Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN MITIGASI RISIKO AKTIVITAS PENGADAAN BAHAN BAKU PADA CV. DINASTI SEMARANG Sari, Diana Puspita; Zahra, Lutfia; Pratiwi, Icha Putri; Renaldi, Stellya V.; Rinawati, Dyah Ika; Wicaksono, Purnawan Adi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 13, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.791 KB) | DOI: 10.14710/jati.13.3.177-186

Abstract

CV. Dinasti merupakan sebuah industri menengah yang bergerak dalam bidang pengolahan bandeng.  Saat ini CV. Dinasti memproduksi kurang lebih 120 kg/ hari. Proses produksi yang diterapkan dalam CV. Dinasti menggunakan sistem make to order. Penelitian ini difokuskan pada supply chain bahan baku ikan bandeng CV. Dinasti. Permasalahan yang dihadapi oleh CV. Dinasti adalah fluktuasi permintaan dari pelanggan yang tidak pasti dan CV. Dinasti  tidak ingin memiliki persediaan bahan baku ikan bandeng yang berlebih. Tujuan penelitian ini yang adalah dengan menggunakan konsep manajemen risiko dan House of Risk (HOR), risiko yang berpotensi mengganggu dalam rantai pasok dapat diidentifikasi serta merancang aksi mitigasi risiko untuk meminimalisir kerugian. Berdasarkan hasil analisis HOR fase 1, diperoleh 2 agen risiko yang menjadi prioritas penanggulangan karena memiliki nilai indeks prioritas resiko/Aggregate Risk Potential (ARP) terbesar yaitu 420 dan 360 dan berdasarkan prinsip Pareto menyumbangkan persentase kumulatif mencapai 20,09%, yaitu agen risiko tidak adanya kontrak yang terbentuk dengan pemasok dan faktor musiman. Aksi mitigasi yang direkomendasikan untuk menanggulangi agen – agen risiko prioritas adalah perancanaan pembuatan prosedur dalam aktivitas pengadaan bahan baku, mencari karakteristik pemasok yang berbeda, evaluasi kinerja pemasok dan diferensiasi spesifikasi produk.
ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN ATRIBUT PERPUSTAKAAN BERBASIS RISET MELALUI METODE CONJOINT ANALYSIS STUDI KASUS DI UNIVERSITAS DIPONEGORO Sari, Diana Puspita; Prastawa, Heru; Lintang, Dyah
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 5, No.2, Mei 2010
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.757 KB) | DOI: 10.12777/jati.5.2.105-118

