Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Agribisnis Gula Aren Di Kabupaten Sekadau Radian, Suryansyah, Nurliza,
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Social Economic Of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v7i1.30753

Abstract

Aren is a type of palm that has a highly potential economic value. Semabi, Sekadau Hilir Sub-district is the largest producer in the District of Sekadau; however, it is only processed to produce molded sugar. This study aimed to formulate a strategy for the  palm sugar agrybusiness development in Sekadau District. The research method was a   quantitative descriptive, and the data were processed using IFE/EFE, SPACE and SWOT. The values obtained from IFE and EFE matrixes were 2.57 and 2.65 respectively. From the SWOT analysis, alternative strategies were obtained, namely, SO Strategy: expanding the location of the area sugar palm cultivation, increasing production capacity, and improving the quality of product. WO Strategy: increasing of human resources (farmers), developing a partnership and developing a market information network. ST Strategy: government policies that supporting, increasing the added value and production. WT Strategy: building a support facility of   sugar palm agribusiness, increasing coordination and cooperation among stakeholders in strengthening palm agribusiness, and increasing marketing and promotion for the expansion.  Keyword: Aren (palm),  agrybusiness, IFE/EFE matrixes, SPACE matrix, and SWOT analysis.
Pengaruh Berbagai Jenis Tanah dan Lumpur Laut terhadap Pertumbuhan dan Hasil Lidah Buaya sebagai Tanaman Fitomarmaka ., Radian
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Lidah buaya (Aloe vera) merupakan tanaman sukulen atau tanaman yang banyak mengandung air yang secara tradisional digunakan untuk penyubur rambut, penyembuh luka dan perawatan kulit.  Namun belakangan ini menjadi semakin populer karena manfaatnya yang semakin luas diketahui yakni sebagai sumber penghasil bahan baku untuk aneka produk seperti industri makanan, farmasi, dan kosmetik. Metode. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dalam bentuk faktorial dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor jenis tanah (T) dan faktor dosis lumpur laut (L) Hasil. Berdasarkan hasil analisis keragaman pada semua variabel pengamatan, pengaruh lumpur laut terhadap pertumbuhan tanaman lidah buaya pada tanah gambut, alluvial dan PMK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, lebar pelepah, berat pelepah, volume akar dan panjang akar, namun tidak berbesa nyata terhadap jumlah pelepah. Kesimpulan. Penggunaan jenis tanah gambut dan pemberian lumpur laut dalam media tanam mampu meningkatkan tinggi tanaman, berat pelepah dan panjang akar, sedangkan pemberian lumpur 10% mampu meningkatkan lebar pelepah, dan jumlah pelepah
PENGARUH JUMLAH DAN UMUR BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN Sony Setiawan; Radian Radian; Tatang Abdurrahman
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 19, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v19i1.4376

Abstract

Lahan sawah tadah hujan sebagai lahan yang paling banyak dimanfaatkan untuk pertanaman padi adalah juga merupakan ekosistem yang beresiko tinggi karena sangat mungkin terjadi kekeringan, kebanjiran atau pasang surutnya air laut yang menyebabkan produksi padi pada lahan sawah tadah hujan cenderung rendah. Jumlah bibit perlubang tanam dan umur pindah tanam merupakan beberapa faktor penting yang menentukan keberhasilan dalam kegiatan produksi tanaman padi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teradi interaksi antara jumlah bibit dan umur bibit dan untuk mengetahui jumlah bibit dan umur bibit terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian berlokasi di Balai Benih Hortikultura Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sanggau dengan lahan sawah tadah hujan tanah aluvial.Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, disusun secara faktorial dan terdiri dari dua faktor yaitu jumlah bibit pertitik tanam (J) terdiri dari 5 taraf 5 bibit pertitik tanam (j1), 10 bibit pertitik tanam (j2), 15 bibit pertitik tanam (j3), 20 bibit pertitik tanam (j4) dan 25 bibit pertitik tanam (j5). Dan umur bibit (U) terdiri dari 14 HSS (u1), 21 HSS (u2), 28 HSS (u3) dan 35 HSS (u4). Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, berat gabah kering panen, berat 1.000 butir gabah, berat gabah kering giling pertanaman, berat gabah kering giling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan jumlah bibit dan umur bibit terhadap pertumbuhan dan hasil padi pada lahan sawah tadah hujan. Perlakuan jumlah bibit 5 pertitik tanam dan perlakuan umur bibit 21 HSS merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan hasil tanaman padi pada lahan sawah tadah hujan.
Jarak Tanam Jajar Legowo dan Jumlah Bibit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Sawah Khairil Khairil; Radian Radian; Wasi'an Wasi'an
Agrovigor Vol 13, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v13i2.6826

