Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peningkatan kemampuan kognitif pada remaja melalui layanan informasi Cindy Marisa; Evi Fitriyanti
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.32127

Abstract

Individual cognitive abilities become a benchmark in making decisions to act. High cognitive abilities can provide the potential for success in individuals in various ways, including in their teens. Various kinds of methods are carried out on adolescents so that they are able to maximize their potential so that they develop properly. Information counseling services provide a number of information to clients so that clients are able to process the information and use it as needed. In information counseling services, a number of cognitive activities are carried out so that in addition to adding a number of knowledge and insights, they also develop adolescent cognitive abilities. Based on these assumptions, we conduct research aimed at observing the improvement of adolescent cognitive abilities through information counseling service activities. We conducted an experiment involving 35 teenagers. Based on the results of data analysis, a significant increase in the cognitive abilities of adolescents is presented before and after information counseling services are provided. With an average difference of 20,029. Thus, counselors can provide information counseling services to improve the cognitive abilities of adolescents both at school and outside of school
Information services in counseling and locus of control toward communication between parents and children’s Evi Fitriyanti; Sabrina Dachmiati; Hengki Satrianta
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.12145

Abstract

The aim of this research is to know how much contribution given by informationservices in counseling and locus of control toward communication between parents and children. This research is a quantitative research using survey. This research was conducted in Komunitas Bunda Condet. The sample for this study came to 44 people taken by saturated sample distribution technique. Data were collected through a questionnaire. Data was analyzed by using multiple regression test with the help of SPSS 22 for windows. The results showed that information services and locus of control contribute to communication between parents and children. These results prove that communication quality can be improved by taking into account information services and locus of control.
PELATIHAN TERAPI MEWARNAI UNTUK MEREDUKSI STRES BELAJAR BAGI GURU MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL PAGADEN Sri Utami; Cindy Marisa; Evi Fitriyanti; Anna Rufaidah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa Vol 2, No 3 (2023): Jurnal PKM Batasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/pkmbatasa.v2i3.2052

Abstract

Stres belajar merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh siswa. Banyak metode yang dianggap mampu mereduksi stres belajar yang dihadapi oleh siswa. Namun demikian stres belajar masih tetap saja terjadi. Guru telah banyak melakukan teknik dalam menurunkan stres belajar namun belum menemukan hasil yang optimal. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan pelatihan salah satu teknik yang dianggap mampu mereduksi stres belajar, yaitu terapi mewarnai. Pelatihan ini diberikan kepada guru yang pada akhirnya akan dijadikan sebagai salah satu teknik untuk membantu menurunkan tingkat stres belajar pada siswa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diberikan kepada guru Muhammadiyah Boarding School Pagaden, Kabupaten Subang. Kegiatan ini melibatkan 27 orang guru Muhammadiyah Boarding School yang dilakukan secara daring. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan workshop. Luaran yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah guru mampu memiliki pengetahuan mengenai terapi mewarnai sekaligus melaksanakan teknik ini ketika siswa mengalami stres belajar. 
LAYANAN KONSELING PRANIKAH MELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING BAGI REMAJA DI KALIMULYA DEPOK Cindy Marisa; Evi Fitriyanti; Sri Utami
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v2i2.328

Abstract

Pemahaman yang rendah tentang konsep pernikahan pada remaja dapat berdampak negatif bagi kehidupan pernikahan. Konsep pernikahan bila tidak dibingkai melalui arah yang seharusnya dapat membawa remaja pada masa depan yang penuh resiko dikarenakan minimnya informasi atau kelirunya menerima informasi tentang pernikahan. Terkait dengan hal tersebut, Layanan Informasi Pranikah menjadi salah satu langkah awal pembekalan remaja dalam memiliki konsep pernikahan yang akan membawanya pada bagaimana cara remaja mengarahkan dirinya dalam suatu hubungan pranikah kelak. Pendekatan Problem Based Learning yang diintergrasikan dengan layanan informasi ini dapat memberikan keluasan peserta layanan untuk mendapatkan sajian materi secara kontekstual dan mendorong partisipasi aktif dalam ber-BMB3 (Berpikir, Merasa, Bersikap, Bertindak, dan Bertanggung Jawab). Layanan lain yang menjadi muara dalam konseling pranikah ini yaitu Layanan Konsleing Perorangan. Pengabdian kepada Masyarakat ini, bermaksud memberikan pengetahuan dan wawasan tentang konsep pernikahan sehingga menjadi lebih luas dan realistis serta menjadi mampu mengarahkan dirinya pada perilaku positif dalam membina hubungan pranikah. Kegiatan ini melibatkan 52 peserta layanan di wilayah Depok melalui kegiatan tatap muka virtual. Hasil dari kegiatan ini adalah layanan informasi melalui pendekatan problem based learning dan konseling perorangan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan wawasan, pengetahuan, dan perilaku remaja terkait hubungan pranikah dan dapat menjadi alternatif bagi para praktisi konseling dalam upaya penguatan konsep pranikah.
Pelecehan Seksual Fisik Di Perguruan Tinggi: Tinjauan Terhadap Faktor Penyebab, Dampak, dan Strategi Kebijakan sebagai Upaya Pencegahan Fitriyanti, Evi; Suharyati, Henny
Sosio e-Kons Vol 15, No 2 (2023): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sosioekons.v15i2.17531

