Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Merdeka Belajar dalam Pandangan Pendidikan Humanisme: Analisis Konsep Jesy Worang, Tessalonika; Pangkey, Richard Daniel Herdi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7692

Abstract

Ada keterasingan dan ketimpangan tenggang pengetahuan dan nilai dengan diri manusia, karena kekhasan itu sebabnya manusia menjalani evolusi dehumanisasi, kenyataan menuntun bahwa pendidikan yang ada di Indonesia belum sepenuhnya punya interpretasi bahwa anak sebagai individu yang memiliki ciri dan keunikan tersendiri. Focus utama penelitian ini merupakan analisis konsep merdeka belajar dalam persepsi filsafat humanism. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencari referen online dari ragam sumber database dan menggunakan data tersebut sebagai referen, menggunakan konjungsi penelitian kualitatif berupa data deskriptif dengan jenis penelitian studi pustaka yang bersumber pada kajian-kajian pustaka (library research). Dalam kurikulum merdeka belajar dan kampus merdeka persepsi pendidikan humanisme merupakan pemengang peranan esensial, permisif humanis yang pertama siswa bebas menetakkan dan memutuskan sendiri cara mencapai tujuannya, kedua siswa mempunyai keberanian untuk menjadi sukarelawan dan maju ke depan kelas serta mengikuti materi yang disampaikan, yang ketiga konsep pendidkan humanis menekankan perbedaan individu dalam kemajuan anak, dan keempat humanisme menaruh perhatian pada peningkatan dan kemajuan siswa secara bertahap, disertai dengan skemaself-directed learning yang memberikan independensi pada siswa. Konjungsi ini diharapkan dapat mengerahkan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pengajaran, mewujudkan seluruh kualifikasi yang dimilikinya, berkolaborasi secara sosial, membentuk karakter yang baik, dan membangun giat belajar sejauh usia.
Layanan Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru SD Negeri 49 Manado di Era Society 5.0. Sumolang, Deby; Rawis, Joulanda; Pangkey, Richard D.H.; Liando, Maxie A. J.
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.4766

Abstract

Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Waktu dan tempat penelitian di SD Negeri 49 Manado pada bulan Januari – Maret 2023. Data dan sumber data penelitian yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokemntasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan temuan hasil penelitian dan pembahasan, maka peneliti menarik kesimpulan bahwa perencanaan layanan supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di era society 5.0 melibatkan beberapa langkah, seperti menentukan tujuan dan fokus supervisi, menyusun jadwal dan waktu pelaksanaan, merancang format observasi, dan berkomunikasi dengan guru-guru. Melalui perencanaan yang terstruktur, kepala sekolah dapat memastikan bahwa kekurangan yang ditemukan dalam supervisi akan diperbaiki, sementara kelebihan yang ada akan dipertahankan. Perencanaan yang matang dan tepat serta kolaboratif, layanan supervisi kepala sekolah dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kinerja guru di era Society 5.0. Pelaksanaan program layanan supervisi kepala sekolah di era Society 5.0 menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kinerja guru. Melalui supervisi yang dilakukan secara terencana, guru dapat terus mengembangkan diri, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan menghadapi tantangan yang muncul di era yang terus berkembang. Supervisi kepala sekolah menjadi sarana penting dalam memastikan bahwa guru dapat beradaptasi dengan perubahan zaman dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada peserta didik di era Society 5.0. Evaluasi layanan supervisi kepala sekolah menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja guru melalui evaluasi yang sistematis dan bimbingan yang tepat, guru dapat terus mengembangkan kompetensinya, menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa, dan menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Kata Kunci: Layanan Supervisi, Kinerja Guru, Era Society 5.0.
Integrasi Model Problem Based Learning dan Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar Sukadi, Maria Fransisca; Tuerah, Roos M. S.; Pangkey, Richard
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 8 NO 1 APRIL 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6684

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang kurang tepat, khususnya pada mata pelajaran matematika, memengaruhi rendahnya hasil belajar peserta didik sehingga penelitian ini bertujuan meningkatkan keberhasilan guru menerapkan model Problem Based Learning melalui pembelajaran berdiferensiasi pada materi KPK dan FPB di kelas V B SD Negeri 02 Manado serta meningkatkan hasil belajar matematika siswa setelah penerapan model tersebut. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar, dengan analisis deskriptif berdasarkan presentase ketuntasan minimal 75%.
Analisis Literasi Digital dalam Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Longkutoy, Novita; Rorimpandey, Widdy; Pangkey, Richard D.H.
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 8 NO 1 APRIL 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6767

