Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN KEGIATAN TEBAK KATA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK DI KELAS Ratna Wahyu Wulandari; Eka Vasia Anggis
SITTAH: Journal of Primary Education Vol. 1 No. 2 (2020): SITTAH: Journal of Primary Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.125 KB) | DOI: 10.30762/sittah.v1i2.2484

Abstract

Indikator keaktifan siswa yang diteliti mencakup kecepatan, partisipasi, kerjasama, dan ketelitian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Diperoleh hasil  yang sesuai dengan hipotesis dan perumusan masalah yaitu “melalui penggunaan model pembelajaran Cooperatif Learning dengan metode Tebak Kata akan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri Gandasoli Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi Tahun Pelajaran 2018/2019 pada materi Pesawat Sederhana†ini dapat dilihat dari kenaikan rata-rata keaktifan peserta didik di setiap siklusnya. Nilai keaktifan peserta didik pada tahap pra-siklus yaitu 47,3%, pada siklus 1 menjadi 65%, artinya terjadi kenaikan keaktifan peserta didik sebesar 17,7% dari pra siklus ke siklus 1. Dan dari 65% pada siklus 1 menjadi 75,8% pada siklus 2, artinya terjadi kenaikan keaktifan peserta didik sebesar 10,8% dari siklus 1 ke siklus 2. Proses pembelajaran sangat penting bagi guru untuk merencanakan metode pembelajaran Tebak Kata yang menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Hal ini dimaksudkan agar tujuan pembelajaran yaitu meningkatkan keaktifan peserta didik dapat tercapai dengan maksimal.
Critical Thinking Skill And Independence on Learning Natural Science Based on Gender During The Covid-19 Pandemic Ratna Wahyu Wulandari
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 3 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.696 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i3.1141

Abstract

To improve students' critical thinking skills, this study used online PBL (Problem-Based Learning) on learning Natural Science in the field of Biology. This research was conducted in pre-experimental research design with the subjects of 4th semester students in study program of PGMI (Teacher Education of Madrasah Ibtidaiyah). The results of the analysis showed that the improvement of critical thinking skill of female students is better than male groups. Based on the results of the hypothesis testing obtained from the data showed that the N_Gain critical thinking skill of male and female students were greater than α (sig. 0.051 ˃ (α) 0.05.), therefore H0 was accepted and H1 was rejected. That is, there is no difference in the improvement of critical thinking skill between male and female students. When it came from the indicators of critical thinking, the N-Gain score for all indicators of the female group was better than that of the male one. Also, for students’ independence, the average percentage of student responses in all aspects showed that they were in a Good category. The average percentage of student responses on the planning aspect was 73.65% in a Good category. The process aspect of student independent learning had the highest score among the three aspects, which was 75.73% or in the Good category, and the Learning Evaluation Aspect has the lowest score among the three aspects, which was 66.53% and was in a Good category.
Meta-Analisis: Penggunaan Multimedia Interaktif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Johan Syahbrudin; Anita Anggraini; Kustitik Kustitik; Fitriyah Fitriyah; Ratna Wahyu Wulandari; Eka Ary Wibawa
Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis Vol 8, No 1 (2023): Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis
Publisher : Pamulang university

