Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Siswa dalam Berwirausaha di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru Suparmi, Suparmi; Rambe, Paijan; Putri, Asri Neli; Warni, Shanti; Alim, Melvi Lesmana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur seberapa besar faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa-siswi dalam berwirausaha di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuisioner dan observasi. Secara garis besar teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui tinggi rendahnya faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa dalam berwirausaha di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru adalah statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor dominan yang mempengaruhi minat siswa dalam berwirausaha dilihat dari faktor instrinsik, yaitu: motivasi, kebutuhan akan pendapatan, harga diri dan perasaan senang. Berdasarkan jumlah persentase dari kategori kecenderungan yang tinggi, sub variabel motivasi sebesar 82,8%, kebutuhan akan pendapatan sebesar 67,2%, harga diri sebesar 55,2% dan perasaan senang sebesar 17,2%. Diantara keempat sub variabel dari faktor instrinsik, sub variabel motivasi merupakan faktor yang paling dominan dalam membuat minat siswa dalam berwirausaha. 2) Faktor dominan yang mempengaruhi minat siswa dalam berwirausaha dilihat dari faktor ekstrinsik, yaitu: lingkungan keluarga, peluang dan pendidikan. Berdasarkan persentase ketiga sub variabel tersebut berada pada posisi kategori kecenderungan yang tinggi, sub variabel lingkungan keluarga sebesar 84,5%, peluang sebesar 22,4%, dan pendidikan sebesar 17,2%. Diantara ketiga sub variabel dari faktor ekstrinsik, sub variabel lingkungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan dalam membuat minat siswa dalam berwirausaha. 3) Faktor dominan yang mempengaruhi minat siswa-siswi dalam berwirausaha dilihat dari faktor instrinsik dan faktor ekstrinsik adalah faktor ekstrinsik.
Pendampingan dalam Menghadapi Pengaruh Negatif SMARTPHONE pada Anak (Usia TK) Jamaah Masjid Raudhatul Jannah Pekanbaru Joni, Joni; Alim, Melvi Lesmana; Zulhendri, Zulhendri
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v2i1.5445

Abstract

Pengaruh media audio dan visual seperti smartphone yang lebih intens dan lebih menarik bagi anak dikhawatirkan akan meniru mentah-mentah apa yang ditonton atau dimainkan dari smartphone sehingga memberian dampak negatif bagi perkembangan anak, adapun metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah metode  ceramah yang dilanjutkan dengantanya jawab untuk memperdalam pengetahuan dan meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pengaruh negatif smartphone. Kesimpulan dari rentetan kegiatan pengabdian masyarakat adalah masih banyak orang tua yang tidak paham bahaya dari paparan smartphone meskipun juga ada sisi positifnya, masih ada anggapan dari orang tua bahwa pemberian samrtphone adalah bentuk konpensasi ketidak hadiran orang tua pada anak, dari kesimpulan di atas maka saran tim pengabdian masyarakat memberikan saran sebagai berikut: Sebagai orang tua perlu kiranya untuk membekali diri dengan keilmuan tentang smartphone kegunaan dan bahayanya sehingga mampu memprotek anak dari bahaya paparan smartphone itu sendiri kehadiran orang tua tidak dapat tergantikan dengan pemberian smartphone, jadi perlu kiranya orang tua memperbanyak kesempatan bersama anaknya (family time), sekaligus menilai atau mengamati perkembangan anaknya
Model Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Viora, Dwi; Alim, Melvi Lesmana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13226

Abstract

Model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang menggambarkan prosedur/langkah-langkah pembelajaran secara sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pemahaman tentang model pembelajaran diperlukan oleh guru, begitu juga dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi kepustakaan atau dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa model pembelajaran memiliki beberapa karakteristik, yaitu syntax, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung, dan dampak/efek dari model pembelajaran. Berikut ini beberapa model pembelajaran yang bisa diterapkan di dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. 1) Keterampilan mendengarkan: a) model retelling stony, bisik berantai, menyimak secara langsung/DLA (Direct Listening Activities), identifikasi kata kunci, memperluas kalimat, dan menyelesaikan cerita. 2) Keterampilan berbicara: a) model listening team, b) model in the news, dan c. model siapa dan apa saya. 3) Keterampilan membaca: a) kegiatan membaca berpikir terarah (Model Directed Reading Thinking Activity) (DRTA), b) Model K-W-L, c) Model PORPE, dan d) model ECOLA (Extending Consept trought Language Activities). 4) Keterampilan menulis: a) model brainstorming, b) model brain writing, c) model roundtable, d) model brown, e) Model sugesti–imajinasi. Setiap model pembelajaran ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masih sehingga guru harus bisa memilih model yang cocok. Sesuai dengan tujuan pembelajaran, sifat materi pelajaran, ketersediaan fasilitas dan sarana, kemampuan pembelajar, kondisi pembelajar, dan alokasi waktu.
Penggunaan Media Puzzle untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa di Sekolah Dasar Negeri 192 Pekanbaru Permadani, Rizky; Kusuma, Yanti Yandri; Zulfah, Zulfah; Alim, Melvi Lesmana; Hardi, Vitri Anggraini
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1872

