Claim Missing Document
Check
Articles

Prevalensi Cacing Saluran Pencernaan Pada Sapi Bali Betina Dewasa di Desa Panca Tunggal Jaya, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang Karisma, Bintang; Hartono, Madi; Suharyati, Sri; Santosa, Purnama Edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.205-213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keberadaan cacing pada sistem pencernaan sapi Bali betina yang sudah dewasa. Pengumpulan sampel feses dilakukan antara tanggal 27 September hingga 6 November 2025 di Desa Panca Tunggal Jaya, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Pemeriksaan cacing dalam sistem pencernaan menggunakan dua metode yaitu uji sedimentasi dan uji Mc Master yang dilaksanakan di Laboratorium Parasitologi, Balai Veteriner Lampung. Data hasil pemeriksaan feses disajikan dalam bentuk tabel dan grafik histogram, kemudian dianalisis secara deskripsi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa tingkat prevalensi cacing pada sistem pencernaan Sapi Bali di Desa Panca Tunggal Jaya, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang tercatat sebesar 72,3%. Infestasi tertinggi ditemukan di Rukun Kampung 4 dengan persentase 81,0%, sedangkan tingkat prevalensi terendah ada di RK 7 yang mencapai 52.6%. Jenis cacing saluran pencernaan yang menginfestasi yaitu Paramphistomum sp. sebanyak 109 (77,86%), Fasciola sp. sebanyak 17 (12,14%), Ascaris sp. ditemukan sebanyak 3 (2,14%), Oesophagostomum sp. sebanyak 3 (2,14%), dan Moniezia sp. sebanyak 8 (5,71%).
Efektivitas Pemberian Daun Kelor (Moringa oleifera) Dan Bawang Putih (Allium sativum)terhadap Total Leukosit dan Diferensial Leukosit pada Ayam ULU Andika, Adillyo Apri; Siswanto, Siswanto; Suharyati, Sri; Santosa, Purnama Edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.214-223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran darah leukosit dan diferensial leukosit pada ayam ULU yang diberikan ekstrak daun kelor (Morina oleifera) dan bawang putih (Allium sativum). Penelitian ini dilaksanakan pada Mei 2023 sampai Juli 2023 di Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Analisis sampel darah dilaksanakan di Laboratorium Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada. Metode yang digunakan yaitu eksperimental dengan 5 perlakuan dengan ulangan 3 kali. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 : Kontrol, P1 : 2,5 mg/kg (BB)/hari Bawang Putih, 5 mg/kg (BB)/hari daun Kelor, P2 : 5 mg/kg (BB)/hari Bawang Putih, 10 mg/kg (BB)/hari daun Kelor, P3 : 7,5 mg/kg (BB)/hari Bawang Putih, 15 mg/kg (BB)/hari daun Kelor, P4 : 10 mg/kg (BB)/hari Bawang Putih, 20 mg/kg (BB)/hari daun Kelor. Data yang diperoleh disusun dengan bentuk tabulasi dan dianalisis secara deskriptiFHasil penelitian menunjukan pemberian estrak bawang putih (Allium sativum) dan daun kelor (Moringa oliefera) pada ayam ULU memiliki nilai rata-rata leukosit dan diferensial leukosit heterofil, eoesinofil, basofil, monosit dan limsofit berada pada kisaran normal. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian perlakuan pada kelompok perlakuan P2 dengan dosis 5 mg/kg (BB)/hari (Allium sativum) dan 10 mg/kg (BB)/hari (Moringa oliefera) memberikan nilai rata-rata leukosit dan diferensial leukosit yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah di bandingkan dengan kelompok perlakuan P0, P1, P3, dan P4.
Pengaruh Pemberian Suplemen Nutrisi dalam Ransum terhadap Titer Antibodi Avian Influenza (AI) Dan Newcastle Disease (ND) pada Itik Pedaging Jeni Setya Putri; Muhtarudin Muhtarudin; Siswanto Siswanto; Purnama Edy Santosa
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.158-165

