Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN RESTORAN CEPAT SAJI MENGGUNAKAN METODE REVISED IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS Aziz Nurrochman; Diana Puspita Sari
Industrial Engineering Online Journal Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan masyarakat yang ingin mendapatkan sesuatu yang cepat dan praktis mendorong terjadinya inovasi dalam perkembangan bisnis restoran. Saat ini restoran makanan yang banyak diminati oleh masyarakat adalah restoran makanan cepat saji. Banyak  perusahaan dari restoran cepat saji yang bersaing dengan sangat ketat untuk dapat menguasai pasar ini. Hal yang menjadi prioritas untuk mendapatkan pelanggan adalah dengan melakukan peningkatan kualitas baik produk, jasa, maupun fasilitas yang bisa menarik pelanggan sebanyak-banyaknya. Pelanggan dalam menentukan kualitas layanan tidak hanya berdasarkan pada hasil dari suatu layanan tersebut tetapi juga memperhatikan proses pemberian layanan tersebut. Kualitas produk dan layanan yang baik akan menciptakan kepuasan bagi pelanggan. Saat ini di Kota Semarang Terdapat berbagai macam restoran cepat saji salah satunya adalah  McDonald, Dari studi pendahuluan yang telah dilakukan  menunjukkan bahwa tingkat ketidakpuasan pelanggan McDonald di Kota Semarang cukup tinggi.  Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan metode Revised Importance Performance Analysis diketahui bahwa Mcdonald memiliki performance sedikit dibawah performance competitor nya dan terdapat 7 atribut yang memerlukan perbaikan dengan prioritas utama. Melalui penelitian ini telah diperoleh usulan perbaikan berupa CHAMPIONS Management System.Abstract The needs of people who want to get something quick and practically encourages the occurrence of innovation in the development of the restaurant business. Currently restaurant food much loved by the society is fast-food restaurants. Many of the fast-food restaurant company that competes with very tight to be able to dominate this market. The  priority  to gain customers is to make improvements to the quality of the products, services, and facilities that could attract customers as much as possible. The customer in determining the quality of service is not only based on the outcome of these services but also pay attention to the process of giving the service. Product quality and good service will create satisfaction for the customers. Currently in the city of Semarang there are various kinds of fast food restaurants Mcdonald’s is one of them. From a preliminary study that has been done shows that the level of dissatisfaction of McDonald's customers in Semarang city is high enough. Based on calculations by using the method of Revised Importance Performance Analysis have known that mcdonald ' s performance less of competitor performance and  there are seven attribute that requires repairs with top priority. This research has been obtained through the proposed improvements that would be applied CHAMPIONS Management System.
ANALISIS PENYEBAB KETIDAKSESUAIAN PRODUK ADIPRIMA PADA PT. ADPS MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS Yunita Nugrahaini Safrudin; Diana Puspita Sari
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.948 KB)

Abstract

PT. ADPS adalah salah satu produsen kertas dengan produksi utamanya berupa Newsprint Paper  dan  Writing and Printing Paper  yang merupakan anak perusahaan dari Jawa Pos Group, dimana 60% hasil produksi merupakan kebutuhan grup, sehingga hal tersebut menjadi capaian minimal produksi per harinya. Oleh karena itu, untuk menyediakan nilai-nilai yang terbaik bagi konsumennya PT. ADPS terus meningkatkan produksi dan kulitas produk serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumennya. Berdasarkan data yang diperoleh dari Departemen QC diketahui bahwa sering terjadi beberapa jenis ketidaksesuaian pada produk kertas Adiprima 58/48.8 Yellowish. Salah satu metode yang digunakan PT. ADPS untuk pengendalian kualitas adalah Statistical Process Control. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penyebab  ketidaksesuaian  dominan pada produk Adiprima 58/48.8 Yellowish serta  menemukan solusinya.  Pengambilan data berupa data variabel  ketidaksesuaian  produk Adiprima 58/48.8 Yellowish mulai dari bulan Oktober 2013 sampai Januari 2014. Berdasarkan pengolahan data menggunakan  Seven Tools, penyebab ketidaksesuaian  produk yang paling dominan adalah warna tidak standar yang dipengaruhi oleh faktor manusia, material, mesin, dan metode yang digunakan. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan pada proses yang melibatkan faktor-faktor tersebut.   Abstract PT. ADPS are one of the manufacturers which paper as main production Newsprint Paper and Writing and Printing Paper is a subsidiary of Jawa Pos Group, where 60% of production is the needs of the group, so that it becomes the minimum production per day. Therefore, to provide the best value for consumers PT. ADPS always increases their production and the quality of their products and provide the best service to customers. Based on the data from Quality Control Department noted that often occur some kind of nonconformities of Adiprima 58/48.8 Yellowish product. One method used by PT. ADPS for quality control is Statistical Process Control. The purpose of this study was to analyze the causes of dominant nonconformities in products Adiprima 58 / 48.8 Yellowish and solve the solution. Retrieval of data come from variable data of nonconformities Adiprima 58 / 48.8 Yellowish products which ranging from October 2013 to January 2014. Based on the data processing using the Seven Tools, the most cause of dominant nonconformities is color which not according to the standard that influenced by human factors, materials, machines, and methods used. Therefore, there should be improvements in processes involving these factors. 
ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP FASILITAS DAN LAYANAN KARYAWAN DI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS DIPONEGORO DENGAN ZONE OF TOLERANCE DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Andre Audi Havid; Diana Puspita Sari; Susatyo Nugroho W.P.
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.968 KB)

Abstract

Teknik Industri Universitas Diponegoro merupakan salah satu program studi terkemuka di Semarang. Sebagai salah satu penyedia jasa layanan pendidikan, Teknik Industri Universitas Diponegoro dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas layanan jasa secara terus menerus agar dapat mempertahankan peringkat akreditasi A yang dimilikinya dengan melibatkan mahasiswa sebagai pengguna jasa. Namun, pada kenyataannya, terdapat banyak mahasiswa yang tidak puas terkait fasilitas dan layanan karyawan di Teknik Industri Universitas Diponegoro dengan persentase sebesar 58%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat toleransi masing-masing atribut layanan, menentukan atribut-atribut pelayanan yang bermasalah,  dan memberikan usulan perbaikan terhadap atribut-atribut pelayanan yang bermasalah tersebut. Metode yang digunakan adalah Zone of Tolerance dan Quality Function Deployment. Teknik pengambilan data penelitian dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 227 sampel ke mahasiswa dari angkatan 2009-2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut pelayanan “kelengkapan sarana dan prasarana dalam media informasi(internet)” menunjukkan zona toleransi terluas dan atribut “kondisi tempat duduk nyaman” merupakan zona toleransi tersempit. Setelah itu  terdapat 12 atribut pelayanan yang bermasalah dalam penelitian ini dengan atribut “karyawan TI Undip memberikan pelayanan dengan sabar kepada Anda” sebagai atribut yang paling bermasalah. Dan yang terakhir, dengan hasil QFD, ditunjukkan bahwa prioritas respon teknis yang diberikan yaitu memberikan pelatihan kinerja karyawan.  ABSTRACT Industrial Engineering Diponegoro University is one of the leading courses in Semarang. As a provider of education services, Industrial Engineering Diponegoro University are required to always improve the quality of services continuously to maintain accreditation ranked A by involving students as users of services. However, in reality, there are many students who are not satisfied with associated facilities and services employees with a percentage of 58%. This study aims to determine the level of tolerance of each service attribute, specifying the attributes of service is problematic and in need of repair, as well as proposing improvements to the attributes of service is problematic. The method used is Zone of Tolerance and  Quality Function Deployment. Questionnaires have been distributed  to a sample of 227 students from students of 2009 to 2014. The results showed that “completeness media  of internet is the widest zone of tolerance and “condition comfortable seating area” is the narrowest zone of tolerance. After, there are 12 service attributes that are problematic with attribute”Employees provide patient service to you” as an attribute of the most problematic.The last, the results of QFD, indicated that the technical response given priority is training employees' performance.