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil keaktifan belajar siswa kelas III tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 192 Pekanbaru dengan media Puzzle. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 192 Pekanbaru. Subjek yang digunakan sebanyak 32 orang siswa yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus yang setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan tes menulis karangan deskripsi, lembar observasi guru dan siswa sebagai tingkat keterlaksanaan dan pencapaian dalam menggunakan media Puzzle. Teknik analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui terdapat peningkatan keaktifan belajar siswa pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia. Data awal pratindakan ketuntasan belajar 31%, pada siklus I meningkat menjadi 38%, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 44% kemudian pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 72%, dan siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 81%. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan metode Puzzle meningkatkan Keaktifan belajar Siswa Kelas III dapat SDN 192 Pekanbaru.
Pengaruh Media Sticky Magnetic Board terhadap Kemampuan Pengenalan Bentuk Geometri Anak Usia 5-6 Tahun di TK Mutiara Bunda Tatiana, Tatiana; Amalia, Rizki; Joni, Joni; Daulay, Musnar Indra; Alim, Melvi Lesmana
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.547

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan pengenalan geometri anak usia lima sampai enam tahun di TK Mutiara Bunda belum berkembang secara optimal. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Apakah terdapat pengaruh penggunaan media sticky magnetic board terhadap kemampuan pengenalan geometri anak usia lima sampai enam tahun di TK Mutiara Bunda Bangkinang Kota. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh media sticky magnetic board terhadap kemampuan pengenalan geometri anak usia lima sampai enam tahun di TK Mutiara Bunda Bangkinang Kota. Metode penelitian ini adalah Quasy Eksperimen yang dilaksanakan dalam empat kali  pertemuan. Waktu penelitian dilaksanakan mulai sepuluh Maret hingga delapan belas Maret dua ribu dua puluh tiga. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh media sticky magnetic board terhadap kemampuan pengenalan bentuk geometri anak usia lima sampai enam tahun di TK Mutiara Bunda Bangkinang Kota. Teknik pengambilan data menggunakan SPSS versi dua puluh enam dengan uji paired sample test.
Bimbingan Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences di TK Taskim Pekanbaru Joni, Joni; Alim, Melvi Lesmana; Sumianto, Sumianto
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Dedikasi 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v1i1.3

Abstract

Multiple intelligences sering digunakan oleh para pendidik di sekolah, karena pelaksanaan pembelajaran berbasis multiple intelligences ini sebuah proses pembelajaran yang harus dipahami setiap guru untuk memperbaiki kualitaspembelajaran. Dalam teori multiple intelligences menekankan pada kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan dapat menciptakan suatu produk atau karya. Pada pelaksanaan pembelajaran yang terdapat di TK Taskim Pekanbaru ini dilakukan tidak berpijak pada gaya belajar anak didik. Dalam proses pelaksanaan pembelajaran berbasis multiple intelligences guru mengajar dengan memahami gaya belajar yang dimiliki oleh anak didik tersebut, sehingga proses pembelajaran dapat tercapai dengan baik tentunya berdasarkan pada aspek-aspekkecerdasan jamak/multiple intelligences. Dalam pelaksanaan pembelajaran yang mengarah pada aspek kecerdasan anak guru tidak dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu pada kecerdasan kognitif saja. Guru lebih pada kegiatan belajar dan bermain dengan memberikan variasi metode yang mampu merangsang kecerdasan setiap anak didik secara kooperatif, adanya aktivitas seni, serta mendesain cara mendidik yang disesuaikan dengan perkembangan anak usia dini.
Bimbingan Karya Tulis Ilmiah sebagai bentuk Persiapan dalam Penulisan Skripsi Joni, Joni; Fauziddin, Mohammad; Alim, Melvi Lesmana
Journal of Digital Community Services Vol. 1 No. 1 (2024): January
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v1i1.8

