Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Aplikasi Integrated Farming System Berbasis Zero Waste di Peternakan Ayam Kampung Desa Alebo Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Fuji Astuty Auza; Mardiana Napirah; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Asma Bio Kimestri; Widhi Kurniawan; Astriana Napirah; Purnaning Dhian Isnaeni
Peternakan Abdi Masyarakat (PETAMAS) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3, Nomor 2, Desember 2023
Publisher : Departemen of Animal Science, Agriculture Faculty, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/petamas.v3i2.34870

Abstract

Peternakan ayam kampung semakin meningkat jumlahnya, tidak terkecuali di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Seiring dengan meningkatnya populasi ayam kampung, limbah peternakan yang dihasilkan juga tentu meningkat dan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarakat peternak ayam kampung di Desa Alebo mengenai pengelolaan limbah peternakan ayam kampung menjadi pupuk organik yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, untuk meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan keluarga, masyarakat peternak ayam kampung juga diedukasi mengenai pemanfaatan halaman rumah yang luas sebagai kebun sayur dan tanaman obat. Kegiatan dilakukan dengan memberikan bimbingan teknis. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan (skill) dalam mengelola limbah peternakan dan memanfaatkannya untuk membuat kebun sayur dan tanaman obat serta mengelola hasil-hasilnya. Diharapkan pengetahuan dan skill yang telah diperoleh tersebut dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk mengatasi masalah limbah peternakan, namun juga meningkatkan kemandirian pangan dan peluang bisnis.
Peningkatan Kesejahteraan Peternak Kecil melalui Perbaikan Manajemen Reproduksi dan Kesehatan Kambing di Kota Kendari Badaruddin, Rusli; Saili, Takdir; Bahtiar, Bahtiar; Prasanjaya, Putu Nara Kusuma; Kimestri, Asma Bio; Hakim, Muh. Haidir; Putri, Anindyaningrum Zainal; Ilahude, Meygi Caesarika Putri
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i3.670

Abstract

Small-scale goat farmers play a vital role in supplying animal protein in Indonesia but continue to face challenges in improving productivity and livelihood, particularly due to suboptimal reproductive and health management of their livestock. This study aims to assess the impact of improved reproductive and health management practices on the welfare of smallholder goat farmers. The methods employed included technical training, field mentoring, and evaluation of animal health conditions before and after intervention. The results showed that implementing proper reproductive management—such as heat cycle tracking, selection of superior bucks, and systematic disease prevention and treatment—led to increased birth rates and decreased kid mortality. Consequently, farmers’ income rose by an average of 25% within one production cycle. This study highlights the importance of an integrated approach to reproductive and health management as an effective strategy to sustainably enhance smallholder farmers’ welfare.
PEMANFAATAN MESIN TETAS SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PENETASAN TELUR AYAM KAMPUNG PADA KELOMPOK TERNAK SUMBER TANI BARU DI KELURAHAN WUNDUBATU, KOTA KENDARI Badaruddin, Rusli; Saili, Takdir; Prasanjaya, Putu Nara Kusuma; Kimestri, Asma Bio; Auza, Fuji Astuty; Sani, La Ode Arsad
BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): BAKIRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bakira.2025.6.2.186-194

Abstract

The free-range chicken farming group in Wundubatu Village faces problems of low productivity due to low natural egg hatch rates (40–50%) and dependence on parent stock. This community service program aims to introduce and apply appropriate technology in the form of a simple hatching machine to increase the hatchability of native chicken eggs. The implementation methods include coordination with partners, operational training on the hatching machine, technical assistance, and hatching trials. The results of the activity showed an increase in hatchability to 80-85%, an increase in the number of chicks produced, and an increase in farmers' knowledge and skills in artificial hatching management.
SOSIALISASI PAKAN ALTERNATIF BERBASIS TEPUNG MAGGOT SEBAGAI SUMBER PROTEIN UNGGAS DI DESA MOROME KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN Auza, Fuji Astuty; Purwanti, Sri; Syamsu, Jasmal A.; Bain, Ali; Badaruddin, Rusli; Prasanjaya, Putu Nara Kusuma; Kimestri, Asma Bio
BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): BAKIRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bakira.2025.6.2.236-246

Abstract

The high and fluctuating cost of poultry feed has become a major constraint for smallholder farmers in Morome Village, Konda Subdistrict, South Konawe Regency. This condition undermines the sustainability of poultry farming and reduces farmers’ profit margins. One potential solution is the utilization of maggot (Hermetia illucens / Black Soldier Fly) meal as an alternative protein source that is environmentally friendly, economically viable, and can be locally produced from organic waste. This community service program aimed to enhance farmers’ knowledge and skills regarding maggot farming, processing into meal, and formulating alternative poultry feed. The implementation methods included participatory observation, interactive lectures through presentations, leaflets, and videos, followed by demonstrations and hands-on training on maggot farming and meal processing. The results showed that participants’ understanding of maggot as poultry feed increased, along with their technical skills in maggot cultivation and processing. Farmers also became more motivated to utilize organic waste as maggot rearing media. Strong enthusiasm was evident through active participation in practice sessions and group discussions. Therefore, this program successfully promoted the adoption of maggot-based alternative feed innovation, supporting both cost efficiency in poultry production and sustainable waste management.
Struktur Populasi dan Pertumbuhan Alami Kambing Lokal di Kecamatan Poasia, Abeli dan Nambo Kota Kendari : The population structure and natural increase of local goats in the Poasia, Abeli, and Nambo sub-districts of Kendari City La Budi Budi; Rahim Aka; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Astriana Napirah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 4 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i4.331

Abstract

Kambing kacang dan jawarandu adalah merupakan kambing lokal Indonesia yang dipelihara oleh masyarakat di pedesaan maupun perkotaan karena memiliki beberapa keunggulan seperti kebutuhan pakan per ekor relatif sedikit, daya adaptasi pakan dan lingkungan yang baik, kemampuan reproduksi yang tinggi, mudah dari segi perawatan, pemeliharaannya dan mudah dipasarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur populasi dan pertumbuhan alami kambing lokal di Kecamatan Poasia, Abeli, dan Nambo Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2025 yang bertempat di Kecamatan Poasia, Abeli dan Nambo di Kota Kendari. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu struktur populasi dan pertumbuhan alami kambing lokal. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu data yang diperoleh ditabulasi, dianalisis dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur populasi kambing lokal di Kecamatan Poasia, Kecamatan Abeli dan Kecamatan Nambo yang berdasarkan jenis kelamin yaitu dominan kambing betina 67,81% dan jantan 32,19% sedangkan berdasarkan umur yaitu dominan kambing dewasa 50,14%, anak kambing/cempe 28,78%, dan kambing muda 21,68%. Pertumbuhan alami kambing tertinggi adalah di Kecamatan Nambo sebesar 44,82% (kategori tinggi) dan Poasia 35,80% (kategori tinggi), dan terendah di Kecamatan Abeli 27,78% (kategori sedang).