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 0-59 Bulan. masa depan Para penulis harus mengikuti petunjuk yang diberikan dalam panduan ini.
EDUKASI SADARI DENGAN MEDIA DEMOSTRASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DANKETERAMPILAN PADA REMAJA PUTRI DALAM DETEKSI DINI KANKER PAYUDARADI STIKES HANG TUAH TANJUNGPINANG Nirnasari, Meily; Sari, Komala; Arianingsih, Tri; Wati, Liza; Pujiati, Wasis
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3051

Abstract

ABSTRAK    Cancer Payudara merupakan penyakit yang umum  menyerang Wanita, cancer ini juga merupakan penyakit ke dua terbesar penyebab kematian pada Wanita setelah cancer leher rahim, namun penyakit ini dapat dapat disembuhkan jika di deteksi secara dini sebelum terjadi stadium lanjut yaitu stadium IV, Salah satu cara deteksi dini kanker payudara dengan melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri sedini mungkin (SADARI) yang merupakan pemeriksaan yang mudah dan murah yang dapat dilakukan,.hal ini Merupakan langkah awal untuk peningkatan pengetahuan seseorang.Adapun Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan edukasi  Kesehatan Metode Demostrasi Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Remaja Putri  Dalam Deteksi Dini Kanker Payudara setelah dan sebelum diberi intervensi. Sampel penelitian ini mahasiswa Tingkat satu stikes hang tuah tanjungpinang  yang berjumlah 40 orang. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon signed test didapatkan hasil p value 0,00  ada pengaruh Edukasi Kesehatan Metode Demostrasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri. Dengan diadakan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi pada remaja putri cara melakukan dan mendeteksi dini kanker payudara sedini mungkin. Kata kunci : Edukasi Kesehatan, Demostrasi, Pemeriksaan Payudara Sendiri, Peningkatan Pengetahuan  ABSTRACT  Breast cancer is a disease that commonly attacks women. This cancer is also the second biggest cause of death in women after cervical cancer, but this disease can be cured if it is detected early before it occurs in an advanced stage, namely stage IV. One way to detect breast cancer early is by doing a self-breast examination as early as possible (SADARI), which is an easy and cheap examination that can be carried out. Regarding Knowledge of Young Women in Early Detection of Breast Cancer after and before intervention. The research sample was 40 students at Level One of the Hang Tuah Tanjungpinang Stikes. Data analysis using the Wilcoxon signed test statistical test resulted in a p value of 0.00, there was an influence of Demonstration Method Health Education on Increasing the Knowledge of Young Women. By conducting this research, it can be used as a source of information for young women on how to carry out and detect breast cancer as early as possible. Keywords: Health Education, Demonstration, Breast Self-Examination, Increased Knowledge    
Pengaruh Edukasi Kesehatan Metode Demostrasi Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Dalam Deteksi Dini Kanker Payudara di Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Kepulauan Riau Nirnasari, Meily; Sari, Komala; Wati, Liza; Arianingsih, Tri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3050

Abstract

ABSTRAK    Cancer Payudara merupakan penyakit yang umum  menyerang Wanita, cancer ini juga merupakan penyakit ke dua terbesar penyebab kematian pada Wanita setelah cancer leher rahim, namun penyakit ini dapat dapat disembuhkan jika di deteksi secara dini sebelum terjadi stadium lanjut yaitu stadium IV, Salah satu cara deteksi dini kanker payudara dengan melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri sedini mungkin (SADARI) yang merupakan pemeriksaan yang mudah dan murah yang dapat dilakukan,.hal ini Merupakan langkah awal untuk peningkatan pengetahuan seseorang.Adapun Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan edukasi  Kesehatan Metode Demostrasi Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Remaja Putri  Dalam Deteksi Dini Kanker Payudara setelah dan sebelum diberi intervensi. Sampel penelitian ini mahasiswa Tingkat satu stikes hang tuah tanjungpinang  yang berjumlah 40 orang. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon signed test didapatkan hasil p value 0,00  ada pengaruh Edukasi Kesehatan Metode Demostrasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri. Dengan diadakan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi pada remaja putri cara melakukan dan mendeteksi dini kanker payudara sedini mungkin. Kata kunci : Edukasi Kesehatan, Demostrasi, Pemeriksaan Payudara Sendiri, Peningkatan Pengetahuan  ABSTRACT  Breast cancer is a disease that commonly attacks women. This cancer is also the second biggest cause of death in women after cervical cancer, but this disease can be cured if it is detected early before it occurs in an advanced stage, namely stage IV. One way to detect breast cancer early is by doing a self-breast examination as early as possible (SADARI), which is an easy and cheap examination that can be carried out. Regarding Knowledge of Young Women in Early Detection of Breast Cancer after and before intervention. The research sample was 40 students at Level One of the Hang Tuah Tanjungpinang Stikes. Data analysis using the Wilcoxon signed test statistical test resulted in a p value of 0.00, there was an influence of Demonstration Method Health Education on Increasing the Knowledge of Young Women. By conducting this research, it can be used as a source of information for young women on how to carry out and detect breast cancer as early as possible. Keywords: Health Education, Demonstration, Breast Self-Examination, Increased Knowledge  
Lemon Aromatherapy for Reducing Anxiety in Pregnant Women Approaching Labor Pujiati, Wasis; Julia DS, Hotmaria; Nirnasari, Meily; Sari, Komala; Wati, Liza; Kurniati, Safra Ria; Sartika, Lili; Arianingsih, Tri; Asnita, Asnita; Trisnawati, Yeti
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 April 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i1.907

