Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

DINAMIKA PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PANCASILA DALAM MENUMBUHKAN SIKAP BELA NEGARA DI TINGKAT SEKOLAH DASAR Ananda Putri; Elinda Azis; Nadya Zaharani; Elvina Aretha; Subakdi Subakdi; Kayus Kayowuan; Suprima Suprima
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila as the ideology of the Indonesian nation as well as being used as the basis of the Indonesian state has noble values that are important to instill from an early age. In addition, Pancasila is also the way of life of the Indonesian people. The influence of the globalization era on the values of Pancasila is very impactful with the weakening of the power of education control by the state and the decline in the moral quality of elementary school students. Technological advances due to the rapid flow of globalization, greatly changing the pattern of teaching in the world of education. Because the influence of the globalization era that is so fast can fade the ideological values of Pancasila and the attitude of state defense in the lives of generation Z and Alpha. This article will describe the dynamics of the moral values of Pancasila that must be implemented so that the values of Pancasila in fostering the attitude of state defense remain strong, it is necessary to strengthen the values of Pancasila to the next generation of the nation, especially to students from the elementary school level first. This article is made to continue to make Pancasila as a guideline in everyday life to foster an attitude of state defense from an early age, so as to make the next generation of nationalists, responsible, democratic, and become the next generation who uphold the values of Pancasila. This article is made using the community service method (PKM) by paying attention to activity planning, implementation, and evaluation stages.
STRATEGI PENGUATAN SISTEM HUKUM DAN ANTI KORUPSI DI SMP NEGERI 37 JAKARTA Surinaia Zulfi Tsaqif; Nurul Lutfiah; Dhini Renata Julia Silaban; Flora Tri Melfanny Bu’Ulolo; Subakdi Subakdi; Kayus Kayowuan Lewoleba; Abdul Halim; Ronald Manalu
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemerintahan, kegagalan dalam hal keteladanan masih sering ditemukan dalam implementasinya, dalam hal ini yaitu korupsi. Korupsi merupakan salah satu masalah utama yang menghalangi kemajuan dan pertumbuhan suatu negara. Korupsi masih marak terjadi di Indonesia, termasuk juga di bidang pendidikan. Peran Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebagai institusi pendidikan dasar, memiliki tanggung jawab aktif untuk membentuk moral dan karakter generasi muda. Oleh karena itu, untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan berintegritas di lingkup pendidikan, penguatan sistem hukum dan antikorupsi menjadi sangat penting. Sebagai mahasiswa yang kritis akan permasalahan tersebut, kami memberikan kontribusi dengan melaksanakan pengabdian masyarakat dalam metode sosialisasi materi dasar mengenai sikap dan perilaku anti korupsi serta implementasinya dalam kehidupan kepada siswa/i kelas 8 SMP Negeri 37 Jakarta. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman mendalam mengenai kesadaran dan bagaimana persepsi mereka terhadap hukum dan antikorupsi. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa siswa/i kelas 8 SMP Negeri 37 Jakarta mengalami peningkatan pemahaman mengenai sistem hukum dan anti korupsi.
IMPLEMENTASI GENERASI Z SEBAGAI AGENT OF CHANGE DALAM MEMBANGKITKAN SEMANGAT BELA NEGARA MENUJU REVOLUSI INDUSTRI 4.0 An Nazwa Artha Rea Ahmad; Nayla Rizqika Ramadhani; Yusuf Gandhy Natabrata; Nanang Anggara; Subakdi Subakdi; Kayus Kayowuan Lewoleba; Abdul Halim
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi Industri 4.0 yang didorong oleh teknologi digital dan internet memberikan peluang besar bagi generasi muda, khususnya Generasi Z, untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Sebagai “agent of change”, generasi ini memiliki akses dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk berbagai tujuan, termasuk memperkuat etos pertahanan negara. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan agar siswa MA Darul Maarif Jakarta Selatan memahami pentingnya peran mereka dalam membantu negara menuju Revolusi Industri 4.0 dan mendorong semangat bela negara. Metodenya adalah penyajian materi dan diskusi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman siswa terhadap revolusi industri, bela negara, dan perannya, mengalami peningkatan dari 42,5% sebelum penyuluhan menjadi 88,75% setelah penyuluhan. Hasil-hasil ini menyoroti pentingnya pendidikan tentang Revolusi Industri dan bela negara. Disarankan agar materi ini berhasil diintegrasikan ke dalam kurikulum untuk memperkuat pemahaman Gen Z terhadap era digital.
Sosialisasi Mengenai Bahaya Korupsi dan Peningkatan Perilaku Antikorupsi di SMPN 166 Jakarta Adzkia Nuffus Humairoh; Safina Alia Rameyza; Asyraf Al Dzahabi Sihmanto; Zefanya Valerina Putri; Subakdi Subakdi; Kayus Kayowuan Lewoleba
Syntax Idea 6808-6818
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i11.11195

