Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

TRANSFORMASI DIGITAL DI DUNIA PAUD: SISTEM INFORMASI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK (SIPPA) BERBASIS ANDROID Pratiwi, Dewi; Afrianingsih, Anita; Khanif Zyen, Akhmad; Hakim, Lukman; Widya Putri, Nandani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.4926-4942

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi kebutuhan mendesak di era informasi saat ini. Salah satu inovasi yang diperlukan adalah digitalisasi laporan perkembangan anak agar orang tua dapat memantau dan berinteraksi dengan perkembangan anak secara real-time. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan dampak Sistem Informasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak (SIPPA) berbasis Android, yang dirancang untuk memberikan laporan harian kepada orang tua terkait perkembangan anak di PAUD. SIPPA memungkinkan guru untuk mencatat dan mengirimkan laporan perkembangan anak secara digital, yang dapat langsung diakses oleh orang tua melalui perangkat Android. Latar belakang pengabdian ini didasari oleh perlunya solusi yang efektif untuk menjembatani komunikasi antara guru dan orang tua, guna memastikan bahwa stimulasi perkembangan anak yang diberikan di sekolah dan di rumah dapat sejalan. Implementasi SIPPA di PAUD bertujuan untuk meningkatkan transparansi dalam pelaporan perkembangan anak, memudahkan guru dalam pengelolaan informasi, dan mempercepat respon dari orang tua terhadap kebutuhan perkembangan anak. Metodologi pengabdian melibatkan pelatihan intensif bagi guru dan orang tua untuk menggunakan SIPPA, disertai dengan evaluasi berkala untuk menilai efektivitas dan kesesuaian aplikasi ini dalam mendukung komunikasi yang efektif antara guru dan orang tua. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa SIPPA tidak hanya meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak, tetapi juga memungkinkan guru untuk memberikan intervensi yang lebih tepat waktu berdasarkan umpan balik dari orang tua. Artikel ini menyimpulkan bahwa digitalisasi melalui SIPPA merupakan langkah signifikan dalam transformasi pendidikan anak usia dini, yang memungkinkan kerjasama yang lebih efektif antara sekolah dan rumah dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Eksplorasi Dunia Satwa melalui Pelatihan Augmented Reality bagi Guru KB IT Ratu Kalinyamat Jepara Amalia, Dina; Pratiwi, Dewi; Afrianingsih, Anita; Nofan Zulfahmi, Muhammad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3005

Abstract

Revolusi teknologi di era digital saat ini dirasa penting bagi guru KB IT Ratu Kalinyamat Jepara untuk memperkaya metode pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas pelatihan augmented reality (AR) dalam memperkaya pengalaman belajar guru KB IT Ratu Kalinyamat Jepara terkait dunia satwa khususnya dalam bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini mulai dari tahap persiapan, implementasi pelatihan, pendampingan, pengujian metode, dan penilaian hasil. Instrumen dalam memberikan materi adalah power point, untuk melakukan pre test dan post test menggunakan angket untuk mengukur persepsi dan kepuasan peserta terhadap penggunaan AR dalam pembelajaran. Gap analysis PkM yaitu peningkatan pengetahuan dan ketrampilan guru KB IT Ratu Kalinyamat Jepara tentang eksplorasi dunia satwa dalam bahasa Inggris melalui pelatihan AR menggunakan aplikasi animals 4D. Hasil pengabdian diperoleh nilai pre test sejumlah 40% dan meningkat pada nilai post test menjadi 90%, kenaikan nilai menunjukkan respon positif bahwa pelatihan AR dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan minat guru KB IT Ratu Kalinyamat dalam mengajarkan eksplorasi dunia satwa dalam bahasa Inggris kepada anak usia dini. Melalui pelatihan AR menggunakan aplikasi animals 4D telah membawa dampak yang positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkaya pengalaman belajar anak.
Menjaga Budaya Melalui Pentas Tari Oleh Guru Labschool UNISNU Jepara Pratiwi, Dewi; Amalia, Dina; Afrianingsih, Anita
Gayatri : Jurnal Pengabdian Seni dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20111/gayatri.v2i1.39

Abstract

The arts scene has long been a rich platform for artistic and cultural expression in society. The role of dance as a form of artistic expression that connects movement, music, and narrative to convey cultural messages and meanings. This activity aims to provide an opportunity for early childhood education  to apply basic dance movements and their development as early childhood education learning materials. PAUD educators are invited to create variations of innovative dance movements. This service will take place from May to July 2023 with the partner Labschool Unisnu Jepara with a total of 6 educators. Through historical reviews and contemporary analysis, this service explores the role of dance performances in forming and maintaining cultural identity, as well as its impact on learning in PAUD. The implementation details are: 1) Determining groups and types of dance for each group, as well as preparing activity schedules and guidance. 2) Determining the back song for each dance. 3) Discussion and planning dance movements. 4) Review the dance creations. 5) Evaluation of the results of the revision of the dance creation. 6) Dance performance. It is hoped that further efforts will emerge to preserve, develop, and celebrate the richness of art and culture through artistic performances. Through dance, educators' creativity is developed so that they are able to work better and have artistic value. The ability to develop traditional and modern dance movements is a challenge in itself and can be a provision for them to apply their knowledge in the future when they teach as PAUD teachers. Written in English with a distance between sentences of 1 space and the number of words between 150-250. The abstract should contain introductions, methods, results and discussions and conclusions (without citation). Avoid using citations in the abstract.
KREASI KRIYA DI TK BERSAMA DOSEN PGPAUD FTIK UNISNU JEPARA Afrianingsih, Anita; Pratiwi, Dewi; Amalia, Dina; Nofan Zulfahmi, Muhammad; Asih Wiranti, Dwiana; Purnomo Endah Aflahani, Ari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4527-4535

