Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Video dan Stiker untuk Peningkatan Pengetahuan siswaSDIT Ar-Rahmah dalam pencegahan penularan Covid-19 A. Rizki Amelia; Nurbaety Nurbaety; Ella Andayanie; Nurmiati Muchlis
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): PProsiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginveksi system pernafasan. Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus ini menular dengan cepat, pada banyak kasus, virus ini hanya mneyebabkan infeksi pernafasan ringan seperti flu, namun virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernfasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respitatory Syndrom (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Tujuan pengabdian ini dilakukan adalah untuk memberikan informasi kepada siswa-siswi SDIT Ar-Rahmah mengenai pencegahan penularan Corona Virus (COVID-19) melalui penempelan stiker serta memberikan pengetahuan dasar mengenai gejala, dan pencegahan penularan virus Corona (COVID-19 melalui media video edukasi. Metode yang digunakan adalah pemutaran video dan pemasangan stiker yang dilakukan di 3 titik dengan tujuan agar mudah terbaca oleh siswa SDIT-Ar-Rahmah. Hasil yang diharapkan adalah terbentuknya pola fikir siswa-siswi SD dalam pencegahan virus coronadan cara pemakaian alat pelindung diri serta bagaimana pola pemberntukan imunitas tubuh agar tidak mudah terinveksi virus covid-19
PERENCANAAN KEBUN SAYUR BERBASIS RAMIS (RAMAH, AMAN, MANDIRI, SEHAT) DI BORISALLO, GOWA Ella Andayanie; Ikhram Hardi; Arni Rizqiani Rusydi; Yuliati Yuliati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9886

Abstract

Lingkungan merupakan sebuah kondisi yang terikat langsung antara siapa saja yang menempati daerah tersebut dan seluruh aspek yang berada di dalamnya Lingkungan adalah sebuah kondisi fisik di mana seluruh keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi beserta seluruh flora dan fauna yang ada dan menggunakan lingkungan fisik tersebut (Fitriani et al. 2022; Muslimin et al. 2020). Selama ini pekarangan identic dengan bunga, semak, dan rerumputan. Suasananya asri dan bisa mempercantik tampilan rumah secara keseluruhan Tapi, ada juga pemilik rumah yang ingin tamannya lebih bermanfaat sehingga dibuatlah kebun mini dengan cara menanam aneka sayuran(Sugiarti 2013). Memenuhi kebutuhan sayur sehari-hari, sebuah rumah tangga dapat memiliki kebun sayur keluarga di pekarangan yang tidak perlu luas. Apabila tamannya berukuran luas, tanaman sayur dan buah-buahan bisa langsung ditanam di tanah. Sedangkan untuk taman mungil, bisa memanfaatkan pot untuk menanam buah. Di Asia bagian timur 87% konsumsi sayur masyarakat mencapai 715 g/kapita/hari, ASIA bagian barat 56% konsumsi sayur mencapai 423 g/kapita/hari, Central ASIA sebesar 59% konsumsi sayur mencapai 423 g/kapita/hari, dan bagian ASIA selatan konsumsi sayur 71% mencapai 171 g/kapita/hari. Konsumsi sayuran minimal yang diperlukan untuk diet seimbang ialah sebesar 200g/kapita/hari(Chadha et al. 2012). Kebun sayur dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan tentang sayuran, sehingga akan terbiasa mengkonsumsi berbagai jenis sayuran(Cita Eri Ayuningtyas, Septian Emma Dwi Jatmika 2020). Budidaya sayuran sangat bermanfaat untuk mengenalkan jenis sayuran baru, meningkatkan minat untuk mengkonsumsi sayuran, dan mengurangi pengeluaran untuk membeli makanan bergizi. Berdasarkan hasil observasi lapangan yang telah dilakukan, pada umumnya mata pencarian masyarakat Desa Borisallo adalah berkebun, dengan kemampuan tersebut tidaklah sulit bagi masyarakat disana dalam mewujudkan kebun sayur di lingkungan tempat tinggalnya. Rendahnya minat masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan dilingkungan rumah mereka dan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dari menanam sayuran dapat menjadi dasar pentingnya dilakukan kegiatan PkM ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat sayur mayur serta manfaat berkebun di pekarangan rumah. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan skill masyarakat mengenai perencanaan dalam membuat kebun sayur di lingkungan pekarangan rumah. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 9,38 %. Peningkatan ini menunjukkan tingkat pemahaman masyarakat yang bertambah setelah diberikan edukasi mengenai manfaat sayuran bagi kesehatan. Hasil pengabdian ini juga di dukung oleh beberapa hasil penelitian yang menyatakan pentingnya pengetahuan mengenai manfaat sayuran bagi kesehatan (Khoirunnisa and Kurniasari 2022; Tia et al. n.d.). Setelah dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK untuk dapat mengaplikasikan pengetahuan dan skillnya mengenai pemanfaatan kebun sayur di lingkungan sekitar pemukiman mereka secara konsisten atau berkesinambungan.
Faktor yang Berhubungan dengan Sasaran Penerapan Patient Safety Perawat Ruang Inap RSUD Lamadukelleng 2020 Andi Nur Azizah; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i2.21

