Claim Missing Document
Check
Articles

Proses Pembuatan Masker Bunga Rosella dan Tepung Beras sebagai Pencerahan Kulit Wajah YULIANSARI, MUFATTIHAH; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34626

Abstract

Proses Pembuatan Masker Bunga Rosella dan Tepung Beras sebagai Pencerahan Kulit Wajah YULIANSARI, MUFATTIHAH; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34627

Abstract

Proses Pembuatan Masker Bunga Rosella dan Tepung Beras sebagai Pencerahan Kulit Wajah YULIANSARI, MUFATTIHAH; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34628

Abstract

Kajian Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Kompetensi Dasar Mikroorganisme Bidang Kecantikan Arfikum Anna, Nurizza; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34689

Abstract

ABSTRAKModel pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) merupakan cara atau startegi yang digunakan dalam pembelajaran kooperatif dengan metode ceramah, pertanyaan, tanya jawab dan diskusi yang beranggotakan 3 sampai 4 peserta didik. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) membuat peserta didik aktif dalam proses pembelajaran, mempelajari dan memahami suatu materi yang diberikan, serta dalam berkomunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji/ mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD kompetensi dasar mikroorganisme terkait bidang kecantikan. Penelitian ini merupakan studi literatur yang membahas tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD kompetensi dasar mikroorganisme terkait bidang kecantikan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku dan jurnal terkait untuk kemudian dibaca dan dikaji. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) adalah model pembelajaran yang baik untuk diterapkan pada kompetensi dasar mikroorganisme terkait bidang kecantikan. Hal ini terlihat dari banyaknya teori belajar yang mendukung pembelajaran kooperatif tipe STAD dan menjadikan peserta didik lebih mudah dalam mengingat materi yang disampaikan. Kata Kunci: Kooperatif Tipe STAD, Mikroorganisme terkait Bidang Kecantikan ABSTRACTThe STAD (Student Team Achievement Divisions) cooperative learning model is a method or strategy used in cooperative learning with lecture, question, answer and question methods consisting of 3 to 4 students. The STAD (Student Team Achievement Divisions) cooperative learning model makes students active in the learning process, learning and understanding a given material, and in communicating. The purpose of this research is to study / describe the application of STAD type cooperative learning models with the basic competencies of microorganisms related to the beauty field. This research is a literature study that discusses the application of the STAD type cooperative learning model of basic competencies related to the field of beauty microorganisms. Data collection is done by collecting related books and journals for later reading and review. The results showed that the application of the STAD (Student Team Achievement Divisions) cooperative learning model was a good learning model to be applied to the basic competencies of microorganisms related to the beauty field. This can be seen from the many learning theories that support STAD type cooperative learning and make it easier for students to remember the material presented. Keywords: Cooperative Type STAD , Microorganism related to Beauty
Kajian Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Kompetensi Dasar Mikroorganisme Bidang Kecantikan Arfikum Anna, Nurizza; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34690

Abstract

ABSTRAKModel pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) merupakan cara atau startegi yang digunakan dalam pembelajaran kooperatif dengan metode ceramah, pertanyaan, tanya jawab dan diskusi yang beranggotakan 3 sampai 4 peserta didik. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) membuat peserta didik aktif dalam proses pembelajaran, mempelajari dan memahami suatu materi yang diberikan, serta dalam berkomunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji/ mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD kompetensi dasar mikroorganisme terkait bidang kecantikan. Penelitian ini merupakan studi literatur yang membahas tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD kompetensi dasar mikroorganisme terkait bidang kecantikan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku dan jurnal terkait untuk kemudian dibaca dan dikaji. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) adalah model pembelajaran yang baik untuk diterapkan pada kompetensi dasar mikroorganisme terkait bidang kecantikan. Hal ini terlihat dari banyaknya teori belajar yang mendukung pembelajaran kooperatif tipe STAD dan menjadikan peserta didik lebih mudah dalam mengingat materi yang disampaikan. Kata Kunci: Kooperatif Tipe STAD, Mikroorganisme terkait Bidang Kecantikan ABSTRACTThe STAD (Student Team Achievement Divisions) cooperative learning model is a method or strategy used in cooperative learning with lecture, question, answer and question methods consisting of 3 to 4 students. The STAD (Student Team Achievement Divisions) cooperative learning model makes students active in the learning process, learning and understanding a given material, and in communicating. The purpose of this research is to study / describe the application of STAD type cooperative learning models with the basic competencies of microorganisms related to the beauty field. This research is a literature study that discusses the application of the STAD type cooperative learning model of basic competencies related to the field of beauty microorganisms. Data collection is done by collecting related books and journals for later reading and review. The results showed that the application of the STAD (Student Team Achievement Divisions) cooperative learning model was a good learning model to be applied to the basic competencies of microorganisms related to the beauty field. This can be seen from the many learning theories that support STAD type cooperative learning and make it easier for students to remember the material presented. Keywords: Cooperative Type STAD , Microorganism related to Beauty
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP HASIL BELAJAR TATA RIAS WAJAH PANGGUNG DI SMK NEGERI 6 SURABAYA Chasanah, Ilfa; Suhartiningsih, Suhartiningsih; Puspitorini, Arita; kusstianti, nia
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n4.35835

