Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation Of the Utilization of Digital Technology and Fifo in SIM Services and Bekasi City Police Facilities Ayunda Nopita Pitriyaningsih; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Dinasti International Journal of Management Science Vol. 7 No. 5 (2026): Dinasti International Journal of Management Science (May - June 2026)
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijms.v7i5.6829

Abstract

With the changing times in the era of reform, various forms of public service are expected to make it easier for the public to access the services provided by public service providers, who must be guided by the principle of fairness and must not discriminate against service recipients based on social status or other factors. The police are a state institution tasked with providing services to the public and also protecting the rights of every citizen. The Bekasi City Police Department, which is the city police resort responsible for Smart SIM issuance services, is required to be more professional, procedural, and transparent. To achieve this, a program known as FIFO (First in and First Out), a technology-based service system that provides services according to the queue number obtained from the FIFO queueing system. This innovation is intended to improve services for the public visiting the Bekasi City Police, particularly SIM applicants, through improved service facilities. This study employs a descriptive research design with a qualitative approach. The findings indicate that the realization of the value of fairness is achieved through the availability of a queue numbering machine that automatically minimizes long queues and ensures fairness in the assignment of queue numbers. Fiscal policy is a strategic government instrument in promoting regional economic growth, particularly through budget allocation in the higher education sector. This study aims to analyze the impact of fiscal policy on regional economic growth, taking a case study of policy implementation in higher education institutions during the period 2015-2024.
Evaluasi Kualitas Pelayanan Bagian Umum dan keuangan Dalam Mendukung Layanan Administrasi Kepegawaian Aldina Farmawati; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.8618

Abstract

Penelitian ini meneliti kualitas pelayanan Bagian Keuangan dan Umum dalam mendukung administrasi kepegawaian yang baik mengikuti ketentuan dan peraturan yang telah dikeluarkan oleh instansi atau unit yang relevan di lingkungan organisasi di kepegawaian Sekretariat Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan kualitatif (qualitative research). Penelitian kualitatif ini secara spesifik lebih diarahkan pada penggunaan metode studi kasus. Pembahasan utama dalam penelitian ini adalah Evaluasi Kualitas Pelayanan Bagian Keuangan dan Umum Dalam Mendukung Layanan Administrasi Kepegawaian Sekretariat Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah. Informan dalam penelitian ini adalah kepala Bagian Umum dan Keuangan, dan Staf Bagian Keuangan dan Umum. Latar belakang kegiatan dalam penelitian ini adalah Evaluasi Kualitas Pelayanan Bagian Keuangan dan Umum Dalam Mendukung Layanan Administrasi Kepegawaian Sekretariat Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Studi Pustaka, observasi, dan Wawancara dengan menggunakan model interaktif oleh Miles dan Huberman untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas pelayanan Bagian Keuangan dan Umum Dalam Mendukung Layanan Administrasi Kepegawaian Sekretariat Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah sudah berjalan optimal, dengan ekosistem digital yang dibangun oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini, kualitas Bagian Keuangan dan Umum menjadi lebih akuntabel, memangkas birokrasi yang panjang, dan memastikan setiap hak administrasi kepegawaian tenaga pendidik dapat disalurkan secara tepat waktu.
Implementasi Kinerja Operator Aset Dengan Prinsip Manajemen Publik pada Bagian Barang Milik Negara Yuhana Yuhana; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.8619

Abstract

Sekretariat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan menyebutkan dalam inventarisasi dilakukan klasifikasi atau pengkodean barang inventaris yang pada dasarnya maksud dan tujuan mengadakan penggolongan barang tersebut ialah agar terdapat cara yang cukup mudah dan efisien untuk mencatat dan sekaligus untuk mencari dan menemukan kembali barang tertentu, baik secara fisik maupun melalui daftar catatan ataupun di dalam ingatan orang. Tujuan melakukan kodifikasi terhadap barang inventaris adalah untuk memudahkan mengenali jenis barang tertentu dengan melakukan penyeragaman penyusunan urutan barang pada daftar laporan barang inventaris. Manajemen Barang Milik Negara (BMN) adalah pengelolaan aset yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN. Di lingkup Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pengelolaan aset vital seperti gedung sekolah dan laboratorium wajib berpedoman pada asas fungsional, kepastian hukum, transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai untuk mendukung kelancaran layanan pendidikan. Masalah kinerja operator aset (pengelola Barang Milik Negara/BMN) di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah umumnya dilatarbelakangi oleh beban kerja ganda, minimnya kompetensi teknis, dan lambatnya proses penghapusan aset rusak. Hal ini diperparah oleh sistem pelaporan yang kompleks dan sering berubah. Metode penelitian ini  merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Instrumen penelitian dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.  Kinerja operator aset atau pengelola Barang Milik Negara (BMN) di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan tingkat akuntabilitas dan tata kelola yang membaik, meski masih dihadapkan pada kendala klasik seperti beban pemutakhiran data ganda dan keterbatasan anggaran operasional. Pengorganisasian tugas operator aset di Sekretariat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dilakukan secara hierarkis dan fungsional, berjenjang dari tingkat pusat hingga satuan pendidikan. Pengorganisasian ini diatur melalui tata kelola Barang Milik Negara (BMN) untuk memastikan digitalisasi dan akuntabilitas aset.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) pada Tim Kerja Barang Milik Negara Aisyah Nur Fathinah; Iwan Kurniawan Subagja; Aziz Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.8620