Abstract

Setiap Perguruan Tinggi mempunyai tugas untuk menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu mendukung kegiatan pendidikan atau pengajaran, pengabdian masyarakat dan penelitian. Kegiatan penelitian dan perpustakaan memiliki hubungan yang saling terkait. One can not complete his research work without the help of library. Di satu sisi kegiatan penelitian tidak akan terselesaikan tanpa bantuan perpustakaan dan sisi lain tidak dimungkinkan pula dihasilkan suatu penelitian yang baik tanpa sebuah perpustakaan. Maka konsekuensi logis dari perubahan status Universitas Diponegoro menjadi Research University akan menuntut perpustakaan Universitas Diponegoro  untuk mengakselerasi dirinya dari tahap gudang buku ke tahap pendidikan dan penelitian. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode Analisis Konjoin. Tujuan  dari penelitian ini adalah memberikan suatu konsep rekomendasi dalam membangun perpustakaan riset yang dibangun dengan pusat kajian detail fenomena tertentu dengan prioritas pada pengembangan wilayah pesisir dan laut tropis. Hasil dari penelitian ini adalah utility function untuk tiap-tiap taraf atribut. Karakteristik atribut yang terpilih berdasarkan pada identifikasi preferensi stakeholder adalah perpustakaan riset yang dibangun dengan standar khusus jenis riset fundamental, dengan permasalahan bidang kajian lingkungan hidup, sumber informasi yang diprioritaskan berasal dari jurnal, koleksi yang diprioritaskan pada disiplin ilmu oseanografi, adanya kebijakan alokasi hibah dana untuk meningkatkan hasil kegiatan penelitian, jejaring informasi yang berformat digital library silang layan, sistem pelayanan perpustakaan yang closed access dan sumber daya manusia yang ahli teknologi informasi. Kata Kunci : Universitas Diponegoro, perpustakaan riset, analisis konjoin.     Every colleges had assignment to enforce Threedharma, they are support of education and instruction, serving the community and research at all levels. Research and library are inter related. One can not complete his research work without the help of library and no good research is possible without a library. So, the logical from the Diponegoro University status changes to be a research university will be trundle Diponegoro University library’s to regenerate it from store house period to educational and research period. The methods used in this research is Conjoint Analysis. Steerage  from applied this method is give a rough copy recommendation to created a research library, it is special library generally treat only one subject matter is coastal area and tropical newcastles expansion. The results from this research is utility function for each an item of all. For an item have the best of identifying stakeholders’ preferences are the research library would have been created with special criterion research kind fundamental, with the investigates life surroundings, the predominant information resources from journal, the predominant branch of science church collection oceanography, there are the donation grant to increase research results, the information networking with the form digital library service crosswise, service system closed access and human resources good at information technology. Keywords : Diponegoro University, research library, conjoint analysis.
ANALISIS KINERJA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT BANYUMANIK II DENGAN MENGGUNAKAN EARNED VALUE ANALYSIS (EVA) DAN PROJECT EVALUATION REVIEW TECHNIQUE (PERT) Susanty, Aries; Pekerti, Adi Luhung; Sari, Diana Puspita
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 11, No. 2, Mei 2016