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/eduka.v8i1.29216

Abstract

Salah satu media untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik adalah dengan menggunakan multimedia interaktif. Banyak penelitian yang telah membahas tentang efektivitas dari penggunaan multimedia interaktif ini. Oleh sebab itu, perlu adanya penelitian meta-analisis guna memperoleh ringkasan suatu hasil penelitian tentang pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan model literature review dengan metode metaanalisis korelasi yang terfokus pada pembelajaran fisika. Sampel penelitian ini berjumlah 21 artikel penelitian di Indonesia yang memenuhi semua kriteria yang diperlukan dalam studi meta analisis, baik dari segi desain penelitian, ketersediaan data atau informasi, dan tujuan penelitian. Hasil studi meta analisis ini memberikan informasi bahwa terdapat pengaruh positif dari penggunaan multimedia interaktif terhadap hasil belajar fisika, tapi pengaruh ini dalam kategori sedang dengan rata-rata effect size 0,746. Perolehan agregat effect size tersebut juga dirasa sudah cukup karena tidak ada bias publikasi hasil studi meta-analisis. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi para pendidik fisika di Indonesia supaya dapat memanfaatkan multimedia interaktif sebagai salah satu variasi pembelajaran dan untuk meningkatkan hasil belajar.Kata Kunci: Meta-Analisis, Multimedia Interaktif, Hasil Belajar
LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMP: PENGETAHUAN EKOLOGI, KETERAMPILAN KOGNITIF, SIKAP PEDULI LINGKUNGAN, DAN PERILAKU TANGGUNG JAWAB Devi Khoirunnisa; Yulianti Yusal; Ratna Wahyu Wulandari
Guru Membangun Vol 42, No 2 (2023): Volume 42 Number 2, Desember 2023
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v42i2.72232

Abstract

This study aims to determine how the level of environmental literacy of students and how the level of environmental literacy of students in the aspects of ecological knowledge, cognitive skills, environmental care attitudes, and environmentally responsible behavior. The samples in this study were SMPN 2 Kandangan class VIII students totalling 63 students. Data collection techniques in this study used environmental literacy tests to students. The environmental literacy test in this study uses environmental literacy test questions that adapt from the Middle School Environmental Literacy Survey (MSELS) standard assessment. The results of the calculation of the average environmental literacy score for all students show 65.4%, which is in the sufficient category. If it is narrowed down based on four environmental literacy indicators, different average values are obtained, namely ecological knowledge of 69.44% (sufficient category), cognitive skills of 52.06% (insufficient category), environmental care attitudes of 67.19% (sufficient category), and environmentally responsible behavior of 62.54% (sufficient category). Based on the data obtained, the environmental literacy skills of SMPN 2 Kandangan students are in the sufficient category and the average level of environmental literacy of students in four aspects is also in the sufficient category
PENERAPAN COLLABORATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR Yusal, Yulianti; Wulandari, Ratna Wahyu; Anggraini, Atika; Maiyanti, Aziza Anggi
ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 9, No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/orbita.v9i2.17314

Abstract

ABSTRAKPersaingan di abad 21 semakin ketat dan persaingan semakin berat sehingga banyak model pembelajaran yang bermunculan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah collaborative learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perpindahan kalor. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksprimental dengan one group pretest-posttest group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V-B pada salah satu SDI di Kabupaten Kediri yang berjumlah 17 siswa yang terdiri dari 10 laki-laki dan 7 perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen tes hasil belajar aspek kognitif tentang materi perpindahan kalor. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pretest yaitu 58,82 dan meningkat menjadi 76,76 pada posttest. Persentase jumlah siswa yang mengalami peningkatan hasil belajar pada kategori sedang yaitu 76%. Hasil analisis rata-rata N-gain yaitu 0,43 yang juga menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang. Dengan demikian, penerapan collaborative learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perpindahan kalor. Kata kunci: collaborative learning; hasil belajar; perpindahan kalor ABSTRACTCompetition in the 21st century is getting tougher and competition is getting tougher so that many learning models have emerged to improve student learning outcomes. This study aims to determine whether collaborative learning can improve student learning outcomes on heat transfer material. This study used the pre-experimental method with one group pretest-posttest group design. The subjects of this study were 17 students in class V-B at one of the SDIs in Kediri Regency, consisting of 10 boys and 7 girls. The research instrument used in this study was the test instrument for cognitive aspects of learning outcomes regarding heat transfer material. Based on the results of data analysis showed that the average score of student learning outcomes in the pretest was 58.82 and increased to 76.76 in the posttest. The percentage of the number of students who experienced an increase in learning outcomes in the medium category was 76%. The results of the analysis of the average N-gain is 0.43 which also shows that the increase in student learning outcomes is in the medium category. Thus, the application of collaborative learning can improve student learning outcomes on heat transfer material. Keywords: collaborative learning; learning outcomes; heat transfer
Application of React Learning Model to Increase Students' Physics Learning Activities and Achievements Wulandari, Ratna Wahyu; Rochana, Siti
Islamic Journal of Integrated Science Education (IJISE) Vol. 1 No. 1 (2022): March
Publisher : Program Studi Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.268 KB) | DOI: 10.30762/ijise.v1i1.279

