Claim Missing Document
Check
Articles

L’analyse de Publicité Françaises du Parfum Bourjois dans La Perspective Sémiotique de Ferdinand De Saussure Wulandari, Fiki; Santoso, Wahyudi Joko
Lingua Litteria Journal Vol 8 No 1 (2021): Mai 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ll.v8i1.47506

Abstract

Le but de recherche est de trouver et d'analyser la forme et la signification des signifiant et signifié dans les publicités Franҫaises du parfum Bourjois. J’utilise la méthode d’épargne (lire attentivement) pour collecter des données, avec la technique de base « taraudage de langue » et les techniques avancées « le technique non participé à la conversation réelle » et aussi la technique « noter ». J’utilise la méthode padan et puis continuée par la technique avancée « relier-comparer-différencier » et « relier-comparer-égaliser ». Basée sur le résultat de l’analyse, la chercheuse a trouvé 34 données de signes sémiotiques comprenant 14 signes verbaux et 19 signes non verbaux. Les similitudes et les différences des signes sont trouvés dans chaque série de parfum Bourjois. Dans le signe verbal, la chercheuse a trouvé des similitudes dans les mots utilisés dans quatre séries de parfums, tels que 5 noms (soir, Paris, parfum, soir, kobako), trois adjectifs (bourjois, grand, glamour) et un adverbe (oui). La différence entre les signes non verbaux tels que 6 noms (une lampe, une couple d'une homme et une femme, une bouiteille de parfum, la manteau, maquillage du visage, la coiffure et le vetement) et un adjectif (une belle femme).
Les Modes et les Temps dans les Phrases avec un Sens d'Injonction dans le Roman les Malheurs de Sophie par la Comtesse de Ségur Hapsari, Eva Wresni; Santoso, Bernadus Wahyudi Joko; Urip, Sri Rejeki; Pudjitriherwanti, Anastasia
Lingua Litteria Journal Vol 8 No 2 (2021): Octobre 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ll.v8i2.50660

Abstract

Le but de cette recherche est de trouver et analyser les modes et les temps dans les phrases avec un sens d'injonction dans le roman les Malheurs de Sophie par la Comtesse de Ségur. Cette recherche utilise l’approche déductive. Les données utilisées sont toutes les phrases dans le roman Les Malheurs de Sophie qui contiennent un sens d'injonction. La méthode qui est utilisée pour collecter de données est la méthode de lire attentivement avec la technique de base, à savoir la technique de tapotement et les techniques avancées, à savoir la technique de non participée à la conversation réelle (SBLC) et aussi la technique de noter. Pour analyser les données, la méthode qui est utilisée est la méthode de padan référentielle avec la technique de base PUP (choisir la substance déterminant qui sort hors de la parole) et puis continuée par la technique avancé HBS (relier-comparer-égaliser). Dans cette recherche, les modes trouvés dans les phrases avec un sens d'injonction sont l’impératif (188), l’indicatif (15), et le subjonctif (1). De plus, les temps trouvés sont le présent (196) et le futur (8).
The Textual Discourse Analysis of Educational News on Kompas.com and Tempo.co in the Perspective of Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis Jati Kurniawan, Mikael; Mardikantoro, Hari Bakti; Joko Santoso, Bernadus Wahyudi
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v10i1.45907

Abstract

The education is considered as the main point of progress of a nation. The news that is about education is a topic that is always discussed in almost every mass media. The aim of this research is to identify and analyze textual practices of educational news discourse on Kompas.com and Tempo.co media. The approach used in this study includes a methodological approach, namely qualitative descriptive, and a theoretical approach that is called Norman Fairglough's critical discourse analysis. Based on this study, the vocabulary aspect is found that the use of experience values includes the use of ideological and metaphorical vocabulary. The relational values which contain the use of euphemisms and formal-informal words, and expressive values which contains the use of positive and negative evaluation sentences in the text. The importance of this research for the society is to raise critical awareness of all information developing in the digital world
Analisis Sosio-Ekono-Ekolinguistik terhadap Pemertahanan Leksikon Tanaman Tradisonal untuk Bumbu Masak bagi Mahasiswi di Kota Semarang Wahyudi Joko Santoso
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Number 2 September 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.09 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i2.250

