Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Senyawa Fitokimia Secara Kualitatif dari Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Prayitno, Sutrisno Adi; Utami, Dwi Retnaningtyas
Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Science (HERCLIPS) Vol 6 No 01 (2024): HERCLIPS VOL 06 NO 01
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/herclips.v6i01.8213

Abstract

Daun sirih merah (Piper Crocatum Ruiz & Pav.) salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai tanaman herbal karena banyak mengandung senyawa fitokimia. Senyawa fitokimia dalam tanaman memiliki peran dalam obat dan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeidentifikasi senyawa fitokimia yang ada pada ekstrak daun sirih merah. Bahan utama yang digunakan adalah daun sirih merah kering yang sudah dihaluskan menjadi serbuk (simplisia). Daun sirih merah dikeringkan dengan menggunakan oven selama 12 jam dengan suhu 65 oC. Metode yang digunakan dalam penelitian analisis kualitatif untuk mendeteksi keberadaan senyawa fitokimia dalam daun sirih merah. Teknik ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan menggunakan pelarut etanol yang memiliki konsentrasi 50%, 70% dan 90%. Hasil penelitian menunjukkan adanya senyawa fitokimia pada ekstrak daun sirih merah setelah dianalisis menggunakan teknik kualitatif. Senyawa fitokimia yang terdapat pada ekstrak daun sirih merah meliputi tanin, flavonoid, polifenol, saponin, alkoloid dan metabolit sekunder terpenoid (triterpenoid). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa senyawa fitokimia dapat diketahui dengan melakukan screening awal menggunakan reagen tertentu sesuai dengan jenis senyawa yang diidentifikasi. Disarankan untuk penelitian lebih lanjut tentang analisis kuantitatif pada senyawa tersebut.
Pengaruh Proporsi Tepung Ubi Ungu, Tepung Beras dan Maizena Terhadap Karakteristik Fisikokimia Edible Spoon Rizqa Arya Puspita; Adi Prayitno, Sutrisno; Retnaningtyas Utami, Dwi
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 5 No. 01 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jtfp.v5i01.1690

Abstract

Limbah plastik dari peralatan makan sekali pakai menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan di indonesia. Sebagian besar alat makan dari plastik karena sifat bahan yang ringan dan kuat, namun akan berdampak negatif bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan edible spoon, yaitu sendok yang dapat dimakan atau terurai secara alami sebagai alternatif ramah lingkungan dengan menggunakan bahan yang mudah terurai yaitu tepung ubi ungu sebagai bahan utama serta tepung beras dan maizena sebagai bahan pengikat. Metode yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan yang berbeda dari proporsi tepung beras, tepung ubi ungu dan maizena [P1 60:20:20], [P2 50:20:30], [P3 40:20:40], [P4 30:20:50], [P5 20:20:60], [P6 10:20:70]. Parameter uji meliputi kadar air, karbohidrat, daya rehidrasi dan daya patah, dengan analisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) pada α = 5%. Hasil menunjukkan bahwa proporsi tepung ubi ungu, tepung beras dan maizena berpengaruh signifikan terhadap kadar air, karbohidrat dan daya rehidrasi, tetapi tidak terhadap daya patah. Formulasi terbaik untuk kadar air ditemukan pada P3 (6,34%), kadar karbohidrat pada P4 (36,22%), daya rehidrasi pada P6 (0,10%), dan daya patah pada P2 (2.670,94 N). Formulasi ini unggul pada kadar air dan daya patah yang merupakan faktor penting dalam menentukan karakteristik edible spoon. Kata Kunci : Edible spoon, Fisikokimia, Tepung Ubi Ungu, Tepung Beras, Maizena.
PENINGKATAN KESADARAN KEBERSIHAN DIRI PADA KATERING DX MELALUI EDUKASI DAN PRAKTEK LANGSUNG Putri, Silvy Novita Antrisna; Ningrum, Sugiyati; Prayitno, Sutrisno Adi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6965

