Claim Missing Document
Check
Articles

Reimagining Catfish (Clarias sp.) Cultivation: Crafting Sustainable Feed for Economic Prosperity and Eco-Friendly Practices in Simple Concrete Ponds Budiyanto, Didik; Hendarto, Totok; Sutarmin, Sutarmin; Ardianik, Ardianik
Assyfa Journal Scientific Essay Vol 2 No 2 (2025): Assyfa Journal of Farming and Agriculture (May) In Press
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajfa.v2i2.515

Abstract

Catfish cultivation in Indonesia is crucial for food security and the economy, but faces efficiency and sustainability challenges. This study analyzes the impact of feed quality on production efficiency, economics, and environmental sustainability in simple concrete ponds. Using a controlled experimental design and three different feed treatments, results show that high-quality feed reduces the Feed Conversion Ratio (FCR), increases biomass, and provides better economic returns. Eco-friendly feed also supports water quality stability. These findings highlight the importance of feed innovation for sustainable aquaculture and recommend cross-sector collaboration to strengthen food systems.
PENGARUH DISIPLIN KERJA, LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Kantohe, Angelin; Sutarmin, Sutarmin
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBis) Vol 2 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/jimbis.v2i3.6069

Abstract

Setiap perusahaan selalu menuntut sumber daya yang dapat berfungsi dengan baik dan efektif agar tujuan perusahaan dapat terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Satria Kabupaten Banyumas. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner langsung kepada responden. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling dengan metode Simple Random Sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS v.29. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Satria Kabupaten Banyumas, lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Satria Kabupaten Banyumas, motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Satria Kabupaten Banyumas, dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Satria Kabupaten Banyumas.
Pengaruh Promosi Jabatan dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan yang Dimediasi Motivasi Kerja: (Studi pada Perusahaan RCI) Sopani Siswantoro; Sutarmin Sutarmin
Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2025): : Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumbiku.v5i1.5879

Abstract

This study aims to analyze the effect of compensation, work motivation, and promotion on employee performance at RCI. The study utilized a survey method, distributing a questionnaire via Google Form to collect data. A total of 100 respondents were selected through simple random sampling, ensuring that each employee had an equal chance of being included. The data was analyzed to determine both the partial and simultaneous effects of the variables under investigation. The results indicate that job promotion and compensation positively and significantly influence work motivation and employee performance. Additionally, work motivation was found to mediate the relationship between job promotion and compensation with employee performance. These findings emphasize that improving employee performance can be achieved when a company consistently offers fair compensation, transparent job promotion opportunities, and reinforces work motivation. Therefore, RCI can enhance its human resource potential through management policies that prioritize employee welfare and career development. This study offers practical insights for companies in developing strategies aimed at improving employee performance and provides academic contributions by exploring the relationship between compensation, job promotion, work motivation, and employee performance. Furthermore, it suggests that companies should foster an environment where employee motivation is a key focus to achieve sustainable organizational growth
DEVELOPING A COMPREHENSIVE RISK MANAGEMENT MODEL FOR INTEGRATED ELECTRICITY PROVIDERS: INSIGHTS FROM ISO 22301-BASED FINANCIAL IMPACT ANALYSIS Sutarmin, Sutarmin; Fitriani, Lisa
SULTANIST: Jurnal Manajemen dan Keuangan Vol. 14 No. 1S (2026): (International Conference ICEBEMA Dr. Soetomo University and ICEBesMA Prima I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/sultanist.v14i1S.825

Abstract

This study explores financial resilience strategies for integrated electricity service providers in navigating global turbulence, including regulatory pressures and energy transition, cyber threats, exchange rate volatility, and disruptions in primary energy supply chains. The analysis integrates the Risk Maturity Index (RMI) and Business Impact Analysis (BIA) based on ISO 22301 standards—commonly applied to operational aspects, but in this study extended to financial dimensions. The research employs a mixed approach: quantitative descriptive methods and qualitative inquiry through case studies, interviews, observations, document analysis, stress testing, risk heat mapping, and scenario sensitivity testing. The findings indicate that the company remains at a low level of risk maturity (RMI 2.4 – developing phase) and faces significant strategic risks in liquidity, tariff setting, infrastructure reliability, and cybersecurity. Applying financial BIA provides a clearer risk landscape, identifies crisis triggers, and formulates recovery strategies that enhance business continuity capabilities. The study recommends strengthening asset management, improving human resource capacity, and exploring financial instruments for risk mitigation. Overall, these findings contribute to the development of a comprehensive risk management model that is particularly relevant for strategic public service enterprises.
Branding Lokal Berbasis Kearifan Budaya Membangun Resonansi Merek dan Dampaknya terhadap Daya Saing Ekonomi Regional di Jawa Timur sutarmin sutarmin; wiwik budiarti; sugiyanto sugiyanto; Taufik Kurniawan
Develop Vol 10 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v10i1.11619

