Claim Missing Document
Check
Articles

Worked-Example Method on Mathematical Problem-Solving Ability in term of Students’ Initial Ability Santosa, Cecep Anwar Hadi Firdos; Rafianti, Isna; Yulistiany, Dita
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 13, No 2 (2022): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v13i2.33301

Abstract

The reserch aims to understanding the phenomena of differences in mathematical problem-solving ability between students who obtained worked-example and expository learning method when reviewed from students’ initial ability. This study was a quasi-experimental with treatment by level 2×2 research design. We analize the data used two-way analysis of variance. We found that (1) There were differences in mathematical problem-solving ability between students who obtained worked-example and expository learning method. (2) There were differences in mathematical problem-solving ability between students who had high and low initial ability. (3) In high initial ability, students who obtained expository and worked-example learning method were relatively the same. (4) In low initial ability, students who obtained worked-example learning method were better than expository. (5) There was an interaction between learning method and initial ability in mathematical problem-solving ability.Penelitian yang dilakukan ingin memahami fenomena perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh metode pembelajaran worked-example dan ekspositori ditinjau dari kemampuan awal siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain treatment by level 2×2. Penlitian ini menggunana analisis variansi dua jalan untuk menganalisis data penelitian. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa (1) Ada kemampuan yang berbeda pada pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh metode pembelajaran worked-example dan ekspositori; (2) Ada perbedaan pada kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan rendah; (3) Pada siswa dengan kemampuan awal tinggi, relatif tidak ada perbedaan pada kemampuan pemecahan masalah matematisnya; baik siswa yang memperoleh metode pembelajaran ekspositori dan worked-example; (4) Pada kemampuan dengan awal rendah, ada perbedaan dan siswa dengan metode pembelajaran worked-example lebih baik dibandingkan siswa yang belajar dengan ekspositori, dilihat dari kemampuan pemecahan masalah matematis; (5) Terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan kemampuan awal terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis.
PENGEMBANGAN E-MODUL DENGAN PENDEKATAN RME UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SMP/MTs Vina Rohmatika; Khaerunnisa, Etika; Rafianti, Isna
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37793

Abstract

The purpose of this research is to determine the levels of validity, practicality, and effectiveness of an e-module using the Realistic Mathematics Education (RME) approach to support the mathematical literacy skills of junior high school (SMP/MTs) students on the topic of systems of linear equations with two variables. This study is a type of development research (research and development) employing the ADDIE model. The validation results indicate that the content experts achieved a percentage score of 92% in the "Very Valid" category, while the media experts obtained 89% in the "Very Valid" category. Teacher responses yielded a percentage score of 89% in the "Very Practical" category, and student responses resulted in 86% in the "Very Practical" category. Furthermore, the analysis of pretest and posttest data produced an N-Gain score of 0.63 in the "Medium" category, with an N-Gain percentage of 63% classified as "Quite Effective." Based on the research findings, it can be concluded that the e-module with the RME approach to support mathematical literacy skills of SMP/MTs students on systems of linear equations with two variables is valid, practical, and effective for use as teaching material in Grade VIII at SMPN 1 Pabuaran.
THE EFFECT OF PBL ON STUDENTS’ MATHEMATICAL LITERACY BASED ON KOLB’S LEARNING STYLES Cahyadi, Rendy Tri; Pujiastuti , Heni; Rafianti, Isna
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v7i1.10912