Abstract

Masyarakat banyak memanfaatkan usaha jasa katering untuk memesan makanan dan minuman apabila mereka sedang bekerja. Jasa katering harus menjamin produknya aman bebas dari kontaminasi berbahaya dengan cara meningkatkan kesadaran kebersihan diri. Pengabdian masyarakat di katering DX bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kebersihan diri dengan benar pada karyawan. Metode yang digunakan meliputi sosialisai, demonstrasi, tanya jawab, pelatihan, evaluasi dan monitoring yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil interview (pre test) bahwa karyawan katering DX belum memahami pentingnya kebersihan diri dengan benar. Setelah proses evaluasi dan monitoring pengabdian dilakukan diketahui bahwa, karyawan katering DX sudah memahami kebersihan diri dengan benar ditandai dengan semakin meningkatnya angka jumlah karyawan yang mampu mempraktekan cara mencuci tangan dengan benar dan menggunakan alat pelindung diri dengan tepat.
SOSIALISASI PENINGKATAN GIZI BALITA MELALUI OLAHAN HASIL LAUT UNTUK PRODUK NUGGET DI DESA BENDOLO KECMATAN SAWAHAN KABUPATEN NGANJUK Sutrisno Adi Prayitno; Dwi Retnaningtyas Utami; Rendra Lebdoyono; Reza Astika Wahyu Pramesti
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): DedikasiMU Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i2.9923

Abstract

Kesehatan pada balita merupakan faktor penting di dalam tumbuh kembang anak. Untuk emcapai pertumbuhan yang baik, maka perllu diberikan asupan yang bergizi pada anak terutama pada kelompok balita. Kondisi dan ketercukupan izi yang baik akan memberikan dampak yang positif pada anak balita. Pada usia balita pemenuhan gizi harus tercukupi dengan baik. Gizi yang diberikan memberikan pengaruh pada usia balita. Pengetahuan gizi pada orang tua harus diberikan secara mencukupi agar orang tua yang memiliki balita dapat optimal dalam memberikan makanan dalam keseharian. Gizi yng baik tidak hanya diberikan dalam makanan pokok tetapi juga bisa diberikan dalam bentuk kudapan sebagai snack yang disukai oleh balita. Masyarakat Desa bendolo umumnya sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan gizi dan sumber makanan yang mengandung gizi. Permaslahan yang ada pada masyarakat Desa Bendolo masih minim dalam mengolah makanan yang memiliki sumber gizi yang tinggi. Sehingga dalam kegiatan pengabdian ini, dilakukan sosialisasi dalam pemenuhan gizi pada Balita melalui pengolahan kudapan. Kudapan ini pada dasarnya tidak hanya dinikmati oleh balita, akan tetapi bisa dinikmati oleh berbagai kalangan umur. Produk yang disosialisasikan dan dianggap pening bagi masyarakat di Desa Bendolo adalah produk Nugget. Produk nugget ini banyak digemari oleh siapapun. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan nuget tersebut adalah daging ayam, udang, wortel dan ikan laut. Sumber bahan pangan tersebut dirasa memiliki protein yang cukup tinggi dan bisa dignakan dalam pemenuhan gizi anak, terutama dalam golongan usia balita. Dalam kegiatan ini menggunakan beberapa tahan diantaranya adalah survey lokasi dan diskusi kebutuhan sosialisasi, penentuan topik sosialisasi, pengaturan jadwal, kegiatan sosialisasi dan pelatihan, monitorin dan evaluasi. Dari hasil kegiatan didapatkan hasil bahwa masyarakat sudah dapat memahami pentingnya gizi pada anak balita. Selain itu, pengetahuan tentang gizi pada anak dan menyajikan makanan dapat meningkat setelah mengikuti pelatihan dan sosialisasi.
Faktor Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Instalasi Gizi RSUD Dr Soegiri Lamongan Irawayantiningsih, Kholifatul Yuli; Supriatiningrum, Dwi Novri; Prayitno, Sutrisno Adi
Ghidza Media Jurnal Vol. 6 No. 1 (2025): Ghidza Media Jurnal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ghidzamediajurnal.v6i1.9429

