Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Media Sosial pada Penggunaan Pembelajaran berbasis Mobile SI-BAJAKAH Ika Safitri Windiarti; Miftahurrizqi Miftahurrizqi; Agung Prabowo
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 21 No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.34 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v21i2.1689

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana faktor usia dan gender serta kondisi lingkungan sosial kemasyarakatan akan mempengaruhi penggunaan pembelajaran berbasis teknologi yaitu pada aplikasi SI-BAJAKAH. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengedarkan kuisioner kepada 414 siswa SMP, SMA, dan SMK. Adapun metode statistik yang dilakukan adalah Analisis Varians (ANOVA) dan Uji-t sample independen. Metode pertama untuk membandingkan 3 variabel yang berbeda dalam penelitian ini, sedangkan metode kedua ini sangat penting untuk mengetahui apakah ada signifikansi statistik antara dua kelompok yang saling tidak terkait, dalam hal ini laki-laki dan perempuan adalah dua variabel independen. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya perbedaan usia dan gender dan faktor lingkungan sosial dari para siswa tersebut yang menghasilkan persepsi positif dalam implementasi pembelajaran menggunakan aplikasi SI-BAJAKAH ini. Rekomendasi untuk penelitian yang akan datang adalah penelitian tentang metode peningkatan kualitas implementasi aplikasi SI-BAJAKAH agar lebih baik lagi.
Perencanaan Implementasi Komputasi Awan Pada Infrastruktur Teknologi dan Sistem Informasi di UMPR Ika Safitri Windiarti; Miftahurrizqi Miftahurrizqi
Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsakti.v4i2.3698

Abstract

Dengan adanya peningkatan pemanfaatan infrastruktur teknologi dan system informasi (TSI) di UMPR (UMPR), semakin diperlukannya sarana penyimpanan data dan sistem didalamnya. Kompleksitas teknologi penyimpanan data dan system mendorong institusi seperti UMPR untuk mulai beralih dari teknologi penggunaan server fisik, kearah pemanfaatan infrastruktur berbasis komputasi awan (cloud computing). Dalam hal perencanaan implementasi infrastruktur komputasi awan, perlu diadakan analisa terkait sistem apa saja yang ada dilibatkan pada layanan Infrastructure as a Service (IaaS). Hasil dari perencanaan ini dihasilkan bahwa ada 4 sistem utama yang akan dilayani dalam perencanaan ini yaitu Server Perpustakaan, SIAKAD, Sistem Informasi Terintegrasi, dan Server Website dan LMS. Sistem informasi terintegrasi memuat Sistem Informasi Kepegawaian, Keuangan, Penjaminan Mutu, Manajemen Asset Universitas. Perencanaan infrastruktur ini dalam implementasinya nantinya perlu diterapkan audit teknologi informasi dengan menggunakan COBIT 5 Framework.
Metode “Cross-cultural Competency Training” untuk Lulusan Sarjana Teknik di Indonesia Ika S. Windiarti - Universitas Tridharma Balikpapan
Indonesian Journal of Networking and Security (IJNS) Vol 6, No 3 (2017): IJNS Juli 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.79 KB) | DOI: 10.55181/ijns.v6i3.1465

