Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Berbagai Varietas dan Tinggi Muka Air Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi (Oryza sativa L.) Pada Tanah Alluvial Erlianus; Radian; Tri Haris Ramadhan
Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 5 No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agriprima.v5i2.402

Abstract

Ketersediaan air mempengaruhi faktor pertumbuhan tanaman padi yaitu fisiologi, morfologi, pola pertumbuhan dan hasil padi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui respon beberapa varietas padi sawah dengan tinggi muka air yang berbeda dan mendapatkan varietas padi sawah yang terbaik dan tinggi muka air yang sesuai terhadap hasil tanaman padi sawah. Penelitian lapang ini dilaksanakan di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang. Penelitian dilaksanakan selama lima bulan, sejak bulan Februari sampai  Juni  2020. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) yang terdiri dari 2 faktor dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor  pertama adalah varietas padi (V) sebanyak 4 taraf yaitu varietas Cilosari, Ciherang, Inpari 39 dan Inpago 8 dan faktor kedua adalah tinggi muka air (A) sebanyak 5 taraf yaitu -5 cm, 0 cm, 5 cm, 10 cm dan 15 cm.  Pengamatan tanaman meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, umur berbunga, jumlah gabah isi per malai, panjang malai, persentase gabah isi per malai, bobot 1.000 butir dan bobot gabah kering panen per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan varietas dan tinggi muka air sangat berpengaruh nyata terhadap komponen pertumbuhan yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan maksimum Varietas Cilosari, Inpari 39 dan Inpago 8 memberikan bobot gabah tertinggi yaitu masing-masing sebesar 36,93, 32,40 dan 31,89 g per rumpun.  Perlakuan tinggi muka air 5 cm memberikan bobot gabah tertinggi sebesar 37,92 g per rumpun.
Strategi Pengembangan Agribisnis Gula Aren Di Kabupaten Sekadau Radian, Suryansyah, Nurliza,
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Social Economic Of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v7i1.30753

Abstract

Aren is a type of palm that has a highly potential economic value. Semabi, Sekadau Hilir Sub-district is the largest producer in the District of Sekadau; however, it is only processed to produce molded sugar. This study aimed to formulate a strategy for the  palm sugar agrybusiness development in Sekadau District. The research method was a   quantitative descriptive, and the data were processed using IFE/EFE, SPACE and SWOT. The values obtained from IFE and EFE matrixes were 2.57 and 2.65 respectively. From the SWOT analysis, alternative strategies were obtained, namely, SO Strategy: expanding the location of the area sugar palm cultivation, increasing production capacity, and improving the quality of product. WO Strategy: increasing of human resources (farmers), developing a partnership and developing a market information network. ST Strategy: government policies that supporting, increasing the added value and production. WT Strategy: building a support facility of   sugar palm agribusiness, increasing coordination and cooperation among stakeholders in strengthening palm agribusiness, and increasing marketing and promotion for the expansion.  Keyword: Aren (palm),  agrybusiness, IFE/EFE matrixes, SPACE matrix, and SWOT analysis.
Pengaruh Berbagai Jenis Tanah dan Lumpur Laut terhadap Pertumbuhan dan Hasil Lidah Buaya sebagai Tanaman Fitomarmaka ., Radian
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Lidah buaya (Aloe vera) merupakan tanaman sukulen atau tanaman yang banyak mengandung air yang secara tradisional digunakan untuk penyubur rambut, penyembuh luka dan perawatan kulit.  Namun belakangan ini menjadi semakin populer karena manfaatnya yang semakin luas diketahui yakni sebagai sumber penghasil bahan baku untuk aneka produk seperti industri makanan, farmasi, dan kosmetik. Metode. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dalam bentuk faktorial dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor jenis tanah (T) dan faktor dosis lumpur laut (L) Hasil. Berdasarkan hasil analisis keragaman pada semua variabel pengamatan, pengaruh lumpur laut terhadap pertumbuhan tanaman lidah buaya pada tanah gambut, alluvial dan PMK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, lebar pelepah, berat pelepah, volume akar dan panjang akar, namun tidak berbesa nyata terhadap jumlah pelepah. Kesimpulan. Penggunaan jenis tanah gambut dan pemberian lumpur laut dalam media tanam mampu meningkatkan tinggi tanaman, berat pelepah dan panjang akar, sedangkan pemberian lumpur 10% mampu meningkatkan lebar pelepah, dan jumlah pelepah
PENGARUH LAMA INKUBASI PUPUK KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH ALUVIAL Harianto, Eko; Ir. HJ. Rahmidiyani MS, Ir. HJ. Rahmidiyani MS; Dr. Ir. Radian, MS, Dr. Ir. Radian, MS
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45709