Abstract

This study aims to examine the effect of the PBL model on students’ mathematical literacy skills and to describe variations in literacy achievement based on Kolb’s learning styles. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Pretest–Posttest Control Group Design. The sample consisted of 51 eighth-grade students from SMP Kebangsaan, South Tangerang City, divided into an experimental class and a control class. Data were collected using a mathematical literacy test based on the indicators of formulating, employing, interpreting, and reasoning, as well as Kolb’s learning style questionnaire. Data analysis involved descriptive and inferential statistics, including prerequisite tests, an independent sample t-test, and N-Gain analysis. The results indicated a significant difference in mathematical literacy skills between students taught using the PBL model and those taught using an expository approach (0,027 < 0.05). Furthermore, the N-Gain analysis revealed that students in the PBL class demonstrated higher improvement in mathematical literacy skills compared to the control class. Descriptive analysis based on learning styles showed variations in literacy achievement across learning style types, although no inferential analysis was conducted. These findings suggest that the PBL model is effective in enhancing students’ mathematical literacy skills. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model PBL terhadap kemampuan literasi matematis siswa SMP serta mendeskripsikan variasi capaian literasi matematis berdasarkan gaya belajar David Kolb. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain Nonequivalent Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 51 siswa kelas VIII SMP Kebangsaan Kota Tangerang Selatan yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan literasi matematis berbasis indikator formulating, employing, interpreting, dan reasoning, serta angket gaya belajar Kolb. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji prasyarat, uji independent sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan literasi matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran PBL dan pembelajaran ekspositori (0,027 < 0,05), serta peningkatan kemampuan literasi matematis siswa pada kelas PBL lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol berdasarkan analisis N-Gain. Analisis deskriptif berdasarkan gaya belajar menunjukkan adanya variasi capaian literasi matematis antar tipe gaya belajar, meskipun tidak dianalisis secara inferensial. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa SMP.
ANALISIS KOMPARATIF MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN JIGSAW TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA SMA Alma Ega Putri Putri Nurrawi; Maman Fathurrohman; Isna Rafianti
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/yd6cnd55

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan numerasi siswa SMA serta menentukan model pembelajaran yang paling optimal di antara Numbered Heads Together (NHT), Jigsaw, dan pembelajaran konvensional. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pandeglang, dengan pengambilan sampel sebanyak 33 siswa per kelas melalui teknik simple random sampling, yaitu kelas XI-C2 sebagai kelompok Eksperimen 1 dengan model NHT, kelas XI-C3 sebagai kelompok Eksperimen 2 dengan model Jigsaw, dan kelas XI-D2 sebagai kelompok Kontrol. Data diperoleh melalui instrumen tes uraian yang mengukur tiga indikator kemampuan numerasi dan dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA serta uji lanjut Bonferroni. Hasil: Temuan menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan numerasi antara ketiga kelompok tersebut, di mana F = 10,442 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara spesifik, model NHT menunjukkan peningkatan paling optimal pada kategori tinggi, khususnya pada indikator penggunaan simbol dan analisis informasi, dibandingkan dengan model Jigsaw dan pembelajaran konvensional yang berada pada kategori sedang. Simpulan: Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menyajikan bukti empiris mengenai efektivitas model kooperatif tipe NHT sebagai strategi alternatif yang tepat bagi guru dalam mengoptimalkan kemampuan numerasi siswa di sekolah menengah.
Integrasi Problem-based learning dalam Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siti Nurhalimah; Isna Rafianti; Etika Khaerunnisa
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4943

Abstract

Kemajuan teknologi dalam bidang pendidikan melatarbelakangi penelitian ini. Pada pembelajaran di sekolah, mayoritas pendidik masih menggunakan metode ceramah dan buku teks konvensional sebagai media pembelajaran. hal tersebut memicu rendahnya partisipasi siswa dan membuat siswa merasa jenuh. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Android dengan menerapkan model PBL yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian menggunakan metode Research & Development dengan model ADDIE yang meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, serta evaluasi. Penelitian dilaksanakan di salah satu sekolah SMA di Cilegon. Lokasi penelitian dilakukan di salah satu SMA di Cilegon dengan melibatkan tiga ahli materi, tiga ahli media, seorang guru matematika, serta 33 peserta didik kelas XI. Penilaian dari ahli materi memperoleh persentase 94,44% (sangat valid), uji ahli media memperoleh persentase 88,10% (sangat valid), respon siswa 88,98%(sangat praktis) dan respon guru 86,25% (sangat praktis). Hasil tes kemampuan pemecahan masalah 75,67%(efektif), sebanyak 25 dari 33 siswa tuntas. Berdasarkan hasil penilaian media pembelajaran dengan problem-based learning berbasis android layak diimplementasikan pada kegiatan pembelajaran matematika khususnya materi lingkaran.
ANALISIS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATEMATIKA DARING UNTUK MENCAPAI STUDENTS WELLBEING DI SMA KABUPATEN LEBAK: RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATEMATIKA DARING Gita Anggraini; Hepsi Nindiasari; Isna Rafianti
ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): ARITMATIKA : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aritmatika.v7i1.291