Abstract

Menurut studi pendahuluan yang dilakukan oleh ahli gizi penanggung jawab di Instalasi Gizi RSUD Dr Soegiri Lamongan, masih ditemukan ketidakpatuhan penggunaan APD pada penjamah makanan, misalnya, masih ditemukan penjamah yang tidak memakai masker dengan tepat, lupa tidak mengganti sepatu kerja, terlihat penjamah tidak menggunakan sarung tangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Kepatuhan Penggunaan APD di Instalasi Gizi Dr Soegiri Lamongan. Metode ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode in-depth interview yang melibatkan 14 responden yang terdiri dari 4 koki dan 10 pramusaji, dengan responden pendamping 2 ahli gizi dan 1 ahli gizi dari tim PPI. Hasilnya tingkat kepatuhan pegawai penjamah makanan dalam menggunakan APD dapat dikatakan masih kurang didasarkan dengan hasil observasi yang sudah dilakukan, sebagian besar penjamah sudah menggunakan APD lengkap, namun masih didapati penggunaan APD kurang tepat, seperti melepas pasang masker, lupa memakai sarung tangan, dan tidak mengganti sandal kerja. Kesimpulan faktor yang mempengaruhi penggunaan APD menurut hasil observasi dorongan rekan kerja dan motivasi.
Faktor Jumlah Sisa Makanan Bubur Halus Pada Pasien Ruang Bougenville 4 RSUD dr. Soegiri Lamongan Muntaqoh, Chamidah Dyah; Supriatiningrum, Dwi Novri; Prayitno, Sutrisno Adi
Ghidza Media Jurnal Vol. 6 No. 1 (2025): Ghidza Media Jurnal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ghidzamediajurnal.v6i1.9430

Abstract

Penyelenggaraan makanan di rumah sakit mendukung dalam mempercepat kesembuhan pasien. Sisa makanan pasien adalah salah satu indikator mutu dalam pelayanan gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali dan menganalisis secara kualitatif mengenai faktor yang mempengaruhi pasien rawat inap yang mendapat diet bubur halus di ruang Bougenville 4 RSUD Dr. Soegiri Lamongan menyisakan makanan. Penelitian dilakukan pada 3 november-30 november 2024. Desain penelitian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan fenomologi menggunakan wawancara semi terstruktur kepada pasien yang memiliki sisa makanan >20% melalui observasi langsung sisa makanan dengan pendekatan Comstock skala 7 poin pada 19 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pasien terhadap variabel yang diteliti antara lain rasa, besar porsi, variasi menu, tekstur, jadwal makan dan makanan dari luar berkaitan dengan sisa makanan. Pasien menyisakan makanan yang bentuk bubur halus dapat dikarenakan kondisi fisik, gangguan indera pengecap, kebiasaan makan dan jenis diet.
Characterization of Mannanase-Producing Bacteria from Porang Tubers (Amorphophallus muelleri Blume): Karakteristik Bakteri Penghasil Mannanase dari Umbi Porang (Amorphophallus muelleri Blume) Utami, Dwi Retnaningtyas; Prayitno, Sutrisno Adi; Rahim, Andi Rahmad; Ningrum, Sugiyati; Putri, Silvy Novita Antrisna; Patria, Domas Galih
jurnal makanan tropis dan teknologi agroindustri Vol 5 No 01 (2024): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jtfat.v5i01.1622

Abstract

Porang tubers have the potential as a source of carbon and energy for the growth of mananolytic bacteria. Mananolytic are bacteria producing mananase enzymes that are able to break down manan compounds and their derivatives. Mananase can be widely applied in the food, pharmacy, animal feed sectors, paper industries and many more. In this study, Ai isolate have been isolated and characterized, porang tubers are used as substrates for measuring the activity of mananase. The optimum temperature mananase at 40 ° C, stable at a temperature of 30 ° C-50 ° C, have optimum pH 7 and are stable at pH 4-7. Fe2+ was an activator, while Ca2+ and Mg ions were inhibitor of mananase.
Chemical Characterization of Coffee from Several Region of Indonesia (Cafein value, pH and Total Acid) Ningrum, Sugiyati; Prayitno, Sutrisno Adi
jurnal makanan tropis dan teknologi agroindustri Vol 4 No 02 (2023): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jtfat.v4i02.1625

