Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Desain Komunikasi Visual: Demonstrasi Perancangan CV dengan Bantuan Perangkat Lunak Ps untuk Meningkatkan Kreativitas Anak-Anak SOS Children’s Village Meulaboh Nuri; Nurjannah, Eriana; Wulandari, Ocha; Rahayu, Ulfa; Al Zuhri; Suardi, Helmi; Pratama, Agus; Fazri, Anhar
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri) Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2, 2024
Publisher : STAIN SULTAN ABDURRAHMAN KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/jppmkepri.v4i2.1619

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak-anak di SOS Children’s Village Meulaboh melalui keilmuan desain komunikasi visual menggunakan perangkat lunak Ps (Photoshop). Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, penerapan, dan penilaian. Pada tahap persiapan, tim pengabdian melakukan observasi, pemetaan permasalahan, dan merumuskan materi serta metode yang digunakan. Materi pengabdian dikembangkan berdasarkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Adapun materi desain komunikasi visual yang dipilih ialah Curriculum Vitae. Pada tahap penerapan, dilakukan menggunakan metode demonstrasi yang diikuti sebanyak 8 anak diawali dengan pre-test 10 menit, penjelasan materi selama 40 menit, diskusi 20 menit, praktik langsung selama 120 menit, dan post-test 10 menit. Selanjutnya, tahap penilaian dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test serta menilai karya yang dihasilkan oleh anak-anak untuk kemudian menjadi masukkan terhadap pengabdian berikutnya. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan kreativitas anak-anak di SOS Children’s Village Meulaboh mengenai desain komunikasi visual. Mereka mampu menghasilkan Curriculum Vitae yang menarik dan profesional dengan sentuhan kreativitas yang unik serta telah mampu mengoperasikan perangkat lunak Ps secara baik.
Rural Women Entrepreneurship based on Tourism Village through Post-Disaster Socio-Ecological Capital Triantoro, Dony Arung; Asgha, Ashabul Yamin; Syam, Futri; Fazri, Anhar
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 11 No. 3 (2023): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22500/11202350396

Abstract

Women have always been considered in several studies as the most vulnerable group to disaster risk and less involved in the post-disaster recovery process. This paper aims to find out and analyze the entrepreneurial activities of rural women who joined the management of Nusa Tourism Village as one of the post-disaster economic recovery efforts. The main question that will be answered in this study is how rural women are involved in entrepreneurial activities based on tourism villages after the tsunami. To answer this question, this paper uses qualitative methods with a constructivist paradigm and narrative approach. Data collection was conducted through interviews, observation, and documentation. The results showed that women of Nusa Village carried out tourism village-based entrepreneurial activities through socio-ecological capital. This socio-ecological capital consists of elements of social capital in the form of social relations, beliefs, collective norms, and collective actions. The element of ecological capital is in the form of the utilization of land, water, plants, and household waste which is packaged through various tour packages. This study concludes that socio-ecological capital is an important capital for rural women in carrying out entrepreneurial activities to recover the post-disaster economy.
PERAN PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) KABUPATEN SIMEULUE DALAM UPAYA PENYEDIAAN INFORMASI PUBLIK Cici Sri Ulandari; Anhar Fazri
JIMSI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi VOLUME 2 NOMOR 1 (MARET 2022)
Publisher : JIMSI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, bahwa setiap Badan Publik wajib memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Dalam konteks implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, pentingnya peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam memberikan pelayanan dan pemberian informasi, maka dalam penelitian ini penulis ingin memahami peran dan fungsinya agar berjalan sesuai dengan peraturan, khususnya pelaksanaan keterbukaan informasi Pemerintah Kabupaten Simeulue yang dikelola oleh PPID. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dapat digunakan apabila ingin melihat dan mengungkapkan suatu keadaan maupun suatu objek. Penelitian dilakukan pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Simeulue khususnya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) . Hasil penelitian ini menjelasakan bahwa Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Simeulue merupakan koordinator Informasi dibawah tanggung jawab Kepala Dinasnya yang juga merupakan PPID Utama. Sedangkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai PPID Pembantu. PPID sudah menjalankan perannya dalam melayani kebutuhan publik secara langsung atau tatap muka dan juga secara online untuk mengimplementasikan Keterbukaan Informasi Publik. Cara ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat Simeulue untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Kendala yang dihadapi PPID adalah masih ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum menyediakan infromasi yang sesuai dengan prinsip PPID yang disebabkan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang pengetahuan terhadap pengelolaan informasi secara online belum optimal sehingga belum bekerja dengan baik. Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan terus melakukan sosialisasi dan pelatihan penguasaan dari sistem aplikasi yang disediakan.
PEMANFAATAN WEBSITE PADA DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN PERSANDIAN UNTUK PERWUJUDAN SMART CITY Dapisra, Y, Nurul Iman; Fazri, Anhar
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 6, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v6i2.1677