Abstract

Abstract - Globalization encourages the distribution of workers to work in other countries. Engineer is one of the professions that enable people to work globally. Indonesian engineers must be ready to enter the global job market by developing their potential that requires not only hard skills. They also need soft skills to support their technical skills. This study is very important because it explores the perceptions, knowledge and experience of expatriate Indonesian engineers in working with culturally diverse engineering teams. The purpose of this research is to develop a training framework design to support the development of culturally aware education programs for Indonesian engineers planning to work outside Indonesia. This project has investigated the problems faced by Indonesian engineers working around the world. The engineers studied in this research work in various industries in various countries. The underlying belief in motivating research is that exploring cross-cultural adaptation issues in the workplace is the first step in identifying ways in which engineer professionalism can improve. This technology work is a framework and a syllabus of cross-cultural competence training for graduates of Bachelor of Engineering, which has never been developed by researchers in Indonesia let alone abroad. This paper reports the design of cross-cultural training frameworks for Indonesian engineering graduates that need to be built on several factors. These factors include language skills, reciprocal interaction, problem-solving decisions, and cross-cultural adaptation. The output of cross-cultural training will be used as their additional valuable skills to be ready for intercultural work. This framework is devoted to undergraduate graduates of Engineering that are not yet preprogrammed in the undergraduate curriculum in universities. Keywords: Cross-cultural Competency Training, engineering degree, soft skill Abstrak - Globalisasi mendorong distribusi para pekerja untuk bekerja di negara lain. Engineer adalah salah satu profesi yang memungkinkan orang bekerja secara global. Engineer Indonesia harus siap memasuki pasar kerja global dengan mengembangkan potensi mereka yang tidak hanya membutuhkan kemampuan hard skill. Mereka juga membutuhkan keahlian soft skill untuk mendukung keterampilan teknis mereka. Studi ini sangat penting karena mengeksplorasi persepsi, pengetahuan dan pengalaman engineer ekspatriat Indonesia dalam bekerja dengan tim teknik yang beragam secara budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan disain kerangka pelatihan untuk mendukung pengembangan program pendidikan yang sadar budaya bagi para engineer Indonesia yang berencana untuk bekerja di luar Indonesia. Proyek ini telah menyelidiki masalah yang dihadapi engineer Indonesia yang bekerja di seluruh dunia. Engineer yang diteliti dalam penelitian ini bekerja di berbagai industri di berbagai negara. Keyakinan yang mendasari memotivasi penelitian adalah bahwa mengeksplorasi isu-isu adaptasi lintas budaya di tempat kerja adalah langkah pertama dalam mengidentifikasi cara-cara di mana profesionalisme engineer dapat meningkat. Karya teknologi ini berupa kerangka kerja dan silabus pelatihan kompetensi lintas budaya bagi lulusan Sarjana Teknik, yang belum pernah dikembangkan oleh peneliti di Indonesia apalagi di luar negeri. Makalah ini melaporkan rancangan kerangka metode pelatihan lintas budaya untuk lulusan teknik Indonesia yang perlu dibangun terkait dengan beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut meliputi kemampuan bahasa, interaksi timbal balik, keputusan pemecahan masalah, dan adaptasi lintas budaya. Output dari pelatihan lintas budaya akan digunakan sebagai keterampilan berharga tambahan mereka untuk siap dalam pekerjaan antarbudaya. Kerangka kerja ini dikhususkan untuk lulusan Sarjana Teknik yang belum terprogram dalam kurikulum program sarjana di perguruan tinggi. Kata Kunci: Cross-cultural Competency Training, sarjana teknik, soft skill
Peningkatan Daya Saing Daerah di Kalimantan Tengah untuk Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Teknologi Informasi: Kerangka Pelatihan Keterampilan Agung Prabowo - STMIK Palangka Raya; Ika S. Windiarti - Universitas Tridharma Balikpapan
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 2 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.313 KB) | DOI: 10.55181/speed.v9i2.350

Abstract

Abstract - In the competence of the Information Technology (IT) workforce, engineers not only need to master their technical skills in terms of their specific engineering skills. Engineers are also required to have their socio-technical skills that include cross-cultural adaptation skills. These cross-cultural skills lead to an increase in IT workforce competence. Some of the issues identified as the influence of IT workforce competence in socio-technical skills include language skills and understanding of local culture. These issues are mainly addressed by engineers in Central Kalimantan, in this case local tertiary graduates such as STMIK Palangka Raya to improve regional competitiveness in the region. The purpose of this paper is to identify issues in the cross-cultural adaptation process and to suggest a solution strategy for Central Kalimantan engineers to improve the level of regional competitiveness. The results show that to help increase the competence of IT workers for Central Kalimantan engineers, there are two main factors that affect the problem, namely the belief in communication and cultural awareness. The solution to improve regional competitiveness in Central Kalimantan to improve the competence of IT workers in socio-technical factors is to conduct socio-technical training. This training can be used to help develop a culture-conscious training model to be used as complementary content at the university level.Keywords: regional competitiveness, cross-cultural training, IT workforce, competence Abstrak - Dalam kompetensi tenaga kerja Teknologi Informasi (TI), para insinyur tidak hanya perlu menguasai keterampilan teknis mereka dalam hal keterampilan teknik spesifik mereka. Para insinyur juga diperlukan untuk memiliki keterampilan sosio-teknis mereka yang mencakup kemampuan adaptasi lintas budaya. Keterampilan lintas budaya ini mengarah pada peningkatan kompetensi tenaga kerja TI. Beberapa isu diidentifikasi sebagai pengaruh kompetensi tenaga kerja TI dalam keterampilan sosio-teknis meliputi kemampuan bahasa dan pemahaman budaya lokal. Isu-isu ini terutama perlu ditangani oleh para insinyur di Kalimantan Tengah, dalam hal ini lulusan perguruan tinggi lokal seperti STMIK Palangka Raya untuk meningkatkan daya saing regional di wilayah tersebut. Tujuan makalah ini adalah untuk mengidentifikasi isu-isu dalam proses adaptasi lintas budaya dan untuk menyarankan strategi solusi bagi insinyur Kalimantan Tengah untuk meningkatkan tingkat daya saing regional. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk membantu peningkatan kompetensi tenaga kerja TI bagi insinyur Kalimantan Tengah, ada dua faktor utama yang mempengaruhi masalah tersebut, yaitu kepercayaan terhadap komunikasi dan kesadaran budaya. Solusi untuk meningkatkan daya saing daerah di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja TI dalam faktor sosio-teknis adalah dengan melakukan pelatihan sosio-teknis. Pelatihan ini dapat digunakan untuk membantu pengembangan model pelatihan yang sadar budaya untuk digunakan sebagai konten pelengkap di tingkat universitas.Kata kunci: daya saing daerah, pelatihan lintas budaya, tenaga kerja TI, kompetensi
Peningkatan Daya Saing Daerah di Kalimantan Tengah untuk Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Teknologi Informasi: Kerangka Pelatihan Keterampilan Sosio-Teknis Agung Prabowo - STMIK Palangka Raya; Ika S. Windiarti - Universitas Tridharma Balikpapan
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v9i3.354

