Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTATION OF THE PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL TO IMPROVE THE FIFTH-GRADE ELEMENTARY STUDENTS’ INTEGRATED THEMATIC LEARNING OUTCOMES Salsabila Nadya Putri; Mai Sri Lena
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i3.9740

Abstract

This paper reports students’ learning outcomes by applying the Problem-Based Learning (PBL) model in class V at SDN 11 Kurao Pagang Padang in thematic learning. The research is CAR (Classroom Action Research) by applying qualitative and quantitative approaches. In order to obtain the expected learning outcomes by implementing the PBL model, four activities are applied, namely planning, implementing, observing, and reflecting. In Cycle I, the result indicates a percentage value of 81.25% and increased to 97.5% in Cycle II. In the implementation aspect, the learning outcome in Cycle 1 was 80.35 and increased to 96.42% in Cycle II. In another aspect, learning outcomes indicate an average score of 77.25 in Cycle I and increased to 87 in Cycle II. Therefore, it can be concluded that the model, Problem-based Learning model (PBL), can produce an increase in the acquisition of students’ learning outcomes.  
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas Rendah Mai Sri Lena Mai Sri Lena; Sartono Sartono; Wulan Mulyani Wulan Mulyani; Annisa Salsabila
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i2.10

Abstract

Dalam Penelitian dilakukan dalam upaya mengetahui sejauh apa kesulitan membaca kelas 1 - 3 di salah satu Sekolah Dasar Bukittinggi. dari pemahaman guru . Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 167 guru didapat secara Simple Random Sampling. Metode pengumpulan datanya adalah kuesioner. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket/kuesioner. Instrumen yang digunakan adalah penyebaran angket melalui aplikasi google from yang disebarkan kepada salah satu guru kepada guru lainnya. analisis deskriptif ialah metode analisis data yang dipakai . Dimana Setekah dilakukan penelitian didapatkan hasil bahwa ada aspek kurangnya pemahaman guru terhadap pedoman khusus dalam mengatasi kesulitan siswa dengan skor 9,6%. Selain itu, terdapat kurangnya pemahaman guru dalam menggunakan fasiltas atau sarana pendukung dalam membantu siswa yang kesulitan membaca dengan skor 9%. Selanjutnya, Kurangnya pemahaman guru lainnya adalah faktor-faktor penyebab siswa kesulitan dalam proses pengajaran membaca yaitu sebesar 7,8%. Terakhir, kurangnya pemahaman guru terhadap cara mengatasi siswa yang kesulitan belajar membaca agara kegiatan dapat berjalan lancar, dengan skor 7,8%. Karakteristik kurangnya pemahaman guru terhadap kesulitan membaca siswa yaitu: faktor penyebab siswa kesulitan membaca, pedoman khusus untuk guru dalam mengatasinya, cara/ teknik pengajaran guru yang sesuai dalam meminimalisir kesulitan siswa dalam membaca, dan fasilitas dan sarana belajar mengajar membaca siswa yang sesuai.
Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Siswa Sekolah Dasar Mai Sri Lena; Sartono Sartono; Jingga Febri Yona Malta; Mega Silvia Herini Mega Silvia Herini
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i2.11

Abstract

Teman sebaya adalah sekelompok orang seumuran yang terbentuk melalui interaksi dengan teman sebayanya, seperti Kelompok, baik di rumah maupun di sekolah, mencari identitas diri. Teman sebaya dapat mempengaruhi perilaku belajar. Perilaku belajar adalah suatu proses atau kegiatan yang dilakukan siswa dalam proses belajar Penelitian ini bertujuan untuk. menentukan apakah teman sebaya mempengaruhi perilaku belajar siswa sekolah dasar Lubuk Basung. Seluruh siswa sekolah dasar di Kecamatan Lubuk Basung dilibatkan dalam penelitian kuantitatif ini. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarluaskan melalui Google Forms. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa pengaruh teman sebaya terhadap perilaku anak sekolah dasar sangat mengesankan dan dapat dikatakan cukup baik
Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Keterampilan Bermasyarakat Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang Periode Januari-Juni 2023 Mai Sri Lena; Hana Shilfia Iraqi; Muhammad Fauzan; Aditya Febriansyah
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 1 No. 4 (2023): Agustus: Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v1i4.331

Abstract

Community skills are needed for every individual, not covering any age for both students and the general public, as for Kuliah Kerja Nyata (KKN), namely Community Empowerment Learning-based activities carried out by students. This research focuses on the impact of real work lectures on students' social skills. This research is a type of research that is a quantitative descriptive research. Data collection was obtained through filling out a list of questions (questionnaire) using the Google form. Data analysis using descriptive statistical analysis. The author found that targeted students improved their social skills, both in relation to the surrounding community and in relation to group relationships. The conclusion from the results of the tests carried out is that the implementation of work lectures has an influence on the development of students' social skills.
Improving integrated thematic learning outcomes using the numbered head together (NHT) cooperative mode Fadhila Aulia; Mai Sri Lena
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 10, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v10i3.60057

