Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Postpartum Pada Ny. A Dengan Nyeri Luka Perineum Melalui Penerapan Massage Effleurage Menggunakan Minyak Zaitun Di Ruang Bougenville RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang Efika Efika; Komala Sari; Meily Nirnasari; Wasis Pujiati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.161

Abstract

Postpartum perineal wounds can cause various postpartum problems, pain due to incision wounds can cause infection if not treated properly. Infection of the perineal wound can be a source of other infections in the mother, and if not treated properly, it can cause postpartum death. One of the non-pharmacological therapies to reduce pain intensity is effleurage massage using olive oil. This technique is a gentle massage with olive oil to reduce pain and provide comfort to the mother. This case study aims to provide nursing care through the application of effleurage massage with olive oil to reduce the intensity of perineal wound pain in postpartum mothers. This study uses a descriptive observational method in the form of a case study. The subject in this case is Mrs. A, 21 years old with perineal wound pain who was treated in the Baougenville room, Raja Ahmad Tabib Hospital, Tanjungpinang for 3 days on October 31 to November 2, 2024. Data were obtained from interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, and documentation studies. The results of the study showed that the measurement of pain intensity on the first day was 6, after being given effluarge massage on the second day it decreased to 4 and on the third day it became 2. This shows that effluarge massage has a significant effect in reducing the intensity of prenieum wound pain. It is expected that nurses can carry out effluarge massage therapy to reduce the intensity of prenieum wound pain in postpartum mothers.
Mothers' Knowledge about Exclusive Breastfeeding Komala Sari; Tri Arianingsih; Meily Nirnasari
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5043

Abstract

Exclusive breastfeeding is one of the important pillars in supporting infant health and growth, but its coverage in Indonesia is still low, especially in rural areas such as Palmatak. Mothers' knowledge about the importance of exclusive breastfeeding influences breastfeeding practices, but various factors such as age, education, and occupation can affect their understanding. These obstacles often hinder the adoption of optimal exclusive breastfeeding practices. This study aims to describe mothers' knowledge about exclusive breastfeeding in the Palmatak Health Center area. Methods: The design of this study was descriptive quantitative. The sampling technique used simple random sampling with a sample size of 50 mothers. Data were collected using a questionnaire that measured mothers' knowledge of exclusive breastfeeding, as well as demographic characteristics such as age, education, and occupation. Data analysis was carried out using univariate analysis techniques to describe the frequency distribution and percentage of the variables studied. The results showed that the majority of respondents (76%) were in the non-risk age group, namely 20-35 years. Most mothers had a high school education/equivalent (36%), and most worked as self-employed (30%). Regarding maternal knowledge about exclusive breastfeeding, 52.94% had low knowledge, while 47.06% had high knowledge. Factors such as limited access to health information and the influence of local cultural habits are the main obstacles in increasing maternal knowledge about exclusive breastfeeding. This study concluded that despite high knowledge among some mothers, many mothers still do not understand the importance of exclusive breastfeeding. Health centers and health cadres have an important role in increasing maternal knowledge through community-based education programs that are tailored to local conditions. Interventions based on social and cultural contexts can be more effective in increasing exclusive breastfeeding coverage in rural areas.
Hubungan Body Mass Index (BMI) dan Life Style dengan Kejadian Osteoarthritis Aminah; Meily Nirnasari; Wasis Pujiati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v14i1.152

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang berjalan secara progresif lambat ditandai dengan kerusakan tulang rawan sendi dan struktur sendi diarthrodial. Berdasarkan studi pendahuluan tanggal 31 Oktober 2022 di RSUD Palmatak, didapatkan 45 pasien dengan diagnosa medis osteoarthritis periode Januari sampai Oktober 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan body mass index (BMI) dan life style dengan kejadian osteoarthritis di RSUD Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas. Desain penelitian deskriptif kolerasional dengan pendekatan cross sectional digunakan dalam penelitian ini. Populasi sebanyak 45 orang di RSUD Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Jumlah sampel sebanyak 45 orang. Pengujian data menggunakan uji spearman rank. Terdapat hubungan yang signifikan antara body mass index (BMI) dan life style dengan kejadian osteoarthritis di RSUD Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas. Dari hasil uji analisis didapatkan nilai Coefficient Correlation variabel body mass index (BMI) yang diperoleh bernilai positif sebesar 0,376 dengan p=0.011 (p <0.05) dan nilai Coefficient Correlation variabel life style yang diperoleh bernilai positif sebesar 0.332 dengan p=0.026 (p<0.05). Semakin tinggi status BMI dan Life Style yang buruk, maka semakin tinggi resiko mengalami osteoarthritis
Pengaruh Foot Self Care dengan Kejadian Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Palmatak Nora Agustina Sinurat; Zakiah Rahman; Meily Nirnasari; Soni Hendra Sintindaon
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v14i2.158