Abstract

Pemeliharaan itik di Indonesia banyak dilakukan secara tradisional sehingga rentan terhadap penyakit misalnya Avian Influenza (AI) dan Newcastle Disease (ND). Vaksinasi menjadi pilihan utama untuk mencegah infeksi virus, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk status imun ternak. Kondisi immunosupresif dapat menyebabkan titer antibodi rendah sehingga diperlukan imunomodulator. Suplemen nutrisi (Milk Replacer) memiliki kandungan protein, lemak, vitamin, serta mineral yang bisa mendorong pertumbuhan, meningkatkan efisiensi pakan, dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memeriksa pengaruh pemberian suplemen nutrisi dalam ransum pada titer antibodi Avian Influenza (AI) serta Newcastle Disease (ND) pada itik pedaging. Penelitian ini dilakukan pada Maret--April 2025 di Kandang Lab. Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental melalui 4 perlakuan serta 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan dalam ransum dengan P0: (kontrol), P1: penambahan Milk Replacer 25 gram / kg pakan, P2: penambahan Milk Replacer 50 gram / kg pakan, serta P3: penambahan Milk Replacer 75 gram / kg pakan. Pemeriksaan titer antibodi AI serta ND dilaksanakan di PT Medion, Bandar Lampung. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Temuan penelitian ini memperlihatkan titer antibodi AI paling tinggi yakni P1 (log 100,22) serta titer antibodi ND tertinggi pada perlakuan P2 (log 37,44). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dosis yang paling efektif digunakan untuk meningkatkan titer antibodi Avian Influenza pada perlakuan P1 yaitu 25 gram/kg pakan Milk Replacer sedangkan untuk penyakit Newcastle Disease menggunakan dosis P2 50 gram/kg pakan Milk Replacer.
Co-Authors ,, Rusmiyanto Adi Sulaksono Afrianti, Zulvina Agastia, Praspati Agnes Sekar Weningtiyas Alda Nasrul Haq Alfiani, Zalfa Alghazali, Fiqri Alhuda, Dinda Yusri Ali Husni Ali Husni Alisiya, Melina Andika, Adillyo Apri Anggoro, Rifki Dwi Anindia, Fitra Desta Antika, Nanda Nunik Anung Cahya Dewanti Ardiansyah, Abimanyu Prastyo Arief Rahmaan Hakim Arif Qisthon Arni Nadhirah Putri Arrozak, Muhammad Rofif Ilham AYU ASTUTI Ayu Fitriani Barus, Joyevan Giba Bayu Eko Saputro Bayu Saputro Dakhlan, Akhmad Dani Rohmad Nurkholis Dea Fitri Aryandrie Dian Septinova Dimas Muhammad Fadilah Dwi Rismawati Erwanto Erwanto , Etha 'Azizah Hasiib Etha Azizah Hasiib Etika, Tiara Nur Eva Yulistiya Fajar Fitraldi Dirgahayu Farida Fathul Fatmawati, Siti Tika Fitria Tsani Farda Fransisca, Amaylia Fratama, Dona Gabriella Ayu Anggraini Gusti Putu Predika Wiguna Habiahan, Renta Enjelina Hadi Pramono Hanafi, Riyan Hardiyanti, Cici Hasiib, Etha 'Azizah Herdiansyah, Lani Heri Hermawan Heri Hermawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Imam Widodo Irawan, Bayu Hadi Setya Irmaylin SM Isnaini Novi Hapsari Jeni Setya Putri Juandita, Karina Natasya Karisma, Bintang Khaira Nova Kusuma Adhianto Kusuma Adhianto Kusuma, Yosea Talenta Lasmi Ken Utari Lidyana, Ayu Liman Liman, Liman Lusia Komala Widiastuti Luthfi Pratama Madi Hartono Mahendra, Dimas Malau, Regina Wati Mega Filly Numay Minda Tuwaring Putri Mita Nurmala Sari Mokhamad Aiyon Suharis Muhammad Edwin Muhammad Fauzan Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhtarudin Muhtarudin mulya, arif eka Nani Aprilina Nano Setiono Nickyucho, Lintang Ageng Nisak, Rohmatin Nopendika Fahrurozi Nora Idiawati Novia Yusmariza Nugroho, Kaleb Wisnu Nugroho, Muhammad Adhi Pione Firbarama Hijriah Putra, Alvin Permana Putra, Apri Satria PUTRI HANDAYANI Rahmat Hidayat Rais, Ambarwati Mirna Ramadhan, Muhammad Elvin Ramadhani, Anisa Ratna Ermawati Regisa, Adek Rayhan Reni Rahmawati Retno Dwi Sundari Ririn Angriani Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizkiyah, Nayla Syaqiratul Robbani, M. Akbar Maulana Rohayanti, Rohayanti Rr. Riyanti Rudy Sutrisna Rudy Sutrisna Ryan, Stefanus S Siswanto Safitri, Leni Sagala, Yollanda Natalia Saputra, Hanip Rangga Saputri, Rhica Dhea Sari, Siti Hartika Semiyati, Semiyati Sherly Puspa Ningrum Sihombing, Paulus Ardiansyah Siswahyudianto Siswanto Siswanto . Siswanto . Siswanto Siswanto Sri Suharyati Sri Suharyati Stefanus Ryan Surmini, Surmini Syahrio Tantalo Syahrio Tantalo Teo Achmad Fauzi Tintin Kurtini Triwidayanti, Okti Veithzal Rivai Zainal Veronica Wanniatie Wahyu Purnomo Aji wati, Diyah Sela Wicaksono, Owen Arif Widiyasari, Novalia Widowati, Mia Widya Febriyani Wildana, Rizki Winddi Amelia Wulandari, Melly Yudhistira, Guntur Januar Yunizar, Septi ZalfaAlfiani