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.559 KB) | DOI: 10.14710/jati.11.2.61-72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengevaluasi kinerja proyek pembangunan Rumah Sakit Banyumanik II serta memberikan rekomendasi penjadwalan ulang atas pelaksanaan proyek teresebut. Penilaian kinerja proyek pembangunan Rumah Sakit Banyumanik II akan dilakukan dengan menggunakan Earned Value Analysis (EVA), sedangkan penjadwalan ulang atas pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut akan dilakukan dengan menggunakan metoda Project Evaluation and Review Technique (PERT). Hasil penilaian kinerja proyek dengan menggunakan EVA menunjukkan bahwa pada hari 315, kinerja proyek kurang baik. Perbandingan antara estimasi nilai (value) pekerjaan fisik yang sebenarnya yang telah selesai dengan porsi total estimasi biaya yang sudah disetujui untuk dikeluarkan untuk proyek  selama 315 hari (scheduling performance index) memiliki nilai  kurang dari 1 (76,8%). Pengerjaan proyek tertinggal dari jadwal yang telah ditetapkan. Perbandingan nilai antara estimasi nilai (value) pekerjaan fisik yang sebenarnya yang telah selesai dengan biaya total langsung maupun tidak langsung yang digunakan dalam rangka menyelesaikan proyek sesuai aktivitasnya (cost performance index) selama 315 hari memiliki nilai kurang dari 1 (91,8%). Biaya proyek melebihi biaya yang dianggarkan sampai dengan periode tersebut. Selanjutnya, terdapat beberapa skenario untuk penyelesaian proyek apabila  penjadwalan ulang atas sisa kegiatan dari  proyek dilakukan dengan mengacu pada kondisi proyek pada hari ke-315. Jika sisa kegiatan proyek dipercepat dan proyek dapat diselesaikan dalam kurun waktu 117 hari, maka total biaya yang diperlukan adalah Rp.4.787.828.482, Jika sisa kegiatan proyek  dipercepat dan proyek dapat diselesaikan dalam kurun waktu 113 hari, maka biaya yang diperlukan adalah Rp  4.800.288.482, Jika sisa kegiatan proyek  dipercepat dan proyek dapat diselesaikan dalam kurun waktu 103 hari, maka biaya yang diperlukan adalah Rp.5.014.688.482. Jika sisa kegiatan proyek  dipercepat dan proyek dapat diselesaikan dalam kurun waktu 102 hari, maka baiya yang diperlukan adalah Rp.5.053.453.482; dan jika sia kegiatan proyek  dipercepat dan proyek dapat diselesaikan dalam kurun waktu 94 hari maka biaya yang diperlukana adalah Rp.5.397.573.482. AbstractThis study aims to evaluate the performance of the construction project of Banyumanik II Hospital and provide some recommendations for project rescheduling. Earned Value Analysis (EVA) is used as a method for evaluating a project performance; whereas, Project Evaluation and Review Technique (PERT)are used as a method for project rescheduling. The result of the evaluation of project performance using EVA shows that the construction project of Banyumanik Hospital II has poor performance on day 315. The comparison between the estimation of the original budget that has been earned by actual work completed and the planned time-phased baseline of the value of the work scheduled (scheduling performance index) on day 315 less than 1 (76.8%). Its mean the project behind the schedule. The comparison between the estimation of the original budget that has been earned by actual work completed and actual cost of the work completed on day 315 also less than 1 (91,8%. Its mean the project over cost. Then, based on the condition of the construction project on day 315,  we can make some scenario of project completion. If the project is completed in 117 days,  the total cost for remaining activity  will be IDR  4.787.828.482. If the  project is completed in 113 days, the total cost for remaining activity will be IDR.  4.800.288.482, If the project is completed in 103 days, the total cost for remaining activity will be IDR. 5.014.688.482. If the project is completed in 102 day, the total cost for remaining activity will be Rp.5.053.453.482; and if the project is completed in 94 days, the total cost for remaining activity will be IDR. 5.397.573.482.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN JALAN TOL SEMARANG-BAWEN DENGAN INTEGRASI METODE IMPORTANCE PERFORMANCE GAP ANALYSIS, LEAN, DAN SIX SIGMA Sari, Diana Puspita; Winanda, Ariani Putri; Bakhtiar, Arfan; Rinawati, Dyah Ika; Widharto, Yusuf
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 12, No. 2, Mei 2017
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.046 KB) | DOI: 10.14710/jati.12.2.143-148

