Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH GAMIFIKASI, PERSONALISASI, LOYALTY POINTS, DAN NOTIFIKASI PUSH TERHADAP RETENSI PELANGGAN DI APLIKASI BELANJA ONLINE DI LAMPUNG TIMUR Sugiono, Sugiono; Sandora, Putri; Perlindungan, Salmansyah
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 17, No 2 (2026): Technologia (April)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v17i2.23205

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut pelaku bisnis e-commerce untuk menerapkan strategi retensi pelanggan yang inovatif agar mampu mempertahankan loyalitas konsumen di tengah kompetisi yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gamifikasi, Personalization, Loyalty Points, dan Notifikasi Push terhadap Retensi Pelanggan pada aplikasi belanja online. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan sumber data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada konsumen aplikasi belanja online di Kabupaten Lampung Timur. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26, serta melalui uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²).Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi pelanggan, baik secara simultan maupun parsial. Variabel Loyalty Points memiliki pengaruh paling dominan dengan koefisien β = 0.402, diikuti oleh Personalization (β = 0.290), Gamifikasi (β = 0.171), dan Notifikasi Push (β = 0.181). Nilai R² sebesar 0.736 mengindikasikan bahwa 73,6% variasi retensi pelanggan dijelaskan oleh keempat variabel tersebut. Temuan ini memperkuat relevansi teori Self-Determination Theory (SDT), Expectation Confirmation Theory (ECT), Theory of Planned Behavior (TPB), dan Stimulus Organism Response (SOR) dalam konteks perilaku pengguna aplikasi e-commerce.Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada integrasi empat elemen strategis digital marketing, gamifikasi, personalisasi, program loyalitas, dan notifikasi push dalam satu model empiris yang komprehensif untuk menjelaskan mekanisme retensi pelanggan di platform belanja online. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengembang aplikasi dan manajer pemasaran digital untuk merancang pengalaman pengguna yang interaktif, relevan, dan berbasis motivasi intrinsik guna meningkatkan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan.
PENGARUH USER EXPERIENCE DESIGN, NAVIGATION EASE TERHADAP E-SATISFACTION DI APLIKASI MARKETPLACE MOBILE SHOPEE DI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI Sugiono, Sugiono; Sandora, Putri; Buchori, Buchori; Nurkholis, Nurkholis
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 17, No 2 (2026): Technologia (April)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v17i2.23207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh User Experience Design dan Navigation Ease terhadap E-Satisfaction pada pengguna aplikasi Marketplace Mobile Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, dengan pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 100 responden Generasi Z di Kecamatan Labuhan Maringgai. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi sebagai berikut:[Y = 17,000 + 0,340X₁ + 0,399X₂] di mana User Experience Design (X₁) dan Navigation Ease (X₂) berpengaruh positif terhadap E-Satisfaction (Y). Hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa User Experience Design memiliki nilai t = 5,038 (Sig. = 0,000) dan Navigation Ease memiliki nilai t = 5,995 (Sig. = 0,000), yang berarti keduanya berpengaruh signifikan terhadap E-Satisfaction. Hasil uji F (simultan) menunjukkan nilai F = 59,604 dengan Sig. = 0,000 (< 0,05), yang menandakan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap E-Satisfaction. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,549 menunjukkan bahwa 54,9% variasi kepuasan pengguna dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara 45,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mendukung teori User Experience (Norman, 2013), Technology Acceptance Model (TAM) (Davis, 1989), dan Expectation Confirmation Theory (ECT) (Oliver, 1980), yang menegaskan bahwa pengalaman desain dan kemudahan penggunaan merupakan determinan utama kepuasan digital. Penelitian ini juga mengonfirmasi bahwa Generasi Z memiliki sensitivitas tinggi terhadap kualitas visual dan kemudahan navigasi aplikasi.
The Influence of Marketing Strategy and Achievement Quantity on Consumer Purchasing Decisions of Wardah Products at the Femina Metro Lampung Store Sugiono; Aliyah, Hikmatul; Buchori; Fenny Yulia Putri
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran dan kuantitas achievement terhadap keputusan pembelian konsumen produk Wardah di Toko Femina Metro Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian valid dengan nilai r hitung > 0,361 dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha > 0,80. Uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas (Tolerance > 0,10; VIF < 10), dan tidak terjadi heteroskedastisitas. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa strategi pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,462 dan signifikansi 0,001. Kuantitas achievement juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai koefisien sebesar 0,381 dan signifikansi 0,003. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F hitung sebesar 21,457 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,613 menunjukkan bahwa 61,3% keputusan pembelian dipengaruhi oleh strategi pemasaran dan kuantitas achievement. Kesimpulannya, strategi pemasaran dan kuantitas achievement memiliki peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen, sehingga perusahaan perlu mengintegrasikan kedua aspek tersebut untuk meningkatkan kinerja pemasaran.
Edukasi Mitigasi dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran pada Sektor Rumah Tangga Harianto, Harianto; Kurniawan, Danang; Wulandari, Siska Putri; Widodo, Sugeng; Sugiono, Sugiono; Susilowati, Ernik; Aliska, Celvin Putra; Azhar, Rio Wijaya
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1776