Abstract

Padi merupakan bahan makanan pokok penduduk Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk  mengetahui pengaruh jarak tanam jajar legowo dan jumlah bibit per lubang tanam terhadap pertumbuhan dan hasil padi sawah. Penelitian  menggunakan Rancangan Acak Kelompok  dua faktor.  Jarak tanam jajar legowo 2:1 (j1) 10 cm x 20 cm, (j2) 20 cm x 20 cm, (j3) 20 cm x 25 cm, (j4) 25 cm x 25 cm. Jumlah bibit perlubang tanam (b1) 1batang, (b2) 5 batang, (b3) 10 batang, (b4) 15 batang, (b5) 20, (b6) 25 batang. Hasil penelitian menunjukkan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 hst, berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan umur 25,35,45 hst, anakan produktif dan berat gabah per rumpun, jumlah bibit per lubang tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 hst, anakan umur 15, 25, 35, 45 hst dan anakan produktif.
Pengaruh Jarak Tanam dan Jumlah Bibit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Di Lahan Sawah Tadah Hujan Danuri .; Radian .; Nurjani .
Agrovigor Vol 10, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.206 KB) | DOI: 10.21107/agrovigor.v10i2.3056

Abstract

Tujuan penelitian ini   mengetahui pengaruh jarak tanam, jumlah bibit perlubang tanam serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil padi di sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan pada sawah tadah hujan di  Kelurahan Sungai Rasau Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 1 Desember 2015 sampai dengan bulan 30 April 2016. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK Faktorial). Faktor jarak tanam dibagi dalam empat kelompok yaitu 15×15 cm, 20×20 cm, 25×25 cm dan 30×30 cm. Faktor jumlah bibit dibagi menjadi lima kelompok yaitu 5, 10, 15, 20 dan 25 batang perlubang tanam. Setiap faktor perlakuan dilaksanakan sebanyak tiga ulangan. Perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah batang, jumlah anakan produktif, dan bobot gabah per rumpun. Perlakuan jumlah bibit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah batang.Kata Kunci : anakan produktif, bobot gabah, padi, Singkawang.
Pengaruh Beberapa Jenis Bokashi dan Trichoderma spp. terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis pada Tanah Alluvial Indah Permayani; Radian Radian; T H Ramadan
Agrovigor Vol 13, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v13i1.6195

Abstract

Upaya untuk memenuhi kebutuhan jagung manis dapat dilakukan dengan meningkatkan produksi. Salah satunya dengan meningkatkan kesuburan tanah adalah dengan pemberian bokashi dan Tricodherma. Penelitian ini meliputi jenis bokashi dan trichoderma terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung. Pengujian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) Faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi bokashi dengan penambahan Trichoderma+pupuk hayati yang diperkaya mikroba berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, berat berangkasan kering dan hasil tanaman jagung. Pertumbuhan dan hasil produksi yang paling baik dicapai pada perlakuan bokashi kotoran ayam dengan penambahan trichoderma dan pupuk hayati.
Pengaruh Berat Bibit dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jahe pada Tanah Gambut Samiri Samiri; Radian Radian; Sutarman Gafur
Agrovigor Vol 12, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v12i2.5529

Abstract

Jahe merupakan salah satu komoditi yang sejak ribuan tahun yang lalu digunakan untuk ramuan dan rempah-rempahan yang diperdagangkan secara luas didunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat bibit dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jahe pada tanah gambut. Dilaksanakan di SMK N 1 Mempawah Timur, desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah.  Waktu pelaksanaan penelitian berlangsung selama 6 Bulan, mulai bulan April sampai dengan Desember 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah berat bibit (B) Faktor kedua pupuk NPK (P). Rancanagan ini dilakukan Faktorial (4x5) dengan tiga ulangan, maka jumlah bedengan 4 x 5 x 3 sama dengan 60 bedengan, setiap bedengan 25 tanaman. Interaksi terjadi antara berat bibit dan perlakuan pupuk NPK pada variabel pengamatan tinggi tanaman pada umur 150 HST dan 180 HST,  jumlah tunas pada umur 90 HST, 120 HST, 150 HST dan berat kering rimpang pada umur 60 HST.
TANGGAP KARAKTER MORFOFISIOLOGI JAGUNG TERHADAP KOMPOS LIMBAH JAGUNG DAN NPK DI TANAH ULTISOL Yohanes Wahyudi; Iwan Sasli; Radian Radian
Partner Vol 26, No 2 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v26i2.519

Abstract

Maize (Zea mays L.) is a very sensitive crop plant towards fertilization. Sufficient macro and micronutrients in the soil must be available during the maizes growth phase. Providing nutrients for maizes can be done by adding organic or inorganic fertilizers. The aim of this research is to determine the effects of interactions from maize waste composts and NPK fertilizers on the morphophysiological characters of maizes in ultisol soil. The research method used was a Randomized Block Design (RBD) with 2 factorials, the dose of maize waste composts (K) and the dose of NPK fertilizers (P). The result showed that the factor K treatment is significantly affected the growth and the yield components of maizes. The level k2 treatment (20 tons ha-1 of maize waste composts) generally gave the highest mean for maize cobs length and diameter, seeds per maize cob and per plot. Key Words: yield, maize, compost, morphophysiology, ultisol.
PENGARUH JUMLAH BIBIT PERLUBANG TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS PADI SAWAH Fathul Bahri; Radian Radian; Wasi’an Wasi’an
Partner Vol 26, No 2 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v26i2.520