Abstract

Dinas Komunikasi, Informasi dan Dokumentasi Aceh Jaya merupakan instansi yang bertanggung jawab mengelola website sebagai aplikasi layanan kepada publik, hal ini dapat dilihat bagaimana Diskominsa Aceh Jaya memanfaatkan website untuk menciptakan smart city. Layanan website PPID berfungsi sebagai pengelola dan penyampaian dokumen yang dimiliki oleh badan publik sesuai dengan UU 14/2008 tentang keterbukaan informasi publik. Kota pintar adalah salah satu yang mempromosikan pengembangan infrastruktur perkotaan, ekonomi, dan sistem pendidikan melalui penggunaan pembaruan informasi terkini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari lebih lanjut dan memberikan gambaran umum bagaimana website Diskominsa digunakan untuk mewujudkan smart city. Dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan pencatatan, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan website Diskominsa Aceh Jaya telah memenuhi standar pembaharuan baik dari segi menu aplikasi website maupun pelayanan publik, efisiensi pemerintah untuk kemudahan akses masyarakat melalui website PPID Aceh Jaya.Kata kunci: Website, Pemanfaatan Website, Smart City.
Critical Narrative of Santri Against Fake News and Religious Moderation Zulyadi, Teuku; Akmal, Saiful; Putri, Nanda; Maulida, Titin Arifa; Fazri, Anhar
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 18 No 2 (2024): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v18i2.24349

Abstract

In the era of disruption, digital literacy is a must in the communication process, particularly for students or santri in schools and madrassas. As one of the most active social media users, Madrasah and Dayah students must understand the difference between trustworthy and fake news (hoaxes) that has been mixed in cyberspace, susceptible news that has the potential to affect the realm of law and religious extremism. The digital literacy assistance targets Aliyah students in four popular boarding schools in Banda Aceh and Aceh Besar regency, with a focus on debunking fake news. This paper employs participatory learning and action (PLA) as a technique for assisting school-aged children. In practice, it was discovered that Aliyah students have a limited understanding of digital literacy, particularly in relation to factors that contribute to the suppression of fake news. It is anticipated that the results make a significant contribution to socialization efforts and targeted campaigns to raise awareness of digital literacy among elementary and secondary school-aged children, as well as its incorporation into the curriculum.
Peran Dinas Pariwisata Dalam Meningkatkan City Branding Pada Promosi Wisata Kabupaten Aceh Selatan Sri Maulida; Fazri, Anhar
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 1 No. 2 (2022): May 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.742 KB) | DOI: 10.55123/toba.v1i2.366

Abstract

South Aceh Regency, Aceh Province is one area that has a variety of tourist destinations, both marine tourism, mountains, water, culture, religion and a number of other destinations. One of the efforts to improve the image of a tourist destination in an area is through city branding, namely the strategy of a region in making a strong positioning towards their market, in this case tourists, such as positioning a product or service, so that the city can be widely known by the public. . However, the concept of city branding carried out by the South Aceh Tourism Office (Dispar) has not been analyzed sharply and in depth as an illustration and benchmark for tourism promotion in the district. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that mapping surveys, competitive analysis, blueprints and implementation are important for building city branding in South Aceh
Advertising and Campaign Props in the Perspective of Enviromental Ethics in West Aceh Darusman S, Chandra; Basri, Basri; Ath Thariq, Phoenna; Rotin Djusfi, Apri; Fazri, Anhar
JUSTISI Vol. 10 No. 2 (2024): JUSTISI
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/js.v10i2.3012