Abstract

PT Trans Marga Jateng (TMJ) adalah sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang jasa, yaitu mengelola jalan tol Semarang-Bawen. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan oleh PT TMJ menunjukkan bahwa kualitas pelayanan PT TMJ masih dianggap kurang memuaskan, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai peningkatan kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan dapat diukur dari dua perspektif, yaitu perspektif internal dan perspektif eksternal. Perspektif eksternal dapat diukur dengan metode Importance Performance Gap Analysis (IPGA), sedangkan perspektif internal dapat diukur dengan metode  Lean dan Six Sigma. Sehingga, penelitian ini menggunakan integrasi metode IPGA,  Lean, dan Six Sigma dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan PT TMJ. Berdasarkan hasil penelitian, atribut kualitas pelayanan yang dianggap paling berpengaruh adalah penerangan jalan, kemulusan permukaan jalan, keselamatan mengemudi, dan penanganan kecelakaan. Usulan perbaikan yang diberikan untuk masing-masing atribut adalah penambahan lampu penerangan di titik-titik rawan kecelakaan, pemberian lapisan aspal pada bagian-bagian jalan yang bergelombang, memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan indikator-indikator keselamatan mengemudi, dan perbaikan value stream pada penanganan kecelakaan. Value stream mapping hasil perbaikan menghasilkan waktu total lead time sebesar 150 menit dan persentase aktivitas value added sebesar 72,6%. AbstractPT Trans Marga Jateng (TMJ) is a company engaged in service sector, which is managing Semarang-Bawen toll road. The result of preliminary surveyconducted by PT TMJ showed that service quality of PT TMJ is still unsatisfactory, so it is necessary to do research on improving service quality. Service quality can be measured from two perspectives, i.e., internal perspective and external perspective. The external perspective can be measured with Importance Performance Gap Analysis (IPGA) method, while the internal perspective can be measured with Lean and Six Sigma method. Thus, this study will use the integration method of IPGA, lean, and six sigma in effort to improve service quality of PT TMJ. Based on the research result, service quality attributes considered the most influential is road lighting, road surface smoothness, driving safety, and accident handling. Suggested improvements for each attribute are road lighting installation at vulnerable points of accidents,asphalt layer installation on bumpy roads, paying particular attention to the implementation of safety driving indicator, and improving value stream of accident handling. Based on future state value stream mapping, total lead time is 150 minutes and value added activity percentage is 72,6%. 
ANALISIS PERFORMANSI SUPPORT VECTOR REGRESSION DALAM MEMPREDIKSI BONUS TAHUNAN KARYAWAN Sari, Diana Puspita
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Volume 4, No. 1, Januari 2009
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.301 KB) | DOI: 10.12777/jati.4.1.15-22

