Wimpy Santosa
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan

Published : 102 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGEMBANGAN KAWASAN TERHADAP PROYEKSI VOLUME LALU LINTAS HARIAN RATA-RATA JALAN TOL RUAS KAYU AGUNG–PALEMBANG–BETUNG Nainggolan, Fransiskus Ferdinand; Santosa, Wimpy
Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jhpji.v11i2.9519.149-158

Abstract

Abstract Toll roads are crucial infrastructure for interregional connectivity. The Kayu Agung–Palembang–Betung Toll Road section, examined in this study, is part of the Trans-Sumatra Toll Road and serves to support regional economic growth. This study projects average daily traffic volumes, taking into account the impact of the development of two areas, namely the Tanjung Enim Industrial Estate and the Tanjung Carat Special Economic Zone. Modeling was conducted using the four-stage transportation method with the assistance of PTV Visum 22 software. This study shows that regional development has a significant impact on increasing traffic volumes. The optimistic scenario in this study indicates that average daily traffic is predicted to reach more than 63,000 vehicles/day by 2065. Keywords: toll road; Average Daily Traffic; industrial area; special economic zone Abstrak Jalan tol merupakan infrastruktur penting sebagai konektivitas antardaerah. Ruas Jalan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung, yang dikaji pada studi ini, merupakan bagian Jalan Tol Trans Sumatera dan berfungsi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. Pada Studi ini diproyeksikan lalu lintas harian rata-rata dengan mempertimbangkan pengaruh pengembangan 2 kawasan, yaitu Kawasan Industri Tanjung Enim dan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Carat. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan metode transportasi empat tahap dengan bantuan perangkat lunak PTV Visum 22. Studi ini menunjukkan bahwa pengembangan suatu kawasan berdampak signifikan terhadap peningkatan volume lalu lintas. Skenario optimis pada studi ini menunjukkan bahwa lalu lintas harian rata-rata diprediksi mencapai lebih daripada 63.000 kendaraan/hari pada tahun 2065. Kata-kata kunci: jalan tol; Lalu Lintas Harian Rata-Rata; kawasan industri; kawasan ekonomi khusus
PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN PERLINTASAN SEBIDANG JALAN REL DAN JALAN UMUM DI KOTA BANDUNG Wasanta, Tilaka; Sari, Rifdah Puspita; Tridamayanti, Alfina; Santosa, Wimpy
Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/6zcvdf86

Abstract

Abstract The problem of traffic congestion and the high risk of accidents at level crossings between railways and public roads in Bandung City requires urgent handling of these crossings. Ideally, the existence of these level crossings should be eliminated, to ensure the railway safety and the safety and smooth flow of traffic on public roads. Although handling level crossings to non-level crossings is a needed solution, its implementation requires high costs. Therefore, an objective analysis is needed to determine the level crossings that really need to be prioritized for handling. In this study, the handling of these level crossings is examined, using Multi-Criteria Analysis that integrates technical and non-technical aspects as determining parameters. This study shows that the level crossing on Jln. Laswi obtained the highest score, with a total score of 46.50, followed by the level crossing on Jln. Gedebage Selatan and the level crossing on Jln. A. Yani, with total scores of 42.50 and 39.00, respectively. Based on these results, it is recommended that these three level crossings be upgraded to non-level crossings. Keywords: level crossing; railroad; road; traffic congestion; traffic safety Abstrak Permasalahan kemacetan lalu lintas dan tingginya risiko kecelakaan pada perlintasan sebidang antara jalan rel dan jalan umum di Kota Bandung menuntut adanya penanganan yang mendesak terhadap perlintasan tersebut. Idealnya, keberadaan perlintasan sebidang ini ditiadakan, untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api serta keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di jalan umum. Meskipun penanganan perlintasan sebidang menjadi perlintasan tidak sebidang merupakan solusi yang dibutuhkan, implementasinya memerlukan biaya yang tinggi. Karena itu, perlu dilakukan analisis yang objektif sehingga dapat ditentukan perlintasan-perlintasan sebidang yang memang perlu mendapat prioritas untuk ditangani. Pada studi ini dikaji penanganan perlintasan sebidang tersebut, dengan menggunakan Multi-Criteria Analysis yang mengintegrasikan aspek teknis dan aspek nonteknis sebagai parameter penentu. Studi ini menunjukkan bahwa perlintasan sebidang di Jln. Laswi memperoleh skor tertinggi, dengan nilai total 46,50, diikuti oleh perlintasan sebidang di Jln. Gedebage Selatan dan perlintasan sebidang di Jln. A. Yani, yang masing-masing bernilai total 42,50 dan 39,00. Berdasarkan hasil tersebut, ketiga perlintasan sebidang ini direkomendasikan untuk ditangani menjadi perlintasan tidak sebidang. Kata-kata kunci: perlintasan sebidang; jalan rel; jalan; kemacetan lalu lintas; keselamatan lalu lintas
Co-Authors A. Caroline Sutandi A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Ade Sjafruddin Ade Sjafrudin, Ade Agah Muhammad Mulyadi Agita Risty Serena, Agita Risty Agus Taufik Mulyono Agus Taufik Mulyono Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anastasia Caroline Sutandi Anastasia Caroline Sutandi Andreas Wibowo Angga Marditama Sultan Sufanir, Angga Marditama Sultan Anisarida, An An Arif Budiyono Arif Budiyono Bambang Susantono Bambang Susantono Bertho Orbain Sowolino Budi Hartanto Susilo Cahyo Adityadharma Cahyo Adityadharma, Cahyo Danang Parikesit Danang Parikesit Dwi Prasetyanto Dwi Prasetyanto Dwi Prasetyanto Sudiatmono Fadil Budi Setianto Florence Kartika Panditasiwi Ganayu Girasyitia Ganayu Girasyitia, Ganayu Gatot Perdana Kusuma Gatot Perdana Kusuma, Gatot Perdana Greece Maria Lawalata Gunarta, IGW Samsi Herman . HERMAN . Ida Farida IGW Samsi Gunarta Latif Budi Suparma Lisa Ramayanti Lisa Ramayanti M. _ Tranggono Melinda Tjeendra Melinda Tjeendra, Melinda Mochammad Tranggono, Mochammad Muhammad Idris Muhammad Idris Mursalim Muddin Nainggolan, Fransiskus Ferdinand Nancy . Nancy ., Nancy Nariendra, Pradhana Wahyu Ningsih, Lis Diana Nurul Handayani Panditasiwi, Florence Kartika Prayoga Luthfil Hadi Raden Griska Savitri Graha Raden Griska Savitri Graha, Raden Griska Savitri Rizky, Ajeng Meiliana Rudy Setiawan Rudy Setiawan Rusdi Usman Latief Sakti Adji Adisasimita Sari, Rifdah Puspita Satrio Tunggul Satoto Jagad Sekaryadi, Yudi Sekaryadi, Yudi Suharman Hamzah, Suharman Sunjoto . Suryo Hapsoro Tri Utomo Sutandi, Anastasia Caroline Tilaka Wasanta Tranggono, M. _ Tri Basuki Joewono Tridamayanti, Alfina Usmany, Ayu Pranedya Wahid Wahyudi Wahid Wahyudi Wasanta , Tilaka Wasanta, Tilaka Wasanta, Tilaka Yudi Sekaryadi Yusak O. Susilo Yusak O. Susilo, Yusak O. Zakaria Mujahid