Abstract

Transformasi digital merupakan proses yang kompleks dan memerlukan persiapan yang matang dari seluruh aspek organisasi. Dengan strategi yang baik, peningkatan keterampilan sumber daya manusia, penyesuaian infrastruktur, dan persiapan teknologi yang baik, organisasi dapat menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh era digital. Transformasi digital memang tidak hanya berfokus pada implementasi teknologi, tetapi juga mencakup perubahan yang lebih luas dalam budaya organisasi dan proses bisnis. Dengan demikian, transformasi digital yang berhasil mengintegrasikan teknologi dengan perubahan budaya dan proses dapat mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan inovasi di seluruh organisasi. Keberhasilan penggunaan Aplikasi SIMAN (Sistem Informasi Manajemen Aset Negara) Penggunaan Aplikasi Sakti Pada Tim Kerja Barang MIik Negara, Sekretariat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah tidak semata-mata mengandalkan pemanfaatan teknologi saja, melainkan dipengaruhi juga oleh faktor-faktor kesiapan dari operator aset selaku user aplikasi SIMAN. Faktor- faktor tersebut antara lain, kapasitas sumber daya manusia, kesiapan infratruktur dan teknologi, dan koordinasi antar unit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, mengemukakan penelitian kualitatif sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dengan triangulasi, analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Faktor-faktor pendukung tersebut menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien dalam siklus pengelolaan aset negara meskipun pemanfaatan optimalnya masih membutuhkan peningkatan kapasitas SDM dan pemeliharaan infrastruktur secara berkala. Optimalisasi pengelolaan aset sangat bergantung pada penguatan kapasitas SDM melalui bimbingan teknis berkala dan pemutakhiran infrastruktur jaringan. Untuk menunjang akuntabilitas dan kelancaran pelaporan, panduan serta petunjuk teknis lebih lanjut dapat diakses melalui portal SIMAN. Upaya mengatasi kendala tiga langkah utama yaitu peningkatan kompetensi SDM (pelatihan teknis), koordinasi integrasi data internal, dan penanganan kendala teknis responsif dengan panduan dari Kementerian Keuangan.
Efektivitas Kebijakan Layanan BPJS Kesehatan Tanpa Kartu Cukup E-KTP di Kabupaten Karawang Tatang Ruslih; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.8623

Abstract

The BPJS Kesehatan cardless service using e-KTP in Karawang Regency is an innovation to accelerate healthcare access for JKN participants. This study examines the effectiveness of the policy implementation at the BPJS Kesehatan Karawang Branch Office, focusing on organizational culture, officer behavior, and digital public communication. A descriptive qualitative approach was employed, with data obtained from official documents, public performance reports, and official social media content of BPJS Kesehatan Karawang Branch for 2024-2025. The findings suggest that utilizing official social media as a public education channel enhances participants' understanding of the e-KTP service. The strengthening of BerAKHLAK values, particularly Service Orientation and Adaptiveness, serves as a key factor in ensuring consistent information delivery. However, inconsistencies across public communication channels and work culture resistance among some officers remain challenges. The study recommends strengthening transformational leadership, standardizing digital public communication, and integrating organizational culture evaluation into the SAKIP of BPJS Kesehatan Karawang Branch to enhance public service effectiveness.
Strategi Pendampingan Pengelolaan Arsip Pertanahan di Lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Bangka Belitung Wahyuningtyas Kusumadewi; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.8642

