p-Index From 2021 - 2026
4.309
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

MATAKULIAH "PROJEK PERANGKAT LUNAK" UNTUK MENGATASI KESENJANGAN TEORI DAN PRAKTIK PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK Siti Rochimah
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.327 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a291

Abstract

Kemajuan teknologi pada dekade kini menunjukkan bahwa pemanfaatan peralatan elektronika seperti personal komputer, pembangkit kontrol manufaktur, dan peralatan otomatisasi lainnya menjadi semakin penting dan dominan. Perangkat lunak sebagai komponen inti pada peralatan-peralatan tersebut menjadi semakin dominan posisinya di dalam mekanisme sistemnya. Kegiatan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang terstruktur dan terencana dengan baik dalam rangka membangun suatu sistem perangkat lunak mutlak diperlukan untuk menghasilkan produk perangkat lunak yang berkualitas tinggi. Kurikulum Nasional untuk Pendidikan Tinggi bidang Informatika telah mencantumkan matakuliah Rekayasa Perangkat Lunak sebagai salah satu matakuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa tingkat sarjana. Untuk itu, mulai tahun ketiga, mahasiswa telah diperkenalkan secara teoritis tentang ilmu-ilmu RPL. Akan tetapi sampai saat ini kesenjangan antara teori yang didapatkan dengan aplikasinya di dunia nyata masih cukup besar. Untuk memperkecil kesenjangan antara teori dan praktik terhadap ilmu-ilmu RPL tersebut diperlukan satu tahap pemahaman lagi yaitu pengetahuan praktis untuk membangun suatu perangkat lunak. Tahap pemahaman tersebut dapat diperoleh melalui pemberian matakuliah ‘Projek Perangkat Lunak' yang berisi praktik-praktik pembangunan perangkat lunak dengan kasus nyata yang dihadapi oleh para pelaku di lapangan (baca: industri). Matakuliah tersebut bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan antara teori di kuliah dengan aplikasinya di lapangan. Hal ini dapat dicapai dengan memberikan modus pengajaran yang baru, yaitu adanya interaksi antara mahasiswa, pengajar, dan pihak industri secara langsung dalam memecahkan persoalan-persoalan dari pihak industri. Disamping itu, diperlukan sarana pokok berupa standard dokumentasi yang baku, mudah, dan cocok digunakan baik oleh mahasiswa di kuliah, maupun oleh pihak industri yang memerlukannya. Dengan adanya standard dokumen tersebut, pihak pengembang dapat melaksanakan kegiatan RPL dengan lebih mudah, dan pada akhirnya budaya untuk menerapkan praktik RPL yang benar dalam pengembangan perangkat lunak akan terwujud. Tulisan ini berisi gambaran umum penyelenggaraan kuliah berarah projek (dalam hal ini kuliah Projek Perangkat Lunak) berdasarkan pengalaman penulis yang pernah terlibat selama empat tahun pertama penyelenggaraan kuliah ini pada Departemen Teknik Informatika ITB yang mulai diselenggarakan sejak tahun ajaran 1998. Kata kunci : Rekayasa Perangkat Lunak, Projek Perangkat Lunak.
PERANGKAT LUNAK PEMBANGKIT DOKUMENTASI MODEL DATA KONSEPTUAL DAN MODEL DATA FISIK DENGAN PENGGAMBARAN DIAGRAM RESOLUSI TINGGI Lutfi Rizal Gozali; Siti Rochimah; Suhadi Lili
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 10, No 2, Juli 2012
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.867 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v10i2.a306

Abstract

Rancangan basis data berskala besar membutuhkan mekanisme penanganan penggambaran diagram ke halaman buku dokumentasi untuk menjaga kejelasan dan konsistensi informasi. Hal ini melatarbelakangi ide untuk membangun fitur pembangkit dokumentasi model data konseptual (CDM) dan model data fisik (PDM) pada CASE Tool dengan keluaran diagram model data beresolusi tinggi. Fitur ini dibangun di atas kerangka kerja .NET Framework 3.5 dan menggunakan pustaka tambahan Microsoft Office Interop Word 12.0. Hasil uji coba menunjukkan bahwa fitur pembangkit dokumentasi ini dapat menghasilkan buku dokumentasi berupa berkas Microsoft Word (*.doc atau *.docx). Diagram model data ditampilkan di bagian awal buku dokumentasi dengan resolusi tinggi dan informasi detil sebagai keterangan dari setiap objek model data ditampilkan di bagian akhir buku dokumentasi.
OPTIMIZING SENTIMENT ANALYSIS IN EDUCATIONAL YOUTUBE VIDEOS: A COMPARATIVE STUDY OF ROBERTA AND MULTINOMIAL NAIVE BAYES Ulima Inas Shabrina; Muhammad Iskandar Java; Siti Rochimah
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 22, No. 2, July 2024
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v22i2.a1204