Abstract

Berdasarkan data yang didapatkan  pada saat observasi dan pengambilan data awal terdapat data pada tahun 2019 terkait pasien safety di RSUD Lamadukelleng Sengkang, dalam penerapan patient safety sudah terlaksana dengan baik tetapi masih ada indikator yang masih kurrang dalam penerapannya seperti pada pelaksanaan kepatuhan S-BAR dan TBAK pada Rekam Medis didapatkan data 52,23% dan yang tidak melakukan 47,77%. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi cross sectional study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan sasaran penerapan patient safety pada perawat diruang rawat inap RSUD Lamadukelleng Sengkang. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang ada diruang rawat inap berjumlah 116 orang, penarikan sampel dari populasi ini menggunakan tehnik non probability sampling di dapatkan dari rumus Slovin 90 sampel, tehnik analisis data yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis uji chi-square dengan α=0,05 menunjukkan bahwa nilai p-value untuk pengetahuan perawat p=0,181, sikap perawat p=1.000, fasilitas p=0,382 terhadapan  penerapan sasaran patient safety. Kesimpulannya adalah tidak ada hubungan antara pengetahuan ,sikap dan fasilitas terhadap sasaran patiet safety. sarannya adalah perawat perlu memerhatikan setiap indikator sasaran patient safety dalam penerapannya, dan perawat lebih berhati-hati dalam penanganan pasien sehingga tidak terjadi kesalahan yang berakibatkan risiko.
Gambaran Penerapan Protokol Kesehatan Di Kantor Kelurahan Benteng Kabupaten Wajo Aulia Annisa; Rusydi, Arni Rizqiani; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.48

Abstract

Coronavirus adalah virus jenis baru yang telah berhasil menginfeksi ribuan juta masyarakat global dalam waktu yang sangat singkat. Berdasarkan data pantauan Covid-19 di kecamatan pitumpanua yaitu terdiri dari 190 orang yaitu isolasi 10 orang, dirawat 0 orang, sembuh 177 orang dan meninggal 3 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan skala likert. Dengan sampel sebanyak 35 orang dengan secara Accidental sampling. Hasil penelitian berdasarkan aspek penggunaan masker pelindung wajah tergolong baik sebanyak 25 masyarakat (71,4%), aspek mencuci tangan tergolong baik sebanyak 29 masyarakat sebanyak (82,9%), aspek penggunaan hand sanitizer tergolong cukup baik sebanyak 19 masyarakat (54,3%), aspek jaga jarak tergolong cukup  baik sebanyak 20 masyarakat (57,2%), aspek etika batuk dan bersin tergolong baik sebanyak 29 masyarakat (82,9%), aspek isolasi mandiri tergolong baik sebanyak 22 masyarakat (62,9%) dan aspek menjaga kesehatan tergolong baik sebanyak 24 masyarakat (68,6%). Adapun saran yang ingin disampaikan peneliti yaitu diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan virus corona kepada masyarakat dan instansi saat melakukan pelayanan.
Hubungan Stress Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Perawat di Ruang Rawat UGD dan ICU RSUD Kabupaten Barru Tahun 2020 Febrizka Hayati; Wardiah Hamzah; Arni Rizqiani Rusyidi; Ella Andayanie; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i3.49