Abstract

Karakteristik perkembangan anak usia dini berada di masa mengidentifikasi, meniru, eksplorasi dan masa-masa bermain. Guru PAUD memiliki kewajiban membimbing anak dengan optimal pada setiap moment perkembangan yang dilalui. Faktanya, guru mengalami kesulitan saat menciptakan karya seni untuk anak usia dini, sehingga perlu mendapatkan pelatihan berbasis cipta karya seni dari kerajinan kriya. Beberapa lembaga TK di daerah Kecamatan Mayong, umumnya mengalami kendala yang sama terkait cipta karya seni yang mampu menstimulasi perkembangan anak. Begitu pula di TK Mayong Lor dengan jumlah peserta didik 110 membutuhkan suatu media dengan memanfaatkan limbah-limbah yang ada di lingkungan sekitar TK. Limbah yang dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan kriya diantaranya dari batu-batuan, kerang, stick ice cream, dan limbah kayu. Tim pengabdian dosen PGPAUD UNISNU mengadakan pelatihan untuk para guru di TK tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan kreativitas guru dalam membuat media pembelajaran dalam bentuk kerajinan seni kriya sehingga pembelajaran dapat tercapai dengan optimal. Pelatihan dan pendampingan ini berlangsung dengan hikmat dan peserta mulai membuatnya sebelum melaksanakan pembelajaran di kelas.
Staphylococcus Scalded Skin Syndrome pada Anak: Laporan Kasus Pratiwi, Dewi; Firsiyati, Aty; Wahyu, Yuli; Suyanto, Lasmadu; Djalilah, Gina Noor; Asmarani, Rewina Intan
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23044

Abstract

Staphylococcal Scalded Skin Syndrome merupakan penyakit yang sering ditemui pada neonatus dan anak-anak berusia kurang dari 2 tahun. Penyakit ini memiliki gejala serupa dengan Stevens-Johnson Syndrome dan nekrolisis epidermal toksik. Dibutuhkan penegakan diagnosis yang cepat dan tepat dikarenakan penyakit ini termasuk kegawatdaruratan yang dapat ditemukan pada bayi dan anak. Sistem ginjal pada bayi dan anak-anak yang belum matang, kurangnya imunitas, dan tidak adanya antibodi maternitas pada mereka yang tidak mendapat ASI menjadi faktor rentannya anak anak dan bayi terhadap S4. Anak berusia 1 tahun 4 bulan dibawa ibunya ke RS dikarenakan kulit yang melepuh pada hampir seluruh tubuh disertai penebalan krusta pada area muka setelah sebelumnya mendapat terapi antibiotik. Staphylococcal Scalded Skin Syndrome dapat memberikan prognosis yang baik apabila ditangani dengan tepat dan cepat. Pemberian antibiotik yang tepat dapat mengeliminasi kuman dan pemberian terapi suportif dapat meringankan gejala pasien.
Co-Authors Abdullah Pandang Adam Hermawan aditya, Rania Adrallisman, Adrallisman Afrianingsih, Anita Alfi Fauziah, Nur Anggraini, Aulia Hervi Annisa Nurida Annisya, Emmy Indri Anshari, Muhammad Redha Aryani, Niken Dyah Asih Wiranti, Dwiana Asmarani, Rewina Intan Bayu, Febri Arianto Delvia, Putri Dewi, Marisa Rizqiana Dewi, Taufani Diahlaksmi, Sista Dina Amalia Edy Meiyanto Endang Sri Maruti Farida Aryani Firsiyati, Aty Galuh Kumalasari Gina Noor Djalilah Hadi Sudrajad Hasan Hasan Hendradewi, Sarwastuti Hetiyasari Hidayah Akil, Syafarinah Nur Hidayanti, Ayuk Hikmah Ifayanti Inna Armandari Irawati, Candra Kandhi, Putu Wijaya Kesumo, Aningdita Khanif Zyen, Akhmad Kirana, Kolinda Kukuh Dwi Wijanarko Lestari Dewi S, Sri Lia Yuliani Lukman Hakim Matea, Ari Maulida, Sania Mufid Muhammad Mustofa Mukti Widagda, Tasya Mutia Mulyanti, Relly Muthi Ikawati Nafisa, Katri Nareswari, Kirana Pawitra Nasution, Dhea Syah Nazwa Nazha, Yuvia Karlin Niken Nur W, Niken Nofan Zulfahmi, Muhammad Nova Nevila Rodhi Novi Hastuti, Novi Novi primadewi Nurhayati Nurhayati Nurul Wahdah, Nurul Octi, Dea Wambi Pratiwi, Primadita Asis Purnomo Endah Aflahani, Ari Puteri, Aulia Rahman Putri, Novyati Kamalika Qomaruzzaman, Agus Rafli, Muhammad Ramadhani, Devi Eka Ratna Yunita, Dwi Retno Wulandari Rini Muharini Rohman, Zulia Rosdiana, Aliva Rosmaini Setiamika, Made Subagyo, Roni Sujarwo Susilowati, Amin Suyanto, Lasmadu Tampubolon, M Rizky Fauzan Tri Yani umiyati, Endang Urrachman, Salsabillah Kemangi Usrah, Muzayyinah Al Utama, M. Reza Wahyu, Yuli Wediningsih, Yulyani Widya Putri, Nandani Yelvi Levani Yuhaini, Yuhaini Yusuf, Destar Aditya