Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Keperawatan pada Tn. S dengan Meningitis Tuberkulosis Grade II di Ruang Azalea RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Nisa, Ana Khoirun; Mardiana, Sri Siska; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus penyakit menular sangat banyak ditemukan di Indonesia, salah satunya meningitis. Meningitis terjadi karena terdapat peradangan pada selaput meningen di otak. Penyebab meningitis dapat dari virus, bakteri, jamur ataupun cedera. Meningitis ditandai dengan demam beberapa hari, kaku kuduk, nyeri kepala, kelemahan fisik, bahkan penurunan kesadaran. Nyeri kepala yang dirasakan seperti ditekan. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus untuk menggali masalah Asuhan Keperawatan pada Tn. S dengan Meningitis Tuberkulosis Grade II di Ruang Azalea RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Studi kasus dilakukan selama tanggal 19 sampai 21 November 2024. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien Tn. S berusia 60 tahun, berasal dari Indramayu dengan diagnosa utama nyeri kronis b.d penekanan saraf (D.0078). Diagnosa keperawatan nyeri kronis b.d penekanan saraf (D.0078) menggunakan intervensi manajemen nyeri (I.08238)yang berfokus pada teknik nonfarmakologi spiritual. Hasil selama 3x8 jam asuhan keperawatan mendapatkan skala nyeri menurun dari skala 6 menjadi skala 5. Masalah keperawatan nyeri kronis dapat turun dibantu dengan terapi spiritual. Skala nyeri pada hari terakhir turun dari skala 6 menjadi 5. Diharapkan pasien dan keluarga pasien dapat menerapkan teknik spiritual sehingga tercapainya perawatan yang optimal terhadap pasien meningitis.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Khasanah, Mufidatun; Siswanti, Heny; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus memiliki dampak pada fisik dan psikologis dari penderitanya dan termasuk penyakit kronis. Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien DM, semakin buruk kualitas hidup pasien DM maka dapat memperburuk kondisinya, tingkat kualitas hidup pasien DM juga dapat memprediksi kemampuan pasien dalam mengendalikan serta menjaga kesehatannya sehingga penting untuk diukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status pernikahan, status pernikahan, penghasilan dan lama menderita dengan Kualitas Hidup pada Pasien DM Tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional menggunakan analsia data Chi Square. Hasil: faktor usia (p value 1.000), jenis kelamin (p value 0,615), tingkat pendidikan (p value 0,000), pekerjaan (p value 0,639), status pernikahan (p value 0,000), penghasilan (p value 0,001) dan lama menderita (p value 0,285), hanya faktor tingkat pendidikan, status pernikahan dan penghasilan yang memiliki hubungan dengan kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Kesimpulan: sangat penting untuk mengetahui faktor yang berkaitan dengan kualitas hidup pasien untuk dapat meningkatkan kemampuan pasien dalam manajemen pengobatan DM tipe 2 untuk jangka panjang.
Hubungan Motivasi Kerja dan Kompetensi Perawat dengan Kinerja Perawat Fitriyani, Riska Dwi; Purnomo, Muhammad; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja perawat merupakan elemen penting dalam pelayanan kesehatan dan sangat memengaruhi kualitas layanan kepada pasien di klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dan kompetensi perawat dengan kinerja perawat di Klinik Pratama Ibnu Sina Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling, yaitu seluruh anggota populasi yang berjumlah 31 perawat dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat, dengan uji korelasi Spearman's rho. Hasil menunjukkan bahwa 58,1% perawat memiliki motivasi kerja tinggi dan 54,8% meqmiliki kompetensi yang baik. Namun demikian, sebanyak 51,6% menunjukkan kinerja yang tidak baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya korelasi positif yang kuat dan signifikan antara motivasi kerja p = 0,001 (p<0,05) (r = 0,823) dan kompetensi perawat p = 0,001 (p<0,05) (r = 0,879) dengan kinerja perawat. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi dan kompetensi perawat, maka semakin baik pula kinerja yang ditampilkan dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Hubungan Tingkat Mobilitas Fisik dengan Resiko Jatuh pada Penderita Vertigo di RS Tk III Dr. Soetarto Yogyakarta Nugroho, Waluyo Budi; Siswanti, Heny; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi vertigo beberapa negara di dunia cukup tinggi yang mencapai 22,46%, begitu pula di Negara Indonesia. Masalah utama pada pasien vertigo yang sering terjadi adalah resiko jatuh yang dapat berdampak pada kesehatan. Keterbatasan mobilitas fisik menjadi faktor utama penyebab jatuh. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat mobilitas fisik dengan resiko jatuh pada penderita vertigo di RS Tk III dr. Soetarto Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita vertigo di Rumah Sakit dr. Soetarto (DKT). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 36 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Morse Fall Scale (MFS) dan Elderly Mobility Scale (EMS). Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat mobilitas fisik sebagian besar mandiri dan risiko jatuh pada penderita vertigo kategori risiko tinggi. Ada hubungan tingkat mobilitas fisik dengan resiko jatuh pada penderita vertigo di RS Tk III dr. Soetarto Yogyakarta (p-value = 0,044). Kesimpulan penelitian ada hubungan tingkat mobilitas fisik dengan resiko jatuh pada penderita vertigo di RS Tk III dr. Soetarto Yogyakarta.