Abstract

Penelitian ini mengaplikasikan support vector regression (SVR) untuk meramalkan bonus tahunan karyawan berdasarkan hasil pengukuran kinerjanya.. Setelah dilakukan running dengan SVR,yang memberikan nilai kesalahan terkecil baik mean square error maupun mean absolute error adalah pada fungsi kernel polinomial, parameter kernel 1 dan loss function kuadratik. Sedangkan besar kecilnya error tidak dipengaruhi besar kecilnya upperbound. Hasil prediksi SVR memberikan performansi yang bagus, ini ditunjukkan dengan error yang kecil, fungsi yang tipis dan banyaknya support vector. Prediksi dengan linier regresi juga memberikan performansi yang bagus dengan tingkat error yang kecil, tetapi hasil dari SVR masih lebih bagus meskipun perbedaannya tidak signifikan. Kata Kunci: SVR, Prediksi, Bonus, Regresi Linier, mean square error, mean absolute error.   Abstract   This research use Support Vector Regression (SVR) application to forecast the annual bonus of employes by their perfomance measuring result.After done by running with SVR, the smallest error value from mean square error or mean absolute error is shown in the kernel polinomial function, parameter I and loss function kuadratik. While the error value is not affected by upperbound value.The SVR result give the good perfomance,this is shown by small error value, the flimsy function, and the number of support vector.  Prediction with Linier Regression also give the good perfomance with the small error value, but SVR is better although not significant. Keywords: SVR, Regresi Linier, mean square error, mean absolute error.
ANALISIS RISIKO PROYEK KONSTRUKSI DENGAN IMPORTANCE INDEX DAN BOW TIE ANALYSIS L.Tobing, Yineka Oktaviyanti; Sari, Diana Puspita; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.997 KB)

Abstract

Industri konstruksi biasanya lebih berisiko dibandingkan dengan kegiatan bisnis lainnya karena rumitnya koordinasi berbagai kegiatan. Unsur inti dari keberhasilan proyek adalah untuk memenuhi waktu, biaya, dan kualitas sesuai target. Manajemen risiko merupakan salah satu bagian penting dalam manajemen proyek. Salah satu proyek konstruksi yang sedang berjalan adalah pembangunan gedung baru Fakultas Psikologi Undip. Selama pelaksanaan proyek pembangunan tersebut, terdapat beberapa kendala yang mengganggu kelancaran proyek seperti terjadinya perubahan desain, keterlambatan pengiriman material, dan desain yang direncanakan tidak dapat diaplikasikan. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis risiko dengan metode IMPI (Importance Index) yang menilai risiko dengan mempertimbangakan nilai frequency index dan severity index. Penilaian dilakukan oleh para ahli yang ahli proyek yakni owner, kontraktor, dan pengawas. Selanjutnya mengidentifikasi risiko berdasarkan sebab akibat terjadinya risiko tersebut dengan menggunakan metode bow tie analysis lalu digambarkan ke dalam bow tie diagram terhadap risiko yang tergolong  significant dan high. Indikator penilaian risiko menggunakan indikator pembangunan gedung pemerintah dengan 50 indikator. Dari 50 indikator risiko didapatkan 1 risiko significant dan 3 risiko high untuk dampak terhadap waktu, 2 risiko significant dan 2 risiko high untuk dampak biaya, dan  risiko significant untuk dampak kualitas.ABSTRACT [Construction Project Risk Analysis with Importance Index and Bow Tie Analysis] The construction industry is usually more risky than other business activities because of the complexity of coordination of various activities. The core element of project success is to meet time, cost, and quality on target. Risk management is an important part of project management. One of the ongoing construction projects is the construction of a new building Faculty of Psychology Undip. During the implementation of the development project, there are several obstacles that interfere with the smoothness of the project such as design changes, material delivery delays, and planned designs that can not be applied. Therefore, risk analysis is required by IMPI (Importance Index) method which assesses risk by considering the value of frequency index and severity index. Assessment is done by expert project experts ie owner, contractor, and supervisor. Furthermore identify the risk based on the cause of the occurrence of these risks by using the method of bow tie analysis and then described into the bow tie diagram against the risks of significant and high classified. Risk assessment indicators use government building construction indicators with 50 indicators. Out of 50 risk indicators, there were 1 significant risk and 3 high risk for impact on time, 2 significant risks and 2 high risk for cost impact, and 1 significant risk for quality impact.
ANALISIS PENYEBAB CACAT PRODUK KERAMIK TABLEWARE YANG DIHASILKAN MESIN DUSTPRESS DI PT. SANGO CERAMICS INDONESIA MENGGUNAKAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) Kasih, Puji Handayani; Sari, Diana Puspita
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.935 KB)