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama inkubasi dan mendapatkan lama inkubasi pupuk kotoran kambing yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung semi pada tanah aluvial. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak. Penelitian telah dilaksanakan dari tanggal 8 April sampai dengan 30 Mei 2020. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, terdiri dari 4 taraf perlakuan, 4 ulangan dan 4 sampel sehingga terdapat 16 bedengan. Perlakuan yang dimaksud adalah p1 = Inkubasi pupuk kotoran kambing 7 hari sebelum tanam, p2 = Inkubasi pupuk kotoran kambing 14 hari sebelum tanam, p3 = Inkubasi pupuk kotoran kambing 21 hari sebelum tanam, dan p4 = Inkubasi pupuk kotoran kambing 28 hari sebelum tanam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat kering tanaman, berat segar tongkol, panjang tongkol, dan diameter tongkol. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dengan perlakuan lama inkubasi pupuk kotoran kambing 28 hari sebelum tanam menunjukkan pertumbuhan yang terbaik dan pada hasil jagung perlakuan yang efektif ditunjukkan perlakuan lama inkubasi pupuk kotoran kambing 21 hari sebelum tanaman.
PENGARUH JUMLAH DAN UMUR BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN Sony Setiawan; Radian Radian; Tatang Abdurrahman
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 19, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v19i1.4376

Abstract

Lahan sawah tadah hujan sebagai lahan yang paling banyak dimanfaatkan untuk pertanaman padi adalah juga merupakan ekosistem yang beresiko tinggi karena sangat mungkin terjadi kekeringan, kebanjiran atau pasang surutnya air laut yang menyebabkan produksi padi pada lahan sawah tadah hujan cenderung rendah. Jumlah bibit perlubang tanam dan umur pindah tanam merupakan beberapa faktor penting yang menentukan keberhasilan dalam kegiatan produksi tanaman padi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teradi interaksi antara jumlah bibit dan umur bibit dan untuk mengetahui jumlah bibit dan umur bibit terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian berlokasi di Balai Benih Hortikultura Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sanggau dengan lahan sawah tadah hujan tanah aluvial.Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, disusun secara faktorial dan terdiri dari dua faktor yaitu jumlah bibit pertitik tanam (J) terdiri dari 5 taraf 5 bibit pertitik tanam (j1), 10 bibit pertitik tanam (j2), 15 bibit pertitik tanam (j3), 20 bibit pertitik tanam (j4) dan 25 bibit pertitik tanam (j5). Dan umur bibit (U) terdiri dari 14 HSS (u1), 21 HSS (u2), 28 HSS (u3) dan 35 HSS (u4). Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, berat gabah kering panen, berat 1.000 butir gabah, berat gabah kering giling pertanaman, berat gabah kering giling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan jumlah bibit dan umur bibit terhadap pertumbuhan dan hasil padi pada lahan sawah tadah hujan. Perlakuan jumlah bibit 5 pertitik tanam dan perlakuan umur bibit 21 HSS merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan hasil tanaman padi pada lahan sawah tadah hujan.
Jarak Tanam Jajar Legowo dan Jumlah Bibit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Sawah Khairil Khairil; Radian Radian; Wasi'an Wasi'an
Agrovigor Vol 13, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v13i2.6826