Abstract

PenelitianainiadilakukanadenganamenerapkanamodelapembelajaranalangsungadiakelasaXIaKecantikanaKulitadan RambutaSMK Negeri 6 Surabaya. Tujuanapenelitianaini ialah: 1) Mengetahui keterlaksanaan sintak model pembelajaran langsung pada hasil belajaratataariasawajahapanggung, 2) Mengetahui aktifitasasiswa selama proses belajar tata rias wajah panggung dengan menggunakanamodelapembelajaranalangsung, 3)aMengetahui hasil belajarasiswaasetelahamenggunakanamodel pembelajaranalangsungapada tataariasawajahapanggung, 4) Mengetahuiaresponayang diberikan siswa terhadap model pembelajaran langsung padaatataariasawajahapanggung. Penelitian ini termasuk penelitian pre eksperimentaladesign. Subjekapenelitian adalahasiswaakelas XI Kecantikan Kulit dan Rambut 3 di SMK Negeri 6 Surabaya sebanyaka30 siswa. Metode pengumpulanadataamenggunakan observasi, tes dan angket . Pada metode analisis datanya menggunakanarumusarata-rata danapersentase. Hasilapenelitian ini adalah : 1) Penilaian keterlaksanaan sintak model pembelajaranalangsung padaahasil belajaratata rias wajah panggung termasuk kategori sangat baik dengan rata-rata 3.93, 2) penilaian aktifitasasiswaaselama proses belajaratata rias wajah panggung dengan menggunakan modelapembelajaran langsungatermasuk dikategori sangat baik dengan presentase 92,3%, 3) penilaian hasil belajarasiswaasetelah menggunakan model pembelajaran langsung pada tata rias wajah panggung terdapat peningkatanadenganahasil rata-rata test kognitif pretest sebesar 56,73 dan posttest 83,86, hasil rata-rata tes psikomotor pretest 56,76 dan posttest 86,60, 4) penilaian respon yang diberikan siswa terhadap model pembelajaran langsungapadaatataarias wajah panggung berkategori sangat baik dengan presentase 98,3%.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN EYE CREAM DAN EYESHADOW BASE PADA HASIL TATA RIAS MATA Rahayu, Mutiara; Lutfiati, Dewi; Maspiyah, Maspiyah; Puspitorini, Arita
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n4.35840

Abstract

Tata rias mata digunakan untuk memperindah penampilan bentuk mata. Sebelum tata rias mata dan mengoleskan eyeshadow perlu menggunakan eyeshadow base agar hasilnya tahan lama. Kenyataannya eyeshadow masih mudah pudar, hasilnya kurang halus untuk jenis kulit kering dan sudah memiliki tanda penuaan. Hal tersebut berdasarkan pengamatan di lapangan, sehingga peneliti mencari alternatif kosmetik selain eyeshadow base yaitu menggunakan eye cream. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan eye cream dan eyeshadow base serta mengetahui yang terbaik antara eye cream dan eyeshadow base sebagai perpaduan base atau dasar makeup pada tata rias mata. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan penelusuran pustaka berupa jurnal-jurnal dan artikel yang dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan eye cream dan eyeshadow base pada tata rias mata. Analisis penelitian menerapkan prosedur penelitian studi pustaka. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa eye cream dapat digunakan sebagai base makeup khususnya tata rias di bagian mata selain untuk perawatan. Dikarenakan eye cream memiliki lebih banyak kandungan vitamin dan bahan aktif yang dapat merawat dan memperbaiki tekstur kulit. Tekstur eye cream yang ringan dan mudah meresap bisa diaplikasikan pada hampir semua jenis kulit, sehingga tidak menyebabkan hasil riasan menggumpal, terlihat halus dan membaur dengan baik. Sementara itu, eyeshadow base untuk ketajaman warna eyeshadow cukup bagus. Namun karena cenderung bertekstur lebih padat sehingga lebih lama meresap di kulit. Oleh sebab itu hasilnya kurang halus saat membaurkan warna eyeshadow dan riasan cepat pudar karena berminyak, serta tidak membaur dengan baik. Sebaiknya eyeshadow base digunakan pada jenis kulit yang normal supaya hasilnya lebih halus dan merata. Kata Kunci: eye cream, eyeshadow base, tata rias mata
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) PADA KOMPETENSI DASAR PERAWATAN KULIT WAJAH SECARA MANUAL DI SMK NEGERI 3 KEDIRI Astutik, Emy; Suhartiningsih, Suhartiningsih; Puspitorini, Arita; Megasari, Dindy
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n4.35857