Abstract

Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) merupakan kegiatan pengembangan mahasiswa. Sebagai salah satu pengembangan, mahasiswa diharapkan mampu menyusun karya tulis ilmiah. Keterampilan menulis sangat penting bagi mahasiswa karena merupakan syarat untuk memperoleh ijazah pendidikan S1. Persyarat ini seringkali menjadi kendala untuk menyelesaikan gelar sarjana bagi mahasiswa, karena kemampuan dan minat menulis di kalangan mahasiswa masih rendah. Sedangkan kemampuan menulis merupakan keterampilan dasar yang penting untuk dikuasai. Menulis karya tulis ilmiah (skripsi) bukanlah hal yang mudah, butuh berkali kali membaca, menulis, menganalisis merevisi, berkonsultasi dan lain sebagainya. Diantara hal yang paling sulit dalam menulis skripsi ialah “memulai”, tak jarang dari kita lambat dalam menulis skripsi bahkan tidak selesai menulis skripsi karena tidak tahu harus memulai darimana. Banyaknya kesulitan yang dihadapi mahasiswa juga dikarenakan mahasiswa tidak mempunyai kemampuan dalam menulis, kemampuan akademis yang kurang memadai. Berdasarkan peraturan akademik yang berlaku di lingkungan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, disebutkan bahwa batas maksimal studi bagi jenjang Pendidikan S1 adalah 14 semester. Jika mahasiswa melebihi batas maksimal masa studi tersebut, maka konsekuensi yang harus di tanggung oleh mahasiswa adalah di DO/dikeluarkan dari Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Hal ini tentu saja bisa berdampak negative baik baik mahasiswa yang bersangkutan maupun institusi Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai dan prodi SI PG-PAUD.
Penerapan Metode Inquiry untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dalam Pembelajaran IPA di UPT SDN 010 Siabu Widodo, Regita Berlian; Sumianto, Sumianto; Alim, Melvi Lesmana; Ananda, Rizki; Surya, Yenni Fitra
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.8524

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi pembelajaran yang masih didominasi oleh guru, siswa tidak berani tampil dan menyampaikan pendapat, serta siswa kesulitan memahami materi yang disampaikan guru. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan metode inquiry untuk meningkatkan keterampilan proses sains dalam muatan IPA di SDN 010 Siabu. Penelitian ini adalah jenis penelitian Tindakan kelas dengan dua siklus yaitu siklus I dan siklus II dengan tahapan perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SDN 010 Siabu yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi dengan menggunakan instrument berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta lembar observasi keterampilan proses sains. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dari hasil wawancara dengan guru dan analisis kuantitatif dari hasil observasi keterampilan proses sains siswa. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan pembelajaran metode inquiry yaitu mempersiapkan silabus, RPP, lembar kerja  siswa dan lembar observasi siswa dan guru serta lembar observasi keterampilan proses sains. Keterlaksanaan pembelajaran terlihat dari aktivitas guru menerapkan metode inquiry dari 85% meningkat menjadi 90,84% terlaksana dengan sangat baik. Hal ini menyebabkan peningkatan juga pada keterampilan proses sains siswa dari 63,71 pada siklus I meningkat sebanyak 28,13 menjadi 91,84 sangat baik pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode inquiry dapat meningkatkan keterampilan proses sains dalam pembelajaran muatan IPA di SDN 010 Siabu.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN KERJA SAMA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Dea Mirnanda; Dwi Viora; Muhammad Syahrul Rizal; Melvi Lesmana Alim; Mohd. Fauziddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.34641

Abstract

This research is motivated by the author's concern regarding the lack of student collaboration in Indonesian language learning. Indonesian language learning needs to emphasize the attitude of cooperation among individuals in a group to complete tasks, share information and knowledge, and work together in a group to complement each other in achieving common goals. The purpose of this study is to improve student collaboration in the Indonesian language subject for fifth-grade students at State Elementary School 003 Pulau Jambu, Kuok District. This research was conducted in the even semester of the 2024/2025 academic year at State Elementary School 003 Pulau Jambu, Kuok District. The research method used is classroom action research (CAR). The subjects of this study are the fifth-grade students of State Elementary School 003 Pulau Jambu, Kuok District, for the 2024/2025 academic year. Data collection was conducted using observation sheets as instruments. Data analysis utilized both qualitative and quantitative tests. The results of this study indicate that the application of the cooperative model type lottery cards can improve collaboration among fifth-grade students at State Elementary School 003 Pulau Jambu, Kuok District. The improvement can be seen from the number of students collaborating in cycle I, which consisted of 15 students with a percentage of 65.21%, and the number of students who did not collaborate, which amounted to 8 students with a percentage of 34.78%. In cycle II, the number of students collaborating increased to 21 students with a percentage of 91.30%, while the number of students who did not collaborate decreased to 2 students with a percentage of 8.69%. Since the number of students who did not collaborate decreased from cycle I to cycle II, this research is considered successful.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Azizah; Melvi Lesmana Alim; Moh. Fauziddin; Lusi Marleni; Rizki Ananda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.35182