Abstract

Padi merupakan bahan makanan pokok penduduk Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk  mengetahui pengaruh jarak tanam jajar legowo dan jumlah bibit per lubang tanam terhadap pertumbuhan dan hasil padi sawah. Penelitian  menggunakan Rancangan Acak Kelompok  dua faktor.  Jarak tanam jajar legowo 2:1 (j1) 10 cm x 20 cm, (j2) 20 cm x 20 cm, (j3) 20 cm x 25 cm, (j4) 25 cm x 25 cm. Jumlah bibit perlubang tanam (b1) 1batang, (b2) 5 batang, (b3) 10 batang, (b4) 15 batang, (b5) 20, (b6) 25 batang. Hasil penelitian menunjukkan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 hst, berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan umur 25,35,45 hst, anakan produktif dan berat gabah per rumpun, jumlah bibit per lubang tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 hst, anakan umur 15, 25, 35, 45 hst dan anakan produktif.
Pengaruh Jarak Tanam dan Jumlah Bibit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Di Lahan Sawah Tadah Hujan Danuri .; Radian .; Nurjani .
Agrovigor Vol 10, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.206 KB) | DOI: 10.21107/agrovigor.v10i2.3056

Abstract

Tujuan penelitian ini   mengetahui pengaruh jarak tanam, jumlah bibit perlubang tanam serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil padi di sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan pada sawah tadah hujan di  Kelurahan Sungai Rasau Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 1 Desember 2015 sampai dengan bulan 30 April 2016. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK Faktorial). Faktor jarak tanam dibagi dalam empat kelompok yaitu 15×15 cm, 20×20 cm, 25×25 cm dan 30×30 cm. Faktor jumlah bibit dibagi menjadi lima kelompok yaitu 5, 10, 15, 20 dan 25 batang perlubang tanam. Setiap faktor perlakuan dilaksanakan sebanyak tiga ulangan. Perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah batang, jumlah anakan produktif, dan bobot gabah per rumpun. Perlakuan jumlah bibit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah batang.Kata Kunci : anakan produktif, bobot gabah, padi, Singkawang.
Pengaruh Beberapa Jenis Bokashi dan Trichoderma spp. terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis pada Tanah Alluvial Indah Permayani; Radian Radian; T H Ramadan
Agrovigor Vol 13, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v13i1.6195

Abstract

Upaya untuk memenuhi kebutuhan jagung manis dapat dilakukan dengan meningkatkan produksi. Salah satunya dengan meningkatkan kesuburan tanah adalah dengan pemberian bokashi dan Tricodherma. Penelitian ini meliputi jenis bokashi dan trichoderma terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung. Pengujian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) Faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi bokashi dengan penambahan Trichoderma+pupuk hayati yang diperkaya mikroba berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, berat berangkasan kering dan hasil tanaman jagung. Pertumbuhan dan hasil produksi yang paling baik dicapai pada perlakuan bokashi kotoran ayam dengan penambahan trichoderma dan pupuk hayati.
Pengaruh Berat Bibit dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jahe pada Tanah Gambut Samiri Samiri; Radian Radian; Sutarman Gafur
Agrovigor Vol 12, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v12i2.5529

Abstract

Jahe merupakan salah satu komoditi yang sejak ribuan tahun yang lalu digunakan untuk ramuan dan rempah-rempahan yang diperdagangkan secara luas didunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat bibit dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jahe pada tanah gambut. Dilaksanakan di SMK N 1 Mempawah Timur, desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah.  Waktu pelaksanaan penelitian berlangsung selama 6 Bulan, mulai bulan April sampai dengan Desember 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah berat bibit (B) Faktor kedua pupuk NPK (P). Rancanagan ini dilakukan Faktorial (4x5) dengan tiga ulangan, maka jumlah bedengan 4 x 5 x 3 sama dengan 60 bedengan, setiap bedengan 25 tanaman. Interaksi terjadi antara berat bibit dan perlakuan pupuk NPK pada variabel pengamatan tinggi tanaman pada umur 150 HST dan 180 HST,  jumlah tunas pada umur 90 HST, 120 HST, 150 HST dan berat kering rimpang pada umur 60 HST.
TANGGAP KARAKTER MORFOFISIOLOGI JAGUNG TERHADAP KOMPOS LIMBAH JAGUNG DAN NPK DI TANAH ULTISOL Yohanes Wahyudi; Iwan Sasli; Radian Radian
Partner Vol 26, No 2 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v26i2.519