Abstract

Permasalahan pelecehan seksual fisik di perguruan tinggi masih terjadi sampai dengan saat ini, maka diperlukan pengkajian melalui tinjauan terhadap faktor penyebab dan juga dampak untuk dirumuskan menjadi strategi kebijakan sebagai upaya pencegahan sehingga bisa diimplementasikan perguruan tinggi sebagai wadah pendidikan tertinggi. Metode di dalam penelitian ini menggunakan literature review kemudian dianalisis menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian berdasarkan tinjauan terhadap faktor penyebab dan juga dampak dari pelecehan seksual fisik di perguruan tinggi dapat dirumuskan strategi kebijakan yang terdiri dari 8 rumusan strategi kebijakan yang dapat diimplementasikan di tingkat perguruan tinggi, 4 strategi kebijakan yang dapat dilaksanakandi tingkat Fakultas dan Program Studi, serta 6 rumusan strategi kebijakan yang dapat diterapkan oleh Satgas PPKS di perguruan tinggi.
PKM Penguatan Peran Pendidikan Dalam Ekonomi Kreatif Era Revolusi Industri 4.0: Dukungan Dan Risiko Dari Pemerintah Dan Swasta Muharam, Hari; Sumardi, Sumardi; Fitriyanti, Evi; Iswari, Fitria; Mariska, Fenti; Raga Paksi, Galuh; Ahirudin, Ahirudin
Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ks.v2i3.2658

Abstract

Perubahan landscape ekonomi yang dipacu oleh Revolusi Industri 4.0 mendorong peran pendidikan sebagai ujung tombak persiapan peserta didik untuk berkontribusi dalam ekonomi kreatif yang berkembang pesat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan di SMPN 2 Maja, Lebak, Banten, dilakukan dengan tujuan memperkuat peran pendidikan, khususnya para guru, sebagai fasilitator kreativitas dan inovasi. Metode pelaksanaan PKM mengadopsi pendekatan partisipatif aktif dengan fokus pada identifikasi permasalahan dan solusi melalui pendampingan dan penguatan. Evaluasi kegiatan mengungkap hasil yang positif, dengan tingkat keterpahaman mitra sebesar 80%, kemampuan penyampaian materi tim PKM sebesar 79%, dan kontribusi positif sebesar 75%. Sehingga dapat disampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam mengatasi tantangan pendidikan di era Revolusi Industri 4.0. dan rekomendasi mencakup perluasan integrasi kurikulum dengan kebutuhan ekonomi kreatif lokal dan peningkatan dukungan pemerintah serta sektor swasta.
Keterampilan guru bimbingan dan konseling dalam implementasi metode project based learning pada kurikulum merdeka Putro, Tegar Bayu; Marisa, Cindy; Fitriyanti, Evi; Utami, Sri
Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ocim.v3i2.10621

Abstract

the independent curriculum currently being implemented is a curriculum in which there are several updates in teaching systems and methods, such as in the preparation of lesson plans and the formulation of student achievement indicators. This research aims to determine the description of the skills of guidance and counseling teachers at MGBK SMK Kab. Bogor in implementing the Project Based Learning method in the Independent Curriculum. This research uses a quantitative survey method with a questionnaire instrument as a research data collection tool. The research sample was 30 vocational guidance and counseling teachers at MGBK, Bogor Regency. The results of this research provide an illustration that the skills of BK teachers in implementing the PjBL method in the Independent Curriculum at MGBK Vocational Schools in Bogor Regency are in the quite good category with a percentage of 62%. Thus, this research can provide appropriate recommendations and strategies for schools and guidance and counseling teachers to improve skills and competencies in implementing the PjBL method in the Independent Curriculum at MGBK Vocational Schools in Bogor Regency.
Penguatan Pendekatan Anti Bulyying dan Anti Kekerasan: Strategi untuk Dasawisma di Lingkungan Rt 01/Rw 06 Ciganjur Solihatun, Solihatun; Fitriyanti, Evi; Miskanik, Miskanik; Fijriani, Fijriani
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v7i6.25424