Abstract

Coffee contains an active compound derived from the alkaloid group called caffeine. The content of active chemical compounds and various chemical properties of coffee are influenced by the area of the coffee is grown, the height of the plantation land, the type of coffee, and the processing process. In this research, a quantitative analysis of the chemical compounds and chemical properties of coffee from various regions in Indonesia was carried out with the aim of determining the caffeine content and acidity level (pH) as well as the total acid contained. This parameter is important to analyze due to it could influence the level of consumer acceptance. The method used in this research is the Completely Randomized Design (CRD) method using one research factor, the origin of the coffee area including Aceh coffee, Papua coffee, Wonosalam coffee, Sidikalang coffee and Ngawi coffee with the parameters observed being caffeine content, pH value and total titrated acid. The results showed that the caffeine content in Arabica Aceh, Excelsa Ngawi, Arabica Papua, Robusta Sidikalang and Excelsa Wonosalam meets the provisions of SNI 01-3542-2004, not more than 2% from 0.2% - 1.78%, the pH of these five coffee regions has significant differences from 5.69-6.55. These pH value has still considered safe for human consumption. Furthermore, the total acid value of these five types of coffee ranges from 0.97 to 1.36, with the total acid value of Sidikalang robusta being different from coffee from other regions.
Nutritional and Sensory Evaluation of Yogurt Drinks Based on Pure Milk and Low-Lactose Milk with Probiotic Fermentation: Evaluasi Nutrisi dan Sensoris Minuman Yogurt Berbasis Susu Murni dan Susu Rendah Laktosa dengan Fermentasi Probiotik Lebdoyono, Rendra; Azzahrya, Athaya Bella; Prayitno, Sutrisno Adi
jurnal makanan tropis dan teknologi agroindustri Vol 6 No 01 (2025): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jtfat.v6i01.1645

Abstract

Yogurt is a fermented product that is popular and easily accepted by the public because of its benefits and good nutrition. However, the presence of lactose intolerance disorder caused by milk is an obstacle to getting the benefits of yogurt, so it is necessary to develop by using low-lactose milk in yogurt drink products . This research is an experimental study that aims to compare the nutritional content and sensory value of yogurt drink based on whole milk and low-lactose milk with the addition of L. Plantarum Dad 13. pH test, proximate analysis and sensory analysis of yogurt drink were carried out. The results showed that fresh milk yogurt drink samples had a lower final pH compared to samples using low lactose milk (p>0.05). Meanwhile, the low lactose yogurt had a lower sugar content compared to whole milk-based yogurt (p>0.05). Although the content analysis showed insignificant results, yogurt drink with the addition of L. plantarum Dad-13 showed good nutritional content compared to whole milk yogurt. Sensory test showed that probiotic yogurt drink tended to be preferred due to its flavor and higher acceptance level compared to whole milk yogurt.
Uji Indeks Glikemik dan Organoleptik Keripik Berbahan Komposit Tepung Bebas Gluten yang Diperkaya Spirulina Platensis: Glycemic Index and Organoleptic Test of Gluten-Free Chips Made from Composite Flour Enriched with Spirulina Platensis Rahma, Amalia; Supriatiningrum, Dwi Novri; Prayitno, Sutrisno Adi; Mulyani, Endah; Ariestiningsih, Eka Srirahayu
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 2 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i2.2025.310-318