PENYUSUNAN DOKUMENTASI MUTU BERDASARKAN STANDAR ISO 9001 : 2008 (Studi Kasus di CV Valasindo Sentra Usaha) Sari Aji Dwijayanti; Diana Puspitasari; Dyah Ika Rinawatio
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standarisasi sistem manajemen mutu telah menjadi isu utama dalam menghadapi tantangan global. Salah satu sistem manajemen mutu yang sekarang sedang berkembang di pasar internasional adalah ISO 9001:2008. CV Valasindo Sentra Usaha merupakan perusahaan yang bergerak dibidang furniture kayu yang memproduksi garden furniture dan indoor furniture dengan bahan 100% kayu jati yang memasarkan produknya dalam pasar export. Saat ini CV Valasindo Sentra Usaha dituntut pelanggannya untuk menerapkan dan melakukan sertifikasi ISO 9001:2008. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dokumentasi mutu berupa manual mutu dan prosedur mutu yang diperlukan di bagian produksi, mengidentifikasi proses bisnis perusahaan, dan memberikan usulan perbaikan dalam rangka pengembangan sistem manajemen mutu CV Valasindo Sentra Usaha. Dokumentasi mutu disusun melalui hasil pengamatan dan wawancara dengan pihak-pihak terkait di CV Valasindo Sentra Usaha. Selain itu tahapan yang dilakukan dengan mengidentifikasi proses bisnis perusahaan dan melakukan pemetaan awal untuk mengetahui kesenjangan antara kondisi perusahaan dengan standar ISO 9001:2008. Hasil akhir penelitian ini berupa perancangan 1(satu)  manual mutu dan 14 (empat belas) prosedur mutu pada bagian produksi. Prosedur  mutu yang dibuat telah diverifikasi dengan pihak manajemen CV Valasindo Sentra Usaha. Untuk mengembangkan sistem manajemen mutu sesuai ISO 9001:2008 usulan bagi CV Valasindo Sentra Usaha berupa pembuatan instruksi kerja untuk tiap proses produksi, inspeksi dan penggunaan mesin, sebagai panduan dalam melakukan proses produksi, inspeksi, dan penggunaan mesin, selain itu bertujuan untuk menekan tingkat kecelakaan kerja.    Standardization of quality management system has become a major issue in the face of global challenges. One of the quality management system which is now being developed in the international market is ISO 9001:2008. CV Valasindo Sentra Usaha is a company engaged in the manufacture of wooden furniture garden furniture and indoor furniture with 100% teak wood market their products in export markets. Current CV Valasindo Sentra Usaha customers are required to implement and conduct the certification ISO 9001:2008. This study aims to develop quality documentation of quality manuals and quality procedures are required in the production, identifying the company's business processes, and provide improvement suggestions in order to develop a quality management system CV Valasindo Sentra Usaha. Quality documentation compiled through observations and interviews with relevant parties on the CV Valasindo Sentra Usaha. In addition stages performed by identifying the company's business processes and perform the initial mapping to determine the gap between the condition of the company with ISO 9001:2008. The final results of this study design in the form of a quality manual and 14 (fourteen) quality procedures in section  production. Quality procedures are made has been verified by the management of CV Valasindo Sentra Usaha. To develop a quality management system according ISO 9001:2008 proposal for CV Valasindo Sentra Usaha of manufacturing work instructions for each production process, inspection and use of machinery, as a guide in conducting the process of production, inspection, and use of the machine, but it aims to reduce the accident rate of work.
