Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Jarimah Qadzaf (Menuduh Zina) Studi Komparasi Hukum Pidana Islam dan Hukum Positif Indonesia Supriani, Supriani; Saputra, Wawan
JURNAL DARUSSALAM: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Mazhab Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Darussalam: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Mazhab
Publisher : STIS Darussalam Bermi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.283 KB) | DOI: 10.59259/jd.v1i1.2

Abstract

Jarimah Qadzaf (menuduh zina) merupakan persoalan yang sangat berbahaya dalam membangun harmoni kehidupan sosial masyarakat. Dalam kajian hukum pidana Islam, jarimah qadzaf digolongkan ke dalam jarimah hudud. Kedudukannya sama dengan jarimah hudud lainnya seperti Jarimah Zina, Jarimah Sariqah (Pencurian), Jarimah Hirabah (pembuat keonaran/perampokan), Jarimah Al-baghy (pemberontakan), Jarimah al-Khamr (mabuk-mabukan), dan Jarimah Riddah (murtad). Dalam perspektif kajian hukum pidana di Indonesia, tuduhan palsu dikategaroikan sebagai tindak pidana penghinaan (pencemaran nama baik) dengan ancaman pidana sangat rendah yaitu dengan hukuman maksimalnya 9 (sembilan) bulan penjara. Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman serta era digital yang terus mengalami kemajuan yang berdampak pada pola interaksi antar masyarakat. Jika dulu manusia hanya bisa berinteraksi hanya dengan bertatap muka, saling bersurat sampai saling menelpon dengan perangkat telekomunikasi yang belum canggih. Saat ini pola interaksinya merambah ke pola interaksi digital dengan hadirnya berbagai macam platform aplikasi sosial media yang beragam. Fakta ini, semakin “memaksa” pembuat hukum di Indonesia harus melakukan upaya pemantauan pola interaksi digital yang mengakibatkan peritiwa hukum melalui sosial media, misalnya pencemaran nama baik atau penyebaran berita bohong yang sangat berbahaya. Kemudian lahirlah Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Informasi dan Transaksi Elektronik atau familiarnya disebut undang-undang ITE. Dinamika peristiwa hukum yang terjadi saat ini memang sangat sangan menghawatirkan. Tuduhan zina (jarimah qadzaf) dalam hukum pidana Islam dan hukum pidana di Indonesia adalah satu peristiwa hukum namun memiliki ketentuan hukum yang berbeda. Pada tulisan ini akan mencoba mendiskripsikan perbandingan antara kedua konsep hukum tersebut.
HUKUM KELUARGA DI DUNIA ISLAM (Studi Analisis Terhadap Pembahruan Hukum Islam Sudan) Elpipit, Elpipit; Saputra, Wawan
JURNAL DARUSSALAM: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Mazhab Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Darussalam: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Mazhab
Publisher : STIS Darussalam Bermi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.382 KB) | DOI: 10.59259/jd.v2i2.37

Abstract

Substansi penting penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pembahruan yang terjadi pada bidang hukum Islam terutama hukum keluarga. Hukum keluarga merupakan hukum yang hidup dan mengakar di masyarakat, dan menempati posisi yang signifikan sebagai kekuatan moral masyarakat. Pembahruan hukum keluarga Islam menjadi fenomena unik di dunia muslim modern karena hukum keluarga bersifat adaptif dan aplikatif terhadap perkembangan sehingga setiap negara tentu memiliki perbedaan. Pertanyaan mendasar pada tulisan ini adalah bagaimana bentuk reformasi hukum keluarga Islam di Sudan, khususnya dalam hal perkawinan dan kewarisan. Kajian dilakukan secara deskriptif melalui pendekatan hostoris yuridis dari dua hal; pertama, sejarah singkat perkembangan hukum keluarga secara umum di Sudan, dan kedua; memuat tentang hukum perkawinan dan kewarisan. Tulisan ini menemukan bahwa negara Sudan telah banyak melakukan pembahruan terhadap aturan hukumnya, pembahruan dibuat berdasarkan hasil keputusan hakim (Qodhi al-Qudhat) yang kemudian dikodifikasikan dalam bentuk al-Mashurat; pembahruan hukum keluarga Sudan juga tidak terlepas dari perjuangan kaum perempuan, kaum perempuan sudan melalui gerakan aktivis perempuan banyak memberikan kontribusi pemikiran dalam pembentukan hukum, terutama dalam pembentukan hukum status pribadi Sudan.
Regional Clustering of Food Insecurity to Support the Attainment of SDG 2: Zero Hunger through Machine Learning Approaches Nuradilla, Siti; Saputra, Wawan; Rizal, Muhammad
Proceedings of The International Conference on Data Science and Official Statistics Vol. 2025 No. 1 (2025): Proceedings of 2025 International Conference on Data Science and Official St
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34123/icdsos.v2025i1.475