Hubungan Penerapan Komunikasi SBAR dengan Mutu Operan Jaga di Rumah Sakit Sarkies Aisyiyah Kudus Aryanti, Yulia; Purnomo, Muhammad; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bentuk komunikasi yang relevan dalam konteks ini adalah SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation), yang merupakan sebuah sistem komunikasi yang dirancang untuk memberikan informasi secara singkat, jelas, dan terstruktur antara anggota tim medis. Penerapan SBAR dapat membantu meningkatkan efektivitas komunikasi dalam berbagai situasi, termasuk saat melakukan operan jaga antar tenaga medis yang berganti shift. Dalam proses operan jaga, informasi yang tepat dan akurat sangat penting untuk menjamin keselamatan pasien, dan memastikan bahwa kondisi pasien dipahami dengan baik oleh tenaga medis yang bertugas selanjutnya. Dampak dari operan jaga yang buruk dapat menyebabkan ketidaktepatan informasi, terjadinya miskomunikasi antar tenaga medis, atau kelalaian dalam pengawasan pasien yang dapat berakibat fatal. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan penerapan komunikasi SBAR dengan kelengkapan informasi selama operan jaga. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Sarkies Aisyiyah Kudus, populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 60 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar ceklis observasi SBAR dan kuesioner operan jaga. Prosedure penelitian yaitu merekrut responden, memberikan penjelasan tujuan, dan meminta persetujuan responden untuk mengisi kuesioner. Analisis data menggunakan uji kai kuadrat (Chi Square) dengan tingkat kermaknaan = 0,05.
Asuhan Keperawatan Pada Klien dengan Inflammatory Bowel Disease (IBD) Sofiyani, Juwarni Nova; Mardiana, Sri Siska; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflammatory Bowel Disease atau yang biasa disebut penyakit radang usus merupakan peradangan kronis yang mempengaruhi saluran pencernaan dan ditandai dengan perjalanan penyakit yang progresif dan tidak dapat diprediksi. Sebagian besar penelitian berasal dari Eropa dan Amerika Utara, dimana angka kejadian tertinggi telah dilaporkan. Di Olmsted County, Minnesota, AS, kejadian crohn disease meningkat dari 8,7 menjadi 10,7 per 100.000 orang/tahun dengan rentang tahun 1970-2000. Sedangkan kejadian ulcerative colitis meningkat dari 10,7 menjadi 12,2 per 100.000 dengan rentang tahun 2000-2010. Pada tahun 1907 John Percy Lockhart-Mummery pertama kalinya menggunakan endoskopi yang diterangi dengan listrik dan melaporkan keganasan penyakit ini pada 7 dari 36 pasien UC. Pada tahun 1920, Jacob Arnold Bargen dari Mayo Clinic mempelajari secara mendalam peran Diplostreptococci sebagai agen penyebab UC. IBD merupakan penyakit yang penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun diduga entio patogenesisnya dipengaruhi oleh faktor genetik, kegagalan regulasi imun, faktor estrogen dan peran flora usus. Meskipun begitu keduanya mempunyai gambaran histopatologi yang berbeda sehingga pemeriksaan dapat menggunakan sigmoidoskopi, endoskopi dan pemeriksaan radiologi usus berperan penting dalam menegakkan diagnosis penyakit ini. Mampu menerapakan asuhan keperawatan pada klien dengan Inflammatory Bowel Disease (IBD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi rekam medis pasien di Ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Asuhan keperawatan yang diberikan mencakup pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi keperawatan yang diterapkan, termasuk pemantauan pola eliminasi, pemberian terapi cairan, edukasi diet, serta penatalaksanaan nyeri, mampu mengurangi frekuensi diare, meningkatkan status nutrisi, dan memperbaiki pola tidur pasien. Evaluasi keperawatan menunjukkan bahwa setelah tiga hari pelaksanaan intervensi, terjadi perbaikan pada kondisi pasien, dengan penurunan jumlah BAB, peningkatan energi, serta stabilisasi tanda-tanda vital. Penelitian ini menekankan pentingnya peran perawat dalam memberikan asuhan keperawatan holistik dan kolaboratif dalam penanganan pasien IBD. Diperlukan pendekatan multidisiplin untuk memastikan perawatan yang optimal bagi pasien dengan kondisi kronis seperti IBD.