Abstract

Kepuasan kerja merupakan faktor yang berpotensi dalam meningkatkan kinerja karyawan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja salah satunya adalah stress kerja. Tuntutan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan serta ketidakpuasan kerja dapat merupakan penyebab timbulnya stresss. Berdasarkan observasi dan wawancara di RSUD Kabupaten Barru, ditemukan beberapa permasalahan, yakni beberapa karyawan, menyatakan bahwa terdapat masalah stress kerja yang berlebihan dan kepuasan kerja perawat yang mulai menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stresss kerja terhadap kepuasan kerja perawat di ruang rawat UGD dan ICU RSUD Kabupaten Barru Tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sampel berjumlah 37 responden. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil analisis uji chi-square dengan α=0,05 menunjukkan bahwa nilai p-value untuk tuntutan tugas perawat nilai p = 0,032, tuntutan peran nilai p = 0,023, tuntutan pribadi nilai p = 0,226, kepemimpinan organisasi nilai p = 0,017. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan tuntutan pribadi terhadap kepuasan kerja perawat di RSUD Kabupaten Barru. Diharapkan peneliti selanjutnya untuk memperdalam penelitian Ini dengan memberikan solusi mengenai cara untuk meminimalisir stresss kerja yang dialami yang dapat berhubungan terhadap kepuasan kerja perawat di rumah sakit Barru.
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Motivasi Kerja Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Makassar Tahun 2020 Ananda Ainun Djariah; Sumiaty; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.76

Abstract

Berdasarkan hasil pengambilan data awal kasus insiden keselamatan pasien yang didapatkan di RSUD Kota Makassar tahun 2019 bahwa kasus insiden keselamatan pasien mulai bulan April-Desember 2019 menunjukkan 1 kasus Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), 22 kasus Kejadian Tidak Cedera (KTC), 1 kasus Kejadian Potensial Cedera (KPC), 11 kasus Kejadian Nyaris Cedera (KNC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi kerja perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Kota Makassar tahun 2020. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel berjumlah 97 responden diambil dengan cara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuosioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil analisis uji chi-square dengan α=0.05 menunjukkan bahwa nilai p-value untuk pengetahuan perawat p=0.867, sikap perawat p=0.197, motivasi p=1.000 dengan pelaksanaan keselamatan pasien. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Kerja Perawat dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Makassar Tahun 2020.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Pada Masyarakat Usia Di Atas 40 Tahun Di Kabupaten Gowa Amirah, Alya Dafa; Sumiaty; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i3.95

