Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pertanian Ramah Lingkungan dan Pendidikan Anti Kekerasan pada Santri Pondok Pesantren M. Natsir Kabupaten Solok Islami, Syaifuddin; Ernita, Milda; Kornida, Dwi; Fridarti, Fridarti; Febrianto, Hary; yenti, Nurlinda; Rafindo, Hadi; Wulanda, Fanny; Mardius, Mardius
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v8i1.1122

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan praktik pertanian ramah lingkungan dan pendidikan anti kekerasan di Pondok Pesantren M. Natsir, Kabupaten Solok, yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Iman, Jorong Galagah, Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok pada tanggal 11 dan 12 Januari 2025. Praktik pertanian ramah lingkungan meliputi penggunaan pupuk organik, pengelolaan limbah pertanian, dan pengendalian hama secara alami untuk meningkatkan keberlanjutan pertanian dan kualitas lingkungan. Pendidikan anti kekerasan diberikan melalui seminar, diskusi interaktif, serta penyusunan modul dan metode pembelajaran yang menekankan penyelesaian konflik secara damai. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri dan pengelola pesantren mengenai kedua topik tersebut, dengan terciptanya lingkungan pesantren yang lebih damai dan berkelanjutan. Meskipun tantangan dalam perubahan perilaku masih ada, keberlanjutan dan kedamaian di lingkungan pesantren semakin meningkat setelah implementasi program. Program ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan generasi santri yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki keterampilan untuk hidup tanpa kekerasan. Diharapkan, model ini dapat diterapkan di pesantren lainnya untuk memperkuat keberlanjutan lingkungan dan kedamaian sosial di masyarakat
THE DISTRIBUTION OF PROFESSIONS IN THE CITY OF PADANG IN THE STUDY OF SOCIAL GEOGRAPHY Febrianto, Hary; Fermawati Zega; Desi Eka Putri; Rahman Budi; Yayang Askiyona
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol. 2 No. 2 Edisi April 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i2.581

Abstract

The distribution of professions in Padang City reflects the relationship between geographical factors and the socio-economic needs of the community. This research aims to analyse the distribution pattern of professions, such as the State Civil Apparatus (ASN), advocates, and the press in Padang City in the aspect of social geography studies. The methods used in this research are observation and literature study. Observations were conducted to identify the location of government offices, law firms, and press offices, while literature studies used secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) report and thematic maps. The results show that the civil servant profession is concentrated in the centre of government to support the efficiency of public services, particularly in West Padang and East Padang. Advocate firms are located around economic centres and courts, which facilitate access for people who need legal services. Meanwhile, the press profession is concentrated in the city centre to support fast and efficient information distribution. The distribution of these professions is influenced by accessibility, population concentration, and the socio-economic needs of the community. The findings provide an overview of how geographical factors play an important role in the distribution of professions in Padang City. It is hoped that this research can serve as a reference for more strategic development planning and human resource management in the future.  
PENYULUHAN BENCANA BANJIR KEPADA MASYARAKAT KAMPUNG TENGAH TAPAN KECAMATAN RANAH AMPEK HULU Yanto, Andri; Febrianto, Hary; Putri, Desi Eka; Leoni, Leoni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v8i2.1225

Abstract

Banjir memiliki kerentanan dan ancaman yang sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa dan harta benda. Banjir salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, tidak terkecuali pada Kabupaten Pesisir Selatan. Dampak yang dapat ditimbulkan dari bencana banjir ini sangat berbahaya seperti kerusakan fasilitas publik, kerusakan rumah, menimbulkan kerugian ekonomi, kesulitan air bersih, menimbulkan masalah Kesehatan, menimbulkan korban jiwa, akibat banjur dan gelodo sehingga melumpuhkan aktivitas masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mensosialisasi kesiapsiagaan mitigasi bencana banjir kepada masyarakat di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan Metode Ceramah yaitu Metode dengan cara memberikan materi pengetahuan dan pemahaman terhadap mitigasi bencana pada Masyarakat Kampung Binjai. Hasil penelitian Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di lingkungan masyarakat binjai menanggulangi masalah bencana banjir, menjadikan masyarakat dapat mengetahui secara kompleks atau luas dalam mencegahnya atau menanggulangi bencana banjir. Hasilnya yaitu berupa kegiatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai mitigasi bencana. tingkat kesiapsiagaan bencana alam banjir. Kesimpulan yang dapat dikemukakan bahwa pada saat sosialisasi kepada masyarakat mengenai mitigasi bencana terdapatnya peningkatan dalam bentuk presentase baik dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan walaupun ada beberapa item pertanyaan yang menunjukkan presentase kurang baik/kurang siap pada sikap dan keterampilan. Sebaiknya frekuensi edukasi dapat dilakukan secara terus menerus agar dapat meningkatan kesiapan dan keterampilan dalam menghadapi bencana banjir oleh masyarakat sekitar. Serta kesiapsiagaan melibatkan Pemerintah Daerah terkhusus Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Meaningful Productivity Strategy: The Key to Reducing Poverty In The 3T Region of The Mentawai Islands Sabagalet, Yudas; Zulfa, Zulfa; Febrianto, Hary; Yatim, Yenita
Journal of Humanity Studies Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jhs.2025.v4i2.10800