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan literasi digital dalam mendukung pendidikan karakter di SD Katolik 2 St. Yoseph Woloan, Kota Tomohon. Studi ini menawarkan kebaruan dengan menunjukkan bagaimana literasi digital diintegrasikan secara sistematis dalam program sekolah dasar untuk membentuk karakter siswa, suatu pendekatan yang belum banyak dikaji dalam literatur sebelumnya. Celah yang diisi oleh penelitian ini adalah kurangnya studi yang mengaitkan literasi digital dengan pendidikan karakter dalam konteks konkret di sekolah dasar. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa literasi digital diterapkan melalui program Literasi Pagi dan penggunaan media digital dalam pembelajaran. Program ini efektif menumbuhkan nilai karakter seperti mandiri, kreatif, komunikatif, kritis, jujur, dan bertanggung jawab. Proses pelaksanaan berlangsung dalam tiga fase: pra-aktivitas, aktivitas, dan pasca-aktivitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital, jika diterapkan secara terencana dan melibatkan kolaborasi guru, siswa, dan orang tua, dapat menjadi sarana strategis dalam pembentukan karakter di sekolah dasar.
The Effect of Differentiated Learning And Ice Breaking on The Outcomes Of Science Learning of Grade Iv Elementary School Students in Tomohon Selatan District Wilar, Feibe Imelda; Rorimpandey, Widdy HF; Pangkey, Richard DH
Abdurrauf Science and Society Vol. 1 No. 4 (2025): Abdurrauf Science and Society
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/asoc.v1i4.304

Abstract

This study aims to describe the effect of differentiated learning and breaking on the learning outcomes of science and natural sciences in grade IV elementary school students in South Tomohon District. The background of this study is based on the fact that students have diverse learning characteristics, while the learning approaches used in class still tend to be uniform. On the other hand, science and natural sciences learning requires active involvement and psychological readiness of students, which are often not optimally developed. This study uses a quantitative method with a quasi-experimental design in the form of a pretest-posttest control group design. The subjects of the study were grade IV elementary school students who were selected purposively. The instruments used were learning outcome tests referring to indicators of science learning achievement and observation sheets for learning implementation. The results of the data analysis showed that there was a significant difference in the results of learning science between students who participated in differentiated learning accompanied by ice breaking and students who participated in conventional learning. The application of differentiated learning helps students learn according to their needs and learning styles, while ice breaking has been proven to improve the pleasant classroom atmosphere and students' mental readiness to learn. These two strategies synergistically provide a positive contribution to improving student learning outcomes. Thus, it can be concluded that the implementation of differentiated learning combined with ice breaking has a significant effect on the learning outcomes of elementary school students. This finding recommends that teachers adopt a learning approach that is responsive to the individual needs of students and pays attention to psychological aspects in the learning process.
ANALISIS PENERAPAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD NEGERI PANDU Ferdinandus, Susan; Rindengan, Mersty Elisabet; Pangkey, Richard Daniel Herdi
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 8, No 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.18735

Abstract

This study aims to analyze the impact of implementing the Pancasila Student Profile (P5) Project on the character formation of students at SD Negeri Pandu. The study offers a novel integrative exploration that combines locally themed projects with character value reinforcement through exemplary behavior and habituation approaches within the context of elementary education. In contrast to previous studies, which tend to be conceptual, this research empirically examines the practical implementation of P5 through gardening activities involving collaborative participation of teachers, students, school principals, and parents. The gap in prior literature, which has rarely addressed students' spiritual and social dimensions within local elementary school contexts, is addressed through a descriptive qualitative approach employing interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the P5 project has a significant impact on fostering religious character, cooperation, responsibility, and environmental awareness. The success of P5 implementation is influenced by the support of school principals, teacher commitment, parental involvement, and resource availability. This study provides a concrete contribution to the development of project-based character education practices in elementary schools.
PENDEKATAN TPACK DALAM MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA SD KATOLIK 2 WOLOAN Moningka, Nansi Melania; Lengkong, Jeffry S. J; Pangkey, Richard Daniel Herdi
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 8, No 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.18726

