Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Implementasi Penggunaan Aplikasi E-Kir Kota Bekasi Dalam Peningkatan Efektivitas Pelayanan Publik di Dinas Perhubungan Kota Bekasi Diana, Winna Wira; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6716

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemerintah daerah untuk memperkenalkan inovasi guna meningkatkan efisiensi serta keterbukaan dalam pelayanan publik. Salah satu contoh inovasi ini adalah penggunaan aplikasi E-KIR oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi sebagai sistem digital untuk uji kendaraan bermotor. Penelitian ini berfokus pada evaluasi pelaksanaan kebijakan E-KIR dengan menerapkan teori George C. Edwards III, yang meliputi empat elemen: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa E-KIR memberikan efek positif dengan mempercepat proses administrasi dan mengurangi jumlah antrian. Namun, ada beberapa masalah terkait dengan komunikasi dan infrastruktur digital. Oleh sebab itu, disarankan agar pemerintah meningkatkan sosialisasi, memperbaiki infrastruktur, serta memperkuat koordinasi antar sektor untuk mendukung keberlanjutan transformasi digital.
Transformasi Digital dalam Administrasi Publik: Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Prediksi Banjir Tahunan di Jakarta Berdasarkan Data Historis Fathoni, Ahmad; Kurniawan Subagja, Iwan; Hakim, Azis
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6736

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence /AI) dalam pengolahan data historis banjir di Jakarta untuk menghasilkan prediksi dan rekomendasi kebijakan mitigasi berbasis bukti. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada data curah hujan, tinggi muka air, dan kejadian banjir tahunan selama 2014–2023. Data diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Analisis dilakukan melalui pendekatan konseptual berbasis data-driven governance untuk memahami keterkaitan antara teknologi digital dan tata kelola kebencanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI mampu mengidentifikasi pola dan siklus banjir tahunan secara lebih akurat sehingga memperkuat kapasitas pemerintah dalam merumuskan kebijakan mitigasi yang adaptif, efisien, dan berbasis bukti. Penelitian ini menegaskan peran AI sebagai instrumen strategis dalam transformasi digital administrasi publik, memperluas paradigma pemerintahan berbasis data, serta memperkuat pengambilan keputusan kolaboratif dan berkelanjutan dalam mitigasi bencana.
Transformasi Digital dalam Manajemen Bencana: Studi Kasus Aplikasi Inarisk Anjar Winoro; Iwan Kurniawan Subagja; Aziz Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6746

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sangat rentan terhadap berbagai jenis bencana, seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, banjir, kebakaran hutan, dan tanah longsor. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi risiko bencana yang cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi dan kesiapsiagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi InaRISK Personal sebagai bentuk transformasi digital dalam manajemen bencana di Indonesia. Aplikasi ini menyediakan informasi tingkat bahaya suatu wilayah beserta rekomendasi aksi antisipatif secara partisipatif melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur yang berfokus pada dokumen kebijakan, hasil penelitian terdahulu, dan laporan implementasi. Data yang dianalisis mencakup aspek fungsional aplikasi, efektivitas penyampaian informasi, serta partisipasi publik dalam penggunaannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa InaRISK berperan signifikan dalam mempercepat diseminasi informasi risiko bencana dan memperkuat kolaborasi multiaktor, sehingga menjadi indikator keberhasilan transformasi digital dalam manajemen bencana di Indonesia.
Digitalisasi Layanan Kesehatan di Lingkungan Sentra Mulya Jaya Jakarta: Studi Kasus Penerapan Aplikasi e-Clinic Siti Indriasari Oktaviana; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6766

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam pendampingan layanan kesehatan penerima manfaat residensial dan non residensial di Sentra Mulya Jaya. Aplikasi e-Clinic merupakan sistem manajemen klinik digital terintegrasi yang dikembangkan untuk mendukung klinik primer di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis 1) Implementasi aplikasi e-Clinic sebagai bentuk upaya mendukung digitalisasi layanan Kesehatan di Klinik Pratama Sentra Mulya Jaya 2) Mempermudah pengelolaan data penerima manfaat baik residensial maupun non residensial sehingga layanan kesehatan menjadi efisien, 3) Mendukung integrasi layanan kesehatan sehingga memungkinkan rekam medis dapat terintegrasi dan diakses dari fasilitas kesehatan ke fasilitas kesehatan lainnya secara real time, aman dan terstandar. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi dan kuantitatif sederhana menyebarkan kuesioner (Mixed-methods). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan aplikasi e-Clinic mampu meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan efisien, tersedianya rekam medis elektronik yang aman sehingga tenaga kesehatan dapat memonitor gambaran riwayat kesehatan penerima manfaat (pasien) lebih lengkap dan akurat, mengevaluasi dan mengambil Keputusan berbasis data, rekam medis elektronik terintegrasi dengan data kesehatan penerima manfaat (pasien) pada platform SATUSEHAT.
Analisis Perbandingan Efektivitas Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) Metode Daring, dan Metode Luring Siringo Ringo, Hariyanto; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas dua metode pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), yaitu luring (tatap muka), dan daring (online) Pendekatan kuantitatif melalui uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara metode pelatihan, dengan nilai t-hitung (5,537) lebih besar dari t-tabel (2,262) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa metode luring lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman, internalisasi nilai-nilai Pancasila, serta penguatan karakter dan interaksi afektif peserta. Analisis SWOT memperkuat temuan tersebut, di mana metode luring unggul dalam aspek kedisiplinan, suasana belajar kondusif, dan interaksi sosial, sementara metode daring unggul dalam efisiensi biaya, fleksibilitas, dan jangkauan luas. Metode blended learning direkomendasikan sebagai pendekatan adaptif yang mengkombinasikan keunggulan keduanya. Oleh karena itu, kebijakan pelaksanaan PIP ke depan perlu dirancang secara evidence-based dan kontekstual untuk memastikan efektivitas pembinaan ideologi secara berkelanjutan di era transformasi digital.