Abstract

The Mentawai Islands, as one of Indonesia's Frontier, Outermost, and Disadvantaged (3T) regions, face the challenge of structural poverty that contradicts its rich natural resources. This study aims to formulate the concept of "Meaningful Productivity" as a poverty alleviation strategy that integrates local cultural values with modern economic efficiency. Using descriptive qualitative methods, this study found that conventional productivity, which focuses solely on physical quantities, often fails because it ignores the socio-cultural context of Arat Sabulungan. The results of the discussion indicate that downstreaming of local commodities (sago and coconut) and the development of community-based ecotourism are key pillars of meaningful productivity. This strategy has been proven to increase income while maintaining cultural identity, which is key to economic sustainability in the 3T region. 
Rethinking Resilience through a Comprehensive Review of Persistent Challenges in Natural Disaster Management in Southeast Asia Desi Eka Putri; Hary Febrianto; Andri Yanto; Nina Ismayani
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 2 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i2.35512

Abstract

Southeast Asia is a global hotspot for natural disasters, where escalating frequency and severity, amplified by climate change, continuously test national and local resilience. This comprehensive review synthesizes and expands upon existing systematic analyses of disaster management in the region, offering a deep-dive exploration of persistent challenges. Building on a foundational systematic review that identified key literature (Samad et al., 2025), this article moves beyond simple identification to provide a deep, integrative discussion of the critical obstacles hindering effective disaster risk reduction (DRR). We analyze eight major thematic challenges: (1) inadequate preparedness, (2) inefficient response mechanisms, (3) deep-seated socio-economic vulnerabilities, (4) gaps in public education and risk perception, (5) fragile and exposed infrastructure, (6) economic constraints and resource misallocation, (7) fragmented government policies and governance, and (8) the complex role of local beliefs and culture. This review synthesizes findings from across the region, drawing on key studies from Indonesia, the Philippines, Thailand, Vietnam, and others. The analysis underscores the profound interconnectedness of these challenges, arguing that single-domain solutions are insufficient. The findings form the basis for a robust discussion on integrated policy-making, strategic investment, and community-centric approaches, concluding with actionable recommendations for scholars and practitioners to foster a more sustainable and resilient future for the region.
Identifikasi dan Evaluasi Potensi Geosite pada Kawasan Karst Nagari SImarasok dalam Mendukung Pengembangan Geopark Kabupaten Agam Sumatera Barat Hary Febrianto; Anggi Angraini; Osronita Osronita; Andri Yanto; Mory Yanti; Fermawati Zega; Desi Eka Putri
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 2 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i2.36381

Abstract

A geopark is a regional management concept that integrates geological heritage conservation, earth education, and local economic development through community-based geotourism activities. Based on Presidential Regulation No. 9 of 2019 and UNESCO guidelines, a geopark is defined as a protected area containing high-value geosites in terms of geoheritage, geodiversity, biodiversity, and cultural diversity, which is managed sustainably to improve welfare while fostering environmental awareness. In Indonesia, geopark development is directed as a conservation strategy and regional development instrument, including in West Sumatra Province, which includes a geopark program in its tourism development master plan. In this context, the active role of local governments and communities is key to the successful management of geoparks as geotourism destinations with educational, ecological, and economic value.
SEBARAN RUMAH TRADISIONAL DI KECAMATAN PAUH KOTA PADANG DALAM ASPEK KAJIAN GEOGRAFI BUDAYA Hary Febrianto; Annisa; Desi Eka Putri; Fatma Azahra; Rezi Triputra Candra
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.416

Abstract

Traditional Minangkabau traditional houses are also called Rumah Gadang. Rumah Gadang is a traditional house located in West Sumatra, Indonesia. This traditional house is used by the community as a residence for the Minangkabau people or tribe. Rumah Gadang resembles a ship. Rumah Gadang is also called the traditional bagonjong house (barter house) because it has a roof that has a tall, towering roof, like buffalo horns. In general, every form of traditional house has its own meaning or story, and the Gadang traditional house is no exception. Not only do they have oval roofs, it turns out that traditional Minang Kabau houses, especially those in the city of Padang, have a cart roof in the form of a gable roof. This house is called Rumah Gadang Kajang Padati. This research aims to find out the distribution of traditional houses/old/ancient house types in the Pauh sub-district, Padang City. This research uses observation and literature study methods. This research shows the distribution of traditional houses/old/ancient house types spread across the Pauh sub-district, Padang City. In this research we can also find out the types of traditional houses spread across the Pauh sub-district, Padang City.  
Sebaran Lokasi Industri Kecil Rumah Tangga yang Ada di Kota Padang Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Nina Ismayani; Hary Febrianto; Desi Eka Putri; Andri Yanto; Risa Aprina
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i02.3610