Abstract

PT. Sango Ceramics Indonesia memproduksi keramik jenis tableware (peralatan rumah tangga seperti gelas, mangkuk, mug, piring dan lain lain) dengan menggunakan empat jenis mesin cetakan yang berbeda yaitu mesin dustpress, roller, high presurre casting (HPC) dan mesin casting. PT. Sango Ceramics Indonesia mengalami penurunan kualitas yang ditunjukkan dengan penurunan nilai yield pada semua jenis mesin. Mesin dustpress mengalami penurunan yield sebesar 12,98%, mesin casting sebesar 0,7%, mesin HPC sebesar 12,39%, dan mesin roller sebesar 11,13%. Penurunan nilai yield menunjukkan peningkatan produk cacat mengakibatkan proses rework meningkat sehingga berakibat pada peningkatan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cacat terbanyak berdasarkan mesin dan jenis cacat untuk mendapatkan alternatif penyelesaian masalah untuk mengurangi jumlah cacat keramik. Penelitian ini menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) dengan alat yang digunakan diagram pareto, peta kendali, diagram fishbone dan usulan perbaikan 5W + 1H. Jumlah cacat tertinggi terjadi pada produk yang dihasilkan mesin dust press. Jenis cacat terbanyak adalah jenis cacat tobi (lubang jarum pada permukaan glaze yang tembus ke body) dengan presentase 82,19%. Usulan perbaikan diberikan berdasarkan analisis penyebab menggunakan cause and effect diagram dengan metode 5W+1H. Terdapat 6 usulan perbaikan untuk penyebab cacat oleh manusia, lingkungan, mesin, metode dan material.   Abstract PT. Sango Ceramics Indonesia produce ceramics type tableware (such a glass, bowl, mug, plate and others) using four different types of molding machines namely dustpress machine, roller, high casting presurre (HPC) and machine casting. PT. Sango Ceramics Indonesia suffered a decline in the quality of the product is shown by an decrease in yield number . on all a kind of machine . Dustpress machine decreased yield of 12,98 % , casting  machine of 0.7 % , HPC  machine of 12,39 % , and roller machine of 11,13 % .Reduction in the value of yield shown increase of a defective product resulted in the process of rework rise so that led to increase in the production cost . This research aims to identify the most amount of defective product based on engines and defective product types to get an alternative solution to reduce the number of defect ceramic. This research use method Statistical Process Control (SPC) with tools that use the pareto diagrams, fishbone diagrams, control chart and proposal of improvement 5W+1H. The highest number of defects occurred in the product is produced by machine dust press. Most defect prodct is a type of defect tobi (pinhole on the surface of the glaze penetrate into the body) with a percentage of 82,19%. The proposed improvements are given based on the analysis of the cause use cause and effect diagram by 5W+1H. There are six repair proposal for a cause deformed by humans , environment , machine , methods and material.
PENENTUAN LOKASI GUDANG BENCANA LOGISTIK DI KABUPATEN SLEMAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP), CLUSTER ANALYSI, DAN FUZZY TOPSIS Siahaan, Yessyca Efirani; Sari, Diana Puspita; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.841 KB)