Abstract

Kebakaran pada sektor rumah tangga merupakan salah satu ancaman domestik yang sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian material maupun korban jiwa, terutama apabila masyarakat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pencegahan serta penanganan awal kebakaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mitigasi serta kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran pada skala rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada hari Sabtu, 15 November 2025, pukul 07.00–09.00 WIB, dengan melibatkan 20 orang ibu-ibu PKK Desa Dagangan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, sesi tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung pemadaman api sederhana menggunakan kompor gas dan kain basah. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi peserta, keaktifan dalam diskusi, serta kemampuan peserta dalam mempraktikkan teknik pemadaman api sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusiasme, terlibat aktif dalam sesi diskusi, dan mampu mempraktikkan langkah penanganan awal kebakaran secara langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mitigasi kebakaran berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi kebakaran rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya preventif untuk mendukung terciptanya lingkungan rumah tangga yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi situasi darurat.
Teologi Kerja Paulus (2 Tesalonika 3:10-11): Peran Gereja Mengatasi Pengangguran Generasi Z APRILIO TITUS GUMELAR; SUGIONO SUGIONO
Ra'ah: Journal of Pastoral Counseling Vol. 6 No. 1 (2026): JUNE
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/r.v6i1.828

Abstract

Unemployment among Generation Z presents a serious challenge amidst the digital economic shift affecting social and spiritual aspects. This study aims to address: how Paul’s theology of work in 2 Thessalonians 3:10–12 is understood and what its implications are for the role of the church. The method employed is a qualitative approach through biblical exegesis and hermeneutics, supported by a literature review. The research findings indicate that work is a responsibility of faith that rejects passivity and dependency, and forms part of the Christian witness of life. Based on these findings, the church is understood as an agent of transformation that plays a role in shaping the work ethic, self-reliance, and responsibility of the younger generation. Consequently, the church needs to develop an integrative programme combining spirituality and economic empowerment as a concrete response to Generation Z unemployment.
IMPLEMENTATION OF THE REGULATION OF THE HEAD OF THE NATIONAL DISASTER MANAGEMENT AGENCY NUMBER 9 OF 2008 CONCERNING RAPID RESPONSE TEAM PROCEDURES: Implementasi Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 9 Tahun 2008 Tentang Prosedur Tim Reaksi Cepat Sugiono; Harianto; Endang Murti
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 3 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i3.8742

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Regulation of the Head of the National Disaster Management Agency Number 9 of 2008 concerning the Procedures of the Rapid Response Team (TRC) in Ngawi Regency in efforts to conduct disaster management in a rapid, accurate, and coordinated manner. This research applies the policy implementation theory perspectives of Donald Van Meter and Carl Van Horn, which emphasize six variables of successful policy implementation: policy standards and objectives, resources, characteristics of implementing agencies, attitudes or dispositions of implementers, inter-organizational communication, and social, economic, and political environments. The research method used is descriptive qualitative research, with data collected through interviews, observations, and documentation. The results show that the implementation of the Rapid Response Team procedures in Ngawi Regency has generally been carried out in accordance with existing regulations, particularly in the aspects of initial coordination and emergency response. However, the implementation process still faces several obstacles, including limited human resources with specialized disaster management competencies, inadequate supporting facilities and infrastructure, and logistical distribution challenges caused by geographical conditions and difficult terrain. In addition, inter-agency coordination is a crucial factor that greatly determines the effectiveness and success of disaster response efforts in Ngawi Regency.
ANALISIS POSTUR KERJA DENGAN METODE REBA UNTUK MEMINIMALKAN RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PETUGAS KEBERSIHAN DI GEDUNG CENTENNIAL TOWER Rainbowono, Robin; Sugiono
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 14 No. 8 (2026):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail rainbowonorobin@gmail.com atau sugiono_ub@ub.ac.id   Dipublikasikan tanggal: 20 Juli 2026
TRANSFORMASI PENGHARAPAN ESKATOLOGIS ANAK-ANAK ALLAH DI TENGAH PENDERITAAN: KAJIAN EKSEGETIS ATAS ROMA 8:18–30 Tresya Tresya; Sugiono Sugiono
Alucio Dei Vol 10 No 1 (2026): Alucio Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v10i1.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis makna transformasi pengharapan anak-anak Allah di tengah penderitaan berdasarkan Roma 8:18–30. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutika eksegetis historis-kritis, penelitian ini menafsirkan teks untuk memahami pandangan Paulus tentang relasi antara penderitaan dan pengharapan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penderitaan bukanlah tanda ketidakhadiran Allah, melainkan bagian dari proses menuju kemuliaan bersama Kristus. Dalam konteks modern yang sarat penderitaan eksistensial, sosial, dan rohani, pengharapan eskatologis berfungsi bukan hanya sebagai penghiburan, tetapi juga sebagai kekuatan pembentuk ketekunan dan transformasi iman. Roh Kudus berperan aktif meneguhkan orang percaya dalam menghadapi penderitaan, mengarahkan mereka pada partisipasi dalam rencana keselamatan Allah yang kekal.
Membangun Identitas Diri di Tengah Maraknya Persekusi: Analisa Teks Alkitab Berdasarkan Surat 1 Petrus 2:11-17 Stefany Sabrina Tanani; Sugiono Sugiono
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 7, No 1 (2025): Teologi dan Pendidikan Kristen - Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v7i1.359