Abstract

Abstrak - Dalam kompetensi tenaga kerja Teknologi Informasi (TI), para insinyur tidak hanya perlu menguasai keterampilan teknis mereka dalam hal keterampilan teknik spesifik mereka. Para insinyur juga diperlukan untuk memiliki keterampilan sosio-teknis mereka yang mencakup kemampuan adaptasi lintas budaya. Keterampilan lintas budaya ini mengarah pada peningkatan kompetensi tenaga kerja TI. Beberapa isu diidentifikasi sebagai pengaruh kompetensi tenaga kerja TI dalam keterampilan sosio-teknis meliputi kemampuan bahasa dan pemahaman budaya lokal. Isu-isu ini terutama perlu ditangani oleh para insinyur di Kalimantan Tengah, dalam hal ini lulusan perguruan tinggi lokal seperti STMIK Palangka Raya untuk meningkatkan daya saing regional di wilayah tersebut. Tujuan makalah ini adalah untuk mengidentifikasi isu-isu dalam proses adaptasi lintas budaya dan untuk menyarankan strategi solusi bagi insinyur Kalimantan Tengah untuk meningkatkan tingkat daya saing regional. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk membantu peningkatan kompetensi tenaga kerja TI bagi insinyur Kalimantan Tengah, ada dua faktor utama yang mempengaruhi masalah tersebut, yaitu kepercayaan terhadap komunikasi dan kesadaran budaya. Solusi untuk meningkatkan daya saing daerah di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja TI dalam faktor sosio-teknis adalah dengan melakukan pelatihan sosio-teknis. Pelatihan ini dapat digunakan untuk membantu pengembangan model pelatihan yang sadar budaya untuk digunakan sebagai konten pelengkap di tingkat universitas.Kata kunci: daya saing daerah, pelatihan lintas budaya, tenaga kerja TI, kompetensi Abstrak - Dalam kompetensi tenaga kerja Teknologi Informasi (TI), para insinyur tidak hanya perlu menguasai keterampilan teknis mereka dalam hal keterampilan teknik spesifik mereka. Para insinyur juga diperlukan untuk memiliki keterampilan sosio-teknis mereka yang mencakup kemampuan adaptasi lintas budaya. Keterampilan lintas budaya ini mengarah pada peningkatan kompetensi tenaga kerja TI. Beberapa isu diidentifikasi sebagai pengaruh kompetensi tenaga kerja TI dalam keterampilan sosio-teknis meliputi kemampuan bahasa dan pemahaman budaya lokal. Isu-isu ini terutama perlu ditangani oleh para insinyur di Kalimantan Tengah, dalam hal ini lulusan perguruan tinggi lokal seperti STMIK Palangka Raya untuk meningkatkan daya saing regional di wilayah tersebut. Tujuan makalah ini adalah untuk mengidentifikasi isu-isu dalam proses adaptasi lintas budaya dan untuk menyarankan strategi solusi bagi insinyur Kalimantan Tengah untuk meningkatkan tingkat daya saing regional. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk membantu peningkatan kompetensi tenaga kerja TI bagi insinyur Kalimantan Tengah, ada dua faktor utama yang mempengaruhi masalah tersebut, yaitu kepercayaan terhadap komunikasi dan kesadaran budaya. Solusi untuk meningkatkan daya saing daerah di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja TI dalam faktor sosio-teknis adalah dengan melakukan pelatihan sosio-teknis. Pelatihan ini dapat digunakan untuk membantu pengembangan model pelatihan yang sadar budaya untuk digunakan sebagai konten pelengkap di tingkat universitas.Kata kunci: daya saing daerah, pelatihan lintas budaya, tenaga kerja TI, kompetensi
The COBIT 5 Analysis on World Muslim Scientists Index Web Application Miftahurrizqi Miftahurrizqi; Ika Safitri Windiarti
Journal of Information System Research (JOSH) Vol 4 No 1 (2022): October 2022
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.099 KB) | DOI: 10.47065/josh.v4i1.2287