Abstract

Globalisasi memicu paradoks pasar di mana konsumen kini lebih mencari identitas autentik berbasis lokalitas. Namun, kekayaan budaya Jawa Timur sering kali hanya menjadi artefak historis daripada aset strategis branding. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi mekanisme transformasi kearifan budaya menjadi resonansi merek dan dampaknya terhadap daya saing ekonomi regional di Jawa Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif-interpretif dengan logika induktif, penelitian ini menerapkan strategi studi kasus jamak pada Batik Aroma Teraphy (Madura), Batik Bambu Mujur (Lumajang), dan Gerabah Dinoyo (Malang). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik merek, pakar, serta konsumen. Analisis dilakukan menggunakan model analisis tematik Braun & Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi kearifan lokal membangun resonansi merek melalui tiga mekanisme: (1) Inovasi Budaya, yakni dekonstruksi tradisi menjadi solusi fungsional-sensorik seperti batik aromaterapi dan estetika minimalis; (2) Konstruksi Identitas, melalui "Self-Identity Congruity" yang menciptakan cultural capital dan loyalitas premium di mata konsumen ; serta (3) Koneksi Geografis, menggunakan filosofi lokal (misal: Pring Sedapur) yang selaras dengan nilai keberlanjutan global. Dampak ekonomi regional termanifestasi dalam efek multiplier berupa revitalisasi rantai pasok lokal, spesialisasi tenaga kerja, dan penguatan place branding. Penelitian menyimpulkan bahwa daya saing regional Jawa Timur bertumpu pada keseimbangan antara integritas warisan budaya dan inovasi pasar. Model ini memvalidasi Resource-Based View (RBV) di mana keunikan budaya yang bersifat path-dependent menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang resilien.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Pegawai Non Medis RSUD Kardinag Tegal) Al Ivatul Aen; Sutarmin Sutarmin
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.652

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini yaitu bertujuan mengkaji pengaruh disiplin kerja dan pelatihan kerja terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh variabel motivasi kerja, untuk memahami bagaimana faktor tersebut berkontribusi terhadap pencapaian kinerja yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif  deskriptif. Populasinya adalah seluruh pegawai non medis RSUD Kardinah Tegal. Teknik pengumpulan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada 180 responden, analisis data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan program SmartPls. Hasil penelitian menunjukan: 1) disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan nilai p-value sebesar 0.000 < 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 3.508 > 1.65 maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima 2) pelatihan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai, dengan nilai p-value sebesar 0.396 > 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 0.264 < 1.65 maka Ho2 diterima dan Ha2 ditolak. 3) disiplin kerja berpengaruh positif terhadap motivasi kerja, dengan nilai p-value sebesar 0.396 > 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 0.264 < 1.65 maka Ho2 diterima dan Ha2 ditolak. 4) pelatihan kerja berpengaruh positif terhadap motivasi kerja, dengan nilai p-value sebesar 0.000 < 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 3.853 > 1,65 maka Ho4 ditolak dan Ha4 diterima. 5) motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, dengan nilai p-value sebesar 0.004 < 0,05 atau dengan t-statistic sebesar 2.660 > 1,65 maka Ho5 ditolak dan Ha5 diterima 6) motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi dengan nilai p-value sebesar 0.079 > 0,05 atau dengan t-statistic sebesar 1.412 < 1.65 maka Ho6 diterima dan Ha6 ditolak. 7) motivasi kerja memediasi pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja pegawai, melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi dengan nilai p-value sebesar 0.017 < 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 2.126 > 1,65 maka Ho7 ditolak dan Ha7 diterima
Peran Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Pengaruh Efikasi Diri dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai Iza Aulia Rahmawati; Sutarmin Sutarmin
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.780

Abstract

Manajemen sumber daya manusia (MSDM) belakangan ini menjadi isu kritis di berbagai lembaga atau organisasi publik. Salah satunya Rumah Sakit Hawari Essa yang memiliki peran krusial dalam pelayanan kesehatan, namun menunjukkan fenomena penurunan kinerja pegawai. Berdasarkan fenomena tersebut, tujuan utama studi ini adalah untuk menganalisis kinerja pegawai melalui aspek-spek yang dianggap memiliki pengaruh, seperti: efikasi diri, disiplin kerja dan kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Sebanyak 104 pegawai dipilih sebagai responden melalui distribusi angket yang kemudian dianalisis dengan menggunakan SmartPLS dengan model SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) efikasi diri berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, 2) disiplin kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai, 3) efikasi diri berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, 4) disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, 5) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, 6) kepuasan kerja tidak mampu memediasi pengaruh efikasi diri terhadap kinerja pegawai, dan 7) kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menghasilkan wawasan teoritis dan rekomendasi praktis bagi manajemen RSHE Tegal dalam upaya mengoptimalkan sumber daya manusia demi kemajuan organisasi.
Pengaruh Kualitas Produk, Electronic Word of Mouth dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian melalui Minat Beli Sebagai Variabel Mediasi Sintia Hapsani Putri; Sutarmin Sutarmin
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.811

