Claim Missing Document
Check
Articles

WORKSHOP INTERAKTIF TERKAIT PENYAKIT COVID-19 DAN VARIANNYA BAGI PARA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS [INTERACTIVE WORKSHOP RELATED TO COVID-19 AND ITS VARIANTS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS] Marcelia Sugata; Juandy Jo; Effendi Soewono; Reinhard Pinontoan; Vivian Litanto; Hans Victor; Suawa Natania Abigail Christy; Valerie Vidian; Theophilus Sophiano; Enjelia Febriani; Tan Tjie Jan
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5708

Abstract

An interactive workshop related to COVID-19 and its variants was held during the introduction of Biology Study Program, Pelita Harapan University to high school students. This activity was carried out online and was divided into two sessions. The first session was socialization about COVID-19 and its variants, while the second session was the time to play an online game called ATtack Covid Variant (ATCV). The success of this activity was measured based on the surveys given before and after the activity. The survey results showed that socialization and online game ATCV have succeeded in increasing students' knowledge and understanding of COVID-19 and its variants. In addition, the students were satisfied with the ATCV game because of the benefits obtained from this game, the rules are easy to understand, and the visuals of the game are attractive.Bahasa Abstract:Workshop interaktif terkait COVID-19 dan variannya dilaksanakan saat kegiatan perkenalan Program Studi Biologi, Universitas Pelita Harapan kepada siswa/i sekolah menengah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dilakukan secara daring dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah sosialisasi tentang COVID-19 dan variannya, sedangkan sesi kedua merupakan waktu untuk melakukan permainan daring yang bernama ATtack Covid Variant (ATCV). Keberhasilan kegiatan ini diukur berdasarkan survei yang diberikan sebelum dan setelah kegiatan. Hasil survei menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan permainan daring ATCV berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa mengenai COVID-19 dan variannya. Selain itu, para siswa merasa puas dengan permainan ATCV karena manfaat yang diperoleh dari permainan ini, peraturan yang mudah dipahami, serta visual permainan yang menarik.
PENYULUHAN KEBERSIHAN DAN KESEHATAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI KELAPA DUA II DI TANGERANG, BANTEN Juandy Jo; Marcelia Sugata; Hans Victor; Tan Tjie Jan; Reinhard Pinontoan; Ariela Samantha; Vivian Litanto; Suawa Natania Abigail Christy; Chelsea Valeria Simamora; Daniel Elia Firmansyah; Celeste Abigail Thanos
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i3.7666

Abstract

Kebersihan dan kesehatan diri merupakan isu penting di kalangan anak-anak usia 6-12 tahun atau jenjang sekolah dasar (SD) di Indonesia. Umumnya, sekolah telah mengajarkan pentingnya kebersihan diri dan kesehatan, tetapi bahaya nyata yang dapat timbul akibat kelalaian dalam menjaga kebersihan serta kesehatan belum tentu dipahami oleh para siswa SD. Kelalaian menjaga kebersihan dan kesehatan diri dengan baik, dapat mengakibatkan timbulnya penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan pada anak. Dengan begitu, perlu dilakukan penyuluhan mengenai kebersihan dan kesehatan diri untuk mengurangi resiko terkena penyakit. Penyuluhan kebersihan dan kesehatan dilakukan untuk meningkatkan praktik kebersihan diri dan kesehatan pada siswa/i SD negeri Kelapa Dua II Tangerang. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan penjelasan dan pemaparan materi yang interaktif seperti video animasi serta gambar-gambar animasi dengan tujuan untuk membuat siswa/i mudah memahami materi yang disampaikan. Pada penyuluhan ini juga dilakukan survei pada sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) pemaparan materi untuk melihat pemahaman siswa/i. Dari survei yang telah dilakukan, terlihat adanya peningkatan pemahaman siswa/i mengenai kebersihan dan kesehatan diri. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah reponden (dari 49,2% saat pre-test menjadi 56,4% pada post-test) yang menjawab cara yang dapat dilakukan untuk memiliki hidup sehat adalah dengan makan makanan yang bergizi dan menjaga kebersihan. Oleh karena itu, acara ini dapat dikatakan berhasil meningkatkan pemahaman siswa/i mengenai kebersihan dan kesehatan diri.
Pemberdayaan Siswa melalui Edukasi Bio-Imunitas dan Pelatihan Gel Antiseptik Alami sebagai Upaya Preventif Tuberkulosis di SLH Curug Maroloan Aruan; Jessica Laurelia; Gabriella Gita Febriana; Juandy Jo; Caitlyn Christvania Sihombing; Jennifer Claudia Suryadi; Samantha Patricia; Jessica Aurelia Tjio; Richard Munich
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3612