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) approach within the Problem-Based Learning (PBL) model for fifth-grade students at SD Katolik 2 Woloan. The novelty of this research lies in the contextual integration of TPACK and PBL in a primary school setting with limited technological resources—a combination that has been scarcely explored in the existing literature. The identified research gap concerns the lack of in-depth studies examining the supporting factors for implementing TPACK within PBL at the elementary level, particularly in resource-constrained areas. A qualitative research design was employed, utilizing interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that successful integration of TPACK in PBL is supported by teacher motivation, basic school facilities, access to professional training, and active student engagement. This study contributes to the development of innovative learning practices in primary education and encourages the synergy of technology, pedagogy, and content in problem-based instructional contexts.
Strategi Pencegahan Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah Berbasis Nilai Moral dan Etika Pangkey, Richard Daniel Herdi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11883

Abstract

Pemilihan kepala daerah adalah elemen penting dalam demokrasi yang bebas dan adil. Untuk menjaga integritasnya, Bawaslu memainkan peran krusial dalam mencegah pelanggaran seperti politik uang dan kampanye hitam. Penelitian ini menganalisis strategi pencegahan pelanggaran Pilkada 2024 berbasis nilai moral dan etika, dengan fokus pada Kabupaten Bolaang Mongondow. Menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif, penelitian ini menganalisis data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan badan pengawas pemilu dan komisi pemilihan umum aparat hukum, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi. Temuan penelitian mengidentifikasi lima strategi pencegahan yang mengintegrasikan nilai moral dan etika, yaitu: penguatan pengawasan dengan pendekatan berbasis kejujuran, pemetaan kerawanan dengan mempertimbangkan moralitas pemilih, peningkatan koordinasi lembaga dengan etika profesional, sinergi antar lembaga berbasis kepercayaan, dan peningkatan partisipasi masyarakat melalui edukasi nilai moral. Strategi ini sangat menitikberatkan pada upaya bersama menciptakan pemilihan kepala daerah yang transparan, akuntabel, dan demokratis.
Integrasi Model Problem Based Learning dan Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar Sukadi, Maria Fransisca; Tuerah, Roos M. S.; Pangkey, Richard
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 1 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6684

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang kurang tepat, khususnya pada mata pelajaran matematika, memengaruhi rendahnya hasil belajar peserta didik sehingga penelitian ini bertujuan meningkatkan keberhasilan guru menerapkan model Problem Based Learning melalui pembelajaran berdiferensiasi pada materi KPK dan FPB di kelas V B SD Negeri 02 Manado serta meningkatkan hasil belajar matematika siswa setelah penerapan model tersebut. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar, dengan analisis deskriptif berdasarkan presentase ketuntasan minimal 75%.
Analisis Literasi Digital dalam Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Longkutoy, Novita; Rorimpandey, Widdy; Pangkey, Richard D.H.
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 1 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6767

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan literasi digital dalam mendukung pendidikan karakter di SD Katolik 2 St. Yoseph Woloan, Kota Tomohon. Studi ini menawarkan kebaruan dengan menunjukkan bagaimana literasi digital diintegrasikan secara sistematis dalam program sekolah dasar untuk membentuk karakter siswa, suatu pendekatan yang belum banyak dikaji dalam literatur sebelumnya. Celah yang diisi oleh penelitian ini adalah kurangnya studi yang mengaitkan literasi digital dengan pendidikan karakter dalam konteks konkret di sekolah dasar. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa literasi digital diterapkan melalui program Literasi Pagi dan penggunaan media digital dalam pembelajaran. Program ini efektif menumbuhkan nilai karakter seperti mandiri, kreatif, komunikatif, kritis, jujur, dan bertanggung jawab. Proses pelaksanaan berlangsung dalam tiga fase: pra-aktivitas, aktivitas, dan pasca-aktivitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital, jika diterapkan secara terencana dan melibatkan kolaborasi guru, siswa, dan orang tua, dapat menjadi sarana strategis dalam pembentukan karakter di sekolah dasar.