Abstract

Building self-identity amidst widespread persecution is very important.  The aim of this writing is to find a way to build self-identity in the midst of widespread persecution of Christians through analysis of the letter 1 Peter 2:11-17.  This research was written using a qualitative descriptive method with a hermeneutic approach. From the findings obtained, building self-identity amidst widespread persecution is as follows; Recognizing oneself as a foreigner and foreigner, avoiding destructive worldly desires, living a life that is tested in the midst of the world, obeying government authorities, living as a servant of God, respecting all people and kings.  The letter 1 Peter 2:11-17 provides important guidance for Christians in facing persecution by building a strong self-identity.  So that Christians can continue to hold firmly to their faith.AbstrakMembangun identitas diri di tengah maraknya persekusi sangatlah penting.  Tujuan dari penulisan ini ialah menemukan cara membangun identitas diri di tengah maraknya persekusi terhadap orang Kristen melalui analisa surat 1 Petrus 2:11-17.  Penelitian ini ditulis dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan ilmu hermeneutik. Dari hasil temuan diperoleh membangun identitas diri di tengah maraknya persekusi sebagai berikut; mengakui diri sebagai orang asing dan pendatang, menghindari keinginan duniawi yang merusak, menjalani kehidupan yang teruji di tengah dunia, taat pada otoritas pemerintah, hidup sebagai hamba Allah, menghormati semua orang dan raja.  Surat 1 Petrus 2:11-17 memberikan panduan penting bagi orang Kristen dalam menghadapi persekusi dengan membangun identitas diri yang kokoh.  Sehingga orang Kristen dapat terus berpegang teguh pada iman kepercayaannya.
Baptisan Roh Kudus yang Alkitabiah: Upaya Menjawab Perbedaan Pendapat di Kalangan Denominasi Gereja Daniel Setiawan Giamulia; Sugiono Sugiono
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 6, No 2 (2024): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen - Agustus 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v6i2.310

Abstract

The aim of writing in this scientific journal is to obtain a comprehensive picture of the Biblical baptism of the Holy Spirit.  The term baptism in the Holy Spirit is not a new term for churches, especially for Pentecostal churches.  Understandings of the teachings of the baptism of the Holy Spirit are very diverse.  Each church has a different dogma.  This resulted in quite a lot of division among believers.  These differences in views and opinions became the impetus for the author to investigate the Bible data regarding Spirit baptism.  The research method used is descriptive qualitative with a literature study approach and inductive interpretation. The result obtained is that the baptism of the Holy Spirit has the meaning of entering believers into the Body of Christ. Jesus Christ who baptized the Holy Spirit. There are two ways in which the baptism of the Holy Spirit occurs, namely without the laying on of hands and with the laying on of hands.  The result of the baptism in the Holy Spirit is receiving the gift of the Holy Spirit, becoming a member of the Body of Christ and becoming one in the death, burial and resurrection of Christ.AbstrakTujuan penulisan dalam jurnal ilmiah ini ialah bermaksud untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai baptisan Roh Kudus yang Alkitabiah.  Istilah baptisan Roh Kudus bukan merupakan istilah yang baru bagi Gereja-gereja khususnya bagi Gereja beraliran Pentakosta.  Pemahaman tentang ajaran baptisan Roh Kudus begitu beragam.  Setiap gereja memiliki dogma yang berbeda.  Hal ini mengakibatkan cukup banyak perpecahan di antara orang-orang percaya.  Perbedaan pandangan dan pendapat tersebut menjadi dorongan untuk penulis menyelidiki data-data Alkitab mengenai baptisan Roh.  Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan Tafsiran Induktif. Hasil yang diperoleh ialah Baptisan Roh Kudus memiliki pengertian yakni memasukkan orang percaya kedalam Tubuh Kristus. Yesus Kristus yang membaptis Roh Kudus. Cara terjadinya baptisan Roh Kudus ada dua yaitu tanpa penumpangan tangan dan dengan penumpangan tangan.  Akibat dari baptisan Roh Kudus menerima karunia Roh Kudus, menja dianggota Tubuh Kristus dan menjadi satu dalam kematian, penguburan dan kebangkitan Kristus.