Abstract

Korupsi merupakan salah satu masalah serius yang mengancam perkembangan bangsa dan negara, tindakan korupsi yang sudah mengakar di Indonesia patut untuk dituntaskan dengan pemberian pemahaman sedini mungkin. Dalam konteks pendidikan, penting untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini agar generasi muda memiliki kesadaran dan integritas yang tinggi dalam penerapan perilaku antikorupsi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya korupsi dan upaya perilaku antikorupsi siswa-siswi SMPN 166 Jakarta. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini adalah dengan melakukan sosialisasi kepada siswa-siswi SMPN 166 Jakarta kelas 8. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi tentang bahaya korupsi di SMPN 166 telah dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti seminar, diskusi kelas, dan pengisian kuesioner. Selain itu, terdapat peningkatan perilaku antikorupsi di kalangan siswa-siswi, yang tercermin dari partisipasi aktif mereka selama kegiatan sosialisasi antikorupsi dan diskusi grup mengenai studi kasus bertema korupsi. Temuan ini mengindikasikan perlunya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat dan menerapkan pendidikan antikorupsi serta menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung bagi pembentukan karakter antikorupsi di kalangan siswa
PENYULUHAN KEAMANAN SIBER UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PELAJAR MI SALAFIYAH SYAFI’IYAH DALAM MELINDUNGI DATA PRIBADI Najwa Putri Khairunnisa; Audy Luvena Junaedi; Claudia Larissa Sihaloho; Donny Januardi Izmi; Mulyadi; Subakdi; Hasan Basri; Ronald Manalu
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i11.8371

Abstract

ABSTRACT Personal data is crucial information that must be kept confidential. The advancement of technology has created numerous opportunities for unauthorized individuals to steal personal data. The rapid development of digital technology is no longer foreign to people of all ages, including underage students who are increasingly exposed to and skilled in the digital world. However, a child's curiosity about technology does not necessarily mean they will use it safely. This can endanger the safety of underage children and even involve their families. Through this educational program, we aim to increase awareness among underage children, especially students of MI Salafiyah Syafi'iyah, regarding the importance of protecting personal data on digital platforms that are now easily accessible to anyone.The education is conducted through practical, interactive, and fun approaches, incorporating educational games to enhance students' understanding and engagement. The results of the program show that most students demonstrated a significant improvement in their understanding of the importance of protecting their personal data Keywords: personal data, data security, digital technology, underage kids. ABSTRAK Data pribadi merupakan data yang krusial dijaga kerahasiaannya, majunya dunia teknologi ini membuka banyak sekali celah untuk orang asing untuk mencuri data pribadi seseorang. Perkembangan teknologi digital tentu saja bukan hal yang asing untuk masyarakat berbagai kalangan, bahkan siswa/i di bawah umur sudah banyak terdampak dan bahkan cakap dalam mendalami dunia digital. Rasa penasaran yang tumbuh pada anak di bawah umur yang meskipun cakap dalam menggunakan teknologi, tidak secara langsung mengatakan bahwa anak tersebut akan menggunakannya secara aman. Hal ini dapat membahayakan keselamatan anakanak di bawah umur ini bahkan keluarganya dapat ikut terlibat. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak di bawah umur, terkhususnya para pelajar MI Salafiyah Syafi'iyah, terkait pentingnya perlindungan data pribadi dalam platform-platform digital yang saat ini sudah bisa diakses oleh siapa saja. Penyuluhan dilakukan melalui pendekatan yang praktis, interaktif, dan menyenangkan, dengan penambahan permainan edukatif di tengah-tengah sesi untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan pelajar. Hasil penyuluhan yang terlihat adalah sebagian besar siswa dan siswi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan tentang pentingnya melindungi data pribadi mereka. Kata Kunci: data pribadi, keamanan data, teknologi digital, anak di bawah umur.
Strategi Pendidikan SMA Darul Ma’arif dan Peran Pemerintah dalam Menghadapi Krisis Literasi Nasional Muniratri Rachmita; Elisabeth Hana G.S; Qonita Mutmainah; Sabina Namira Rachman; Subakdi Subakdi; Kayus Kayowuan Lewoleba; Abdul Halim; Andreas Bramantyo
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 2 No. 6 (2024): ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v2i6.821