Abstract

Background: The World Health Organization (WHO) recommends consuming low glycemic index (GI) foods to manage blood glucose. The GI value of foods is influenced by the ratio of amylose to amylopectin and also the addition of bioactive compounds. Spirulina platensis is a type of microalgae rich in bioactive compounds, including phenolic acids and volatile compounds. Objectives: This study aimed to evaluate the glycemic index (GI) levels and organoleptic properties of chips made from gluten-free composite flour enriched with Spirulina sp. Methods: The research design was experimental. Three  formulations were tested: A413 (mocaf: 30%; cornstarch: 20%; corn grits: 20%; tapioca: 30%), A531 (mocaf: 30%; cornstarch: 20%; corn grits: 10%; tapioca: 40%), A249 (mocaf: 30%; cornstarch: 10%; corn grits: 20%; tapioca: 40%). The GI testing involved 10 respondents who met the following criteria: normal BMI, aged 20-40 years, drug-free, non-smoking, non-drinking, no history of chronic diseases, not pregnant or breastfeeding. The GI value was calculated based on the area under the curve (AUC) of blood glucose measurement before and after consuming the standard and test food at 0, 30, 60, 90 and 120 minutes. Organoleptic testing was conducted using a hedonic test with 35 semi-trained panelists. Results: Formula A531 had the lowest GI value (GI = 28) among the three formulations. There was no significant difference in scent and flavor between the three formulations. However, formula A531 was the most preferred in terms of texture (p-value = 0.029) and crispiness (p-value = 0.050) compared to the other formulations. Conclusions: Gluten-free chips enriched with Spirulina sp. (Formula A531) can serve as a healthy, low-glycemic-index snack alternative that is acceptable to consumers.
Co-Authors Agnesia, Dian Agnesia Agnesia, Dian Agnesia Agustin Mardiana, Nur Ainanda Al Fatina Ainanda Alfatina AISYAH, PUTRI NUR Alfiyatus Salimah Amalia Rahma Aminin Aminin Aminin, Aminin Andi Rahmad Rahim Andrean Fajar Kusuma Annafi Tazhkira Aulia Aditi Meisyah Ayu Safitri, Nur Maulidiyah Azzahrya, Athaya Bella Budi, Setyo Chusnul Chotimah Dewi, Intan Iriani Domas Galih Patria Durrotul Ma'sumah Dwi Faqihatus S Dwi Novri S Dwi Novri Spriatiningrum Dwi Novri Supriatiningrum Dwi Retnaningtyas Utami Dwi Retnaningtyas Utami Eka Srirahayu Ariestiningsih Elfira Oktaviani Endah Mulyani, Endah Erni Sofia Murtini Fadeli Muhammad Habibie Fadjar Kurnia Hartati Firmani, Ummul Gawest Bagus Permana Hasanah, Khomarul Maulidatul Heri Purnama Pribadi Ikho Unniswati Ula Indah Permata Sari Intan Iriani Dewi Irawayantiningsih, Kholifatul Yuli Khomarul Maulidatul Hasanah Kurnia Pasa Dwi Putri Kurniati, Ade Rafita Kurniati, Ade Rafita kusnadi, joni kusnadi kusnadi, joni kusnadi Kusumawati, Rinda Lailiyah, Wiharyanti Nur Lebdoyono, Rendra Leliyana Candra Putri Lilla Puji Lestari M. Bambang Sigit S Ma’sumah, Durrotul Ma’sumah Maria Agustin Maria Agustini Ma’sumah, Durrotul Ma’sumah Meisyah, Aulia Adisti Meisyah, Aulia Aditi Muhammad Haqul Yaqin Muntaqoh, Chamidah Dyah Nadhifa Salsabila Nadhifah Salsabila Niam, Muhammad Khoirun Ningrum, Sugiyati Nofia Sofianti Nur Lailiyah, Wiharyanti Nur Maulida Safitri Nur Maulidiyah Ayu Safitri Nur Qomaria Nurjannah, Indah Nurtalitha Alifia Rochma Nurthalita Alifia Rochma Nurul Ainiyah Oktaviani, Elfira Patria, Domas Galih Puspita, Rizqa Arya Putri, Vita Maulidah Rahmad Jumadi Rahmad Yliandri Raida Amelia Ifadah Rendra Lebdoyono Restu Tjiptaningdyah Reza Astika Wahyu Pramesti Rizky Yon Exvivonda Vionella Saputri Rizqa Arya Puspita Rochma, Nurtalitha Alifia Rosydah, Dina Rosyidah, Dina Safrila, Vidya Rahmatil Salsabila, Nadhifah Saniyah, Mas'udatus Saniyah Saniyah, Mas'udatus Saniyah Sa’idah Luthfiyah Sholikhah, Desty Muzarofatus Silvy Novita Antrisna Silvy Novita Antrisna Putri Silvy Novita Antrisna Putri, Silvy Novita Antrisna Simamora, Gervbry Ranti Ramadhani Siti Juwariyah Sugiarto, Dinta Sugiyati Ningrum Tazhkira, Annafi Tazhkira Tazhkira, Annafi Tazhkira Ully Wulandari, Ully Utami, Dwi Retnaningtyas Wiwik Handayani Yahya, Achmad Tantowi Yusril Ihza Mahendra