Abstract

Anxiety in pregnant women before childbirth was often caused by hormonal changes that affected emotional states. This study aimed to evaluate the effect of lemon aromatherapy on anxiety levels in pregnant women approaching labor. A quasi-experimental method was used with a pre-test and post-test with control group design, involving 32 pregnant women in the working area of Kampung Bugis Public Health Center. Data analysis using the Wilcoxon test showed that the administration of lemon aromatherapy significantly reduced anxiety levels, with a p-value of 0,000. This study recommended lemon aromatherapy as a safe and effective non-pharmacological method to reduce anxiety in pregnant women prior to childbirth.
Terapi Bermain Meniup Baling-Baling Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Pemasangan Infus Anak Prasekolah Nirnasari, Meily; Wati, Liza
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 2 (2020): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i2.115

Abstract

Infusionis an invasive procedure that causes pain in children. Wich one strategy that can help reduce the pain is non-pharmacological measures that easy, can be done by nurses to reduce the pain during invasive procedure in children is a deep breathing relaxation techniques using play therapy blow propeller. The purpose ofstudythis was to know the effect of play therapy blowing propeller to decrease of pain infusion. Data collection was conducted from March-April 2018 at  Raja Ahmad Thabib Hospital Tanjungpinang. using design quasyexperimental approach only with posttest control group design. The sampling technique is consecutive sampling with the number 20 preschool children (2-6 years), 10 in the experimental group and 10 control group. Pain during infusion in children measured directly with a scale FLACC (Face,Legs, Activity, Cry,Consolability). The data analysis was performed with thetest Mann-Whitney to assess pain intensity difference between the intervention and control groups. These results indicate the existence of significant differences in pain scores p-value= 0.01(pv <0.05) between the intervention and control group at the time of infusion. This research may help to nurses and other health workers as non-pharmacological techniques when IVs that child pain intensity lighter.Keywords: Installation Infusion, Pain, Relaxation Breath deeply
PENGARUH EARLY WARNING SCORE (EWS) TERHADAP HEMODINAMIK PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI ICU RSUD KOTA TANJUNGPINANG Rawati, Novi; Widiastuti, Linda; Abdullah, Endang; Nirnasari, Meily
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v5i1.12968

Abstract

Penyakit Jantung Coroner (PJK) menjadi masalah Kesehatan masyarakat dan semakin meningkat, sebanyak 17,7 juta kematian diseluruh dunia disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler. Penyakit ini membutuhkan pemantauan dan penilaian secara berkelanjutan mengenai kondisi pasien, salah satu nya dengan penerapan Early Warning Score (EWS). Pemantauan EWS menjadi metode yang dapat meningkatan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Early Warning Score (EWS) Terhadap hemodinamik pasien PJK di ICU RSUD Kota Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaf dengan desain penelitian pra eksperiment dengan pendekatan one group pre test dan post test eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 15 responden diambil dengan menggunakan Total Sampling. Alat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi EWS. Analisa data menggunakan Wilcoxon Rank Test dengan signifikan ≤0,05. Hasil penelitian dari uji Wilcoxon Rank Test nilai p value 0,003 (≤0,05) yang berarti dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh EWS terhadap status hemodinamik pada pasien penyakit jantung coroner. Penerapan EWS ini dapat menjadi salah satu Evidence Based Practice untuk meningkatkan kualitas hidup pasien di ICU khusunya dengan penyakit jantung coroner.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Kejadian Postpartum Blues di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas  Kuala Sempang Restina Domuria Sinaga; Safra Ria Kurniati; Meily Nirnasari
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.16

Abstract

Postpartum blues merupakan kesedihan atau kemurungan setelah melahirkan, biasanya hanya muncul sementara waktu yakni sekitar dua hari hingga dua minggu semenjak kelahiran bayi. Beberapa penyesuaian di butuhkan oleh wanita dalam menghadapi aktivitas dan peran barunya sebagai ibu pada minggu-minggu atau bulan-bulan pertama setelah melahirkan, baik dari segi fisik maupun segi psikologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami kejadian postpartum blues di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala Sempang. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Desember 2022 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala Sempang. Desain penelitian menggunakan cross-sectional, Jumlah sampel 36 orang dengan teknik purposive sampling. alat pengumpulan data menggunakan kuesioner EPDS dan kuesioner dukungan suami. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-square dengan signifikansi p ≤ 0,05. Hasil Penelitian dimana sebagian responden mengalami postpartum blues (69.4%). Dilain sisi, mayoritas reponden (58.3%) mendapatkan dukungan yang baik dari suami. Hasil Uji statistik chi square diperoleh nilai Nilai Asymp. Sig. (2-sided) pada Pearson Chi square sebesar 0.009 bahwa ada pengaruh Dukungan Suami dengan Kejadian Postpartum Blues di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala Sempang.
Pengaruh Aromaterapi Peppermint Terhadap Mual Muntah  Pasien Yang Menjalani Kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang Meily Nirnasari; Alsyad Diki; Mawar Eka Putri; Umu Fadhilla; Soni Hendra Sitindaon
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.19