Abstract

YouTube has evolved into a globally influential platform, engaging over 2.1 billion users worldwide and serving as a prominent medium for sharing, consuming, and creating diverse video content. Particularly popular among younger demographics, YouTube stands as a multifaceted hub spanning various genres and has significantly impacted education by providing extensive educational materials, fostering independent learning, and supporting a wealth of educational resources. This research conducts an in-depth investigation into sentiment analysis specifically within the context of educational YouTube videos. Leveraging advanced machine learning techniques, notably RoBERTa, this research conducts a comparative analysis with Multinomial Naive Bayes (MNB). The primary focus is on exploring RoBERTa's adaptability and performance across a spectrum of educational video content, revealing its commendable accuracy of 91.21%, surpassing MNB's accuracy of 79.59%. However, it is observed that RoBERTa's performance is notably affected by smaller datasets, highlighting the critical importance of ample and diverse training data for achieving optimal results. These findings highlight the pivotal role of dataset characteristics and size in developing robust sentiment analysis models, especially with advanced natural language processing methods like RoBERTa.
Correlation Analysis of ISO 25010 Modularity, CK Metrics, and Architecture Smells Maulana Alirridlo; Enrico Almer Tahara; Siti Rochimah
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 9 No 6 (2025): December 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v9i6.6825

Abstract

Open-source software projects face increasing challenges in maintaining design quality as they evolve, often resulting in technical debt accumulation and reduced maintainability. This study explores the relationship between software modularity, measured using ISO/IEC 25010 quality attributes, Chidamber and Kemerer (CK) object-oriented metrics, and architectural smells (AS) in Java-based open-source software. Six Java-based open-source projects were strategically selected based on varying complexity levels (ranging from 6-994 classes) and different application domains to ensure comprehensive analysis coverage using DesigniteJava to extract AS, CK metrics, and modularity indicators. Correlation analyses showed that architectural smells such as Cyclic Dependency, Ambiguous Interface, and God Component are strongly correlated with CK metrics like Weighted Methods per Class, Depth of Inheritance Tree, and Number of Children. These CK metrics also exhibited strong positive correlations with Cyclomatic Complexity, indicating that structurally complex components also tend to have more complex control logic. Dense Structure was found to negatively correlate with Coupling of Components Conformance, suggesting its effect on modularity compliance. On the other hand, smells like Feature Concentration and Scattered Functionality showed weak or inconsistent correlations with these metrics. The findings highlight the importance of addressing specific architectural smells to improve modularity and software quality.
Co-Authors ABDUL MUNIF Achmad Arwan Achmad Arwan Addien Haniefardy Ahmadiyah, Adhatus Solichah Akbar, Fawwaz Ali Akbar, Rizky Januar Aldy Sefan Rezanaldy Alexander L. Romy Alqis Rausanfita Amirullah, Afif Ana Tsalitsatun Ni'mah Andhik Ampuh Yunanto Andy Rachman Anggraini, Ratih Nur Esti Arifiani, Siska Arini R. Rosyadi Arrijal Nagara Yanottama Bagus Priambodo Balqis Hidayat, Sultana Bambang Jokonowo Bayu Priyambadha Bayu Priyambadha Bintang Nuralamsyah Butar Butar, Thio Marta Elisa Yuridis Chastine Fatichah Choiru Zain Daniel Oranova Daniel Oranova Siahaan Darlis Heru Murti Darlis Herumurti Denni Aldi Ramadhani Denni Aldi Ramadhani Denni Aldi Ramadhani Diana Purwitasari Dianni Yusuf Dimas Widya Liestio Pamungkas Dini Adni Navastara, Dini Adni Diniar Nabilah Ghassani Djoko Pramono Dwi Sunaryono Dyah Sulistyowati Rahayu Eko M. Yuniarno Eko Wahyu Wibowo Endang Wahyu Pamungkas Enrico Almer Tahara Evi Triandini F.X. Arunanto Faizal Johan Fajar Setiawan Fernandes Sinaga Galang Amanda Dwi P. Haq, Arinal Hengki Suhartoyo Hidayatul Munawaroh I Gede Suardika Imam Kuswardayan Jan Claes Joses, Steven Karolita, Devi Kharisma Monika Dian Pertiwi Kholed Langsari Kurniasari, Dias Tri Kurniawan, Adi Kusbandono Ari Bowo Lesmideyarti, Dwi Lukman Hakim Lutfi Rizal Gozali Mardiana, Bella Dwi Mardianto, Ricky Maulana Alirridlo Mauridhi Hery Purnomo Mohammad Ahmaluddin Zinni, Mohammad Ahmaluddin Montolalu, Billy Muhammad Iskandar Java Muhammad Shulhan Khairy Muhammad Sonhaji Akbar Muhammad Yusuf Muhsin Bayu Aji Fadhillah Mutia Rahmi Dewi Nisa, Maidina Choirun Nugroho, Supeno Mardi S. Nur Fajri Azhar Nuralamsyah, Bintang Oranova, Daniel Pamungkas, Dimas Widya Liestio Pradanita, Windy Rahmadia Prasetyo Putri, Divi Galih R. Firman Insan M. Rachman, Andy Rahmi Ika Noviana Ratih Nindyasari Relaci Aprilia Istiqomah Reza Fauzan Ridho Rahman Hariadi Ridwan, Mochammad Arief Riyanarto Sarno Rizky Januar Akbar Santoso, Bagus Jati Saptarini, Istiningdyah Sarwosri Sarwosri Sarwosri Sarwosri, - Septiyawan Rosetya Wardhana Siska Arifiani Stefanie Quinevera Suhadi Lili Suhadi Lili Supeno Mardi S. Nugroho Tampubolon, Andrew Lomaksan Manuel Tiara Rahmania Hadiningrum Ulima Inas Shabrina Umi Laili Yuhana Vico Ade Candra Widyanti Kartika Windy Rahmadia Pradanita Yanuar Risah Prayogi Yulvida, Donata Yuniarno, Eko M. Yusuf, Dianni Zulhaydar Fairozal Akbar