Abstract

Arsip perlu dikelola dengan baik untuk mewujudkan tertib arsip, menjamin kepastian hukum dokumen pertanahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang melayani, profesional, dan terpercaya. Namun, fakta menunjukkan bahwa terdapat warkah yang tidak ditemukan saat terjadi sengketa yang ditangani oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pangkalpinang pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa ada hal yang perlu diperbaiki dalam pengelolaan arsip di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Bangka Belitung. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi terhadap indikator tata kelola layanan umum Bagian Tata Naskah dan Kearsipan sebagai mitigasi risiko. Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh Biro Umum dan Layanan Pengadaan kepada seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional secara daring. Peneliti mengambil sampel Kantor Wilayah BPN Provinsi Bangka Belitung dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis data empiris berupa unggahan bukti dukung hasil monitoring dan evaluasi tahun 2025 terhadap 2 (dua) aspek, yaitu pengelolaan arsip dinamis dan sumber daya kearsipan. Strategi pendampingan monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara daring tersebut menggunakan kombinasi 4 (empat) model pembelajaran berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 350/KMK.011/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan menggunakan 4 (empat) model pembelajaran di Kantor Wilayah BPN Provinsi Bangka Belitung berhasil dibuktikan melalui peningkatan nilai pengelolaan arsip yang signifikan. Sebelum dilakukan pendampingan, penggunaan 4 (empat) model pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 34,73 (Kategori Kurang), sedangkan setelah pendampingan memperoleh nilai rata-rata 83,61 (Kategori Memuaskan). Kesimpulannya, melalui program pendampingan ini, pola penataan arsip di Kanwil BPN Provinsi Banten berhasil diubah sesuai kaidah kearsipan, sekaligus meminimalkan risiko kehilangan arsip.
Evaluasi Tingkat Efektivitas Tata Kelola Arsip Dinamis dan Desain Strategi Peningkatan Kinerja Tahun 2026: Studi Kasus Penyelenggaraan Arsip Dinamis di Lingkungan Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II Dian Rizki Eko Priyani; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.8681

Abstract

Penelitian dalam artikel berjudul Evaluasi Tingkat Efektivitas Tata Kelola Arsip Dinamis dan Desain Strategi Peningkatan Kinerja Tahun 2026 ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan arsip dinamis pada Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II serta merumuskan strategi peningkatan kinerja kearsipan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif melalui studi kasus dan analisis kesenjangan terhadap instrumen audit sistem kearsipan internal pada periode 2024 dan 2025. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai pengawasan dari 51,74 (Kategori Cukup) pada tahun 2024 menjadi 64,57 (Kategori Baik) pada tahun 2025 yang didorong oleh penataan sarana fisik dan penggunaan tanda tangan elektronik. Kendati demikian, ketiadaan regulasi internal terkait sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip dinamis (SKKAD) menyebabkan subaspek penggunaan arsip digital memperoleh skor rendah. Penelitian ini menghasilkan rumusan strategi peningkatan nilai pengawasan tahun 2026 yang diarahkan pada inovasi digital, pelaporan daftar arsip yang lengkap, pemindahan arsip inaktif, optimalisasi aplikasi kearsipan terintegrasi, serta transfer pengetahuan kepada pejabat fungsional. Peningkatan kinerja bukan lagi sekadar target kuantitatif, melainkan hasil komitmen kolektif dalam membangun budaya kerja yang tertib secara administrasi.
Digital Governance dalam Pengembangan Kompetensi Pendidik: Analisis Implementasi Aplikasi SIPALAWA di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Syarif Hendriana; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.8780

Abstract

Transformasi digital di sektor pendidikan telah mendorong lembaga publik untuk mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan tata kelola program pengembangan profesional guru. Salah satu inisiatif yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat adalah Sistem Informasi Pelajar Pancawaluya (SIPALAWA), sebuah platform digital yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan *In-House Training* (IHT) Pancawaluya melalui integrasi proses pendaftaran, penjadwalan, materi pembelajaran, pelaporan, dan penjaminan mutu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIPALAWA sebagai instrumen tata kelola digital bagi pengembangan kompetensi guru di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 257 responden, yang terdiri dari 173 fasilitator dan 84 pengguna di tingkat sekolah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, meliputi frekuensi, persentase, dan skor rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPALAWA mendapatkan penilaian yang sangat positif dari kedua kelompok responden. Fasilitator melaporkan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,67, sedangkan pengguna di tingkat sekolah melaporkan skor rata-rata 4,39; keduanya dikategorikan sangat baik. Responden menilai bahwa SIPALAWA memfasilitasi pelaksanaan tugas, penjadwalan kegiatan, proses pelaporan, serta penjaminan mutu kegiatan IHT Pancawaluya. Selain itu, sebagian besar fasilitator melaporkan bahwa aplikasi tersebut tidak menambah beban kerja mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa SIPALAWA berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas layanan, efisiensi administrasi, akuntabilitas pelaporan, dan pengelolaan data dalam program pengembangan kompetensi guru. Oleh karena itu, SIPALAWA dapat dianggap sebagai inisiatif tata kelola digital yang mendukung transformasi tata kelola pengembangan profesional guru di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Strategi Kebijakan Pemerintah Dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Agro yang Berkelanjutan Prima Indrasari; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i2.3246