Abstract

This study used a classroom action research method by applying qualitative and quantitative approaches carried out in 2 cycles through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. This study aimed to observe the improvement of student learning outcomes in class VB SDN 13 Kuranji by applying the Numbered Head Together (NHT) Model. The research data obtained were analyzed using qualitative and quantitative techniques with the instruments of the Teaching Implementation Plan (RPP) assessment sheet, teacher and learner activity observation sheets, evaluation question sheets, attitude journals, and skill rubrics. Teachers and students became the subjects of this study. According to the results of the study, there was an increase in each cycle. In the lesson plan assessment in Cycle I, the score was 85%, and 95% in Cycle II. Regarding teacher activity, the value reached 84.3% in Cycle I and 93.7% in Cycle II, while the learner aspect in Cycle I was 82.8% to 93.7% in Cycle II. In addition, students' learning outcomes increased from 78.4 in Cycle I to 87 in Cycle II. The results showed improved student learning outcomes after applying the Numbered Head Together model. The improvement is also seen in the lesson plan and the implementation of learning regarding teachers and students.
Penerapan Strategi Reading Aloud Di Kelas V SDN 02 Sasak Ranah Pasisie Mai Sri Lena; Hana Shilfia Iraqi; Nulfa Aidina; Tuti Erawati
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v1i3.197

Abstract

This study discusses the strategy of reading aloud in fostering students' desire to read in Class V SDN 02 Sasak Ranah Pasisie. Because reading is one of the language skills needed in activities or doing routines, especially in learning at school. The purpose of this research is to explain what factors affect students' reading interest in class V SDN 02 Sasak Ranah Pasisie and to explain the application of a screen reading strategy by the teacher in increasing students' reading interest in class V SDN 02 Sasak Ranah Pasisie. The method used in this research is qualitative, with a descriptive approach, where the researcher describes the results of his research precisely and in accordance with the results obtained during the survey. From the survey conducted through interviews, teachers and distributing questionnaires to students, it shows that students' interest in reading is influenced by several factors, such as: (I) external factors such as guidance from parents, media for reading and from educators (2) factors or influences from within such as self-influences. With the strategy of reading aloud the teacher of grade V was effective, the students seemed eager to read and some even took the initiative to read.
Persepsi Guru Kelas Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar Elsa Nurul Fauziah; Mai Sri Lena; Hana Shilfia Iraqi; Ima Putri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8248403

Abstract

Pengembangan dan pelaksanaan kurikulum merdeka melibatkan guru. Agar kurikulum dapat diterapkan dengan sukses, guru harus berkontribusi secara menyeluruh.. artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana persepsi guru kelas tehadap pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner. Responden penelitian adalah guru SD kelas satu dan empat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Guru memiliki presepsi yang bagus dan mendukung terhadap penerapan kurikulum merdeka di sekolah dasar, (2) penyuluhan dan pembekalan guru belum maksimal dan masih dibutuhkan bimbingan lebih lanjut, (3) perubahan yang dialami oleh guru dalam pembelajaran yaitu siswa lebih aktif, kreatif dan inovatif, pembelajaran terarah, tidak adanya keterkaitan dalam pemberian materi. (4) kurikulum merdeka memiliki beberapa keunggulan dari kurikulum merdeka yaitu adanya proyek P5P2RA, kurikulum merdeka lebih menonjolkan kreatifitas siswa, siswa lebih kreatif dan kebebasan guru dalam menjalankan pembelajaran. (5) kendala yang dialami guru yaitu kurangya sarana prasarana, kesulitan untuk menentukan kedalaman materi yang akan diajarkan karena pada capaian pembelajaran hanya diberikan materi secara umum saja, kurangnya bahan ajar, menentukan P5, pembuatan modul. Selain itu ada guru yang terkendala jaringan internet di daerahnya untuk mengakses aplikasi PMM di daerahnya.
STRATEGI PEMBELAJARAN SENI MUSIK KELAS RENDAH DI SEKOLAH DASAR Nelsa Maharani Putri; Hana Shilfia Iraqi; Mai Sri Lena; Zahratul Hasanah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8240319