Edukasi Kesehatan Berbasis Buku Saku Meningkatkan Pengetahuan Diet Nutrisi Diabetes Mellitus Mardiana, Sri Siska; Iza, Ifa Nailatul; Kumalasari, Novy; Aisya, Rizqi Widyan
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.480

Abstract

Ketidakpatuhan merupakan salah satu hambatan untuk tercapainya tujuan pengobatan dan penyebab pemeriksaan atau pengobatan yang sebenarnya tidak diperlukan. Kepatuhan diet Diabetes Mellitus (DM) harus diperhatikan oleh pasien untuk menstabilkan kadar gula dalam darah menjadi normal dan mencegah komplikasi. Upaya untuk meningkatkan kepatuhan dan kesadaran pasien terhadap terapi adalah dengan pemberian edukasi yang lengkap, akurat serta secara terstruktur tentang terapi tersebut. Edukasi gizi merupakan bagian integral dalam penatalaksanaan Gizi pasien DM terutama di lingkungan terdekat seperti lansia dan ortom Aisyiyah. Organisasi Aisyiyah memiliki potensi untuk berperan aktif dalam meningkatkan Kesehatan, namun permasalahan utama yang dialami adalah masih minimnya pengetahuan tentang Kepatuhan Diet DM. Tujuan kegiatan ini yaitu mengedukasi kepatuhan diet dengan buku saku yang berisi tentang pemahaman DM. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, pemberian intervensi diet DM, dan pengelolaan gizi menggunakan buku saku dan video visual serta tahap pendampingan kader dalam pelaksanaan diet DM dengan media buku saku. Kegiatan ini telah terlaksana pada bulan Oktober 2024 bekerjasama dengan Ranting Aisyiyah Pasuruhan Kidul Kabupaten Kudus berjalan dengan lancar dengan total 50 peserta. Variabel yang dinilai yaitu karakteristik lansia dan pasien DM. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Dari hasil identifikasi pemeriksaan GDS dan pemberian edukasi Diet Patuh diabetes Melitus awal didapatkan mayoritas peserta memiliki pengetahuan cukup tentang diet menggunakan buku saku sebanyak 33 anggota (66%). Evaluasi hasil pemberian edukasi diet pasien DM dengan buku saku akan diprogramkan rutin dan meluas ke ranting lainnya untuk lebih meningkatkan wawasan klien DM dengan tepat diet DM.
Hubungan antara Bermain Gadget dengan Ketajaman Nilai Visus Mata pada Anak Usia Sekolah TPQ Mamba'ul Ulum Wedarijaksa Pati Tahun 2018 Mardiana, Sri Siska; Hartinah, Dewi; Faridah, Umi; Prabowo, Nanang
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Visus mata anak usia sekolah dipengaruhi oleh salah satunya bermain gadget dalam waktu yang lama dengan bermain gadget maka akan terjadi kelelahan mata dan dapat menurunkan ketajaman penglihatan (visus mata). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara bermain gadget dengan ketajaman nilai visus mata pada anak usia sekolah Metode : Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan metode purpose yang dianalisis dengan Teknik analisis yang digunakan adalah Rank spearman dengan tingkat kemaknaan 95% yang meliputi analisis univariat dan bivariate terhadap variable bermain gadget dan nilai visus mata di sekolah TPQ Mamba’ul Ulum Wedarijaksa Pati tahun 2018 Responden dalam penelitian adalah sebanyak 44 orang responden. Hasil :Hasil analisa melalui korelasi spearman memberi kesimpulan bahwa Korelasi antara bermain gadget” dengan Nilai visus mata tidak signifikansi sebesar 0,352. Karena signifikansi (p-value)>0,05, yang artinya tidak ada hubungan Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara bermain gadget dengan Nilai visus mata.