Abstract

The web mobile aims to access data services using mobile devices connected to a cellular telecommunications network. One of the knowledge that needs to be obtained by the wider community, especially the younger generation of Islam, is knowledge of World Muslim Scientists. This World Muslim scientist himself has a very great power to influence the younger generation to be more creative and innovate accompanied by their pride in their predecessors. Information on the World Muslim Scientists Index needs to be packaged to make it attractive. Web Mobile can introduce the World Muslim Scientists Index which is interesting and attractive in delivering information. The problem in several previous studies related to application design is that the application design is not audited for its governance, so it is at risk of not being planned and managed properly. Therefore, in this study, the authors develop the design and implementation of the World Muslim Scientists Index, accompanied by a governance audit in its design using the COBIT 5 Framework method in the PO (Plan and Organize) domain. The result of this research is that the design and management of this application is already at maturity level 4, namely Manage, which means that it is well planned and managed.
Perencanaan Implementasi Komputasi Awan Pada Infrastruktur Teknologi dan Sistem Informasi di UMPR: Implementation Of Cloud Computing Planning in Technology and Information Systems Infrastructure at Muhammadiyah University of Palangkaraya Ika Safitri Windiarti; Miftahurrizqi Miftahurrizqi
Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsakti.v4i2.3698

Abstract

Dengan adanya peningkatan pemanfaatan infrastruktur teknologi dan system informasi (TSI) di UMPR (UMPR), semakin diperlukannya sarana penyimpanan data dan sistem didalamnya. Kompleksitas teknologi penyimpanan data dan system mendorong institusi seperti UMPR untuk mulai beralih dari teknologi penggunaan server fisik, kearah pemanfaatan infrastruktur berbasis komputasi awan (cloud computing). Dalam hal perencanaan implementasi infrastruktur komputasi awan, perlu diadakan analisa terkait sistem apa saja yang ada dilibatkan pada layanan Infrastructure as a Service (IaaS). Hasil dari perencanaan ini dihasilkan bahwa ada 4 sistem utama yang akan dilayani dalam perencanaan ini yaitu Server Perpustakaan, SIAKAD, Sistem Informasi Terintegrasi, dan Server Website dan LMS. Sistem informasi terintegrasi memuat Sistem Informasi Kepegawaian, Keuangan, Penjaminan Mutu, Manajemen Asset Universitas. Perencanaan infrastruktur ini dalam implementasinya nantinya perlu diterapkan audit teknologi informasi dengan menggunakan COBIT 5 Framework.
Implementasi Website Sebagai Media Informasi pada Panti Asuhan Budi Mulya Palangkaraya Miftahurrizqi Miftahurrizqi; Ika Safitri Windiarti; Rachmat Hidayat
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 2 (2023): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i2.28109

Abstract

Panti Asuhan Budi Mulya, dibawah naungan Yayasan Budi Mulya Palangkaraya belum memiliki website yang semestinya berfungsi sebagai media informasi kegiatan yang ada di Yayasan Budi Mulya Palangkaraya. Salah satu tujuan dari pembangunan website ini adalah untuk memuat profil maupun untuk menampilakn aktivitas yang dilakukan oleh para peghuni panti, termasuk juga warga sekolah yang berada di Yayasan yang sama, dan sebagai sarana promosi Yayasan Budi Mulya kepada para orang tua calon santri, donator, mitra, pemerintah, maupun organisasi lain. Tim pelaksana dan mitra telah melakukan diskusi untuk menangani masalah yang dihadapi tersebut. Yang pertama, tim dosen Universitas Muhammadiyah Palangkaraya akan membangun sebuah website dengan masukan dan hasil diskusi dengan pengelola Panti Asuhan Budi Mulya Palangkaraya, sehingga terbangun website dasar yang dihosting secara cloud computing (komputasi awan). Tahap selanjutnya adalah pengadministrasian hak akses terhadap website yang telah dibangun kepada pimpinan, pengelola, pengajar, dan bahkan para santri. Kemudian dilakukan pelatihan pengembangan dan pengelolaan website yang berfungsi untuk memuat profil dan sebagai media informasi kegiatan di Panti Asuhan Budi Mulya Palangkaraya, yang didahului dengan Pre-Test dan diakhiri dengan Post-Test untuk mengetahui tingkat pemahaman dan ketrampilan. Selain itu akan ada pendampingan selama 3 tahun ke depan dalam pengelolaan website tersebut.
SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN SISWA BARU DI SD ISLAM HASANKA PALANGKARAYA BERBASIS WEB Ika Windiarti; Norjanah Siti; M. Haris Qamaruzzaman
J-ENSITEC Vol. 9 No. 01 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.318 KB) | DOI: 10.31949/jensitec.v9i01.2775