Abstract

Overcoming food problems, it is necessary to have a break through to increase the productivity of rice plants by utilizing the available paddy fields through emphasizing the application of technological innovations in the Integrated Crop Management approach. In the application of technological innovation, the Integrated Crop Management approach is not only carried out using varieties but must be followed by correct cultivation techniques following the recommendations for the application of technology. This study used a randomized block design (RBD) method with the results of the age of 15 DAS had a very significant effect on the treatment of varieties, while the age of 35.45 DAS and the increase in tillers aged 25 DAS had an interaction. Thus, the number of perforated seeds did not have a significant effect on the growth and yield of rice plants. Keywords: Variety, Number of Seeds, Rice
Pengaruh Lumpur Laut Cair dan Pupuk Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah di Tanah Gambut Tatang Abdurrahman; Radian Radian
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 1 No 2 (2017): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/agrosainstek.v1i2.10

Abstract

The objective of the research to know the effect liquid sediment coastal and cow manure on the growth and yield of shallot on peat soil and to know the best dosage can be increased on the yield of shallot. Research conducted at the research field of Faculty of Agriculture, the University of Tanjungpura on April to June 2016, using a completely randomized design factorial with two factors and each treatment combination was replicated three times. The first factor was LLC concentration levels (0.3; 0.6; 0.9 L plant-1). The second factor was cattle manure dosages (25; 50; 75 g plant-1). The research showed that there was an interaction between liquid sediment coastal and cow manure significantly improved the number of tillers, number of bulbs, and fresh weight of shallot. However, there was an interaction between liquid sediment coastal and cow manure and also the effect each treatment not significantly to plant height of shallot. The treatment of liquid sediment coastal 0,6 L plant-1 and cow manure 75 g plant-1 can improve the yield of shallot on peat soil.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdurrahman, Tatang Adi Suyatno Aditya, Tri Marta Albahari Albahari Amandus Amandus Andrie Yuwono Ani Muani Asmiat - Asnawati Asnawati Asnawati Astina - Astina, - Atmojo, Singgih Tiwut Ayu, Yulia Sri Basuni Basuni Br. Simanjuntak, Irene Marchenalia Bunia Ceri Clara Aurelia Yolanda Danuri . Dini Anggorowati Dini Anggorowati Edy Syahputra Eka Afriyan Hardigaluh ELA REMITA FRANSISKA Elvira, Fifi Emmy Widyaningsih Erick, Antonius Erlianus Erlinda Yurisinthae Erlinda Yurisinthae Fadjar Rianto Fadli Faturahman Fathul Bahri Felisia Felisia Hadi Nugroho Harini, Dini Hazizah Hazizah, Hazizah Hermanto Hermanto Her Ibrasius Bartoldi Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihsan Ihsan Ikayanti, Fitri Indah Permayani Indri Yuniarti Iwan Sasli Iwan Sasli Iwan Sasli Iwan Sasli Jajat sudrajat JAWARI, JAWARI Khairil Khairil Khoiri, Imam Kiswan Muhammad KISWAN MUHAMMAD Kristina, Yayuk Kurniasih, Dwining Lindha Fendrasari Linseria Batu Bara M DENI M. Faridhan Erihan M. Taufik Mahmudi Marthadi, Marthadi MARTIYANTI, ANASTASIA ARI Maulidi Maulidi Maulidi, M. Sc, Maulidi, M. Sc Mauludiah, Tuti Megantara, I Gede Meita, Priskila MIMID HARYANTO Muslimah Muslimah Muslimah Muslimah Noviandry Isnaini Nurjani Odilo Tarigasa POPIDYLAH, POPIDYLAH Purwaningsih . Radian Reldy, Reldy Rita Riyani Rusanti, Maria Goretti Safriadi Safriadi Safriadi, Safriadi Samiri Samiri SANDI KURNIAWAN Selmitri Selmitri Selmitri, Selmitri Setia Budi Setiawan, Riyadi Sipayung, Tegar Anugrah Halomoan Siti Hadijah sitorus, ade ruth Sony Setiawan Subiantoro, Subiantoro SUHENDRA SUHENDRA Sukari, Dedi Sulaiman Sulaiman Sulastri, Stefani Suprapto, Suprapto Surachman - Sutarman Gafur Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syaifudin, Wasian T H Ramadan Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman, Tatang Tri Haris Ramadhan TRIS HARIS RAMADHAN Walanda, Nadia Wasi'an Wasi'an Wasi'an, Wasi'an Wasián Wasián Wasian Wasian wasian wasian, wasian Wasi’an Wasi’an , Wasi’an Wasi’an Wasi’an Wasi’an, Wasi’an yasma, ogei Yohanes Wahyudi Yubelia Madeanne Khateha