Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Integrasi Aktivitas Fisik Pramuka Berbasis Praktik Lapangan Melalui Program Lingkungan From Soil to Soul di SMP Negeri 1 Pusako Muh.Alif; Andi Ogo Darminto; Khalid Rijaluddin; Dian Riani Said
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1925

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan aktivitas fisik Pramuka berbasis praktik lapangan melalui program lingkungan From Soil to Soul di SMP Negeri 1 Pusako. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari secara intensif dengan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dan aktivitas fisik intensitas ringan hingga sedang. Peserta kegiatan terdiri atas 40 siswa Pramuka yang terlibat langsung dalam aktivitas fungsional seperti menggali tanah, membawa bibit, menanam pohon, dan bekerja secara berkelompok. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan refleksi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya keterlibatan fisik, kerja sama, dan disiplin siswa selama pelaksanaan kegiatan. Integrasi aktivitas fisik dan praktik lingkungan memberikan pengalaman belajar kinestetik yang bermakna serta memperkuat peran Pramuka sebagai wahana pendidikan olahraga nonformal berbasis praktik lapangan.
Implementasi Strategi Promotif PHBS dalam Mendukung Aktivitas Pendidikan Jasmani sebagai Upaya Pencegahan Diare Siswa SDN 07 Jati Mulya Adam Putrawan; Maria Herlinda Dos Santos; Khalid Rijaluddin; Dian Riani Said
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1959

Abstract

Rendahnya kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia sekolah dasar dapat meningkatkan risiko penyakit diare dan gangguan kesehatan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SDN 07 Jati Mulya terhadap pentingnya PHBS melalui pendekatan edukasi promotif yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi praktik mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar, serta kegiatan interaktif yang mendorong perubahan perilaku sehat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa terhadap pentingnya kebersihan diri dan lingkungan sekolah. Siswa mulai menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Secara keseluruhan, program PHBS berbasis pendekatan promotif dan partisipatif ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa, serta berpotensi menurunkan risiko penyakit diare di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
Revitalisasi GOR Badminton dan Voli untuk Meningkatkan Partisipasi Sosial dan Olahraga Masyarakat Kampung Tasik Seminai Sulkifli; Andi Ogo Darmianto; Khalid Rijaluddin; Dian Riani Said
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1961

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini mengkaji upaya revitalisasi fasilitas olahraga GOR Badminton dan Voli di Kampung Tasik Seminai, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi sosial dan olahraga masyarakat setempat. Proyek revitalisasi ini melibatkan masyarakat dalam setiap tahap, mulai dari identifikasi kebutuhan fasilitas, konsultasi, perencanaan, hingga pelaksanaan renovasi. Hasil dari revitalisasi ini menunjukkan bahwa perbaikan fasilitas olahraga, seperti perbaikan lapangan voli dan penggantian net badminton, telah mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga. Terbentuknya komunitas olahraga baru, seperti Komunitas Badminton Kampung Tasik dan Tim Voli Jumat Malam, juga mempererat hubungan antar warga, meningkatkan kebersamaan, dan memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas yang ada. Namun, tantangan seperti keterbatasan dana pemeliharaan dan konflik penggunaan fasilitas antar cabang olahraga harus diatasi untuk memastikan keberlanjutan program. Secara keseluruhan, revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di kampung tersebut.
Introduction English Literacy through Vocabulary Memorization in Students Vegi Mutiarah; Dian Riani Said; Achmad Dahlan Abdullah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i5.7770

Abstract

Indonesia, with a population of 278,696,200 as of July 4, 2023, is ranked as the fourth most populous country in the world. Lacking official school permits and high education fees, they often continue their education at guidance centers, such as the one in Subang Mewah, Selangor. One of the main problems faced is the low achievement of literacy among elementary school students, especially in memorization skills. The lack of emphasis on teaching vocabulary hinders the development of students' English language skills. This research aims to improve students' literacy skills in English by implementing environment-based vocabulary learning methods that are relevant to students, in order to improve their understanding of the English language. This study uses a qualitative approach with a vocabulary teaching method that connects words with everyday objects, such as household items and objects in the classroom. Data were collected through direct observation and interviews with students regarding their interests and engagement in learning. After the application of the method, students show increased enthusiasm in learning English vocabulary. They are more interested in mastering the basics of English and show a greater curiosity about the language. Learning vocabulary that connects to students' environments is effective in improving their literacy in speaking and listening. This method not only improves language skills but also arouses students' interest in English. This research can be a reference for educators and education policy in developing innovative literacy strategies, especially in the context of education abroad for Indonesian students studying abroad, such as in Malaysia. The application of context-based methods can improve the overall quality of English language learning.
Bilingual Identity Construction through Social Media: A Study of English Influenced Code Mixing Abdul Rahman; Gunawan Gunawan; Dian Riani Said; Mardi Mardi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5842

Abstract

Code-mixing on social media is a complex phenomenon that is not merely caused by limited proficiency in Indonesian or English but is also influenced by various social and psychological factors. In today’s digital and globalized era, understanding how code-mixing contributes to the construction of bilingual identity is crucial, especially given the increasing cross-language interactions on online platforms. Therefore, this study aims to examine the role of English-influenced code-mixing in shaping the bilingual identity of social media users. This research employs a qualitative approach with a single embedded case study design conducted at Universitas Cahaya Prima Bone. The participants consisted of 15 second-semester students selected through purposive sampling and 3 English lecturers or linguists knowledgeable about bilingualism and digital communication. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using data reduction, presentation, conclusion drawing, and triangulation to ensure validity. The findings reveal that code-mixing practices on social media reflect complex socio-cultural dynamics and function as an effective communication strategy as well as a means of constructing bilingual identity in the digital era. Code-mixing also enhances expressive abilities and supports informal English learning and vocabulary development. However, uncontrolled use of code-mixing in formal academic contexts may cause issues related to grammatical accuracy and language consistency. This study offers practical contributions to language education development and identity studies in the digital age by emphasizing the importance of approaches that integrate linguistic understanding and identity construction within online communication environments.
STRATEGI KREATIF PEMANFAATAN KULIT JERUK UNTUK USAHA UMKM DI DESA SUNGAI SELODANG Andi Nurul Fadhillah; Cheriani Cheriani; Jusman Jusman; Dian Riani Said; Andi Muh Ainul Haq
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7887

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra masyarakat Desa Sungai Selodang adalah melimpahnya limbah kulit jeruk yang belum termanfaatkan secara optimal sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Selain itu, masyarakat juga masih terbatas dalam keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah kulit jeruk menjadi lilin aromaterapi dan semprot alami pengusir nyamuk yang ramah lingkungan dan bernilai jual. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi mengenai manfaat kulit jeruk, workshop pembuatan produk, serta pendampingan praktik secara langsung.Kemudian workshop pemasaran untuk usaha UMKM. Mitra yang terlibat adalah ibu rumah tangga . Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi terhadap keterampilan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 80% dan keterampilan pembuatan produk sebesar 75%. Produk yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat mengurangi limbah organik, tetapi juga memberikan peluang usaha baru yang berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi rumah tangga. Dengan demikian, program ini berdampak pada peningkatan softskill, hardskill, serta mendukung kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Selain melaksanakan sosialisasi mengenai pemanfaatan kulit jeruk menjadi usaha umkm, kami juga melakukan sosialisasi mengenai strategi pemasaran offline dan online untuk pelaku usaha UMKM. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan kulit jeruk dapat menjadi strategi kreatif yang efektif untuk menjadi inovasi yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha UMKM di Desa Sungai Selodang dan juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan nilai jual produk serta penguatan pasar melalui pemanfaatan digital.