Abstract

Dalam dunia pendidikan seperti sekolah mulai dari tingkat dasar hingga keperguruan tinggi pun dihadapkan dengan berbagai permasalahan dalam menjalankan suatu kegiatan. Mulai dari masalah kecil hingga ke masalah yang membutuh suatu ide yang dapat menyelesaikan permasalahan agar lebih efisien. Salah satu contoh permasalahan di setiap sekolah adalah sedang berlangsungnya penerimaan siswa baru yang dilakukan secara offline. Sering terjadi kesalahan seperti kesalahan nama karena tulisan setiap siswa berbeda-beda ataupun berkasnya terselip. Dengan adanya permasalahan seperti ini maka di adakannya penerimaan siswa secara online. Saat ini sudah banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang menyelenggarakan penerimaan siswa baru secara online. Karena dengan manfaat dan kemudahan teknologi sekarang sudah berkembang dengan sangat pesat. Dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi akan lebih memudahkan proses yang dilakukan secara online ini. Penerimaan siswa baru online adalah produk layanan aplikasi perangkat lunak online yang real-time dan sepenuhnya berbasis web mobile. Berdasarkan beberapa hal yang sudah di diskusikan mengenai pendaftaran siswa baru tersebut, dalam penelitian ini dirancanglah sistem informasi pendaftaran siswa baru online sekolah di SD Islam Hasanka Palangkaraya berbasis website sehingga diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam melakukan pemilihan siswa dengan data yang telah di isi oleh peserta atau siswa yang mendaftarkan diri. Perancangan sistem ini menggunakan metode UML(Unified Modelling Language) yang menjelaskan langka-langkah aliran data pada sistem informasi pendaftaran siswa baru berbasis web ini. Dalam pembuatan website ini dirancang untuk memberikan beberapa informasi pendaftaran, persyaratan, dan juga jadwal menyerahkan berkas yang harus di antarkan. Dengan adanya sistem ini maka akan membantu para guru juga panitia pelaksana.
PERANCANGAN APLIKASI ANDROID PENGENALAN TANAMAN HERBAL SEBAGAI OBAT HERBAL UNTUK PENYAKIT DIABETES MELLITUS: Android Application Design Introduction Of Herbal Plants As Herbal Medicine For Diabetes Mellitus Bella Mailinda; Ika Safitri Windiarti; Haryadi Haryadi
Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik yang berlangsung kronik progresif, dengan gejala hiperglikemi yang disebabkan oleh ganguan sekresi insulin, gangguan insulin, atau keduanya. Penyakit diabetes dapat disembuhkan dengan tanaman herbal yang mengandung bahan zat aktif yang tedapat dalam tanaman herbal. Kurangnya informasi tentang tanaman herbal pada kalangan masyarakat sehingga menyebabkan penyalahgunaan dalam mengonsumsi tanaman herbal sebagai obat, untuk mengatasi masalah tersebut maka dibangun suatu aplikasi berbasis android yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan sebagai media dalam pengenalan tanaman obat herbal. Adapun tujuan dari pembuatan aplikasi android ini adalah untuk membantu dan memudahkan masyarakat dalam mengenali tanaman herbal untuk penyakit diabetes. Aplikasi ini dirancang menggunakan software android studio menggunakan bahasa pemrograman java dan menggunakan metode waterfall. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, aplikasi android tanaman herbal yang telah dirancang dapat membantu dan memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai tanaman herbal. Tampilan dan data mengenai tanaman herbal untuk aplikasi android ini agar dibuat lebih menarik dan lebih lengkap lagi.