Abstract

Neuropati diabetik adalah kerusakan saraf yang bersifat fokal atau difus akibat keadaan kadar gula darah yang sangat berlebihan. Neuropati diabetik menyebabkan kerusakan saraf khususnya pada kaki dan menyebabkan gangguan fungsi jalan. Salah satu bentuk penanganan neuropati adalah foot self-care.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Foot Self Care Dengan Kejadian Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Palmatak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental (pre eksperimental design). Desain yang digunakan one group pretest postest design. Waktu penelitian 11 juli sampai 30 Juli 2023. Populasi Seluruh pasien diabetes mellitus di RSUD Palmatak sejumlah 75 responden. Sampel diambil dengan metode purposive sampling, sebanyak 22 responden. Uji bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Pada Pretest didapatkan sebanyak 22 responden (100%) mengalami penurunan sensasi. Setelah dilakukan tindakan Foot Self Care, sebanyak 17 responden (77%) mengalami perbaikan sensitivitas kaki menjadi normal dan 5 responden (23%) masih mengalami penurunan sensasi. Hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar  0.000 (<0.05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Foot Self Care Dengan Kejadian Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Palmatak.
Efektifitas Terapi Genggam Bola Karet Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Post Stroke di Rumkital Dr Midiyato Suratani Kota Tanjungpinang Tahun 2023 Renta Febrywati; Meily Nirnasari; Ikha Rahardiantini
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/vzdjn904

Abstract

Stroke memicu permasalahan tubuh pertama di dunia, urutan penyakit ketiga di dunia disebabkan pola makan tidak teratur, makanan cepat saji, merokok, jarang berolahraga. penderita stroke mengalami gangguan neurologis di sistem motoriknya. Untuk mengetahui Efektifitas Teknik Genggam Bola Karet Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Teknik Genggam Bola Karet Pada Pasien Post Stroke Di Rumkital Dr.Midiyato Suratani Kota Tanjungpinang Tahun 2023. Bentuk desain pra eksperimen Without control one group pretest-posttest design  sebanyak 18 Responden dengan teknik purpossive sampling. Dengan kuesioner pasien sesuai kriteria inklusi, observasi, wawancara, penilaian kekuatan otot dengan handgrip dynamometer dikelompokkan dalam Manual Muscle Testing. Menggunanan uji normalitas kemuadian paired T-Test dengan uji wilcoxon dengan siginificansi P. Value 0,000 dan t=-3.787. Hasil Penelitian Uji paired T-Test  dengan nilai P. Value 0,000 (<0,05), bahwa ada Efektivitas Pemberian Teknik Genggam Bola Karet Terhadap Pasien Stroke Ekstremitas Atas di RSAL Dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang. Peran perawat sebagai edukator tentang pentingnya dukungan keluarga diantaranya dukungan informasi, dukungan penilaian, dukungan emosional dan dukungan instrument dengan pemakaian bola karet sebagai peningkatan kekuatan otot.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Kipi) Dengan Pemberian Imunisasi Dpt Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Siantan Utara Syahwadi; Linda Widiastuti; Meily Nirnasari; Utari Yunie Atrie
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/tn738z71

Abstract

KIPI merupakan reaksi yang muncul setelah seseorang melakukan imunisasi dan dapat menjadi pertanda bahwa imunisasi sedang bekerja di dalam tubuh United Nations Children’s Fund (UNICEF, 2021). Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan pasca imunisasi (kipi) dengan pemberian imunisasi dpt pada balita di wilayah kerja Puskesmas Siantan Utara Method: pada penelitian ini menggunakan Metode penelitian deskriptif korelasi Adapun jumlah responden pada penelitian sebanyak 81 orang dan di pilih menggunakan metode cross sectional , data di kumpulkan kemudian akan diolah menggunakan formula SPSS dengan menggunakan uji statistikchi square Result: Karakteristik responden pada penelitian ini yang sebagian 24Tahun 39,5%, Karakteristik responden pada penelitian berdasarkan tingkat pendidikan yaitu SD Sebesar 41 reaponden (50,6%). Sementara Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan sebagian Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan 59 responden (72%). Distribusi Frekuensi pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan pasca imunisasi (kipi) dengan pemberian imunisasi dapat pada balita di wilayah kerja Puskesmas siantan  utara  yang  memiliki  pengetahuan  kurang  sebesar  48  responden  (58,5%). Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil dengan nilai p=,002 (p<0,05) yang artinya ada hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan paska imuniasi dengan pemberian imnunisasi DPT pada balita diwiayah kerja Puskesmas Siantan Utara Keeratan hubungan Hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan paska imuniasi dengan pemberian imnunisasi DPT pada balita diwiayah kerja Puskesmas Siantan Utara sebesar 0,004 yang berarti bahwa kekuatan hubungan antar kedua variabel yaitu sedang.