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (i) untuk menemukan dan menjelaskan pemeliharaan leksikon tanaman tradisional untuk memasak rempah-rempah oleh siswa perempuan di Kota Semarang, (ii) untuk menemukan dan menjelaskan alasan mereka untuk mempertahankan leksikon tanaman tradisional untuk memasak rempah-rempah, dan (iii ) untuk menemukan dan menjelaskan signifikansi sosial-ekono-ekologisnya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode keterampilan dengan teknik dasar memprovokasi dan dilanjutkan dengan teknik pengujian. Teknik analisis data adalah prosentase deskriptif-analitik. Metode penyajian hasil tersebut menggunakan metode informal dan penerapan metode informal ini sekaligus memanfaatkan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dari Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) masih mempertahankan 24 leksikon (75,00%) dari 32 leksikon yang diuji. Selanjutnya, Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakan peringkat ke-2, yang masih mempertahankan 14 leksikon (43,75%). Rangking 3 dan 4 ditempati oleh responden Universitas Katolik (UNIKA) Soegijapranata dan Universitas Negeri Diponegara (UNDIP), masing-masing masih mempertahankan hanya 6 leksikon (18,75%). Dengan demikian, rata-rata pemeliharaan leksikon tanaman tradisional untuk bumbu masak (bumbon) untuk siswa perempuan di Kota Semarang hanya mencapai 54,94% (24 + 14 + 6 + 6/91). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemeliharaan leksikon tanaman tradisional untuk memasak rempah-rempah siswa Semarang rendah. Hal ini bisa diartikan bahwa memasak instan telah menggeser bumbu masak tradisional menjadi sekitar 45%. Arti tanaman "bumbon" oleh responden memiliki beberapa kesamaan, misalnya secara sosial, tanaman ditafsirkan sebagai pembentukan hubungan sosial antara responden dan masyarakat (tetangga, petani, penjual, dan keluarga mereka sendiri). Secara ekonomi, tanaman "bumbon" dimaksudkan untuk menghemat pengeluaran keluarga dan dapat membantu meningkatkan taraf hidup petani dan penjual "bumbon". Secara ekologis tanaman "bumbon" ini dipahami sebagai pelestarian lingkungan dan lingkungan menjadi indah, alami, indah, sejuk, teduh, sehat, cantik, bersih, ramah lingkungan. Selain itu, responden memberi arti lain, seperti memelihara dan memelihara rempah-rempah yang mewarisi rempah-rempah Indonesia, hidup sehat, membuat tanah subur, dan sebagainya.
Wujud Peralihan Kode dalam Peristiwa Tutur Informal Masyarakat Multietnis di STKIP Singkawang Kalimantan Barat Heru Susanto; B. Wahyudi Joko Santoso
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.978 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.235

Abstract

Keberagaman etnis pada masyarakat multilingual di STKIP Singkawang dapat mengakibatkan adanya kontak bahasa. Masing-masing etnis yang berada di lingkungan sekolah tinggi tersebut memiliki kode tutur yang berbeda-beda. Perbedaan kode tutur tersebut akan dapat memengaruhi jalannya proses pertuturan. Hal inilah yang terjadi pada masyarakat multilingual di STKIP Singkawang Kalimantan Barat. Masyarakat multilingual di STKIP Singkawang terdiri dari dua etnis besar, yaitu etnis Melayu Sambas dan etis Dayak Kanayatn dan dua etnis kecil, yaitu etnis Jawa dan Madura. Tujuan penelitian ini adalah menemukan dan menjelaskan wujud alih kode dan menemukan dan menjelaskan faktor-faktor alih kode. Data dalam penelitian ini adalah penggalan tuturan pada tuturan informal masyarakat multilingual di STKIP Singkawang. Data dikumpulkan melalui dua metode yaitu, metode simak dan metode cakap. Metode simak menggunakan teknik dasar yaitu teknik sadap. Teknik lanjutan dari metode simak dalam penelitian ini adalah simak bebas libat cakap, teknik rekan dan teknik catat. Selanjutnya, untuk metode cakap menggunakan teknik dasar yaitu teknik pancing. Teknik lanjutan dari metode cakap yaitu, teknik cakap semuka, teknik rekam dan teknik catat. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan dengan alat penentu adalah bahasa lain. Simpulan dari penelitian mengenai alih kode dan campur kode pada tuturan informal masyarakat multilingual di STKIP Singkawang adalah sebagai berikut. Wujud alih kode yaitu alih kode internal. Alih kode internal yang terjadi adalah alih kode dari kode tutur Melayu Sambas ke kode tutur Indonesia, alih kode dari kode tutur Dayak Kanayatn ke kode tutur Indonesia, dari kode tutur Indonesia ke kode tutur Melayu Sambas, dan dari kode tutur Indonesia ke kode tutur Dayak Kanayatn. Kemudian untuk faktor-faktor penyebab alih kode terdiri dari lima faktor yang menjadi penyebab timbulya alih kode. Adapun kelima faktor tersebut meliputi (1) penutur, (2) mitra tutur, (3) hadirnya orang ketiga dalam pertuturan, (4) pokok pembicaraan, dan (5) untuk membangkitkan rasa humor.
Transitivitas Pidato Kampanye Ahok pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022 Dhanu Priyo Widodo; Mimi Mulyani; B. Wahyudi Joko Santoso
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): VOLUME 3 NUMBER 1 MARCH 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.356 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i1.444