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan penentuan lokasi gudang logistik dengan menggunakan model multi criteria decision making (MCDM). Objek yang dipakai pada penelitian ini adalah bencana gunung berapi yang terjadi di Sleman. Pada saat bencana terjadi tahun 2010 penanggulangan bencana yang dilakukan masih bersifat responsif dan belum preventif serta penentuan lokasi gudang logistik yang masih berdasarkan jarak terdekat dengan akses jalan raya dan belum mempertimbangkan kriteria lainnya. Sehingga pengiriman logistik terhadap korban tidak optimal. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah dengan AHP dan fuzzy TOPSIS dimana  AHP digunakan untuk pemilihan kriteria dan subkriteria penentuan gudang logistik bencana dan fuzzy TOPSIS untuk mengevaluasi alternatif terbaik dari lokasi potensialnya berdasarkan kriteria dan subkriterianya. Pada penelitian ini juga digunakan metode cluster analysis untuk menentukan lokasi gudang darurat bencana potensial disetiap wilayah operasi berdasarkan jarak dan jumlah pengungsi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 kriteria dan 17 subkriteria yang menjadi pertimbangan dalam penentuan lokasi gudang. Kriteria yang memiliki bobot tertinggi adalah kriteria waktu delivery dan subkriteria yang memiliki bobot tertinggi adalah waktu delivery ke daerah pengungsian. Selanjutnya dengan berdasarkan pada bobot dari kriteria dan sub kriteria tersebut dan pendekatan cluster analysis, diperoleh 4 lokasi potensial dengan urutan prioritas lokasi gudang darurat bencana Sukoharjo, Sidokerto, Tamanmartani dan Wedomartani. Abstract [Determination Of Locistic Warehouse Location In District Sleman Using Analytical Hierarchy Process (Ahp), Cluster Analysis And Fuzzy Topsis] In this research, determination of logistic warehouse location using multi criteria decision making model (MCDM). The object used in this study is the volcanic disaster that occurred in Sleman. At the time of the disaster occurred in 2010 disaster management is still responsive and not preventive and determination of logistics warehouse location that is still based on the closest distance to the access road and has not considered other criteria. So that the logistics delivery to the victim is not optimal. In this research, the method used is AHP and TOPSIS fuzzy where AHP is used for selection of criteria and subcriteria for determining the logistics of disaster and fuzzy TOPSIS to evaluate the best alternative of potential location based on criteria and subcriteria. In this study also used cluster analysis method to determine the potential emergency warehouse location in each operation area based on distance and number of refugees. The results showed that there are 7 criteria and 17 subcriteria that are considered in determining the location of the warehouse. The criteria that have the highest weight is the delivery time criteria and the subcriteria that has the highest weight is the delivery time to the evacuation area. Furthermore, based on the weight of the criteria and sub criteria and the cluster analysis approach, there are 4 potential locations with the priority sequence of emergency warehouse location of Sukoharjo, Sidokerto, Tamanmartani and Wedomartani disasters.
PENGUKURAN LAJU KOROSI PADUAN ALUMINIUM ZAP S-3 AL MENGGUNAKAN MEDIA AIR LAUT DENGAN METODE ASTM G31-72 PUSPITA SARI, DIANA
Jurnal Teknik Mesin Vol 4, No 01 (2015): JTM : Volume 04 Nomor 01 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penggunaan logam dalam perkembangan teknologi dan industri sebagai material penunjang sangat besar peranannya, selain itu logam juga banyak digunakan sebagai kontruksi alat transportasi, contohnya kapal laut. Namun logam juga memiliki permasalahan dalam penggunaaannya yang disebut korosi. Korosi merupakan kerusakan material yang disebabkan oleh pengaruh lingkungannya. Pelat lambung kapal adalah bagian kontruksi pertama kali terkena korosi air laut. Untuk menghindari kerugian yang lebih besar akibat korosi air laut maka diperlukan suatu perlindungan korosi pada pelat lambung kapal. Salah satu cara yang digunakan yaitu menggunakan Metode Proteksi Katodik dengan sistem anoda korban. Jenis anoda korban yang digunakan dalam penelitian ini adalah paduan Alumunium. Jenis Penelitian yang digunakan adalah diskripsi dan eksperimen yakni mengadakan perlakuan atau tindakan pengamatan suatu variabel dengan sengaja dan cara sistematis terhadap perubahan objek penelitian. Obyek yang digunakan dalam penelitian adalah Paduan Aluminium ZAP S-3 AL, dengan variabel bebas menggunakan variasi temperatur 300C dan 600C serta variasi waktu 2 dan 7 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar laju korosi pada paduan Alumunium yang digunakan sebagai anoda korban pada pelat lambung kapal. Penelitian ini mengunakan metode kehilangan berat (weight loss) sesuai dengan standar ASTM G31-72. Setelah diketahui besar kehilangan berat kemudikan dihitung besar laju korosi yang terjadi, kemudian dilakukan uji SEM untuk mengetahui analisis material yang terkorosi dengan perbesaran struktur. Uji laju korosi paduan aluminium ZAP S-3 AL dilakukan pada sampel A1, dan A2 dengan variasi suhu 300C  dengan lama waktu perendaman selama 2 hari menghasilkan nilai laju korosi 73,9708 mpy dan 76,7641 mpy, sedangkan pada sampel A3 dan A4 menggunakan variasi suhu 600C dengan waktu perendaman yang sama menghasilkan nilai laju korosi 153,7433 mpy dan 141,3756 mpy. Kemudian uji laju korosi paduan aluminium ZAP S-3 AL yang dilakukan pada sampel B1, dan B2 dengan variasi suhu 300C  dengan lama waktu perendaman selama 7 hari menghasilkan nilai laju korosi 39,1106 mpy dan 42,1467 mpy, sedangkan pada sampel B3 dan B4 menggunakan variasi suhu 600C dengan waktu  perendaman yang sama menghasilkan nilai laju korosi 71,5638 mpy dan 78,9518 mpy. Kata kunci: Laju Korosi, Paduan Aluminium ZAP S-3 AL, Anoda Korban, Pelat Lambung Kapal.
PENERAPAN SIMULASI DAN RELIABILITAS PADA MODEL VEHICLE ROUTING PROBLEM (VRP) DENGAN PERMINTAAN PROBABILISTIK Arvianto, Ary; Nartadhi, Rizal Luthfi; Sari, Diana Puspita; Budiawan, Wiwik
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 1 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.969 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i1.1583