Abstract

The national literacy crisis is a serious challenge for the education system in Indonesia. This research examines the educational strategies implemented at Darul Ma’arif High School in an effort to improve student literacy and analyzes the role of the government in supporting the improvement of literacy quality at the secondary school level. This research uses a qualitative approach with in-depth interview and observation methods to understand the learning strategies, infrastructure, and literacy programs implemented at Darul Ma’arif High School and through a community service approach in the form of socialization themed "Exploring Your Future, What Major Are You Interested in?". It was carried out as an effort to arouse students' interest in literacy for their awareness in choosing majors. Through a survey in the form of a form, it is expected to measure students' understanding and response to the material presented to be an indicator of their absorption of literacy. The results show that collaboration between schools and government is needed to create a learning environment conducive to improving literacy. This joint effort includes providing supporting facilities, training teachers and developing a relevant curriculum. The findings are expected to provide input for stakeholders in designing strategies to deal with the national literacy crisis.
IMPLIKASI HUKUM ADAT PADA TAYANGAN ANAK BOCAH PETUALANG Siti Nur Amaliah; Adinda Zahra Andriyani; Mexi Christian Simamora; Diah Septi Haryani; Rechta Nazhifa; Happy Sturaya Quratuainniza; Khaila Aurellia; Putri Nabila Sahwahita; Muhammad Azhar Zakiy Fadhlullah; Subakdi
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 7 No 02 (2025): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA - EDISI MEI -AGUSTUS 2025
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikasi hukum adat dalam tayangan anak “Bocah Petualang” serta perannya dalam membentuk karakter dan kedisiplinan anak-anak. Tayangan ini secara tidak langsung merepresentasikan nilai-nilai hukum adat melalui kehidupan masyarakat lokal yang ditampilkan, seperti mekanisme penyelesaian konflik berbasis musyawarah dan keadilan restoratif. Pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi bagaimana hukum adat diterima melalui media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat berperan penting dalam pembentukan nilai moral dan etika sosial anak, serta memperkuat identitas budaya lokal. Tayangan “Bocah Petualang” berfungsi sebagai media edukatif yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai budaya dan hukum adat kepada generasi muda, Representasi hukum adat dalam media televisi juga memperkuat pentingnya perlindungan kekayaan budaya masyarakat adat sesuai dengan Pasal 18B ayat (2) UUD 1945 dan Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Fenomena Main Hakim Sendiri dan Dampaknya terhadap Keamanan yang Berujung Pidana: (Sosialisasi Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Pangkalan Jati) Handoyo Prasetyo; Bambang Waluyo; Subakdi Subakdi; Edward Benedictus Roring
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): September : Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v2i3.241

Abstract

The phenomenon of "vigilante" is still a serious problem in various regions, including Pangkalan Jati Village. This extrajudicial action not only violates social norms, but also has the potential to threaten public order and security. This study aims to analyze the phenomenon of "vigilante" in Pangkalan Jati Village, as well as its impact on environmental security. The method used is a case study with a qualitative approach through in-depth interviews with community leaders, village officials, and victims/perpetrators of "vigilante" actions. The results of the study indicate that factors such as weak law enforcement, public distrust of the authorities, and lack of legal awareness are the main triggers for these actions. The impacts include increasing rates of violence, social divisions, and security instability. As an effort to overcome this problem, legal socialization has been carried out to the community as part of community service activities. This socialization is expected to increase public legal awareness, strengthen trust in the authorities, and encourage the community to resolve problems legally. This study concludes that legal socialization is an important step in preventing "vigilante" actions and creating a safe and conducive environment.
Kepemimpinan Nusantara: Integrasi Nilai Lokal dalam Praktik Kepemimpinan Kontemporer Subakdi Subakdi
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i1.5452