Abstract

Penelitian transitivitas ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tipe transitivitas (proses, partisipan, dan sirkumstan) serta makna logis yang terdapat di dalam pidato kampanye Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, (2) menganalisis tujuan yang ingin disampaikan oleh Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode2017-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana fungsional. Adapun dalam penelitian ini yang menjadi data adalah penggalan klausa yang teridentifikasi tipe transitivitas (proses, partisipan, dan sirkumstan), makna logis, dan konteks situasi. Metode analisis yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis model Miles dan Huberman, serta dibantu dengan teknik bagi unsur langsung. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan (1) tipe transitivitas, yakni proses yang ditemukan sebanyak 411 data dan proses material menjadi yang paling dominan digunakan, yakni sebanyak 210 atau 51%, partisipan yang ditemukan sebanyak 232 data dengan partisipan goal menjadi yang dominan digunakan, yaitu 81 data atau 34,9%, sirkumstan yang ditemukan sebanyak 163 data dengan sirkumstan lokasi dominan digunakan, yakni 63 atau 38,6%, makna logis yang ditemukan sebanyak 120 data dengan makna logis suprasegmental yang dominan digunakan, yaitu 61 data atau 50,8%., (2) konteks situasi yang ditemukan dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga, yakni medan wacana, pelibat wacana, dan sarana wacana. Medan wacana direalisasikan oleh ranah pengalaman yang diwujudkan oleh proses material, tujuan jangka panjang sebanyak 14 data atau 0%, tujuan jangka pendek sebanyak 21 data atau 60%. Pelibat wacana terbagi menjadi dua, yakni jarak sosial dan status sosial. Jarak sosial direalisasikan oleh penggunaan nomina “Bapak-Ibu” sebagai sapaan dan temuannya sebanyak 22 data sedangkan status social direalisasikan oleh penggunaan nomina saya sebanyak 66 data atau 44,2%, nomina kami sebanyak 40 data atau 26,8%, dan nomina kita sebanyak 43 data atau 28,8%. Terakhir sarana wacana yang dibagi menjadi dua, yakni saluran dan medium. Saluran dalam penelitian ini adalah pidato kampanye Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang utuh sedangkan medium direalisasikan oleh penggunaan persuasi. Dalam penelitian ini, ditemukan persuasi sebanyak 8 data.
Hal-Hal dan Alasan yang Diperjuangkan Para Tokoh pada Novel Ser! Randha Cocak Karya Suparto Brata Murtiasih Murtiasih; Wahyudi Joko Santoso
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): VOLUME 3 NUMBER 2 SEPTEMBER 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.982 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i2.727

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pandangan bahwa sastra pada hakikatnya merupakan cerminan masyarakat. Jadi dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hal-hal yang diperjuangkan serta alasannya para tokoh pada novel Ser! Randha Cocak karya Suparto Brata. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel  Datanya adalah penggalan wacana yang diduga mengandung hal-hal yang diperjuangkan serta alasannya para tokoh pada novel Ser! Randha Cocak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode pembacaan heuristik dan hermeneutik. Para tokoh Novel Ser! Randha Cocak  karya Suparto Brata memperjuangkan cinta, kedudukan, warisan, dan nama baik. Adapun alasannya bahagia dengan pasangannya, hidup nyaman, menuntut yang menjadi haknya, dan mengembalikan nama baik.
Strategi Kesantunan Pemandu Acara Talkshow Kick Andy dan Mata Najwa di Metro Tv Mei Anjar Kumalasari; Rustono Rustono; B. Wahyudi Joko Santoso
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): VOLUME 3 NUMBER 1 MARCH 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.704 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i1.446