Abstract

Sektor industri memegang kedudukan penting bagi perekonomian Indonesia dan bisa diibaratkan sebagai mesin pembangunan. Dalam upaya mengungkit daya saing industri, peran Pemerintah khususnya dukungan Kementerian Perindustrian sangat penting dalam pengembangan sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kompleksitas hubungan antara strategi pemerintah dengan daya saing industri yang berkelanjutan. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini membahas peran penting kebijakan pemerintah dalam meningkatkan daya saing industri yang berkelanjutan dengan menerapkan konsep industri hijau, sehingga mendukung pencapaian Net Zero Emission (NZE) di 2050. Kebijakan pemerintah dalam hal pemberian fasilitas fiskal dan non fiskal serta konsep industri hijau dapat meningkatkan daya saing industri. Pemerintah harus mendukung peningkatan keahlian dan pengembangan keterampilan tenaga kerja industri yang handal dan memahami konsep ekonomi hijau dibahas secara mendalam. Kesimpulannya, dukungan pemerintah dalam kebijakan fiskal, non fiskal, serta dengan mendorong industri beralih ke green industri merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing industri dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, produktivitas, dan lapangan kerja di Indonesia.
Pengaruh Kompetensi dan Pelatihan Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa Di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Resa Gumilang; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i2.3257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap peningkatan kinerja pegawai di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kompetensi pegawai dan pelatihan terutama dalam aspek teknis dan manajerial, menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengadaan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan survei yang melibatkan 60 pegawai UKPBJ KLHK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan secara signifikan meningkatkan kinerja pegawai, terutama dalam hal efisiensi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi pengadaan. Pengembangan yang efektif mencakup program sertifikasi dan pelatihan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar KLHK meningkatkan program pelatihan dan sertifikasi bagi pegawai pengadaan untuk memastikan peningkatan kinerja yang berkelanjutan.
Co-Authors Abi Daud, Muhammad Afif Fauzi Afif Fauzi Ahmad Fathoni Aisyah Nur Fathinah Akbar Ali Aldina Farmawati Ali, Akbar Anjar Winoro Arief Rachmawan Assegaf Arief Syaf Safrianto Aris Budi Kurniawan Arry Dwi Syahputra Ayunda Nopita Pitriyaningsih Azis Hakim Azis Hakim aziz hakim Cahya Ningsih, Dian Conrita Ermanto Dani Iswanto Deaotna Rivany Deno Ardyanto Desy Natalia Gushendra Dhistianti Mei Rahmawantari Dhistianti Mei. R Dhistianti Mei. R Diajeng Reztrianti Dian Rizki Eko Priyani Dito Mahar Putro Diyan A, Maharanni Dwi Arief Puja Sakti Eka Yulianti Eka Yulianti Ermanto, Conrita Haidi Bantara, Prihanto Hakim, Aziz Hariyanto Siringo Ringo Harry Indra Hary Indratjahyo Hizbi Auliya Rahman Hizbi Auliya Rahman Idham Adi Wijaya Ike Irawati Ike Irawati Imam Wibowo Irma Ningsih Irma Ningsih Ismail Razak Iswanto, Dani M. Kausar Maulana Mega Nauli, Yuanita Mishelei Loen Muhamad Aaqil Imama Muhammad Harri Muhammad Harri Muhammad Nur Mansyur Mulya Naya Munawaroh - Naibaho, Kanro Johannes Natalia Tobing Nino Nopriandi Saleh Nur Mansyur, Muhammad Nuridin Nuridin Prihanto Haidi Bantara Prima Indrasari Prima Indrasari Rahmawati, Rahmawati Rani, Rasmi Widya Rasmi Widya Rani Resa Gumilang Rico Jaherman Rita Suartini Adikusumah Rivany, Deaotna Rosdiana Rosdiana Roy Yan Morgana Siswahyudianto Siti Handayani Maulidina Siti Indriasari Oktaviana Siti Indriasari Oktaviana SUHARTO Suharto Suharto Suharto Suharto Sulastri Sulastri Sultan Takdir Ali Sahbana Sultan Takdir Ali Sahbana Syarif Hendriana Tatag Herbayu Latukismo Tatang Ruslih Titi Kurnia Fitriati Wagiarto Hoesin Wagiarto Hoesin Wahyuningtyas Kusumadewi Winna Wira Diana Yuaniko Paramitra Yuhana Yuhana ⁠Azis Hakim