Abstract

Installation of advertisements and campaign props on trees in West Aceh Regency has begun because the 2024 election campaign. It is suspected to be done because the wider community can easily see them and not require expensive promotional costs. West Aceh Regency Qanun has regulated the provisions prohibiting the installation of symbols, flags, banners, and other attributes in certain places. This study aims to find out and explain the suitability of West Aceh Regency Qanun Number 3 of 2021 with the concept of environmental ethics, find out the basis for exceptions to the installation of advertisements and campaign props on trees can be done with the permission of the Regent and find out how law enforcement against violations of the use of trees as a place to install advertisements and campaign props in West Aceh Regency. This study is an empirical juridical study with a prescriptive method that uses library research as secondary data and field study conducted to obtain primary data through interviews and FGDs with informants. The results show that Article 15, paragraphs (1) and (2) of West Aceh Qanun Number 3 of 2021 still need to follow environmental ethics. Hence, it creates a biased interpretation of whether or not the installation of advertisements and campaign props on tree media certainly impacts the emergence of inconsistencies.
Metode Persuasif Kantor Camat Labuhanhaji Barat Dalam Mensosialisasikan Vaksinasi Kepada Masyarakat Dian Novi Eriska; Anhar Fazri
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.081 KB) | DOI: 10.54259/mukasi.v1i2.839

Abstract

Study this background by enhancement total number vaccine to population districts LabuhanHaji west, hal this is feedback after existence socialization applied vaccines by subdistrict head LabuhanHaji west. Before existence activity socialization by party office subdistrict head many once pro and counter to vaccine. Study this aim for explain method what is applied office subdistrict head so that public interested for do vaccination. Method research used is method descriptive qualitative for explain research, get in- depth data from results interview with a number of informant. Study this use theory communication persuasive that is Theory Change attitude. Results study pointing that , the socialization carried out to public LabuhanHaji West get positive feedback , method applied persuasion   by office subdistrict head on socialization vaccine succeed give understanding about importance vaccination for society and follow rule which set government center , use for eradicate the Covid-19 virus exist in Indonesia.
Analisis Kebijakan Penerapan Syariat Islam di Aceh Bahagia, Bahagia; Hasan, Effendi; Fazri, Anhar; Sari, Novita
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 2 No. 1 (2026): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.2.1.70

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan Syariat Islam di Aceh, Indonesia. Sebagai satu-satunya provinsi yang memiliki otonomi khusus untuk menerapkan Syariat Islam secara formal, Aceh menjadi kasus yang unik dalam memahami interaksi antara kerangka hukum, kepentingan politik, dan implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah tersedia secara komprehensif, pelaksanaan Syariat Islam belum berjalan secara optimal di seluruh 23 kabupaten/kota. Salah satu tantangan utama adalah ketidakkonsistenan dalam penegakan sanksi terhadap pelanggaran, yang berimplikasi pada melemahnya kredibilitas sistem hukum. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterbatasan anggaran menjadi faktor utama yang menghambat efektivitas implementasi. Tanpa dukungan pendanaan yang memadai, kapasitas kelembagaan, mekanisme penegakan hukum, serta program sosialisasi kepada masyarakat menjadi terbatas. Selain itu, keberhasilan pelaksanaan Syariat Islam tidak hanya bergantung pada regulasi formal, tetapi juga pada keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, ulama, akademisi, dan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan komitmen kebijakan melalui alokasi anggaran yang memadai, koordinasi kelembagaan, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi sangat penting. Kerangka kebijakan yang lebih terintegrasi dan didukung secara optimal diperlukan agar pelaksanaan Syariat Islam di Aceh dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan serta memenuhi aspirasi masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada diskursus tata kelola berbasis Islam dengan menekankan pentingnya efektivitas kebijakan, alokasi sumber daya, dan keterlibatan multipihak.