Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL MAGISTER HUKUM UDAYANA

Reformulasi Pengaturan Penambangan Bawah Laut di Wilayah Perairan Indonesia Dhiana Puspitawati; Teddy Minahasa Putra; Rangga Vandy Wardana
Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal) Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMHU.2021.v10.i04.p05

Abstract

Ocean is the largest place where natural resources can be found. With the continuing decrease of land resources, nations are now lying their hopes to the ocean in providing more natural resources. As the largest archipelagic state in the world, Indonesia is blessed with rich ocean resources. United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS 1982) provides comprehensive provisions in ocean usage, and principally divides ocean space into various maritime zones, which include zones under national jurisdiction and beyond national jurisdiction. Furthermore, with regard to ocean mining, coastal states should also regulate nationally their ocean mining both on waters under their jurisdiction and beyond their jurisdiction. This research focuses on ocean mining in the ocean space within national jurisdiction of Indonesia. Using normative method, this research finds that although there has been Mining Act in Indonesia, however, provisions on ocean mining needs to be reformulated. While there has been Presidential Regulation which regulates ocean sand mining, it is argued that ocean resources not only consist of sand. Thus, this research recommends reformulation of national regulations on Mining that is to include ocean mining; and distinguish between ocean mining in ocean within and outside national jurisdiction. In addition, it should also provides for and clustering other ocean resources and not only limited to ocean sand mining. United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS 1982) membagi wilayah laut kedalam zona-zona maritim lengkap dengan ketentuan tentang hak dan kewajiban negara pantai dan negara pengguna, pada masing-masing zona maritime tersebut. Berkaitan dengan penambangan bawah laut, tentu saja jika dilakukan di wilayah territorial Indonesia, maka Indonesia mempunyai kedaulatan penuh dalam pemanfaatan sumber daya laut yang terkandung di dalamnya. Dengan menggunakan metode yurisdis normatif, tulisan ini akan menganalisa apakah pengaturan penambangan bawah laut di Indonesia telah membedakan antara wilayah perairan dan wilayah diluar yurisdiksi Indonesia. Tulisan ini menemukan bahwa meskipun Indonesia sudah mempunyai hukum nasional tentang penambangan, khususnya tentang mineral dan batubara, akan tetapi belum secara eksplisit mengatur tentang eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral di laut; dan belum memisahkan antara wilayah perairan didalam dan di luar yurisdiksi nasional Indonesia. Oleh karena itu, tulisan ini merekomendasikan reformulasi pengaturan penambangan bawah laut di wilayah perairan Indonesia. Pengaturan penambangan bawah laut di wilayah perairan Indonesia juga harus mengatur penggolongan (klasterisasi) sumber daya mineral di wilayah perairan Indonesia.
Co-Authors Abdullah Said Abraham Mohammad Ridjal Adi Kusumaningrum Agara, Andryawan Perdana Dista Airin Liemanto Andi Kurniawan Andik Isdianto Anggoro, Syahriza Alkhoir Apriyanti, Nurul Arief Setyanto Arif Zainudin Aris Tri Ika R Arsadana, I Gede Mahada Asyifa Anandya Asyifa Anandya Atmaja, Albertus Aldo Danar Brantas Suharyo G. Dewi Cahyandari Dewi Cahyandari, Dewi Diah Pawestri Maharani Diah Pawestri Maharani, Diah Pawestri Dinansi, Clarissa Ivana Kartika Dwi Budi Santoso Edi - Susilo Edi Susilo Eka Yudha Kurniawan Fachry Abda El Rahman Fadillah Putra Fadillah Putra FADLI, MOH Fadli, Moh. Faishal Aminudin Fathah, Aulia Lanudia Herlindah I Nyoman Nurjaya Kristiyanto Kristiyanto Kristiyanto, Kristiyanto Kurniaty, Rika Luthfi, Mustafa Mentari Puspa Wardani Milda Istiqomah Moelyadi Moelyadi Moh. Fadli Moh. Kusaeni Mohammad Fadli Mohd Rusli, Mohd Hazmi Monteiro, Sequito Mustafa Lutfi Ngesti Dwi Prasetyo Nico Rahman Caesar Nuddin Harahab Nuhfil Hanani Nuhfil Hanani Nursasmita, Muhammad Akbar Nurwijayanti Pardana, I Nyoman Adi Prakoso, Lukman Yudho Pranata, Keri Priesty Yustika Putri Priesty Yustika Putri, Priesty Yustika Prija Djatmika Prija Djatmika, Prija Putri, Berlania Mahardika Rachmi Sulistyarini Rangga Vandy Wardana Rangga Vandy Wardana Riadhussyah, M Rusli, Mohd Hazmi Mohd Sari, Retno Dewi Pulung Savira, Sarah Shinta Hadiyantina Shinta Hadiyantina Sihabudin Sihabudin, Sihabudin Suharyo G., Brantas Sukardi Sukardi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Susanto, Fransisca Ayulistya Susanto, Fransiska A. Susanto, Fransiska Ayulistya Tahir Luth Tahir Luth Teddy Minahasa Putra Thohir Luth Ummu Salamah Ummu SALAMAH Ummu Salamah Vandy Wardana, Rangga Wanto, Alfi Haris Wardana, Rangga Vandy Wardani, Mentari Puspa Yenny Eta Widyanti Zaenal Fanani