PENENTUAN POLA DISTRIBUSI OPTIMAL MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX UNTUK MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS PEMESANAN (STUDI KASUS DI PT. INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR TBK NOODLE DIVISION SEMARANG) Evelyn Evelyn; Aries Susanty; Diana Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.611 KB)

Abstract

PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Division Semarang melakukan pendistribusian dengan menggunakan pola jaringan langsung, sehingga menimbulkan batasan dalam jumlah pemesanan yang disesuaikan dengan kapasitas kendaraan yakni sebanyak 750 dus mie instan. Batasan tersebut mengakibatkan permasalahan berupa kekakuan dalam fleksibilitas pemesanan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kemudian dilakukan kajian dengan tujuan untuk mendapatkan pola distribusi optimal untuk meningkatkan fleksibilitas pemesanan dengan melakukan pengiriman ke beberapa tempat sekaligus. Metode yang digunakan dalam menentukan pola distribusi optimal adalah metode Saving Matriks. Kajian ini terbatas pada pendistribusian 7 varian rasa Indomie untuk stock point-stock point pada daerah Kota Semarang dengan kriteria split delivery, periodic demand, time windows, dan capacited Vehicle Routing Problem. Terdapat beberapa variabel dalam kajian ini yakni waktu muat tiap varian rasa, jarak tiap node, kecepatan, waktu bongkar tiap dus, jumlah permintaan per varian rasa tiap stock point, biaya sewa dan harga solar. Hasil dari penelitian ini berupa pola distribusi baru dengan 4 distribusi, yakni pada Distribusi I dilakukan pengiriman Jenis A rute perjalanan 2 (8-6-7-1), Jenis B rute perjalanan 2 (9-8-1-7), Jenis C rute perjalanan 3 (4). Distribusi II adalah pengiriman Jenis C dengan rute perjalanan 1 dan 2 (3-2-9-1]-8-6-7-1-4) ditambah dengan pemuatan Jenis A. Distribusi III adalah pengiriman Jenis A rute perjalanan 1 (3-2-9-1) dan Jenis B rute perjalanan 3 (6-7-5-4) ditambah dengan pemuatan Jenis B dan C. Selanjutnya Distribusi IV mengirimkan Jenis B rute perjalanan 4 (4-5), Jenis A rute perjalanan 3 (4-5-1), Jenis B rute perjalanan 1 (3-2-5). Penghematan setelah aplikasi pola distribusi baru sebesar Rp 2.096.750,00 untuk 1 kali pemenuhan demand. ABSTRACT            PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Division Semarang distribute their product with direct delivery network, so make a limit about number of order that same with vehicle capacity as 750 dus noodle. That limit cause a problem that is a rigid flexsibility order. mengakibatkan permasalahan berupa kekakuan dalam fleksibilitas pemesanan. Based of that problem, it done analysis with purpose to get an optimal distribution design, to increase order fleksibility with does shipping to some place in one route. The method that used to determine optimal distribution design is Saving Matrixs method. This analysis limit on distribute 7 variant taste of Indomie to stocks point on Semarang City with split delivery, periodic demand, time windows, dan capacited Vehicle Routing Problem (VRP) criteria. There are some variable on this analysis like shipping time for each variant, distance, velocity, receive time, demand, rent cost and gasoline price. This experiment result are like new distribution desain with 4 distributions as Distribusi I : 8-6-7-1 (Type A), 9-8-7-1 (Type B) and 3 Type C, Distribusi II : 3-2-9-1]-8-6-7-1-4 (Type C), Distribusi III : 3-2-9-1 (Type A),and  6-7-5-4 (Jenis B), Distribusi IV: 4-5 (Jenis B), 4-5-1 (Jenis A), 3-2-5 (Jenis B). Benefit that got after applicated the new distribution design is 2.096.750 rupiah’s for one times closed order. 
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING PADA INDUSTRI PROSES DENGAN FOKUS PADA PENGOLAHAN TEPUNG IKAN Andy Tri Hermawan; Diana Puspita sari
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.963 KB)

Abstract

Opportunities of local fishmeal raw material derived from fish waste is enormous. Besides will not reduce the quality of fish meal, fish waste utilization will reduce the impact of fish waste which is currently not managed properly. In CV Pendawa Kencana Multi Farm, low production of fish meal is caused there are a variety of waste in the production of fish meal. In an effort to increase productivity, activities that could increase the value-added  of products (goods and / services) and eliminating waste is need to know. The appropriate method to analyze the activities efficiency and waste and also optimize productivity of fishmeal processing is Lean Manufacturing.Lean Manufacturing approach is done by analyzing the waste with value stream mapping, determine the wastes and cause of wastes that have the greatest influence on the productivity of the fishbone diagram and suggest proposals to overcome such wastes.Results from this study show that the fishmeal processing efficiency of 11.63%. From these results was found waste in the form of waiting waste, excessive inventory waste, inappropriate process waste and defect waste. The proposed recommendations to reduce waste is by applying 5S, production level, and developing of standardized work. ABSTRAKPeluang