Abstract

This study was attempted to solve the problem of the problem using the aim of increasing the activities and learning achievement of physics students in class VIII D MTsN 7 Kediri using the REACT learning model. The type of research used is classroom action research using two cycles. Each cycle consists of planning, application of activities, observation, and reflection. The action given is the application of REACT learning model. The study was conducted at the MTsN 7 Kediri using class VIIID research subjects using a total of 37 students, all of whom were female students. The research instrument used was an observation sheet on the implementation of education, an observation sheet for student learning activities, and a test. Physics learning activities and achievements are said to be successful if the mastery of learning both has reached 75% of all students. The results of the study show that the application of REACT learning model can improve the activities and learning achievements of students in class VIIID MTsN 7 Kediri. Overall student learning activities face an increase in cycle I to cycle II as much as 14.92%. Students' physics learning achievement faces an increase in the time before the action to cycle I and cycle II which is as much as 10.46% and the class can be said to have completed learning.
PROGRAM SOSIALISASI PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN ANGKA HARAPAN LAMA SEKOLAH (HLS) Wulandari, Ratna Wahyu; Kholik, Abdul; Qudsiyah, Mahbarotul; Agustian, Rian
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.882 KB) | DOI: 10.30997/qh.v4i1.1184

Abstract

Program Sosialisasi Pendidikan merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka membantu pemerintah Kabupaten Bogor untuk meningkatkan Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) anak-anak terhadap pendidikan formal. Kegiatan ini berbentuk serangkaian kegiatan yang terdiri dari sosialisasi minat belajar di PAUD, sosialisasi wajib belajar 12 tahun, pengadaan taman baca, dan kegiatan bimbingan belajar. Tujuan dari kegiatan ini antara lain (1)  meningkatkan minat masyarakat terhadap PAUD; (2) meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan formal;  (3) meningkatkan literasi pengetahuan dengan membaca; dan (4) meningkatkan aktivitas peserta didik di bidang pendidikan. Ada beberapa langkah yang dilakukan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian ini, yaitu (1) analisis situasi, adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengumpulkan data hasil observasi serta melakukan pemetaan permasalahan; (2) perancangan kegiatan, dilakukan setelah permasalahan diketahui dan dipetakan kemudian merumuskan solusi tepat yang akan diterapkan; dan (3) pengimplementasian kegiatan, dilakukan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Sosialisasi ini memberikan dampak kepada masyarakat dalam bentuk motivasi pendidikan dan aktivitas pemberdayaan masyarakat. 
MENDORONG PARTISIPASI PESERTA PROGRAM PEMBERANTASAN BUTA AKSARA (PBA) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA SUKASIRNA KABUPATEN BOGOR Wulandari, Ratna Wahyu; Maryani, Novi
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4082.909 KB) | DOI: 10.30997/qh.v5i1.1619

Abstract

Pemberantasan Buta Aksara (PBA) merupakan salah satu program untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui program ini peserta PBA diharapkan dapat memiliki kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung yang cukup untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Namun beberapa kendala membuat peserta PBA di Desa Sukasirna enggan untuk mengikuti program PBA, sehingga dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui upaya yang digunakan untuk meningkatkan partisipasi peserta PBA. Kegiatan ini dilaksanakan di daerah yang diidentifikasi memiliki tingkat masyarakat buta aksara yang tinggi salah satunya adalah Desa Sukasirna Kecamatan Jonggol, dan sasarannya adalah warga buta aksara yang tersebar di Desa Sukasirna yang terdiri dari 73 peserta. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah sosialisasi dan pengajaran masyarakat berupa kegiatan pembelajaran peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Dampak program pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Pencapaian tertinggi belajar membaca, menulis, dan berhitung ada pada peserta berusia 41-50 tahun, sedangkan pencapaian terendahnya ada pada peserta berusia di atas 60 tahun.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU SMA TERBUKA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN E-MEDIA Wulandari, Ratna Wahyu; Maryani, Novi
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.401 KB) | DOI: 10.30997/qh.v6i1.2557