Abstract

Industri kecil rumah tangga (IKRT) memiliki peran strategis dalam perekonomian lokal, namun informasi spasial mengenai sebarannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran lokasi IKRT di Kota Padang menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan dan studi literatur. Data primer diperoleh melalui survey koordinat geografis, jenis usaha, dan jumlah tenaga kerja. Data sekunder diperoleh dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang serta BPS. Analisis dilakukan dengan pemetaan tematik berbasis SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran IKRT tidak merata dan terkonsentrasi di Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, Padang Barat, dan Padang Timur. Jenis industry dominan adalah makanan dan minuman, kerajinan tangan, serta tekstil dan konveksi. SIG terbukti efektif dalam memvisualisasikan pola spasial dan mendukung perencanaan wilayah. Kesimpulannya, pemetaan berbasis SIG sangat diperlukan untuk pengembangan IKRT yang berkelanjutan.
Basako: Inovasi Bank Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular di Kota Pariaman Syaifuddin Islami; Hary Febrianto; Dwikornida; Robert Cenedy; Rahmat Hidayat; Dedet Deperiky; Tri Candra Yoga; Dewi Anggraini
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1467

Abstract

Kota Pariaman menghadapi persoalan sampah yang ditandai oleh ketergantungan pada TPA Tungkal Selatan, belum optimalnya pemilahan dari sumber, dan lemahnya kelembagaan bank sampah. RPJMD Kota Pariaman 2025-2029 mencatat timbulan sampah tahun 2024 sebesar 41,11 ton per hari, Pusat Daur Ulang, bank sampah, dan TPS3R belum beroperasi optimal, serta 74,43% sampah masih terangkut ke TPA dengan pola kumpul-angkut-buang. Artikel ini bertujuan menyempurnakan model BASAKO, yaitu Bank Sampah Jadi Pusako, sebagai solusi pengabdian masyarakat berbasis ekonomi sirkular dan kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah partisipatif-edukatif melalui analisis situasi, pelatihan pemilahan, simulasi tabungan sampah, penguatan kelembagaan, dan perumusan model operasional. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pembelajaran dari Kota Padang, yang menghasilkan sekitar 660 ton sampah per hari, menegaskan pentingnya pemilahan, pengolahan organik, jejaring pasar, dan monitoring. BASAKO menawarkan lima solusi: Pilah Pusako, Tabungan BASAKO, Olah Organik, Jejaring Pusako, dan Dashboard BASAKO untuk mengurangi beban TPA dan mendukung Pariaman Blue Green City.
VERMIKOMPOS SEBAGAI SOLUSI PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DI PERUMAHAN PT. PUSRI PALEMBANG Syaifuddin Islami; Dewi Anggraini; Dwi Kornida; Budi Yanti; Hadi Rafindo; Hary Febrianto; Hardinalis Kobal; Yudas Sabaggalet; Rahmat Hidayat
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i1.1328

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi persoalan lingkungan yang krusial di banyak wilayah perkotaan di Indonesia, mengingat sampah organik menyumbang lebih dari 50% dari total timbulan sampah perkotaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengamati dan mengevaluasi penerapan teknologi vermikomposting di Kompleks Perumahan PT. Pusri Palembang dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan observasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026. Metode pelaksanaan meliputi kunjungan lapangan, diskusi kelompok, serta evaluasi teknis terhadap proses pemilahan sampah, persiapan media kompos, dan penggunaan cacing tanah jenis Eisenia fetida.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 92% peserta mampu menerapkan teknik vermikomposting secara mandiri setelah pendampingan dilakukan. Kompos yang dihasilkan memiliki rasio C/N sebesar 15,8, bertekstur remah, serta tidak berbau menyengat, sehingga memenuhi standar mutu kompos yang baik. Selain memberikan dampak ekologis, kegiatan ini juga mendorong keterlibatan masyarakat, memperkuat partisipasi lintas generasi, serta membuka potensi ekonomi lokal melalui rencana penjualan kompos yang dihasilkan. Beberapa tantangan yang ditemukan meliputi ketidakkonsistenan dalam pemilahan sampah dan keterbatasan media kompos. Tantangan tersebut diatasi melalui strategi kolaboratif dan sistem pengelolaan secara bergiliran antarwarga. Studi ini menyimpulkan bahwa vermikomposting merupakan solusi pengelolaan sampah yang layak dan dapat dikembangkan secara luas di kawasan permukiman. Teknologi ini juga berpotensi mendukung praktik ekonomi sirkular serta memperkuat tata kelola lingkungan berbasis komunitas. Dukungan lanjutan melalui fasilitasi kelembagaan, integrasi edukasi, dan penyelarasan kebijakan sangat direkomendasikan guna menjamin keberlanjutan jangka panjang.