penggunaan bahan baku tepung ikan lokal yang berasal dari limbah ikan sangat besar. Disamping tidak akan mengurangi kualitas dari tepung ikan, penggunaan limbah ikan akan mengurangi dampak dari limbah ikan yang saat ini belum dikelola dengan baik. Di CV Pendawa Kencana Multy Farm, rendahnya produksi tepung ikan sebagian disebabkan karena masih terdapat berbagai waste dalam produksi tepung ikan. Dalam usaha peningkatan produktivitas, perlu diketahui kegiatan yang dapat meningkatkan nilai tambah (value added) produk (barang dan /jasa) dan menghilangkan waste. Metode yang sesuai untuk menganalisis efisiensi aktivitas dan waste serta mengoptimalkan produktivitas pengolahan tepung ikan adalah Lean Manufacturing.Pendekatan Lean Manufacturing dilakukan dengan menganalisis waste dengan value stream mapping, menentukan waste dan penyebabnya yang mempunyai pengaruh terbesar terhadap produktivitas dengan fishbone diagram dan merancang usulan untuk mengatasi waste tersebut.Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa efisiensi pengolahan tepung ikan sebesar 11,63%. Dari hasil tersebut ditemukan waste berupa waiting waste, excessive inventory waste, inappropriate process waste, dan defect waste. Rekomendasi yang diusulkan untuk mereduksi waste adalah dengan penerapan 5S, penerapan production level, dan pembuatan standardized work.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS NASABAH STUDI KASUS DI BANK JATENG CABANG KOORDINATOR SEMARANG Gisha Navitasari; Hery Suliantoro; Diana Puspita sari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan loyalitas nasabah merupakan dasar bagi bank untuk bertahan dan menghadapi persaingan di industri perbankan yang semakin kompetitif. Obyek dalam penelitian ini adalah Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang. Jumlah nasabah tabungan khususnya Tabungan Bima mengalami penurunan selama bulan Desember 2010-April 2011. Selain itu, juga terjadi kasus penutupan rekening tabungan karena alasan nasabah berpindah ke bank pesaing dengan persentase sebesar 22,5% dari total kasus penutupan rekening yang terjadi pada periode Desember 2010 – April 2011. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat masalah loyalitas nasabah yang perlu mendapatkan perhatian dari pihak Bank Jateng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas nasabah dan hubungan antar faktor-faktor tersebut dengan loyalitas nasabah. Setiap variabel diukur dengan skala Likert 5 poin yaitu kualitas layanan (21 indikator), nilai nasabah (13 indikator), kepercayaan (7 indikator), citra (5 indikator), komitmen (5 indikator), dan kepuasan nasabah (6 indikator).  Penyebaran kuesioner menggunakan metode purposive sampling dengan membagikan kuesioner kepada nasabah tabungan Bima Bank Jateng yang masih aktif dalam jangka waktu minimal 1 tahun. Sebanyak 215 kuesioner telah disebar dan terdapat 200 kuesioner yang diisi sah oleh responden. Analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan software Amos 18.0. Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, nilai nasabah berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, kepuasan nasabah berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah, komitmen berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah, citra berpengaruh positif terhadap komitmen, dan kepercayaan berpengaruh positif terhadap komitmen   Customer loyalty is the basis for banks to survive and face the competition in banking industry. Object of this research is Bank Jateng Semarang coordinator branch. Number of customer savings, especially customer of Bima savings declined during the month of December 2010-April 2011. Moreover, there were also cases of closing savings account by reason customers switch to a competitor with a percentage 22.5% of total cases of closing savings account that occurred in the period December 2010 - April 2011. This indicates that there is a customer loyalty issues that need to get the attention from Bank Jateng. This research aims to determine the factors that affect customer loyalty and relationships between these factors with customer loyalty. Each variable is measured using 5 point Likert-scale: perceived service quality (21 indicators), perceived value (13 indicators), trust (7 indicators), image (5 indicators), commitment (5 indicators) and customer satisfaction (6 indicators). Distribution of the questionnaire using purposive sampling method by distributing questionnaires to customers  of Bima Bank Jateng Semarang coordinator branch who are still active within a period of at least 1 year. 215 questionnaires were distributed and there were 200 valid questionnaires completed by respondents. The data were analyzed using Structural equation modeling (SEM) method using AMOS 18.0 software. The results of this study indicate that perceived service quality is related positively with customer satisfaction, perceived value is related positively with customer satisfaction, customer satisfaction is related positively with customer loyalty, commitment is related positively with customer loyalty, image is related positively with commitment, and trust  is related positively with commitment.