Abstract

Maize (Zea mays L.) is a very sensitive crop plant towards fertilization. Sufficient macro and micronutrients in the soil must be available during the maizes growth phase. Providing nutrients for maizes can be done by adding organic or inorganic fertilizers. The aim of this research is to determine the effects of interactions from maize waste composts and NPK fertilizers on the morphophysiological characters of maizes in ultisol soil. The research method used was a Randomized Block Design (RBD) with 2 factorials, the dose of maize waste composts (K) and the dose of NPK fertilizers (P). The result showed that the factor K treatment is significantly affected the growth and the yield components of maizes. The level k2 treatment (20 tons ha-1 of maize waste composts) generally gave the highest mean for maize cobs length and diameter, seeds per maize cob and per plot. Key Words: yield, maize, compost, morphophysiology, ultisol.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdurrahman, Tatang Adi Suyatno Aditya, Tri Marta Agustina Anci Putri Albahari, Albahari Alfikri, Fadel Amandus Amandus Andrie Yuwono Ani Muani Asmiat - Asnawati, Asnawati Asnawati Astina - Astina, - Ayu, Yulia Sri Bartoldi, Ibrasius Basuni Basuni Br. Simanjuntak, Irene Marchenalia Bunia Ceri Clara Aurelia Yolanda Danuri . DENI, M Dewi Puspita Sari Dini Anggorowati Dini Anggorowati Edy Syahputra Eka Afriyan Hardigaluh Eko Harianto, Eko Elvira, Fifi Emmy Widyaningsih Erick, Antonius Erlianus Erlinda Yurisinthae Erlinda Yurisinthae Ermiwati, Ermiwati Fadjar Rianto Fathul Bahri Faturahman, Fadli Felisia . FRANSISKA, ELA REMITA Hadi Nugroho Harini, Dini HARYANTO, MIMID Hazizah Hazizah, Hazizah Her, Hermanto Hermanto Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihsan Ihsan Ikayanti, Fitri Imam Khoiri Indah Permayani Indri Yuniarti Ir. HJ. Rahmidiyani MS, Ir. HJ. Rahmidiyani MS Iswiyanto, Andi Iwan Sasli Iwan Sasli Iwan Sasli, Iwan Sasli Iwan Sasli Jajat sudrajat JAWARI, JAWARI Khairil Khairil Khairiyah, Hana Madia Khateha, Yubelia Madeanne Kiswan Muhammad Kristina, Yayuk Kurniasih, Dwining Lindha Fendrasari Linseria Batu Bara M. Faridhan Erihan M. Taufik Mahmudi Mahmudi Manurung, Ririn Elfrida Marthadi, Marthadi MARTIYANTI, ANASTASIA ARI Maulidi Maulidi Maulidi, M. Sc, Maulidi, M. Sc Mauludiah, Tuti Megantara, I Gede Meita, Priskila Muslimah Muslimah Muslimah Muslimah Nicco Yanuar Noviandry Isnaini Nurjani Odilo Tarigasa POPIDYLAH, POPIDYLAH Purwaningsih . Reldy, Reldy Riko Prasetyo Rita Riyani Rusanti, Maria Goretti Safriadi Safriadi Samiri Samiri SANDI KURNIAWAN Sanjaya, Wahyu Selmitri Selmitri Selmitri, Selmitri Setia Budi Setiawan, Riyadi Singgih Tiwut Atmojo Sipayung, Tegar Anugrah Halomoan Siswahyudianto Siti Hadijah sitorus, ade ruth Sony Setiawan Subiantoro, Subiantoro Suhendra Suhendra Sukari, Dedi Sulaiman Sulaiman Sulastri, Stefani Suprapto, Suprapto Surachman - Sutarman Gafur Syahri Ramadhan, Syahri Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syaifudin, Wasian T H Ramadan Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman, Tatang Tri Haris Ramadhan Tris Haris Ramadhan TRIS HARIS RAMADHAN Walanda, Nadia Wasi'an Wasi'an Wasi'an, Wasi'an Wasián Wasián wasian wasian, wasian Wasi’an Wasi’an , Wasi’an Wasi’an Wasi’an Wasi’an, Wasi’an yasma, ogei Yeni Nurhidayah Yohanes Wahyudi