Abstract

This study aims to explore and examine the leadership model based on local values ​​that have developed in various regions of the archipelago, as well as its relevance in contemporary leadership practices. Indonesia as a country with high cultural diversity holds many traditional leadership value legacies, such as deliberation, mutual cooperation, and the principle of balance between individual and collective interests. Through a qualitative-descriptive approach, this study analyzes various traditional leadership practices from several regions such as Java, Bali, Minangkabau, and Bugis-Makassar, then identifies the main elements that can be integrated into modern leadership styles in both the public and private sectors. The results of the study indicate that local values ​​not only enrich existing leadership models, but are also able to strengthen the legitimacy, ethics, and effectiveness of leadership in an increasingly complex social context. This study recommends the development of a hybrid leadership model that combines local wisdom with global demands, as an adaptive solution in facing the dynamics of changing times.
OPTIMIZATION OF THE INTERNATIONAL COMMITTEE OF THE RED CROSS TOWARDS THE PROTECTION OF HUMAN RIGHTS OF THE INTERNATIONAL COMMUNITY Subakdi; Setiyawati, Marina Ery
Awang Long Law Review Vol. 8 No. 1 (2025): Awang Long Law Review
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awl.v8i1.1745

Abstract

The International Committee of the Red Cross or ICRC is an international organization that carries out humanitarian missions in the health sector. The ICRC helps international countries that are in criminal conflict to protect the human rights of civilians affected by the conflict. The purpose of this study is that the authors hope to find out the ICRC's optimization of the protection of human rights in the international community. This research uses a literature study research method on the ICRC's optimization of the protection of human rights of the international community in countries that have been given assistance by the ICRC before.
Co-Authors A Halim Abdul Halim ADINDA ZAHRA ANDRIYANI Adzkia Nuffus Humairoh Ahmad Hidayatullah Ahmad Hidayatullah Ahmad Hidayatullah Aji, M. Prakoso Alfathir Syahendra Amanda Mutiara Natasya An Nazwa Artha Rea Ahmad Ananda Putri Andreas Bramantyo Andriyanto Adhi Nugroho Asyraf Al Dzahabi Sihmanto Audy Luvena Junaedi Ayudia Aura Ancesar Putri Bakar Azaria Pratista Nataneila Azka Emilia Putri Bambang Waluyo Bambang Waluyo Beniharmoni Harefa Cecil Goretty Situngkir Citranti Hanifah Dewani Claudia Larissa Sihaloho Desti Salsabila E.P. Dhini Renata Julia Silaban Diah Septi Haryani Diandra Ratuolinka Donny Januardi Izmi Dzini Qonita Chayara Edelin Fortuna Edward Benedictus Roring Elinda Azis Elisabeth Hana G.S Elvina Aretha Erni Agustin Fachnani Alia Fadia Fatimatuzzahra Fakhrani Rafa Farchanza Haykanna Pireno Fitrya Putry Amanda Flora Tri Melfanny Bu’Ulolo Handoyo Prasetyo Hannatrie Syalsabillah Happy Sturaya Quratuainniza Hasan Basri Hasya ' Afina Haykanna Pireno, Farchanza Hermina Manihuruk Hibban Rafi Kurnia Intan Hesti Indriana Jessica Desideria Desideria Kayla Fellicia Putri Kayus Kayowuan Kayus Kayowuan Lewoleba Khaila Aurellia Leon Leon Lubna Murti M. Prakoso Aji M. Prakoso Aji Marina Ery Setyawati Meisya Assyifa Putri Melani Balqys S.R Mexi Christian Simamora Muhamad Naufal Ashari Muhammad Azhar Zakiy Fadhlullah MULYADI Muniratri Rachmita Nadya Zaharani Najwa Putri Khairunnisa Nanang Anggara Nasywa Rayhana Nayla Rizqika Ramadhani Ni Made Dhwi D.P. Ni Nyoman Sudiani Nigeel Jose Mourinho Nurul Lutfiah Putri Kinanti Putri Maisya A Putri Nabila Sahwahita Putry Amanda, Fitrya Qonita Mutmainah Rashya Serien Rahmadhani Rechta Nazhifa Rifa Atiyyah Romo Andreas Ronald Manalu Ronald Manalu Rosalia Marlina S.Y.Z Sabina Namira Rachman Safina Alia Rameyza Satino Sevira Citra Verdani SITI NUR AMALIAH Siti Nur’Aini Siti Zubaidah Suprima Suprima Surinaia Zulfi Tsaqif Tasfiyah Tasfiyah Taufik Hidayatulloh Yasmin Sobikhoh Nawaidah Yusuf Gandhy Natabrata Zefanya Valerina Putri