Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi pengembangan gula aren menggunakan business model canvas Pakaya, Fitra; Rauf, Asda; Moonti, Agustinus
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 2, 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.33222

Abstract

Strategi adalah alat yang membantu bisnis mencapai tujuannya dalam waktu singkat. Selain itu, strategi dapat dilihat sebagai respons terhadap faktor eksternal seperti peluang dan ancaman, serta faktor internal yaitu kekuatan dan kelemahan yang dapat mempengaruhi perusahaan, strategi adalah induk komprehensif yang menjelaskan bagaimana suatu bisnis agar dapat mencapai tujuannya berdasarkan misi yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan penelitian 1) Untuk mengidentifikasi model usaha bisnis yang baru, 2) Untuk menganalisis strategi alternatif dalam pengembangan usaha yang sesuai melalui analisis SWOT pada setiap elemen Business Model Canvas. Metode analisis data menggunakan 9 elemen business model canvas untuk menganalisis gambaran model usaha bisnis yang baru dan penelitian ini juga menggunakan analisis SWOT pada setiap elemen business model canvas, untuk menganalisis strategi altenatif dalam pengmebangan usaha bisnis. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi model usaha bisnis dengan menggunakan pendekatan business model canvas terdapat enam elemen business model canvas yaitu customer segment, value proposition, customer relationship, key activities, key partnership, channel, key resource, cost structure. Hasil strategi pengembangan usaha bisnis di PT Sentra Mulia Sejahtera terletak di kuadran 1 yang artinya perusahaan memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada pada perusahaan.
Impact of management practices on the income of transmigrant farmers in Wonosari, Gorontalo Murtisari, Amelia; Irham, Irham; Moonti, Agustinus; Rahmatiah, Rahmatiah; Nurdin, Nurdin; Sartika, Pipit; Rahmanto, Happy Amanda Delicia
Agriekonomika Vol 13, No 2: October 2024
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v13i2.26194

Abstract

The transmigration program aims to improve welfare, mainly through wet rice farming. This research objectives are: 1) To analyze the management of wet rice farming in transmigration areas; 2) To analyze the income of wet rice farming in transmigration areas; and 3) To analyze the influence of management and other factors on the income of wet rice farmers in transmigration areas. A quantitative descriptive research method was employed, with sampling conducted through purposive sampling. The study identified two management models used by wet rice farmers. Model 1 employed the jajar legowo planting pattern, utilizing irrigation and labor from within and outside the family. Model 2 applied the tabela planting pattern, relying on both irrigation and borehole irrigation, and predominantly employs labor from outside the family. The average income of rice farmers in Model 1 was IDR 3,278,446.21 per planting cycle, while in Model 2, it was IDR 1,797,150.33. Factors affecting the household income of transmigrant wet-rice farmers include age, education, land area, and farm management model.