Abstract

Mual dan muntah merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan pasien setelah beberapa hari menjalani kemoterapi. Ada 80,5% pasien yang mengalami mual dan muntah setelah menjalani kemoterapi. Mual muntah adalah efek samping dari obat sitotosik yang paling membuat pasien kemoterapi menjadi tidak nyaman. Mual dan muntah dapat ditangani secara farmakologi dan non farmakologi. Aromaterapi peppermint merupakan salah satu terapi non farmakologi yang digunakan untuk mengatasi mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi peppermint terhadap mual muntah pasien yang menjalani kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Eksperimen dengan rancangan pre test and post test without control group. Subjek Penelitian ini adalah pasien yang menjalani kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib yang berjumlah 16 responden. Alat yang digunakan untuk mengukur mual dan muntah yaitu, Rhodes Index for Nausea, Vomiting, and Retching (INVR). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan ≤ 0,05. Hasil Penelitian pada kelompok eksperimen (p = 0,001 < 0,05) menunjukkan bahwa ada pengaruh aromaterapi peppermint terhadap mual muntah pasien yang menjalani kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Berdasarkan hasil tersebut, maka pemberian aromaterapi peppermint bisa menjadi referensi intervensi tambahan untuk mengurangi gejala mual muntah pada pasien yang menjalani kemoterapi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan  Self Care Management Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Batu X Tanjungpinang Kepulauan Riau Meily Nirnasari; Liza Wati; Wasis Pujiati; Tri Arianingsih
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.29

Abstract

Salah satu golongan penyakit degeneratif yang hingga saat ini sangat sering ditemukan di masyarakat yaitu penyakit hipertensi. Hipertensi disebut sebagai the silent killer karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Dalam upaya untuk mengontrol tekanan darah dan mencegah terjadinya komplikasi pada penderita hipertensi dapat dilakukan self care management. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan self care management pada pasien hipertensi. Desain penelitian ini adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi yang berobat di Puskesmas Batu X Tanjungpinang. Jumlah populasi sebanyak 155 responden. Jumlah sampel sebanyak 31 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman rho. Berdasarkan hasil univariat didapatkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan 21 (67,7 %), usia pra lansia 27 (81,1%), tingat pendidikan tinggi sebanyak 26 (83,1 %), lama menderita hipertensi diatas lima tahun sebanyak 25 (80,1 %), self efikasi baik sebanyak 16 (51,6 %), self care management baik sebanyak 18 (58,1%). Hasil analisis bivariat didapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan self care management jenis kelamin (p value = 0,369 > 0,05), usia (p value = 0,737 > 0,05), tingkat pendidikan (p value = 0,0039 ≤ 0,05) lama menderita hipertensi (p value = 0,293 > 0,05) dan self eficacy (p value = 0,0038 ≤ 0,05). Dapat disimpulkan bahwa didapatkan 2 faktor yang ada hubungan dengan self care management pada pasien hipertensi yaitu tingkat pendidikan dan self efficacy. Disarankan agar masyarakat dapat meningkatkan pendidikan dan self efficacy sehingga kejadian hipertensi dapat dikendalikan.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut Pada Ny. S Dengan Post Sectio Caesarea Ketuban Pecah Dini (KPD) Melalui Penerapan Aromaterapi Bitter Orange Di Ruang Sebetul RSAL dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang Tahun 2025 Fadhilah Mufarrichah; Meily Nirnasari; Komala Sari
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.160

Abstract

Caesarean section delivery (cesarean section) has several potential problems, both for the mother and the baby. Some common problems in the mother include bleeding, wound infection, urinary tract problems, blood clots, and pain. In infants, risks include respiratory disorders and wounds due to incisions. The purpose of this scientific paper is to provide comprehensive nursing care to patients with acute pain through the application of bitter orange aromatherapy. This research was conducted in the Sebetul room of RSAL dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang from 28-30 October 2024 starting from the assessment, data analysis, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation stages. The design of this research is in the form of a case study involving 1 respondent, namely Mrs. S. The results of nursing care showed a decrease in the pain scale using a numeric pain scale (Numeric Rating Scale). Before the action was taken, the pain scale was 7 and after the action, the pain scale became 2. It is hoped that the results of this scientific paper can be used as information and reference material for health services in reducing pain in patients through the application of bitter orange aromatherapy as an alternative pain management in patients.