Abstract

Tujuan pada penelitian ini ialah menganalisis strategi kesantunan yang digunakan pemandu acara talkshow di Metro TV. Pendekatan teoretis yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan pragmatis, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan ialah pendekatan deskriptif analitis secara kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan metode padan pragmatis dengan teknik dasar pilah unsur penentu dan teknik lanjutan berupa teknik hubung banding memperbedakan. Berdasarkan hasil penelitian ini, pemandu acara talkshow di Metro TV menggunakan berbagai strategi kesantunan dengan intensitas yang berbeda-beda. Strategi kesantunan yang paling banyak digunakan pemandu acara Kick Andy ialah strategi kesantunan positif. Hal ini dikarenakan sebagai pemandu acara Andy berupaya memuaskan muka positif mitra tutur sehingga komunikasi di antara mereka menjadi lebih santun dan komunikatif. Sementara itu, strategi kesantunan yang banyak digunakan pemandu acara talkshow Mata Najwa ialah strategi langsung dan strategi kesantunan positif. Banyaknya tuturan Najwa yang menunjukkan penggunaan strategi langsung itu tidak terlepas dari ciri khas Najwa sebagai seorang wartawan yang tegas dan berani dalam berbicara. Adapun penggunaan strategi kesantunan positif sering dilakukan Najwa agar saat menggali informasi yang sedalam-dalamnya dari narasumber ia tetap tegas dan santun.
Analisis Wacana Kritis terhadap Berita Serangan Bom Afghanistan Portal Online Media SINDOnews.com dan republika.ac.id Suhud Aryana; Muhamad Burhanudin; Yusep Ahmadi F; Bernadus Wahyudi Joko Santoso; Rustono Rustono
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v10i2.4142

Abstract

This research is the result of Critical Discourse Analysis (CDA) on news of the bomb attack at Afghanistan's Kabul International Airport. The purpose of this research is to find out the textual practice of the discourses of the two Indonesian national media as those that can influence the reader's view of news issues. This research uses a qualitative descriptive method with a three-dimensional theoretical approach from Fairclough, namely textual practice, discourse practice and socio-cultural practice. This discourse analysis research uses three stages in analyzing Fairclough's perspective discourse, namely description, interpretation, and explanation. The results of the text analysis show that the two news’ media have different content. The text on SINDOnews.com often shows actor Joe Biden as the President of the United States who demands accountability and will retaliate against those who carried out the bombings. Meanwhile, Republikasi.ac.id tends to focus more on representing the victims of the bombing. The difference in the focus of news representation in the two media seems to coincide with the different institutional and social contexts of each media.AbstrakPenelitian ini hasil Analisis Wacana Kritis (AWK) pada berita serangan bom di Bandara Internasional Kabul Afghanistan. Penelitian dimaksudkan untuk mengetahui praktik tekstual wacana kedua media nasional Indonesia sebagai alat informasi yang dapat mempengaruhi pandangan pembaca terhadap isu pemberitaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori tiga dimensi dari Fairclough yaitu praktik tekstual, praktik wacana dan praktik sosial budaya. Penelitian analisis wacana ini menggunakan tiga tahapan dalam menganalisis wacana perspektif Fairclough, yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Hasil analisis teks menunjukkan bahwa kedua media berita tersebut memiliki konten yang berbeda. Teks di SINDOnews.com lebih sering memunculkan aktor Joe Biden sebagai Presiden Amerika serikat yang meminta pertanggungjawaban dan akan membalas pihak yang melakukan pengeboman. Sementara itu, Republikasi.ac.id cenderung lebih fokusmerepresentasikan korban-korban akibat peristiwa bom tersebut. Perbedaan fokus representasi berita yang ada dalam kedua media tersebut tampak bertepatan dengan perbedaan konteks institusi dan sosial tiap-tiap media. 
Tinjauan Kritis Statements Para Tokoh Tentang Kasus Tanah Golo Mori dalam Pemberitaan Media Massa Daring (Critical Review of Personages Statements About the Golo Mori Land Dispute in the Online Mass Media Reportation) Antonius Nesi; Tati Sri Uswati; B Wahyudi Joko Santoso
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9271

