Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL KEPERAWATAN

Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Seksual Remaja Sekolah Menengah Kejuruan Rosyidah, Inayatur; Rahmawati, Iva Milia Hani; Lufitasari, Ardea Threzza
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan September 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i2.1502

Abstract

Pendahuluan: perilaku seksual merupakan salah satu proses tahapan perkembangan yang dialami remaja. Perilaku seksual yang dialami remaja di indonesia cukup menghawatirkan yang semakin tahun semakin meningkat yang dikarenakan oleh faktor biologis dari remaja dan perkembangan dari teknologi yang membuat remaja meniru perilaku yang diaksesnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan kontrol diri dengan perilaku seksual pada remaja sekolah menengah kejuruan di SMK PGRI 1 Jombang. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi seluruh siswa kelas X manajemen perkantoran, akuntansi 1 dan akuntansi 2 sejumlah 120 siswa., didapatkan sampel sejumlah 92 siswa dengan metode propotional random sampling. Variabel independent adalah kontrol diri dan variabel dependent adalah perilaku seksual. Pengumpulan data menggunakan alat ukur kuesioner kontrol diri dengan 3 indikator dan kuesioner perilaku seksual dengan 4 indikator. Analisis data dengan editing, coding, scoring, dan tabulating. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden memiliki kontrol diri dengan kategori tinggi sebanyak 11 siswa (12,0%), sedang 61 siswa (66,3%) dan rendah 20 siswa (21,7%). Hasil perilaku seksual sebagian besar responden memiliki kategori baik sebanyak 12 siswa (13,0%), cukup 65 siswa (65,2%) dan buruk 20 siswa (21,7%). Hasil uji statistik rank spearmen didapatkan nilai signifikan 0,000 atau < 0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan: Ada Hubungan kontrol diri dengan perilaku seksual pada remaja sekolah menengah kejuruan di SMK PGRI 1 jombang, Sehingga disarankan utuk pihak guru untuk menyediakan kegiatan pengembangan diri dan bahaya perilaku seksual seperti kissing, necking, petting dan sexual intercouse
Pengaruh Permainan Puzzle terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia Prasekolah Rosyidah, Inayatur; Rahmawati, Iva Milia Hani; Damayanti, Alfina
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Maret 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i1.1456

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan motorik halus pada anak memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Perkembangan motorik halus yang buruk pada anak jika tidak diatasi akan mempengaruhi proses perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh permainan puzzle terhadap perkembanagan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Muslimat 6 Tarbiyatul Athfal Sambong Dukuh, Jombang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian menggunakan pra eksperimen dengan pendekatan one pre-post test design. Populasinya seluruh anak usia prasekolah di TK Muslimat 6 Tarbiyatul Athfal Sambong Dukuh, Jombang yang berjumlah 50 anak usia prasekolah menggunakan metode proposional random sampling dan didapatkan sampel 44 anak usia prasekolah. Variabel independent adalah permainan puzzle dan variable dependen adalah perkembanagan motorik halus. Pengumpulan data menggunakan SOP dan pengukuran DDST II pada aspek motorik halus. Pengolahan data meliputi editing, coding dan scoring. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak sebelum diberikan permainan puzzle adalah normal 16 anak (36,4%), suspect 21 anak (47,7%), untestable 7 anak (15,9%). Perkembangan motorik halus anak sesudah diberikan permainan puzzle adalah normal 34 anak (77,3%), suspect 10 anak (22,7%), untestable (0). Hasil uji Wilcoxon didapatkan p (0,000) lebih rendah dari ɑ (0,05) atau (p<ɑ), maka H₁ diterima. Kesimpulan: ada pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di TK Muslimat 6 Tarbiyatul Athfal Sambong Dukuh, Jombang.