PEMBERIAN EDUKASI BERBASIS BUKU SAKU UNTUK KEPATUHAN DIET PASIEN DIABETES MELITUS DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT ISLAM PATI Sukarmin, S; Mardiana, Sri Siska; Jalalludin, Muhammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun 2018 di Rumah Sakit Islam Pati ditemukan pasien DM sebanyak5048. Studi pendahuluan bulan November 2019 pada 10 orang pasien DMmenunjukkan 7 orang pasien mengatakan kurang memperhatikan jadwal,jumlah dan jenis makanan yang dikonsumsi setiap harinya, 3 orang pasienmengatakan sudah memperhatikan jadwal makanan yang dikonsumsi tetapikadangkala masih mengkonsumsi makanan yang tidak diperbolehkan.Tujuan penelitian ntuk mengetahui pengaruh pemberian edukasiberbasis buku saku terhadap kepatuhan diet pasien diabetes melitus diPoliklinik Rumah Sakit Islam Pati.Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experimental withnonequivalent control group design. Instrumen penelitian berupa observasidan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 94 orang yang dibagi menjadi47 kelompok kontrol dan 47 kelompok eksperimen. Uji statistik yangdigunakan yaitu uji wilcoxon.Terdapat perbedaan kepatuhan diet pasien pada kelompok eksperimensebelum dan sesudah perlakuan. Kepatuhan diet pasien sebelum perlakuandalam kategori rendah (95,7%) dan sesudah perlakuan dalam kategorisedang (91,5%) dengan nilai p value 0,000 (P < 0,05) danAda pengaruh pemberian edukasi berbasis buku saku terhadapkepatuhan diet pasien diabetes melitus di Poliklinik Rumah Sakit Islam Pati.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KARANGRAYUNG II Mardiana, Sri Siska; Faridah, Umi; Subiwati, S; Wibowo, Babar Daru
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah yang ditemukan pada masyarakat baik di negara maju maupun berkembang termasuk Indonesia. Keberhasilan suatu pengobatan tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas pelayanan kesehatan, jenis obat, sikap dan keterampilan tenaga kesehatan, sikap dan pola hidup pasien dan keluarga pasien, tetapi dipengaruhi juga oleh kepatuhan pasien terhadap pengobatan yang sedang ia jalani. Tingkat pendidikan turut pula menentukan mudah tidaknya seseorang menyerap dan memahami pengetahuan yang mereka peroleh, pada umumnya semakin tinggi pendidikan seseorang semakin baik pula pengetahuannya. Tujuan: Untuk Mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II tahun 2018. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi crossectional. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi. Besar sampel diambil secara acak dengan penentuan jumlah sample minimum menggunakan rumus slovin yaitu 80 responden. Hasil: Sebagian besar tingkat pendidikan SMA sebanyak 52 responden (65%), sedangkan pendidikan SD sebanyak 16 responden (20%) dan yang paling sedikit pendidikan SMP sebanyak 12 responden (15%). Sebagian besar responden memiliki kepatuhan minum obat yang tinggi sebanyak 44 responden (55%), sedangkan yang memiliki kepatuhan sedang sebanyak 4 responden (5%) dan memiliki kepatuhan rendah sebanyak 32 responden (40%)). Kesimpulan: Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman dengan taraf signifikasi ? 0,05. Dari hasil penelitian hubungan tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II terhadap 80 responden menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kepatuahan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II. Nilai koefisien korelasi 0,850 yang berarti tingkat pendidikan mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II, dengan arah korelasi searah atau positif yang berarti semakin tinggi tingkat pendidikan akan meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II.
Co-Authors Ahmad Farid Aisya, Rizqi Widyan Amarilla Melati Andy Sofyan Prasetyo Anggi Riska Wardani Anny Rosiana Masithoh Aris Wijayanti Aris Wijayanti Aryanti, Yulia Astuti, Delina Azizatuz Zahro Babar Daru Wibowo Choirul Anas Dela Amanda Nisdayanti Dewi Hartinah dewi susanti Dian Faqhih Larasati Dina Afifatul Ma&#039;rufah Dinda Aisyah Putri Maharani Ditha Miranda Sukma Dwi ASTUTI Dwi Astuti Edi Wibowo Suwandi Ektina Wijarning Dalu Elangga Kukuh Prasetya Erwin Ari Pratiwi Eva Zuliana Fitriana Kartikasari Fitriyani, Riska Dwi Haena Permatasari Heny Siswanti Ifa Nailatul Iza Indanah Iza, Ifa Nailatul Jalalludin, Muhammad Kartika Sari Khasanah, Mufidatun Kumalasari, Novy Lailatul Ulissyafa’ah Madya Sulisno Madya Sulisno Marcela Dea Ananda Melani Devita Sari Muhammad Jalalludin Muhammad Naufal Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Naili Fauziyatul Hikmah Nanang Prabowo Nesdania Misga Nisa, Ana Khoirun Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Nor Melita Selly Desiana Novi Iin Safitriani Noviani, Ratih Nugroho, Waluyo Budi Nurul Asnal Mubarokah Prabowo, Nanang Purbowati Purnomo Purnomo Ratih Noviani Ratna Fitriana Handayani Riska Dwi Fitriyani Rusnoto rusnoto rusnoto Rusnoto Rusnoto Rusnoto, R S Subiwati Salsabela, Adelia Shifa Fauziyah Sofiyani, Juwarni Nova Subiwati, S SUKARMIN Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sulistiyanto, Teddy Suwarto Suwarto Syahrul Azrni Awaf Tri Nur Kristina Tri Suwarto Umi Faridah Umi Faridah Wibowo, Babar Daru Wildan, Ardhea Rahmalia Yuli Setyaningrum Yuli Setyaningrum Yulianto Yulisetyaningrum