Abstract

Indonesia menempati peringkat ke-3 kejadian diabetes melitus tertinggi di Kawasan Asia Tenggara dengan prevalensi sebesar 11,3%. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, Sulawesi Selatan menempati urutan ke-10 dengan prevalensi 1,8% dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Masyarakat di Kelurahan Batangkaluku memiliki kebiasaan mengonsumsi karbohidrat yang tinggi, dimana makanan pokok utama ialah nasi putih, mereka juga senang mengonsumsi kue-kue tradisional di pagi hari karena banyak dari masyarakatnya yang menjual kue-kue tradisional dan makanan jadi di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan (dari segi kecukupan energi, karbohidrat, lemak, dan protein) dengan kejadian diabetes melitus pada masyarakat usia ≥ 40 tahun di kelurahan Batangkaluku kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang dipilih sesuai dengan kriteria sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 215 orang. Dari hasil penelitian diperoleh prevalensi diabetes melitus sebanyak 12,6%, ditemukan pula hubungan bermakna antara pola makan dari segi kecukupan energi, karbohidrat, dan lemak dengan kejadian diabetes melitus (p= 0,00< α=0,05), tidak ada hubungan antara pola makan dari segi kecukupan protein dengan kejadian diabetes melitus (p= 0,19< α=0,05). Saran untuk masyarakat berusia ≥40 tahun agar menjaga pola makan seimbang dengan asupan energi yang cukup 70-105% dari Tingkat Kecukupan Energi dan asupan zat gizi makro yang cukup 80-100% dari Angka Kecukupan Gizi. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan untuk mengkaji faktor-faktor lain yang berhubungan kejadian diabetes melitus pada masyarakat usia ≥40 tahun di kelurahan Batangkaluku kabupaten Gowa.
Hubungan Kepuasan Kerja dengan Motivasi Kerja di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba Justika Resky; Wardiah Hamzah; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i1.135

Abstract

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam manajemen adalah kepuasan pegawai. Kepuasan pegawai yang tinggi tentunya sangat diharapkan oleh setiap rumah sakit karena dapat mendorong berkembangnya rumah sakit. Dalam penelitian ini peneliti menemukan permasalahan yang berhubungan dengan kepuasan kerja salah satunya terjadi drop out pada tenaga kesehatan dan rata-rata bagian keperawatan. Tahun 2018 jumlah tenaga kesehatan yang drop out sebanyak 14 orang khusus pada tenaga magang dan tahun 2019 sebanyak 22 orang. Dari data tersebut menandakan adanya ketidakpuasan pada pegawai di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap motivasi kerja di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 55 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan antara pekerjaan itu sendiri dengan motivasi kerja (p=0.902), berdasarkan hasil penelitian di temukan hasil bahwa atasan berhubungan dengan motivasi kerja (p=0.001). Dan hasil dari penelitian ditemukan bahwa rekan kerja tidak berhubungan dengan motivasi kerja (p=0.117). Disarankan untuk pihak atasan RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba, mau menghargai pekerjaan bawahannya agar bisa terlaksana dengan baik, dan memberikan kepuasan serta bersosialisasi kepada semua pihak untuk lebih memahami terkait motivasi dalam bekerja.
Gambaran Sistem Pelaksanaan Program Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Puskesmas Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Islam, Nurul; Ella Andayanie; Andi Surahman Batara
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.168

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) sekitar 1,5 juta anak mengalami kematian tiap tahunnya karena penyakit yang  dapat dicegah dengan imunisasi. Pada 2018, terdapat kurang lebih 20 juta anak tidak mendapatkan imunisasi lengkap dan bahkan ada anak yang tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sistem pelaksanaan program imunisasi dasar lengkap pada bayi di Kabupaten Pangkep tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif  menggunakan pendekatan deskriptif. pengambilan sampel menggunakan metode total sampling, yaitu seluruh pegawai bagian imunisasi di setiap puskesmas menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indikator input dalam aspek sumber daya manusia saat awal masa pandemic COVID-19 petugas lebih dialihkan pada penganan COVID-19, penyaluran pendanaan belum berjalan dengan lancar, sarana dan prasarana sudah berjalan dengan baik. Indikator seperti perencanaan dilakukan secara rutin, pelaksanaan imunisasi juga telah dilakukan sesuai jadwal, persiapan yang dilakukan petugas juga sudah berjalan dengan baik, koordinasi yang dilakukan terhadap lintas sektor juga berjalan dengan baik, dan evaluasi yang dilakukan juga berjalan dengan lancar. Indikator output yang meliputi cakupan imunisasi dasar lengkap masih ada beberapa puskesmas yang belum mencapai terget imunisasi dasar lengkap.
Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Home Care di Puskesmas Antang Perumnas Kota Makassar Utari Dwi Pratiwi; Ella Andayanie; Arni Rizqiani Rusyidi
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.172