Abstract

This study aims to critically review the statements of personages related to the land dispute Golo Mori in West Manggarai, Nusa Tenggara Timur, at the online mass media consists of Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, and Voxntt.com. In collecting data the researchers used the listening method, reading, and note-taking techniques. In analyzing the data, the researcher used the content analysis method which was applied through the stages of identification, classification, and meaning of the data. The results showed that the statements of the characters were always repeated; use passive sentences and negative sentences that refer to certain meanings. Each media is unique in its reporting. Two national online media focused more on the authorities, while the other two regional media focused on victims and advocates. Land dispute resolution is actually an ancestral heritage that should be considered as a cultural norm in conflict resolution.Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara kritis statements para tokoh dalam pemberitaan media massa online yang secara khusus memberitakan sengketa tanah Golo Mori di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Media massa online yang ditinjau adalah Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, dan Voxntt.com. Dalam pengumpulan data, digunakan metode simak, teknik baca dan catat. Analisis data menggunakan metode analisis isi yang diterapkan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan pemaknaan data. Hasil penelitian ini dideskripsikan sebagai berikut. Pada tahap deskripsi, ditemukan bahwa di dalam beberapa pernyataan para tokoh, terdapat kosakata yang selalu diulang atau berlebihan; terdapat juga fitur linguistik yang berkorelasi makna secara antonimi dan konotatif. Pada aspek tata bahasa, ditemukan formulasi kalimat pasif dan kalimat negatif yang merujuk pada makna tertentu. Pada tahap interpretasi disibak bahwa terdapat hubungan antarteks yang saling berterima. Pada pihak lain, ditemukan juga pernyataan lain yang bersifat naratif tetapi memiliki struktur yang rapi. Dari sisi posisi media, masing-masing media memiliki keunikan di dalam pemberitaannya. Dua media online nasional lebih menyoroti pihak aparat, sedangkan dua media regional lainnya menyoroti korban dan advokat. Pada bagian eksplanasi dipaparkan mengenai konteks sosial dan budaya, terutama sistem pembagian tanah dalam budaya Manggarai, termasuk peran struktur Gendang sebagai warisan leluhur.
Co-Authors Amalia, Rezky Martha Anastasia Pudjitriherwanti Andy Moorad Oesman Antonius Nesi Ar, Zulkarnain Ayudia, Alda Marsya Azizah, Eva Noor Berliana, Nova Burhanudin, Muhamad Chandra Ali Ma'sum Conny Handayani Darwati Darwati Dedy Hendry Dewi, Shelvia Sandra Dhanu Priyo Widodo Dhiba, Arry Devy Farah Diah Vitri Widayanti Dwi Astuti Evika Widya Puspita Fadilah, Siti Nur Fathur Rokhman Fawziyyah, Safynatul Fina Nabilah Layaliya Gallant Karunia Assidik Godtomo, Nadia Putri Hakim, Rosyid Nur Hapsari, Eva Wresni Hari Bakti Mardikantoro Haryadi Haryadi Haryadi - Hasyim, Mohamad Yusuf Ahmad Heru susanto Isfaidah Nur Anjani Jati Kurniawan, Mikael Jingga, Jingga Lisda Nurjaleka Mei Anjar Kumalasari Mimi Mulyani Mohamad Rizal Taryono Murtiasih Murtiasih Nadia Putri Godtomo Nia Astuti Nugraheni, Silvia Oti Nurpadillah, Veni Octavhia, Aji Naramita Parwaningtiyas, Anung Anindita Pawarta, Edmandus Hari Pratama, Farhan Iqbal Pujitriherwanti, Anastasia Putri Darma Zahra Putri Yanuarita Sutikno Rachman, Kufita Rahmania, Sofi Aulia Ramiyati Ramiyati Riza, Luqman Nur Rochman, Muh. Nur Rustono - Rustono Rustono Rustono Rustono Ruth Silvia Sinaga Samosir, Ricky Fhernando Saraswati, Chintia Ellisa Saraswati, Evita Setianingrum, Reni Dyah Kaeksi Setiyani Setiyani Sri Rejeki Urip Subyantoro Suhud Aryana Suprihatin Suprihatin Taryono, Mohamad Rizal Tati Sri Uswati Teni Okty Handayani Theda Priskila Ann Thessa Dyah Kusumaningrum Utami, Febi Putri Veronica Wijaya, Veronica Wafiq, Chici Al Widiyastuti, Vica Widowati, Auliya Wulandari, Fiki Yunita Kartika Sari, Yunita Kartika Yusep Ahmadi F