Abstract

Vehicle Routing Problem (VRP) memiliki aplikasi yang penting di bidang manajemen distribusi, sehingga  menjadi  salah  satu  contoh  masalah  yang  banyak  dipelajari  dalam  literatur  optimasi kombinatorial dan diakui sebagai salah satu pengalaman tersukses dalam riset operasi. Dalam penelitian ini dilakukan simulasi dari penelitian [1] dengan memperhatikan varian VRP homogeneous fleet  size and mix vehicle routing, multiple trips, multiple product and compartements, split delivery, dan multiple time windows dan permintaan tidak pasti (Probabilistic Demand). Hasil yang didapatkan bahwa model yang dibuat telah mampu merepresentasikan penelitian sebelumnya [1] dengan verifikasi hasil   yang sama. Permintaan tidak pasti   ditunjukkan dengan melakukan pengurangan kapasitas sebesar 5%   dan 10% dengan hasil bahwa  dengan mengurangi  kapasitas sebesar 5% terjadi permintaan pelanggan yang tidak tercukupi di beberapa pos, sedangkan pada 10% semua   permintaan dapat tercukupi. Namun dari segi biaya pada nilai 10% memiliki biaya yang lebih tinggi daripada 5%   hal ini dikarenakan rute   yang dihasilkan lebih banyak sehingga mengakibatkan penggunaan kapal lebih banyak dilakukan.
Co-Authors Abdrizal Oktafianto Achmad Farizal Imanudin Adi Luhung Pekerti, Adi Luhung Afdi, Zihramna Agnes Kusumawati Ahmad Muzakki Ahmad Rusdiansyah Alkaisi, Fariez Andre Audi Havid Andry Harmawan Andry Harmawan Andy Tri Hermawan Andy Williams Maruhum T Aprilia Dian Tresnaningrum Arfan Backhtiar Arfan Bakhtiar Ariani Putri Winanda, Ariani Putri Arien Dewi Rakhmawati Aries Susanty Arif Martanto Ary Arvianto Atika Novilia Utami Ayu Febrina A Ayu Mei Wulandari Aziz Nurrochman Bambang Purwanggono Belinda Fitria Nugraheni Bibit Setyo Pambudi Cahya Farradita Sulistya Darminto Pujotomo Debora Agustina Desmond Ryan Khrisnanda Dian Tri Kusuma Ningrum Dwi Aprianto Nugroho Dyah Ika Rinawati Dyah Ika Rinawati Dyah Lintang Dyah R. Rasyida Erika Rosmawati Hutabarat Erwin Pujiyatmoko Eva Octaria Siregar Evelyn Evelyn Fahrudin Fahrudin Faisal Adi Nugroho Faisal Adi Nugroho, Faisal Adi Fatrin Muljadi Fatrin Muljadi Felix Pandan Nugrahanto W Firdaus, Rafli Faisal Fitri, Anggun Okta Friska Finalia Sitohang Fuzie Priatamphatie, Fuzie Gifari, Akbar Romadhona Gisha Navitasari Grace Olivia Hanifah Fitri Izzati Hapsari, Chaterine Alvina Prima Hariz Setyawan Hendy Tantono Heny Puspasri Herry Suliantoro Heru Prastawa Hery Suliantoro Ikhada Fatati Irawan, Dhindi Oxiana Irene Eka Putri Khalwa Nur Faiqoh Kharisma Ningrum Klara F. Marpaung L.Tobing, Yineka Oktaviyanti Lakshita Pritandari M. Mujiya Ulkhaq Marudut Mujur Masruroh, Anisa Zakiyatul Maximilian T. Tutuarima Mayang Delima Mega Inayati Rif’ah Mellysa Mellysa Mochammad Agung Wibowo Muhamad Firman Prayogi Muhammad Baihaqi Muhammad Fauzan Marantama Raharjo Muhammad Iqbal Fasa Muhammad Rezza Kurniawan Muhammad Taufik Aditya Mukhammad Faizal Ridho, Mukhammad Faizal Muthiah Hanifah Naniek U. Handayani Naniek Utami Handayani Nartadhi, Rizal Luthfi Nartadhi, Rizal Luthfi Naufal, Teuku Reyhan Naurah Witriannisa Nia Budi Puspitasari Novie Susanto Paramestha, Dominico Laksma Pradhana, Claudha Alba Pratiwi, Icha Putri Puji Handayani Kasih Purnawan Adi Wicaksono Putra Pratama, Fernadiksa Rasta Radhit Pamungkas Oetomo Raditya Rahman Rahma, Atheea Annisa Rahmad Agustian Tambunan Rani Rumita Ranjani, Elvri Ratih Hapsari Mawantika Renaldi, Stellya V. Ria Dwi Lisyanti Riandika Windiasari Rifda Ilahy Rosihan Rifqi, Abid Masluhir Rohim, Ainun Nur Roosita Maryani Roosita Maryani, Roosita Sari Aji Dwijayanti Sari Veronica Jantitya Satria, Yoga Septiana Puji Lestari Seto Ari Kusumo Siahaan, Yessyca Efirani Siti Umiyatun Sri Hartini Sri Hartini Sri Hartini Hartini Sriyanto Sriyanto Sulistya, Cahya Farradita Susatyo Nugroho W.P Susatyo Nugroho W.P. Susatyo Nugroho W.P. Susatyo Nugroho WP Tjioe Calvin Tri Setyo Wicaksono Tri Setyo Wicaksono Wandhansari Sekar Jatiningrum Widharto, Yusuf Widharto, Yusuf Winda Rahmawati Wiwik Budiawan Wiwik Budiawan Yudhistira Ardana, Yudhistira Yusuf Widharto Zahra, Lutfia