Abstract

Sekolah Terbuka merupakan satu bentuk pendidikan formal yang penyelenggaraanya berdiri sendiri tetapi masih menjadi bagian dari sekolah induk yang penyelenggaraan pendidikannya menggunakan metode belajar secara mandiri. Di sekolah terbuka, siswa belajar dengan bantuan dari guru seminimal mungkin dan menggunakan modul sebagai bahan ajar utama. Pembelajaran dengan sistem terbuka memberikan kesempatan belajar yang seluas-luasnya kepada anak-anak lulusan Sekolah Dasar atau Sekolah Menengah Pertama atau sederajat yang tidak dapat mengikuti pendidikan sekolah reguler karena berbagai hambatan yang dimiliki. Kegiatan Pengabdian bagi Masyarakat yang dilakukan ini berupa kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif bagi guru-guru SMA Terbuka di Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor. Target yang diharapkan dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan keterampilan guru-guru dalam mengoperasikan aplikasi pembuat media pembelajaran elektronik. Aplikasi yang digunakan dalam membuat media pembelajaran elektronik ini adalah Sparkol Video Scribe, Power Point, dan Camtasia Studio. Metode dari kegiatan ini menggunakan metode ABCD (Assets Based Community Development) yang difokuskan pada pengembangan aset manusia (human capital). Tahapan kegiatan dimulai dengan pendaftaran peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang media pembelajaran elektronik, proses install aplikasi, dilanjutkan dengan penyampaian materi utama tentang Sparkol Video Scribe, Power Point, atau Camtasia Studio. Pelatihan dilakukan sebanyak tiga kali tatap muka dengan materi utama yang berbeda-beda. Tahap selanjutnya yaitu memberikan tugas yang dikerjakan secara mandiri, yaitu membuat media pembelajaran, kepada peserta sesuai dengan bidang ajarnya. Sebagai bagian dari tahap penyempurnaan, peserta diberi pendampingan mulai dari perancangan, pembuatan, dan tahap finishing selama 2 minggu. Setiap peserta diharuskan menghasilkan 2 media yang berbeda.
DEVELOPING CANVA LEARNING MEDIA TO DEVELOP THE CREATIVE THINKING SKILLS OF CLASS V STUDENTS IN MI Putri, Mufida Awalia; Nurhayati, Siti; Wulandari, Ratna Wahyu; Adawiya, Robiatul; Maksum, Khanif
JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Vol 8, No 1 (2024): JMIE (JOURNAL OF MADRASAH IBTIDAIYAH EDUCATION)
Publisher : PD PGMI se Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32934/jmie.v8i1.578

Abstract

Learning media makes it easier for teachers to properly convey messages through learning materials to students and achieve learning objectives. Technological developments such as using learning media can be utilized in education. This study aims to determine the feasibility of Canva-based video media in science learning and the effect of using Canva-based video media on students' creative thinking abilities. The method used is the ADDIE Research and Development (RnD) model, which includes five stages of development: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research was conducted at MI Al Islamiyah Gandekan with a sample of all fifth-grade students. The methods were observation, interview, survey, and test. The research instruments used were pretest and posttest to measure students' creative thinking skills. The results of this study are as follows: (1) developing learning videos using Canva, then validated by experts and used in the learning process; The feasibility of the resulting media is in the very good category with an average score of 3.8. (2) The results of the Mann-Whitney test carried out obtained sig. (2-tailed) 0.048, which means that in this study, there was a significant difference between classes that used video animation and classes that did not use video animation on students' creative thinking abilities. The last stage of the evaluation, which produces feedback from student responses after using the video, gets an average score of 3.6, which is in the very good category.