Abstract

Pelaksanaan Pelayanan Home Care dimulai sejak tahun 2016 yang salah satunya merupakan puskesmas Antang Makassar. Banyaknya keluhan masyarakat yang tidak memperoleh pelayanan kesehatan yang baik, karena masih adanya masalah dalam pelayanan kesehatan yang tidak merata sehingga perlu dilakukan evaluasi, dimana evaluasi adalah salah satu proses yang sistematis, dimana yang terdiri dari input, proses dan output.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Evaluasi pelaksanaan pelayanan Home Care di puskesmas Antang Perumnas Tahun 2020 . penelitian ini mengunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode indepth interview dimana pengumpulan datanya adalah wawancara , observasi dan juga berdasarkan dokumen dari Home Care Puskesmas Antang Perumnas.Hasil penelitian menunjukkan penilaian home care berdasarkan Input (Masukan) yang mendukung dan dibutuhkan dalam mengevaluasi pelaksanaann pelayanan home care antara lain tenaga kesehatan yang perlu menambahkan jumlah petugas, sarana dan prasarana yang mesti dilengkapkan terkait obat-obatan dan handsenitezer untuk petugas,penilaian home care berdasarkan Proses merupakan pelaksanaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan capai tujuan yang telah ditetapkan melalui perorganisasian, komunikasi, kopetensi, pencatatan dan pelaporan dalam pelaksanaan pelayanan home care serta Output (keluaran) merupakan perlunya peningkatan pencapaian dalam pelaksanaan pelayanan home care sebelumnya.
Co-Authors A. Fachrin, Suharni A. Multazam A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia AP A.Fachrin, Suharni Adam, Cindy Rifkah Ananda Afri Senjani, Lucky Ainun, Ananda Alfina Baharuddin Alwi, Nurfadillah Amalia, Husnul Ayu Amelia, Andi Rizki Amirah, Alya Dafa Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananda Ainun Djariah Anas, Hiejrah Rahmat Andi Asrina Andi Multazam Andi Nisa Alifia Andi Nur Azizah Andi Sani Anugrah Awaliah Julianti Arni Risqyani Rusyidi Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiani Rusyidi Asmarani Harma Astachya Ananda Sofyan, Siti Aulia Annisa Ayu Puspitasari Azizah, Andi Nur Chaeruddin Hasan Darlis, Idhar Devi Lupianti Dhea Maharani Dwi Ajeng Mayzarah Fatimah, Asti Fatmah Afrianty Gobel Febriana Febrizka Hayati Haeruddin Hamzah, Fyrdha Faradyba Hamzah, Wardiah Hardi Hardi, Hardi Hayati, Febrizka Husnayain, Ihdal Idris, Fairus Prihatin Ikhram Hardi S Ilmayanti, Nur Afiah Jama, Fatma Jihan Nabila Jilan Dzakirah Jumartianingsih Junaid, Annisa Justika Reski Justika Resky Lucky Afri Senjani Lucky Afri Senjani Mansur Sididi Multazam, Andi Muslimin, Nurainun Nuni Widyani Nur Farah Diba Nurbaeti Nurbaeti Nurbaeti Nurbaety Nurbaety Nurfadilla S Nurgahayu Nurmiati Muchlis Nurul Al Rahmi Nurul Islam Nurul Pratiwi Basir Nurul Ulfah Mutthalib Paewai, Rusman Rahman Rahman Ratasya Rahmatullah Rahim Ratu Purnama, Hukma Reza Aril Ahri Rezky Aulia Yusuf Riswandi Rizqiani Rusydi, Arni Septiyanti, Septiyanti Sukmawati Sukmawati Sumiaty Sutriarti Utari Dwi Pratiwi Warda Widya Hastarina Djaya YULIATI Yuliati - Yusuf, Rezky Aulia Zyahwa, Siti Adinda