Abstract

Model pembelajarannlangsung (Direct Instruction) merupakan model pembelajarann untuk menunjanggproses belajar mengajar yang berkaitan dengan pengetahuanndan keterampilan kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) keterlaksaan sintaks, 2) aktivitas siswa, 3) hasil kompetensi siswa, 4) respon siswa. Jenis penelitian ini yaitu pre-eksperimental design dengan desain One GruppPretest-PosttesttDesign. Sasaran penelitian ini adalah 36 siswa sekolah kecantikan Kelas X SMK Negeri 3 Kediri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan kuesioner.Analisissdataayang digunakan yaitu rumus uji-t dan presentase. Hasil penelitiannmenunjukkan 1) Implementasi sintaksis dua sesi telah meningkat sebesar 0,30, dengan skor rata-rata 3,61 menjadi 3,91 dengan kategori sangat baik. 2) Aktivitas siswa pada pertemuan pertama dan kedua mencapai persentase rata-rata 91,7% dan 98,7% dengan kategori sangat baik. 3) Hasil kompetensi siswa dalam ranah kognitif dicatat dengan skor rata-rata pada pretest 59,64 dan post-test 87,5. Dalam domain psikomotorik, nilai rata-rata dalam pre-test adalah 57.981 dan pada post-test 96.011. Uji-t dalam domain kognitif mendapat skor 27.074, sedangkan dalam domain psikomotor adalah 25.019 dengan tingkat signifikan 0,000.00.05, sehingga skor keterampilan siswa adalah perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan sesudah tes. 4) Hasil keseluruhan Respon siswa adalah 98,6%, kategorinya baik. Kata Kunci: Model Pembelajaran Langsung (Direct Intruction), Perawatan Kulit Wajah secara Manual.
TATALAKSANA EYELASH EXTENSION DI EYELASH EXTENSION PANDAAN PADA ERA NEW NORMAL Ni’mah, Alfiatun; Faidah, Mutimmatul; Kusstianti, Nia; Puspitorini, Arita
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 2 (2021): jurnal tata rias
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n2.40511

Abstract

Abstrak Riasan mata menjadi kunci untuk tampil cantik pada era new normal karena mata menjadi fokus perhatian bagi wanita yang memakai masker dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan layanan tatalaksana eyelash extension di Eyelash Extension Pandaan pada era new normal, mendeskripsikan pengorganisasian tatalaksana eyelash extension di Eyelash Extension Pandaan pada era new normal, mendeskripsikan pelaksanaan tatalaksana eyelash extension di Eyelash Extension Pandaan pada era new normal, dan mendeskripsikan kontrol tatalaksana eyelash extension di Eyelash Extension Pandaan pada era new normal. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan prinsip manajemen yaitu planning, organizing, actuating, controlling (POAC), metode yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tatalaksana eyelash extension meliputi 4 prinsip yaitu, tahap persiapan (planning), tahap penyusunan (organizing), tahap pelaksanaan (actuating), dan Tahap pengawasan (controlling) semua tahapan memperhatikan protokol kesehatan covid-19 era new normal kecuali pada pengukuran suhu tubuh, penggunaan celemek dan penggunaan masker medis. Tanam bulu mata selain dapat memberikan kelentikan bulu mata sesuai yang dikehendaki, juga memiliki resiko jika dilaksanakan dengan cara yang tidak tepat. Kata Kunci: tatalaksana, eyelash extension, era new normal, kecantikan
KAJIAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA KOMPETENSI DASAR SPA AROMATHERAPY dewayana, Agatha; Kusstianti, nia; dwiyanti, sri; Puspitorini, Arita
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 2 (2021): jurnal tata rias
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n2.40515