Abstract

Perilaku kekerasan dan perundungan (bullying) menjadi isu yang semakin mengkhawatirkan dalam masyarakat, khususnya di lingkungan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan kader Dasawisma dalam mencegah dan menangani kekerasan dan perundungan melalui penguatan pendekatan anti-bullying dan anti-kekerasan di lingkungan RT 01/RW 06 Ciganjur. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan monitoring yang dilakukan secara partisipatif dan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran kader Dasawisma mengenai jenis-jenis tindakan kekerasan dan perundungan, serta strategi pencegahannya. Monitoring dan evaluasi berkala menunjukkan bahwa hampir setengah dari anggota Dasawisma memiliki tingkat kesadaran yang sangat tinggi tentang pentingnya pencegahan dan penanganan bullying, dengan persentase sebesar 43,3%. Kesimpulannya, program ini berhasil memenuhi sasaran dan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat. Rekomendasi untuk keberlanjutan program meliputi penguatan pelatihan berkelanjutan, kolaborasi antar lembaga, pengembangan program sosialisasi, serta evaluasi dan feedback yang terus-menerus
Kesadaran Perilaku Anti-Bullying Dasawisma RT 01/RW 06 Ciganjur Fitriyanti, Evi; Solihatun, Solihatun; Syahputra, Yuda
JITSS (Journal of Innovation and Trend in Social Sciences) Vol. 1 No. 2 (2024): JITSS (Journal of Innovation and Trend in Social Sciences)
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/jitss.v1i2.140

Abstract

Permasalahan bullying menjadi ancaman bagi perkembangan anak dan lingkungan sosial, sehingga membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak termasuk komunitas lokal seperti Dasawisma yang memiliki potensi besar dalam membentuk lingkungan aman dan suportif. Penelitian ini mengkaji kesadaran anti-bullying di lingkungan Dasawisma RT 01/RW 06 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dengan menggunakan metode survei kuantitatif deskriptif dengan sampel 30 anggota Dasawisma, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait bullying. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner yang dirancang untuk mengukur kesadaran anti-bullying. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif dan visualisasi data melalui boxplot dan scatterplot. Analisis data melalui IBM SPSS 26 mengungkapkan variasi dalam kesadaran berdasarkan pengalaman dipanggil ke sekolah, penggunaan media sosial, dan status pernikahan. Hasil menunjukkan bahwa 43,3% peserta memiliki kesadaran anti-bullying yang sangat tinggi, mengindikasikan pemahaman mendalam tentang dampak bullying dan pentingnya peran mereka dalam pencegahan. Temuan ini menyoroti peran penting sebagai anggota Dasawisma dalam membentuk nilai-nilai anti-bullying dan berkolaborasi dengan sekolah, masyarakat serta lembaga lain. Kesadaran tinggi ini diharapkan dapat menjadi model bagi komunitas lain untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.
LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENGURANGI SIKAP PEOPLE PLEASER DENGAN PENDEKATAN REBT TEKNIK ROLE PLAYING Muti'ah, Aulia; Yuriska Pragusma; Laura Rahmanesa Rihendry; Ugi Sugian; Evi Fitriyanti
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2025): Vol 8, No 3 Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v8i3.27307

Abstract

The people pleaser attitude is the tendency of individuals to always please others in order to gain acceptance, even if it means sacrificing personal interests. This attitude can negatively impact mental health, self-esteem, and decision-making. This research aims to determine the effectiveness of counseling services using the Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) approach with role-playing techniques in reducing the people pleaser attitude.The REBT approach is used to help students recognize and change the irrational thoughts underlying people-pleasing behavior, while role-playing techniques are applied to train the courage to express opinions and set personal boundaries in social situations. The subjects of this research consist of students who have a high tendency to be people pleasers based on the results of the initial assessment. This research is action research in guidance counseling (PTBK) that uses several methods including Planning, Action, Information Gathering, and Reflection. This PTBK research collected data using pre-test and post-test questionnaires (cycle 1 and cycle 2), observations, interviews, and documentation studies. The analysis results showed that group counseling services with the REBT approach and role-playing techniques effectively reduced people-pleasing attitudes in eight students, marked by a change in mindset from irrational to rational, which had a positive impact on their emotional behavior.