Abstract

This research was conducted to analyze the online learning Learning Implementation Plan (RPP) to find out whether the RPP used has achieved the Student Wellbeing indicators in Lebak Regency High School, a qualitative descriptive method with techniques used for data collection through observation using the RPP assessment format and distributing questionnaires to know student responses. The results of the research show that the online learning Implementation Plan (RPP) used by teachers is good in supporting the Student Wellbeing indicators. The RPP used still does not support the Student Wellbeing indicators, this is in line with students who feel unable to understand the material presented.
Pengaruh Kecemasan Matematika terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa di SMA Fajar Rizki; Isna Rafianti; Indiana Marethi
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.248 KB) | DOI: 10.30656/gauss.v2i2.1750

Abstract

Penelitian ini dilakukan oleh rendahnya kemampuan siswa di SMA yang dapat disebabkan oleh faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal, seperti metode dan strategi pembelajaran. Faktor internal, seperti emosi siswa atau kecemasan terhadap matematika. Penelitian ini hendak mengetahui bagaimana pengaruh kecemasan matematika terhadap keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Kota Serang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan mengambil 3 kelas sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) rata-rata keterampilan pemecahan masalah matematika siswa adalah siswa yang memiliki kecemasan rendah memiliki skor yang sama dengan siswa yang memiliki kecemasan sedang, dan siswa yang memiliki kecemasan sedang lebih baik daripada siswa yang memiliki kecemasan tinggi, dan siswa yang memiliki kecemasan rendah memiliki skor lebih baik daripada siswa yang memiliki kecemasan tinggi 2) ada hubungan negatif antara kecemasan dan keterampilan pemecahan masalah 3) semakin tinggi tingkat kecemasan, semakin rendah keterampilan pemecahan masalah. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan keterampilan pemecahan masalah matematika berdasarkan tingkat kecemasan, ada hubungan antara kecemasan matematika dan keterampilan pemecahan masalah matematika dan ada pengaruh antara kecemasan matematika dan keterampilan pemecahan masalah.
Efektivitas Penggunaan Platform Blooket terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dan Kecemasan Belajar Matematika Siswa Qisty Aulia Nisa; Isna Rafianti; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4902

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis disertai dengan kecemasan belajar matematika yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas penggunaan platform Blooket terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis dan penurunan tingkat kecemasan belajar matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian mencakup 30 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan dari kelas X di SMAN 5 Kota Serang. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian kemampuan pemahaman konsep matematis, angket kecemasan belajar matematika, dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan pemahaman konsep matematis sebesar 39 poin dengan hasil N-Gain sebesar 61,9% dengan kriteria “cukup efektif”; (2) Terdapat penurunan yang signifikan pada kecemasan belajar matematika dari kategori tinggi menjadi rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan platform Blooket terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dan menurunkan kecemasan belajar matematika siswa.
PERBANDINGAN PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING DAN INQUIRY BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA Amalia Apriliyanti, Ana; Pujiastuti, Heni; Rafianti, Isna
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50207

Abstract

This study aims to compare the effect of Problem Based Learning (PBL) and Inquiry Based Learning (IBL) models on students' mathematical representation ability. The method used is a quasi-experimental with a non-equivalent pretest-posttest control group design. The sample consisted of 62 students of class VIII at SMP Negeri 4 Kramatwatu. Data analysis used the Independent Sample T-Test and Mann-Whitney U test. The results showed that: (1) the posttest mean of the PBL class was 75.16, higher than the IBL class at 67.58; (2) there was a significant difference in mathematical representation ability between PBL and IBL students (sig. 0.002 < 0.05); (3) the N-gain of the PBL class was 0.583, higher than the IBL class at 0.412. These findings indicate that the PBL model is more effective than IBL in improving students' mathematical representation ability.
MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN KONTEKS BUDAYA BANTEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MTS Lesmana, Aditiya; Rafianti, Isna; Rahayu, Ilmiyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.57991