Abstract

Pembelajaraan kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) yakni salah satu jenis pembelajaran yang memiliki strategi pembelajaran kerjasama dengan memadukan beberapa teknik seperti ceramah, tanya-jawab, dan kerja grup yang beranggotakan 3-4 orang siswa secara heterogen yang membuat murid lebih aktif dalam belajar memahami entitas dan berkomunikasi. Tujuan kajian ini untuk mengkaji/mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD kompetensi dasar SPA Aromatherapy. abstrak Kajian ini bertujuan untuk mengkaji literatur tentang model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada kompetensi dasar SPA Aromatherapy. Pengumpulan data dilakukan dengan mengkaji atau mereview jurnal-jurnal ilmiah melalui studi literatur. Penulis mengumpulkan data, setelah itu dilakukan perbandingan dan pengujian data yang telah ditemukan. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan mengutip pendapat yang sesuai dari para ahli. Kajian tersebut menunjukan hasil bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD merupakan teknik pembelajaran yang lebih baik untuk digunakan pada kompetensi dasar SPA Aromatherapy. Kegiatan ini terlihat dari ada beberapa teori belajar yang mendukung teknik pemebalajaran kooperatif tipe STAD, serta anak didik menjadi lebih aktiv dan mudah menyerap teori yang dipelajari. Kata Kunci: Kajian, Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD, Spa Aromatherapy
Co-Authors Afida, Ummu Nadia AGUSTIN ADININGTYAS, SELMA Akhsan, Elfin Fauzia ANDRIANA, DEWI Aprilia, Afidatul Azmi Arfikum Anna, Nurizza ARMOR, MUKHLISA Astutik, Emy AULIA BALKIS, ALFYANNA BELLAYUANA, INTAN Binagdy, Vennas Amalla Chasanah, Ilfa D.A Nurindah Yustina Damaranti, Angger dewayana, Agatha Dewi Lutfiati Dewi, Fadhilah Nirwana Dindy Megasari Dindy Sinta Megasari Dindy Sinta Megasari DINIA ULFA, ISNADIROH DWI RAHMAWATI, KARTIKA Egita, Zerina Febrianti, Mitha Indah Festiana, Ailsa FilaHasena Fitri, Nadhiya Prita Nurdhianita Fitriyani, Pramitha Anisa HADI NUR BAITI, BINTANG Handayani, Galuh Hartanti Wulandari, Ririn Noor Imansari, Inez Dwina Indra, Zahra Natasya Isalia, Nadia Shalsabilla KECVARA PRITASARI, OCTAVERINA KHUTAMI, SHOFI Kumala, Aisah Dian Larasathi, Lucky Madani, Ekki Febijay maheswari, kara Marniati Marniati, Marniati Maspiyah Maspiyah Megasari, Dindy Miniarti, Miniarti Mustika, Pitaloka Nanda Mutimmatul Faidah Nazua, Balqis Fara Nia Kusstianti Nia Kusstianti Nia Kusstianti Nieke Andina Nieke Andina Wijaya Ningrum, Fatichatul Ilma Wahyu Ni’mah, Alfiatun NOVIA MAHARANI, YUNITA Novia Restu Windayani, Novia Restu Nurmaylanda, Widya Nurromzanie, Dista Osy OKTARI WIDYANING TYASTUTI, RAGIL Pattiselanno, Inka Delaya Safier Peppy Mayasari, Peppy Pramesti, Adetyas pratiwi, Lisa arum Pritasari, Octaverina Pritasari, Octaverina Kecvara Pujiningrum, Dyah Kurniasari Putri, Adisty Witama Qonitatila, Nadhila Mar’atul Rahayu, Gogik Budi Rahayu, Mutiara Rahmah, Salsabilla Maulidia Rahmasari, Ella Novia Rahmawati, Nurlaili Ramadhan, Sani Rasika, Annisa Dewi Robi’atul ‘Auliya, Lintang Ayu Rosida, Kamilatur Safira, Aninda nur safitri, Yesi intan Sagala, Bernadeth Maudy Marcella br. Salbila, Dilla Saputra, Pratama Yudha Aldi Sherwin, Debby Carolina Sri Dwiyanti Sri Dwiyanti Sri Usodoningtyas Suhartiningsih Suhartiningsih Sulistyowati, Silfia Widya Tripagita, Dinar Tritania, Zaradiya Audrey Triwidarti, Endah Usodoningtyas, Sri Wahyuni, Nabila Dwi Waluyo, Nadya Sabrine Wijaya, Nieke Andina Wilujeng, Biyan Wilujeng, Biyan Yesi windayani, novia Wulandari, Novi Amelia Yansah, Maria Arsa Zusmani YULIANSARI, MUFATTIHAH Yulianto, Natasya YURITA ERINA T, MEI Zulkifli, Rizka