Abstract

This research is motivated by the low critical thinking ability in the learning of science class V UPT SDN 003. Bangkinang. One solution to overcome this problem is by applying the Problem Based Instruction (PBI) learning model. The purpose of this study is to describe the improvement of critical thinking ability in science learning by applying the Problem Based Instruction (PBI) model of class V students of UPT SDN 003 Bangkinang. The research method is classroom action research (CAR) which is carried out in two cycles. Each cycles consists of two meetings and four stages, namely, planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 22 class V students. Data and collection techniques were observation and documentation. Based on the results of data analysis, it can be seen that the increase in the results of students’ critical thinking abilities after the action, the average completeness of the results of critical thinking abilities was only 68 whith classical completeness of 40,90%, then in cycle I meeting I increased to 72 whith classical completeness of 50%, then in cycle I meeting II increased to 75 whith classical clompeteness of 59,10%. Furthermore, cycle II meeting I increased to 80 with classical clompeteness of 72,72% and cycle II meeting II increased to 83 with classical clompeteness 86,36%. Therefore, it can be concluded that the applicatition of the Problem Based Instruction (PBI) model can improve crotical thinking skills in science learning for fifth grade students of UPT SDN 003 Bangkinang.
Co-Authors Ade Yelda Hastriati Agus Sulastio Ahmadi, Dedi Aisyah Nurul Hurriyah Sani Amat Hidayat Amin Yusi Nur Sa’ida Amir Luthfi Anggraini, Vitri Anggraini, Vitri Arif Mudi Priyatno Aris Tarmizi Asmarani, Zulfa Asri Neli Putri Astuti Azizah Citra Ayu, Citra Darmanina Lisanti Darsih, Darsih Dea Mirnanda Dedi Ahmadi Derlita Hutasoit Dessy Heriyani Desy Gusmisari Dianawati Dianawati Dwi Fungsiari Dwi Viora Eliza Ayu Wardani Eri Yanti Eri Yanti Erlina Ratna Asmara Fahzia Rahma Fatmasari, Osti Finegirls Hutasoit, Luxy Fungsiari, Dwi Hadi, Cipto Hardi, Vitri Anggraini Harisa, Riris Harisa, Riris Herwina, Herwina Hestina, Rina Iis Aprinawati Ika Nuansa Fitri Jerito Pereira Jery Dariansyah Jesi Alexander Alim Joni Joni Joni Joni, Joni Kartini, Tisah Kasman Edi Putra Kesumawati, Sri Wahyuni Khairun Nisa Kusuma, Yanti Yandri Lasiah, Lasiah Lisanti, Darmanina Lovita, Resi Lusi Marleni, Lusi M. Syahrul Rizal M. Yogi Riyantama Isjoni Masrul Masrul Mega Sulastari Meza Mardita Meza Miftahul Amalia Mohammad Fauziddin Mohd. Fauziddin Mulyasari, Rini Muslimah, Afriliyanti Muslimah, Afriliyanti Musnar Indra Daulay Nadila, Putri Naila Fauza Naimah Naimah Nelti Rizka Nenggolan, Rusmiyati Neni Hermita Nopa Wilyanita Novi Yeanti Novika Herawati Nur Asnia Nur Aviva Zahara Nurhaswinda Nurlita Nurlita Nurmala Dewi Nurmala Dewi, Nurmala Nurmalina Nurmalina Nurmalina Nurmalina Nurmalina, Nurmalina NURWAHIDAH NURWAHIDAH Pahrul, Yolanda Permadani, Rizky Putri Asilestari, Putri Putri Nadila Putri Rahayu Rahma yesi Rahmah Rahmah Rahmatulhusna Rambe, Paijan Ramdhan Witarsa Rani, Afriza Rahma Ranti, Ranti Resnalti Resnalti Rinaldi, Edo Rizal, Muhammad Syahrul Rizki Amalia Rizki Amalia Rizki Ananda Rizky Agustina Wulandari Romi Laspita Rosinta, Rosi Sandra Handayani Sutanto Saputri, Meylinda Mega Christina Sari, Lili Sari, Vigi Indah Permatha Silvia Rizki Silvia Rizki, Silvia Sinta, Dewi Sumianto Sumianto Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi susanti, riza Susi Herlinda Swandra Rahayu SYAHRIAL SYAHRIAL Syahrial Syahrial Tatiana, Tatiana Tommy Tanu Wijaya Ulva, Maria Vigi Indah Permatha Sari Viora, Dwi Vitri Angraini Hardi Warni, Shanti Waslimah, Elisa Widodo, Regita Berlian Wulandari, Rizky Agustina Yenda Puspita Yenni Fitra Surya Yolanda Pahrul Yusnira Zaitir Rahma Zohiri, Luthfi ZULFAH Zulfah Zulfah Zulhendri Zulhendri Zulhendri