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang memberikan dampak krusial bagi kemajuan perekonomian Indonesia. Namun, berkembangnya UMKM  menimbulkan persaingan yang ketat antar pelaku UMKM. Sehingga UMKM perlu menciptakan peluang, maka dari itu penelitian ini perlu dilakukan guna mengetahui faktor yang memberikan dampak terhadap keputusan pembelian dan menciptakan peluang. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode accidental sampling dengan jumlah 170 responden yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan alat analisis yang digunakan melalui metode Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) kualitas produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-statistic 3,638 > t-tabel (1,66) dan nilai p-value 0,000 < 0,05, 2) electronic word of mouth tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-statistic 1,166 < t-tabel (1,66) dan nilai p-value 0,122 > 0,05, 3) lokasi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan t-statistic 2.399 > t-tabel (1,66) dan nilai p-value 0,008 < 0,05, 4) kualitas produk berpengaruh positif terhadap minat beli dan nilai t-statistic 3.638 > t-tabel (1,66) dan nilai p-value 0,000 < 0,05, 5) electronic word of mouth berpengaruh positif terhadap minat beli, t-statistic 7.498 > t-tabel (1,66) dan nilai p-value 0,000 < 0,05, 6) lokasi tidak berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen, memiliki nilai t-statistic 0,168 < t-tabel (1,66) dan memiliki p-value 0,433 > 0,05, 7) minat beli memberikan pengaruh positif terhadap keputusan pembelian t-statistic 72.118 > t-tabel (1,66) dan nilai p-value 0,017 < 0,05, 8) minat beli memediasi kualitas produk terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-statistic 1.698 > t-tabel (1,66) dengan nilai p-value 0,045 < 0,05, 9) minat beli memediasi electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-statistic 2.158 > t-tabel (1,66) dan nilai p-value 0,015 < 0,05, 10) minat beli tidak memediasi lokasi terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-statistic 0,153 < t-tabel (1,66) dan nilai p-value 0,439 > 0,05.
Pengaruh Strategi Green Marketing Mix terhadap Keputusan Pembelian Produk Aqua Muhammad Helmi Sodiq; Nur Sayidah; Sutarmin Sutarmin
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 2 (2026): Jurnal Dimensi (July 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i2.9453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh green product, green price, green place, dan green promotion baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian produk Aqua. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya pangsa pasar Aqua dari 62,50% pada 2021 menjadi 46,90% pada 2024, di tengah posisinya yang justru tetap menjadi merek air minum dalam kemasan paling diingat konsumen sebagai produk ramah lingkungan menurut survei Katadata Insight Center. Kesenjangan antara citra hijau yang kuat dan tren pangsa pasar yang menurun ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas penerapan strategi green marketing mix Aqua dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen secara nyata. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, melibatkan sampel sebanyak 134 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria berusia minimal 17 tahun dan pernah membeli serta mengonsumsi produk Aqua. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green product, green price, green place, dan green promotion masing-masing berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian, dengan green promotion sebagai variabel paling dominan. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan kontribusi sebesar 81,0% terhadap variasi keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi green marketing mix Aqua telah efektif memengaruhi keputusan pembelian pada level konsumen individu, sehingga penurunan pangsa pasar kemungkinan lebih disebabkan oleh faktor eksternal di luar model penelitian ini, seperti agresivitas ekspansi pesaing.
Pengaruh Aksesibilitas dan Kualitas Pelayanan terhadap Minat Berkunjung Kembali dengan Kepuasan Wisatawan sebagai Variabel Mediasi Isnaeni Isnaeni; Sutarmin Sutarmin
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1628

Abstract

Perkembangan sektor pariwisata menuntut setiap destinasi wisata tidak hanya mampu menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga mempertahankan minat mereka untuk melakukan kunjungan kembali. Fluktuasi jumlah kunjungan di objek wisata D’las Lembah Asri Serang menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi minat berkunjung kembali. Selain itu, masih terdapat perbedaan hasil penelitian mengenai pengaruh aksesibilitas dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut dengan kepuasan wisatawan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali, baik secara langsung maupun melalui kepuasan wisatawan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 150 wisatawan yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis penelitian diterima. Aksesibilitas dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan serta minat berkunjung kembali. Kepuasan wisatawan juga berpengaruh positif terhadap minat berkunjung kembali dan terbukti memediasi secara parsial pengaruh aksesibilitas dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali, yang ditunjukkan oleh pengaruh langsung aksesibilitas dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali yang tetap signifikan setelah kepuasan wisatawan dimasukkan sebagai variabel mediasi dalam model. Model penelitian mampu menjelaskan 61,2% variasi kepuasan wisatawan dan 55,3% variasi minat berkunjung kembali. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan merupakan strategi penting untuk meningkatkan kepuasan wisatawan dan memperkuat loyalitas melalui minat berkunjung kembali pada destinasi wisata.