Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMBERIAN JELLY TERHADAP KECEPATAN PEMASANGAN KATETER URIN Tri Suwarto; Yuli Setyaningrum; Sri Siska Mardiana; Ahmad Farid
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i1.1476

Abstract

AbstrakRetensi urin merupakan suatu keadaan darurat sistem perkemihan yang sering ditemukan sehingga perlu penatalaksanaan yang baik salah satunya adalah kateterisasi. Tindakan memberikan cairan pelumas atau jelly pada prosedur kateter urin sangat penting untuk mencegah atau mengurangi resiko terjadinya trauma pada uretra dan sensasi nyeri yang dialami pasien. Ada dua teknik pemberian jelly yaitu dengan melumuri ujung kateter dengan jelly dan cara ke-2  memasukkan atau menyemprotkan langsung ke dalam urethra dengan spuit 10 ml yang dilepaskan jarumnya. Penelitian ini mengenai perbedaan kecepatan pemasangan dan keluhan nyeri yang dialami pria dewasa  usia 25-65 tahun yang pertama kali menjalani kateterisasi urin dengan cara pelumasan yang berbeda.   Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan jumlah sampel 10 orang untuk perlakuan dan 10 orang untuk kontrol. Kecepatan pemasangan diukur dengan stopwatch sedangkan intensitas nyeri diukur dengan Visual Analog  Numeric Rating Scale. Analisa data dengan mencari mean dari kecepatan pemasangan dan keluhan nyeri pada tiap kelompok dilanjutkan dengan Uji  Mann Whitney U Test terhadap mean tersebut untuk mengetahui signifikansi perbedaan keduanya dengan program SPSS pada œ =0,05.   Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan teknik pemberian jelly terhadap kecepatan pemasangan dengan P= 0,016 dan ada perbedaan teknik pemberian jelly terhadap keluhan nyeri pasien dengan p=0,010.  Kesimpulan terdapat perbedaan rata-rata kecepatan pemasangan dan intensitas nyeri lebih rendah pada teknik jelly yang disemprotkan (lubrikasi) daripada melumuri ujung kateter dengan jelly
TANGGAP DARURAT BENCANA DAN PERTOLONGAN PERTAMA Elangga Kukuh Prasetya; Eva Zuliana; Dinda Aisyah Putri Maharani; Haena Permatasari; Marcela Dea Ananda; Sri Siska Mardiana; Dwi Astuti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2751

Abstract

Desa Tenggeles, yang terletak di Kabupaten Kudus, merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap berbagai jenis bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Kondisi geografis dan iklim yang tidak menentu sering kali menyebabkan desa ini mengalami bencana yang dapat mengancam keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu masyarakat dibekali dengan pelatihan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan warga Desa Tenggeles yang diwakili oleh Destana dan Karangtaruna Desa Tenggeles. Metode penelitian ini menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner. Pendekatan ini dipilih untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat desa Tenggeles sebelum dan sesudah pelatihan tanggap darurat bencana dan pertolongan pertama.Hasil dari penelitian didapatkan peningkatan pengetahuan warga mengenai Pelatihan Tanggap Darurat Bencana sebesar 5% dan, didapatkan peningkatan pengetahuan warga mengenai Pelatihan Pertolongan Pertama sebesar 12%. Program Pelatihan tanggap darurat bencana dan pertolongan pertama yang dikemas dalam program kerja KKN UMKU 2024 Desa Tenggeles Kec. Mejobo Kab. Kudus telah selesai dan berhasil dilaksanakan. Praktik dan simulasi membuat para peserta antusias dan tertarik untuk mengikutinya. Tak lupa para peserta juga memeragakan apa yang telah diajarkan oleh instruktur didepan audience. Kegigihan dan antusias peserta dalam mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir merupakan suatu kebahagiaan sekaligus kebanggan bagi kami. Kami senang para peserta mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari.
PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI DIGITALISASI DAN INOVASI PRODUK Ratna Fitriana Handayani; Naili Fauziyatul Hikmah; Syahrul Azrni Awaf; Muhammad Naufal; Azizatuz Zahro; Dwi Astuti; Sri Siska Mardiana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2754