Abstract

Food security remains a persistent development challenge in Indonesia, with regional disparities posing significant barriers to achieving equitable access to nutritious and sufficient food. This study aims to classify and cluster districts and cities in Indonesia based on their food security vulnerability levels, thereby supporting the attainment of SDG 2: Zero Hunger. We employed a machine learning approach using a dataset of 514 regions and nine food security indicators sourced from national databases. The classification phase compared three algorithms, Random Forest, XGBoost, and LightGBM, under multiple data preprocessing scenarios, including outlier handling (IQR and Isolation Forest) and class balancing (SMOTE). LightGBM with IQR preprocessing delivered the best performance, achieving an accuracy and F1-score of 0.984. For clustering, DBSCAN and HDBSCAN were applied using the six most important features identified by the classifier. DBSCAN showed slightly better performance based on Silhouette Score (0.5639), resulting in three regional groupings: food-secure, highly vulnerable, and outlier regions. The analysis revealed that socio-economic factors and access to basic infrastructure remain critical determinants of food insecurity. The results underscore the importance of data-driven approaches in policy formulation and highlight the value of machine learning in producing more targeted, efficient, and adaptive food security interventions in Indonesia.
Application of Warehouse Unrecord Material Electric and Mechanical PT. Indah Kiat Pulp And Paper Perawang, Riau Province Website Based Hardianto, Roki; Saputra, Wawan; Gusti Alex Candra, Dori; Jufri, Jufri; Aina Fitroh, Qorry; Mardoni, Mardoni; Tri Ningsih, Eva; Siswanto, Rais; Sari, Karmila; Choiriah, Wirdah; Revnu Ohara, Muammar; Andrizal, Andrizal
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v6i3.1964

Abstract

Pengelolaan persediaan material pada Warehouse Unrecord Material Electric dan Mechanical PT. Indah Kiat Pulp and Paper Perawang masih dilakukan secara manual menggunakan pencatatan pada lembaran kertas, sehingga menimbulkan berbagai kendala seperti kesulitan dalam pengontrolan stok, pencarian lokasi penyimpanan barang, serta pemantauan aktivitas barang masuk dan keluar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi warehouse berbasis web yang mampu mengelola data persediaan material secara efektif serta mendukung penataan ruang penyimpanan menggunakan metode Class Based Storage (CBS). Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk pengumpulan data, sedangkan pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan menggunakan Unified Modeling Language (UML), implementasi menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan basis data MySQL, serta pengujian menggunakan metode Black Box Testing. Data yang digunakan berupa data barang masuk, barang keluar, stok material, serta frekuensi perpindahan material pada gudang Unrecord Material Electric dan Mechanical. Metode CBS diterapkan dengan menghitung kebutuhan ruang penyimpanan (space requirement), frekuensi perpindahan material (throughput), dan penentuan kelas penyimpanan berdasarkan tingkat aktivitas material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibangun mampu mengelola data persediaan secara terkomputerisasi, memudahkan proses pencarian informasi stok, mengontrol aktivitas barang masuk dan keluar, serta membantu penataan lokasi penyimpanan material berdasarkan tingkat frekuensi penggunaannya. Dengan demikian, aplikasi warehouse berbasis web yang dikembangkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan gudang serta mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan persediaan material.