HYWALL CONTROLING SYSTEM” PENGAPLIKASIAN HYDROGELL KE DINDING PARTISI DENGAN TEKNOLOGI REMOTE CONTROL UNTUK MENGURANGI PENGGUNAAN AIR CONDITIONER PADA RUANGAN KANTOR Diana Puspita Sari
Jurnal Proyek Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): September
Publisher : Civil Infrastructure Engineering and Architectural Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/potensi.2020.9228

Abstract

Geographically, Indonesia is a tropical country that has an average temperature characteristic of 35 ° C. Climatic conditions often make people feel uneasy because the hot air is felt even inside room so the use of air conditioner is very influential in creating a sense of comfort in the room, especially for work activities. However, the use of air conditioners is considered less friendly to the environment, because freon gas released into the air make thin the layers of earth's atmosphere. In addition to being less friendly to the environment, air conditioners are also less affordable for the community, even in offices with ample space, only one piece is installed which makes it less pronounced. The concept of Hywall Controling System is a technological concept is applied to partition walls with the main ingredient is Hydrogell. Hydrophilic gels or hydrogels are artificial polymers that have a degree of flexibility that is very similar to natural tissue and can absorb and release water 100-200 times its size and contain 90% water content. The hydrogell will be combined with the partition wall in the office room with running water using remote control technology so that the hydrogell will release water vapor which suppresses the condition of the hot air in the room and reduces the use of air conditioner.
Peningkatan Efisiensi Produksi dan Omzet Penjualan UMKM Batik Melalui Pemanfaatan Sistem Informasi E-Commerce UMKM Batik Marenggo Natural Dyes Naniek Utami Handayani; Diana Puspita Sari; Yusuf Widharto; Muhammad Fauzan Marantama Raharjo
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan UMKM Batik Marenggo Natural Dyes. Lokasi mitra berada di Dusun Karongan Rt/Rw 06/12 Desa Jogotirto Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. UMKM Marenggo Natural Dyes Batik adalah sebuah UMKM yang memproduksi kain batik dan kain tritik. Kain batik yang diproduksi oleh UMKM Batik Marenggo Natural Dyes Batik menggunakan pewarna alam. Dengan harga jual dan nilai seni yang tinggi yang terdapat pada kain batik membuat produk dari UMKM Marenggo ini diminati oleh segmen menengah ke atas dan mancanegara. Dengan pemasaran yang hanya dilakukan lewat pameran-pameran saja membuat produk dari UMKM Marenggo ini kurang terekspos. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem informasi manajemen pemasaran yang dapat menangani masalah-masalah tersebut, pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini system yang dipilih berbasis E-Commerce. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini selain memberikan pendampingan tentang penggunaan E-Commerce bagi UMKM juga tidak lupa melaksanakan perancangan E-Commerce yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. Hasilnya sekarang UMKM Batik Marenggo Dyes telah memiliki sistem E-Commerce dengan memanfaatkan website yang telah dipunyai sebelumnya.
Pengukuran Tingkat Eko-efisiensi Menggunakan Life Cycle Assessment untuk Menciptakan Sustainable Production di Usaha Kecil Menengah Batik Diana Puspita Sari; Sri Hartini; Dyah Ika Rinawati; Tri Setyo Wicaksono
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 14 No. 2 (2012): DECEMBER 2012
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.209 KB) | DOI: 10.9744/jti.14.2.137-144

Abstract

Pekalongan is one of the batik cities in Central Java, many batik SMEs thrive in Pekalongan. Batik SMEs indicated a cause of environmental pollution that occurred in the city of Pekalongan. Pollution caused by the use of chemicals in the dyeing process. This study aims to measure the eco-costs and eco-efficiency rate of batik products, as well as looking for suggestions on improving eco-efficiency. Eco-efficiency rate is measured by using LCA (Life Cycle Assess-ment) doped with SimaPro software. This method is used to evaluate the environmental impacts arising from the use of the constituent materials. The results of the data processing show that the value of eco-costs for chemical dye batik is Rp 188,028.32, with eco-efficiency rate is 68.74%. Batik industries are not sustainable and affordable. Economizing of the resourcing and applying cleaner production can be accomplished to enhance the eco-efficiency rate. Cleaner production can be achieved using natural dyes and implement End of Life strategies.