Abstract

Mathematical problem-solving ability is an essential competence that needs to be developed through meaningful and contextual learning. However, students often have difficulty understanding problems, formulating mathematical models, applying strategies, and interpreting solutions. This study aims to determine whether students’ mathematical problem-solving ability and its improvement through the Contextual Teaching and Learning (CTL) model with Banten cultural context are better than those through conventional learning. This research used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a nonequivalent pretest-posttest control group design. The population was all eighth-grade students of MTsN 1 Pandeglang in the 2025/2026 academic year. The sample consisted of class VIII E as the experimental class and class VIII D as the control class, with 32 students in each class, selected through purposive sampling. Data were collected using essay tests and analyzed using descriptive statistics, N-Gain, and independent sample t-test. The results showed that the posttest mean score of the experimental class was 82.19, higher than the control class at 60.16. The N-Gain mean of the experimental class was 0.7856, categorized as high, while the control class was 0.5025, categorized as moderate. The hypothesis tests on posttest and N-Gain data showed Sig. (one-sided) < 0.001. Therefore, CTL with Banten cultural context is effective in improving students’ mathematical problem-solving ability.
Co-Authors Aan Hendrayana Aan Subhan Pamungkas Abdul Fatah Akras, Ayat Alma Ega Putri Putri Nurrawi Almaida, Farihah Almas Zati Hulwani Amalia Apriliyanti, Ana Anriani, Nurul Anwar Mutaqin Aprilia, Eka Arda, Fita Nofiana Ardini, Anggi Astuti, Liana Widya Azkia, Alfia Bana G. Kartasasmita Cahyadi, Rendy Tri Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa Dadang Juandi Devi Sutini Martha Etika Khaerunnisa Fajar Rizki Farihah Almaida Fifi Anggraini Gita Anggraini Hairoh Heni Pujiastuti Hepsi Nindiasari Ichwan, Aghnia Auliannisa Ihsanudin Ilmiyati Rahayu, Ilmiyati Indiana Marethi Indiana Marethi, Indiana Indri Yani Sofyan Isma Syaftiani Syafruddin Istinganatul Ngulqiyah Jaenudin Jaenudin Khairida Iskandar Kurnia Muharromah, Selvi Lesmana, Aditiya Lilis Haniyah Luthfi Yanti Aprilia Luthfiyah, Adzra Yumna Maharani, Deswita Maman Fathurrohman Mukti, Taufiq Indra Naulianur Salsabila Siregar Navisa, Elena Trida Novaliyosi Novaliyosi Novaliyosi Novaliyosi Nur Annisa Amalia Nurazizah, Siti Nurhasanah Nurhasanah Nurlatipah, Laila Nurul Anriani Nurul Hayat Nurussalamah, Nisa Aula Priatna, Muhammad Fathin Pujiastuti , Heni Qisty Aulia Nisa Rahayu , Ilmiyati Rahmawati Rahmawati Ratu Syifa Fauziyah Rifda Nurafifah Risnadia, Risnadia Rosdianti, Dina Rosmaya Siskandani Samuel Bernando Shafara, Nurul Izzah Shafira Yaumil Alin Siti Nurhalimah Siti Nurul Afifah, Siti Nurul Sukirwan Sukirwan Syarahma Framdhika Sari Putri Ta'sya Rahmatika Triana Andianti Trigunadi Ummu Azizah Vina Rohmatika Wida Ismayanti Wulandari, Amellia Yani Setiani Yani Setiani, Yani Yaumil, Sekarjati Syahidah Yulistiany, Dita Yuyu Yuhana, Yuyu Zahra, Aulia Tu