Abstract

Program pemberdayaan UMKM, bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro melalui pelatihan digitalisasi dan inovasi produk. Tujuan dilakukannya penelitian ini agar mendorong pelaku usaha untuk berinovasi dalam menciptakan produk yang variatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar, mengembangkan strategi branding dan desain kemasan yang lebih menarik dan kompetitif, dan memperluas akses pasar UMKM melalui digitalisasi dan jaringan bisnis baru  Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan dengan sasaran 30 UMKM lokal. Metode yang digunakan meliputi pelatihan pemasaran digital, desain kemasan, dan inovasi produk. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 85% dan peningkatan omzet rata-rata hingga 30%. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi digitalisasi dan inovasi produk dapat menjadi strategi efektif dalam pengembangan UMKM. Program ini memberikan implikasi positif terhadap penguatan ekonomi desa.
PENERAPAN BIOPORI GUNA MENANGGULANGI GENANGAN AIR HUJAN Dela Amanda Nisdayanti; Nesdania Misga; Erwin Ari Pratiwi; Riska Dwi Fitriyani; Shifa Fauziyah; Sri Siska Mardiana; Dwi Astuti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2744

Abstract

Penurunan kualitas lingkungan dan peningkatan risiko banjir menjadi masalah serius akibat pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan penggunaan lahan. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan teknologi sederhana, seperti Lubang Resapan Biopori (LRB), yang dapat mengelola genangan air dan mengurangi risiko banjir.  Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan LRB sebagai solusi untuk mengurangi genangan air hujan. Pelaksanaan program ini mencakup beberapa tahapan, antara lain survei lokasi, sosialisasi kepada masyarakat, pembuatan biopori menggunakan bahan ramah lingkungan, serta pemasangannya di titik-titik strategis. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan LRB efektif dalam meningkatkan resapan air tanah dan mengurangi genangan air. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efisien. 
Pengaruh Frekuensi Senam Aerobik Mix Impact Selama 40 Menit Teradap Penurunan Berat Badan pada Komunitas Senam di Desa Kumendung Rembang Lailatul Ulissyafa’ah; Rusnoto Rusnoto; Sri Siska Mardiana
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51254

Abstract

loss in the gymnastics community in Kumendung Village, Rembang. The research design used was a quasi-experiment with a pretest-posttest design in two groups. The number of samples was 20 respondents, divided into two groups with different frequencies of gymnastics. The research instrument was in the form of a weight observation sheet, while the data analysis used a paired t-test and an independent sample t-test. The results showed that in the first group there was an average weight decrease of 2.20 kg with a value of p = 0.001, while in the second group there was an average decrease of 4.50 kg with a value of p = 0.000. This proves that 40-minute mix-impact aerobic exercise has a significant effect on weight loss, although comparisons between the two groups show no significant difference. In conclusion, mixed impact aerobic gymnastics can be used as one of the effective methods in weight loss programs, if it is done regularly and accompanied by a healthy lifestyle.
Hubungan antara Persepsi Penyakit dan Kepatuhan Diet dengan Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Purbowati; Melati, Amarilla; Mardiana, Sri Siska; Yulianto
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v18i1.882

Abstract

Manajemen diabetes perlu dilaksanakan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kesehatan pasien. Salah satu parameter untuk menilai keberhasilan manajemen diabetes adalah kadar HbA1c. Beberapa faktor dapat dimodifikasi yang mempengaruhi manajemen diabetes meliputi persepsi pasien terhadap penyakit dan kepatuhan diet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara persepsi penyakit dan kepatuhan diet dengan kontrol glikemik pada pasien diabetes. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah pasien rawat inap diabetes di RSUD Kudus. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu pasien diabetes yang dirawat selama bulan Mei 2025, diperoleh 51 pasien. Pengumpulan data persepsi penyakit dilakukan dengan menggunakan formulir Brief Illness Perception Questionnaire (BIPQ) (Cronbach's alpha 0,74) yang terdiri dari 8 pertanyaan dan kepatuhan diet dengan kuesioner standar yang berisi 18 pertanyaan, data HbA1c diperoleh dari pemeriksaan laboratorium. Data HbA1c menunjukkan bahwa 13 (25,5%) pasien memiliki kadar glikemik terkontrol, sementara 38 (74,5%) pasien memiliki kadar glikemik tidak terkontrol. Persepsi pasien terhadap penyakit kategori positif sejumlah 28 (54,9%) pasien dan persepsi negatif 23 (45,1%) pasien. Pasien yang patuh terhadap diet berjumlah 29 (56,9%) pasien dan tidak patuh pada 22 (43,1%). Hasil uji korelasi chi-square menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara persepsi penyakit dan kepatuhan diet dengan kontrol glikemik pada pasien diabetes (p > 0,05).