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang diterapkan guru dalam pembelajaran seni musik kelas rendah di Sekolah Dasar.Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif.Populasi pada penelitian ini adalah guru-guru yang mengajar di kelas rendah.Responden dari penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah berupa menyebarkan angket menggunakan google form.Angket tersebut berisi pertanyaan mengenai strategi yang digunakan guru kelas 1 dalam melakukan pembelajaran seni music.Hasil penelitian yang diperoleh yaitu strategi-strategi yang diterapkan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran seni musik di kelas 1.Seperti strategi mendemonstrasikan kepada peserta didik secara langsung,strategi dengan menggunakan media pembelajaran berupa video pembelajaran,strategi dengan cara mempraktekannya secara bersama-sama dan latihan mandiri,serta menggunakan gabungan dari strategi demontrasi, pemberian tugas dan memperlihat kan video pembelajaran.Hasil penelitian juga mengungkapkan kelebihan dan kekurangan dari strategi digunakan guru dalam pembelajaran seni music. Seperti pada strategi demonstrasi memiliki kelebihan peserta didik dapat memahami dengan baik terkait materi yang diajarkan. Hasil penelitian juga mengungkapkan kesulitan yang dialami guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran seni music kelas 1 di sekolah dasar.
Strategi Guru Dalam Pembelajaran Seni Musik Di Sekolah Dasar Gelva Weristi; Mai Sri Lena; Sartono Sartono; Anggun Kurnia
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8248682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru pada pembelajaran seni musik di Sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran musik di sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner (survey). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa strategi yang diterapkan oleh guru adalah; (a) strategi pembelajaran langsung, (b) strategi pembelajaran interaktif, (c) strategi pembelajaran eksperiensial, dan (d) strategi pembelajaran keteladanan. Beberapa strategi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penerapan pendidikan musik di sekolah dasar. . Kendala yang dihadapi guru saat pembelajaran di kelas adalah kurangnya ruang untuk mendukung pembelajaran musik dan keterbatasan waktu untuk menyampaikan materi. Solusi yang diajukan guru adalah mencari alternatif pelajaran tambahan di luar sekolah dan memberikan layanan pendukung secara mandiri.
Analisis Penerapan EYD Dalam Sebuah Karya Ilmiah Mai Sri Lena; Sahrun Nisa; Rafina Suciwanisa; Latania Yusma Fitas Taftian
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 5 (2023): September : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v1i5.358

Abstract

This study aims to analyze the placement of Enhanced Spelling (EYD) in a scientific work. EYD is a guideline used to improve and perfect Indonesian spelling. Scientific work is a type of writing that has specificity in the style of writing and the use of appropriate language. In this research, we collect several scientific papers from various disciplines and analyze the use of EYD in them. The method used is literature study and content analysis. We identify and compare the use of EYD in the context of words, punctuation, and other grammatical rules. The results of the analysis show variations in the use of EYD in scientific work. Some scholarly works adhere strictly to the EYD rules, paying attention to every aspect of spelling and grammar. However, several scientific works also show violations or deviations from the EYD rules. In this study, we also identify factors that influence the placement of EYD in scientific work. These factors include the author's background, scientific discipline, and language usage habits. This research is expected to provide a better understanding of the use of EYD in scientific work and provide recommendations for increasing awareness and compliance with EYD rules. In conclusion, this study reveals variations in the placement of EYD in scientific work. The importance of understanding and applying EYD rules in scientific work is a major concern. Consistent and correct use of EYD will improve the quality and uniformity of scientific writing, and make it easier for readers to understand and evaluate scientific work.
Co-Authors Adinda Nisa Vallery Aditya Febriansyah Adiva Ayodia Prameswari Ailen Parista Amelia Wulandari Anggun Kurnia Annisa Fauzana Annisa Salsabila Annisaul Mutmainnah Asratul Hasanah Azizah Rahmi Yudita Bunga Raudhatul Jannah Claudya, Tifanni Dani Anisa Imanda Denisa Putri Wahyuli Desyandri Desyandri Dian Santana Diva Renisa Elfia Sukma Elsa Nurul Fauziah Fadhila Aulia Fadhilla Hidayati Fastabuqul Khairat Fathonah Dwi Herdianti Fatma Arrahmi Fitri Oriza Sativa Hani Fitri, Ervi Dilla Gelva Weristi Ghita Hasna Thayyiba Gita Yulia Miranda Hana Shilfia Hana Shilfia Iraqi Hasandi, Yuliarti Fira Hendriani Zora Hastuti Ika Suryanita Ikhlas Wardhana Putra Ilzha Rhamadhani Ima Putri Indah Fajri Hilmi Indra Indra Intan Dwi Puspita Jimmy Merantika Jingga Febri Yona Malta Latania Yusma Fitas Taftian Lika Putri Mulia Lisa Nurlazi Putri Marici Sartika, Ranta Marsya Diani Putri Maulidia Annisa Mega Silvia Herini Mega Silvia Herini Mia Nofriana Muhammad Fauzan Muhenda Hafidh Nelsa Maharani Putri Netriwati Netriwati Noraslinda Noraslinda Nulfa Aidina Nur Azizah Nur Hakiki Oktaviani Nurul Fitri Annisa Ola Kurnia Putri Rafika Rafika Rafina Suciwanisa Randiki Saputra Raudatul Adabiah Refaldo Refaldo Reski Ananda Reysa Febrina Rico Aulia Rahman Risda Amini Rizka Hidayatul Husna Rizka Khairani Sabilla Nurul Amanda Dellava Sahrun Nisa Sahrun Nisa Salsabila Nadya Putri Sanseni Safitri Santi Oktavia Sari, Surtika Sartono Sartono Silvi Wardahtun Aisyah Syofia alkhaira Tessa Dety Arizna Tiara Maisy Tri Rahayu Utami Tuti Erawati Ulfah Putri Efendi Wahyu Neza Eka Formi Wahyu Septina Rada Amra Winda Komala Sari Wulan Mulyani Wulan Mulyani Yanti Fitria Yasirli Amrina Yaumil Khair Djumardi Yessy Fitri Yolanda Rahma Sari Yolanda, Yola Yolla Melisandy Yuli Elysa Zahratul Hasanah Zikra Hanum