Co-Authors Abdrizal Oktafianto Achmad Farizal Imanudin Adi Luhung Pekerti, Adi Luhung Afdi, Zihramna Agnes Kusumawati Ahmad Muzakki Ahmad Rusdiansyah Alkaisi, Fariez Andre Audi Havid Andry Harmawan Andry Harmawan Andy Tri Hermawan Andy Williams Maruhum T Aprilia Dian Tresnaningrum Arfan Backhtiar Arfan Bakhtiar Ariani Putri Winanda, Ariani Putri Arien Dewi Rakhmawati Aries Susanty Arif Martanto Ary Arvianto Atika Novilia Utami Ayu Febrina A Ayu Mei Wulandari Aziz Nurrochman Bambang Purwanggono Belinda Fitria Nugraheni Bibit Setyo Pambudi Cahya Farradita Sulistya Darminto Pujotomo Debora Agustina Desmond Ryan Khrisnanda Dian Tri Kusuma Ningrum Dwi Aprianto Nugroho Dyah Ika Rinawati Dyah Ika Rinawati Dyah Lintang Dyah R. Rasyida Erika Rosmawati Hutabarat Erwin Pujiyatmoko Eva Octaria Siregar Evelyn Evelyn Fahrudin Fahrudin Faisal Adi Nugroho Faisal Adi Nugroho, Faisal Adi Fatrin Muljadi Fatrin Muljadi Felix Pandan Nugrahanto W Firdaus, Rafli Faisal Fitri, Anggun Okta Friska Finalia Sitohang Fuzie Priatamphatie, Fuzie Gifari, Akbar Romadhona Gisha Navitasari Grace Olivia Hanifah Fitri Izzati Hapsari, Chaterine Alvina Prima Hariz Setyawan Hendy Tantono Heny Puspasri Herry Suliantoro Heru Prastawa Hery Suliantoro Ikhada Fatati Irawan, Dhindi Oxiana Irene Eka Putri Khalwa Nur Faiqoh Kharisma Ningrum Klara F. Marpaung L.Tobing, Yineka Oktaviyanti Lakshita Pritandari M. Mujiya Ulkhaq Marudut Mujur Masruroh, Anisa Zakiyatul Maximilian T. Tutuarima Mayang Delima Mega Inayati Rif’ah Mellysa Mellysa Mochammad Agung Wibowo Muhamad Firman Prayogi Muhammad Baihaqi Muhammad Fauzan Marantama Raharjo Muhammad Iqbal Fasa Muhammad Rezza Kurniawan Muhammad Taufik Aditya Mukhammad Faizal Ridho, Mukhammad Faizal Muthiah Hanifah Naniek U. Handayani Naniek Utami Handayani Nartadhi, Rizal Luthfi Nartadhi, Rizal Luthfi Naufal, Teuku Reyhan Naurah Witriannisa Nia Budi Puspitasari Novie Susanto Paramestha, Dominico Laksma Pradhana, Claudha Alba Pratiwi, Icha Putri Puji Handayani Kasih Purnawan Adi Wicaksono Putra Pratama, Fernadiksa Rasta Radhit Pamungkas Oetomo Raditya Rahman Rahma, Atheea Annisa Rahmad Agustian Tambunan Rani Rumita Ranjani, Elvri Ratih Hapsari Mawantika Renaldi, Stellya V. Ria Dwi Lisyanti Riandika Windiasari Rifda Ilahy Rosihan Rifqi, Abid Masluhir Rohim, Ainun Nur Roosita Maryani Roosita Maryani, Roosita Sari Aji Dwijayanti Sari Veronica Jantitya Satria, Yoga Septiana Puji Lestari Seto Ari Kusumo Siahaan, Yessyca Efirani Siti Umiyatun Sri Hartini Sri Hartini Sri Hartini Hartini Sriyanto Sriyanto Sulistya, Cahya Farradita Susatyo Nugroho W.P Susatyo Nugroho W.P. Susatyo Nugroho W.P. Susatyo Nugroho WP Tjioe Calvin Tri Setyo Wicaksono Tri Setyo Wicaksono Wandhansari Sekar Jatiningrum Widharto, Yusuf Widharto, Yusuf Winda Rahmawati Wiwik Budiawan Wiwik Budiawan Yudhistira Ardana, Yudhistira Yusuf Widharto Zahra, Lutfia