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman kesehatan utama di Indonesia, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak usia sekolah. Rendahnya literasi mengenai bio-imunitas tubuh dan kurangnya praktik sanitasi mandiri di lingkungan sekolah berpotensi mempercepat transmisi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan preventif dan keterampilan psikomotorik siswa di Sekolah Lentera Harapan (SLH) Curug melalui edukasi bio-imunitas dan pelatihan pembuatan gel antiseptik alami. Intervensi dilakukan secara luring pada 78 siswa melalui penyuluhan interaktif "SATU TB" dan workshop peracikan gel antiseptik berbahan dasar lidah buaya, etanol, dan minyak atsiri. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif siswa yang signifikan berdasarkan komparasi rata-rata pretest dan posttest (75,9% menjadi 89,7%), terutama pada pemahaman mekanisme penularan bakteri melalui droplet yang melonjak drastis dari 21,8% menjadi 85,9%. Peserta didik juga berhasil meracik produk sanitasi secara mandiri. Secara operasional, tingkat keterlaksanaan program dinilai Sangat Baik dengan indeks kepuasan rata-rata 4,40 dari skala 5,00, di mana profesionalisme tim pelaksana mendapat apresiasi tertinggi. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan terintegrasi antara edukasi biologi terapan dan teknologi tepat guna ini efektif memberdayakan siswa dalam mencegah penyebaran TBC secara mandiri. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat diintegrasikan melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) untuk menumbuhkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Molecular analyses of antimicrobial resistance characteristic of Klebsiella pneumoniae strain CJK 500 2.1.2 isolated from Cikijing River Irawati, Wahyu; Ong, Michael Kayne; Purnomo, Jonathan Suciono; Jo, Juandy
Indonesian Journal of Biotechnology Vol 31, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijbiotech.110454

Abstract

Many areas in Indonesia face severe pollution from copper and antibiotics, impacting microbial diversity and underscoring the need for effective remediation strategies. Harnessing of copper- and antibiotic-resistant bacteria has become a promising approach. This study evaluates the antimicrobial resistance (AMR) profile of copper-accumulating Klebsiella pneumoniae strain CJK 500 2.1.2 as a bioremediation agent candidate. Whole-genome analysis of K. pneumoniae CJK 500 2.1.2 revealed multiple AMR genes, primarily encoding efflux pumps, with one fieF gene facilitating resistance to heavy metals. The disk-diffusion assay highlighted multidrug-resistance traits, regardless of CuSO4. Notably, increased cefoxitin resistance in the presence of CuSO4 and intermediate susceptibility to tetracycline were observed, which was corroborated by a broth microdilution assay. The genome analysis identified 22 virulence factors (VFs) and 16 insertion sequences (ISs), with some ISs located near AMR and VF genes, suggesting possible horizontal gene transfer (HGT). Overall, K. pneumoniae CJK 500 2.1.2 showed a potential as a model study for bioremediation research on genetically engineered microorganism (GEM). Through risk assessment, GEMs have the possibility to be applied to copper and antibiotics bioremediation.
Co-Authors Abigail Christy, Suawa Natania Adhiwijaya, Ruben Patrick Advelina Hubertha Fanggidae Anasthasia Nathania Widjaja Andareas, Pangeran Ari Prayitno, Ari Ariela Samantha Aruan, Maroloan Badriul Hegar Basrowi, Ray Wagiu Budi Setiabudiawan Caitlyn Christvania Sihombing Celeste Abigail Thanos Chelsea Valeria Simamora Christy, Suawa Natania Abigail Daniel Elia Firmansyah Dela Rosa Dewanto, Naomi Esthernita Fauzia Dilantika, Charisma Effendi Soewono Enjelia Febriani Ernestine Arianditha Pranasti Febriani, Enjelia Feronia Reni Cyrena Santoso Ferry Hidayat Firmansyah, Daniel Elia Friska Dewi Sari Hutauruk Gabriella Gita Febriana Harahap, Alida Roswita Hidayat, Feronica Kusuma Irawan, Michella Ivo Novita Sah Bandar Jennifer Claudia Suryadi Jessica Aurelia Tjio Jessica Laurelia Jevon Lesmana Kandou, Abigail Sabrina Kartjito, Melissa Stephanie Kristin Marbun Kristin Talia Marbun Lesmana, Jevon Aaron Litanto, Vivian Marbun, Kristin Talia Margaretha Lodwinia Maroloan Aruan Octaviana, Cindy Ong, Michael Kayne Pangeran Andareas Pongajow, Billy Yosua Costantin Purnomo, Jonathan Suciono Putri, Angela Clarita Putri, Nathania Calista Reinhard Pinontoan Retno Asti Werdhani Richard Munich Robertus, Thomas Ruben Patrick Adhiwijaya Samantha Patricia Samantha, Ariela Sanjaya, Astia Sara Thalia Subroto Satya Nugroho Satya Nugroho Simamora, Chelsea Valeria Sitorus, Nova Soentoro, Samuel E Soewono, Effendi Sophiano, Theophilus Soputro, Veronica Tammy Sri Rezeki S. Hadinegoro, Sri Rezeki S. Suawa Natania Abigail Christy Suawa Natania Abigail Christy Subroto, Sara Thalia Sugata, Marcelia Surapsari, Juwalita Suryadi, Jennifer Claudia Tan Tjie Jan, Tan Tjie Thanos, Celeste Abigail Thenoch, Adrian Samuel Theodora, Gisella Theophilus Sophiano Theresia Santi, Theresia Timothy, Michael Tjhajadi, Jennifer Patricia Valerie Vidian Veli Sungono Victor, Hans Vidian, Valerie Vivian Litanto Vivian Litanto WAHYU IRAWATI Watumbara, Medista Lisa Widjaja, Anasthasia Nathania Wijaya, Accoladea Yap, Cecilia Aileen Zakiudin Munasir