Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN SISTEM PELAPORAN PENYAKIT OLEH PUSKESMAS DALAM PENINGKATAN INFORMASI KESEHATAN DI KOTA PEKANBARU Handoko, Bobi; Yuna, Tasya; Tonis, Marian; Zaky, Abdul
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 5 No 1 (2024): Journal of Hospital Administration and Management
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v5i1.672

Abstract

Pekanbaru City has 21 community health centers (Puskesmas), whose distribution influences the spread of diseases, including communicable, non-communicable, and chronic diseases. This study aims to design a web-based prototype to assist Puskesmas in routinely reporting disease data to the Pekanbaru City Health Office and to provide public access to disease information. A quantitative experimental method with a development research design was used. Data on the most prevalent diseases were collected through observation and documentation, then processed into a database. The research was conducted from January 31 to June 3, 2024. The resulting prototype was developed using PHP, HTML, CSS, and JavaScript, and is accessible via smartphones. Functional and feasibility tests confirmed the system works properly and is ready for use. This disease reporting and information system helps streamline data submission by Puskesmas and enhances public access to health information. It is recommended that the local government support its development and implementation across all Puskesmas in Pekanbaru.
Edukasi Alur Pelayanan IGD Rumah Sakit di Mesjid Husnul Khotimah Kota Pekanbaru Tonis, Marian; Firdaus, Muhammad; Bisra, Marido; Arrum, Puan Gustama
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4536

Abstract

Instalasi Gawat Darurat adalah salah satu unit dalam rumah sakit yang menyediakan penanganan awal pasien, sesuai dengan tingkat kegawatannya. Instalasi Gawat Darurat memberikan perawatan yang tepat dan secepat mungkin untuk kondisi medis darurat atau yang mengancam nyawa. Seorang petugas skrining akan memilah pasien dalam kelompok triase. Adapun kelompok triase tersebut terdiri dari triase merah, triase kuning, triase hijau, dan triase hitam. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat terkait skrining yang dilakukan di Instalasi Gawat Darurat, karna masih banyaknya Masyarakat yang belum memahami dan kebingungan terhadap penanganan yang diberikan di Instalasi Gawat Darurat. Metode yang dilakukan yaitu mencakup ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi kegiatan pelayanan yang dilakukan berdasarkan triase di instalasi gawat darurat. Kegaiatan ini melibatkan Masyarakat disekitaran masjid husnul khotimah yang diharapkan mampu memberikan edukasi ke Masyarakat yang lainnya. Hasil dari Sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman Masyarakat terkait alur pelayanan Instalasi Gawat Darurat di Rumah Sakit melihat dari triase yang ada, dimana pada saat sosialisasi dilakukan diadakannya tes pemahaman diawal sebelum sosialisasi dan tes pemahaman diakhir sesi setalah dilakukannya edukasi. Diharapkan dengan adanya sosialiasi yang sudah dilakukan dapat memberikan pemahaman kepada Masyarakat sehingga bisa memahami alur pelayanan instalasi gawat darurat yang ada di rumah sakit.
Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Tentang Penyakit Tertinggi di kota Pekanbaru Handoko, Bobi; Zaky, Abdul; Tonis, Marian; Yuna, Tasya
JCOMMITS: Journal of Community Empowerment, Inovation, and sustainability Vol. 3 No. 1 (2025): Jcommits (The Journal of Community Empowerment, Innovation, and Sustainability)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas merupakan instansi pemerintah dalam pelayanan pembangunan kesehatan masyarakat. Sulitnya pencarian penyakit tertinggi di beberapa puskesmas di kota pekanbaru. Banyak puskesmas masih menggunakan pencatatan manual dan sistem yang tidak terintegrasi dengan baik. Aplikasi ini dirancang untuk menyediakan informasi akurat dan terkini tentang penyakit tertinggi di wilayah tersebut. Dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah masyarakat mendapatkan informasi secara cepat dan terbaru. Pencarian penyakit tertinggi ini diintegrasikan dengan teknologi membuat masyarakat lebih mudah dalam mengakses layanan ini. Metode Kegiatan pengabdian masyarakat dengan sosialisasi penggunaan aplikasi penyakit tertinggi kepada kelompok masyarakat di Kota Pekanbaru. Hasil Penyuluhan ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan cara penggunaan aplikasi yang di input pihak puskesmas di website tentang penyakit tertinggi di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
Peningkatan Aksesibilitas Transportasi Kesehatan Melalui Website Pemesanan Ambulans di Kota Pekanbaru Zaky, Abdul; Suryandartiwi, Wiwik; Tonis, Marian; Hendriani, Sisi; Nurhadi, Muhammad
JCOMMITS: Journal of Community Empowerment, Inovation, and sustainability Vol. 3 No. 1 (2025): Jcommits (The Journal of Community Empowerment, Innovation, and Sustainability)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat telah memfasilitasi solusi inovatif dalam layanan kesehatan, terutama dalam transportasi medis darurat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan ambulans melalui Pekanbaru Ambulance Booking System (PABS), sebuah platform digital yang dirancang untuk memperlancar respons darurat di Kota Pekanbaru. Proyek ini melibatkan inisiatif pengabdian kepada masyarakat, termasuk pelatihan teknis penggunaan PABS, penilaian fungsionalitas sistem, dan pengujian kelayakan. Selain itu, diskusi kelompok terfokus (FGD) dilakukan dengan organisasi kepemudaan setempat untuk mengevaluasi pengalaman pengguna dan efektivitas sistem. Uji kelayakan mengonfirmasi bahwa PABS berfungsi 100%, dan tanggapan survei dari 25 peserta menunjukkan bahwa seluruh pengguna merasa sistem ini mudah digunakan dan sangat bermanfaat untuk kebutuhan darurat maupun non-darurat. Analisis data menunjukkan peningkatan aksesibilitas layanan ambulans sebesar 40% setelah implementasi PABS. Selain itu, pengguna melaporkan peningkatan kepercayaan dalam mengakses layanan kesehatan darurat, yang menyoroti peran sistem dalam mengurangi waktu respons dan meningkatkan hasil perawatan pasien. Temuan studi ini menegaskan potensi PABS dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengoptimalkan respons medis darurat. Namun, tantangan seperti literasi digital dan hambatan adopsi masih ada. Untuk memaksimalkan dampak sistem ini, diperlukan upaya sosialisasi yang berkelanjutan, pelatihan pengguna, dan peningkatan sistem. Studi mendatang harus berfokus pada perluasan platform untuk aksesibilitas yang lebih luas serta mengevaluasi keberlanjutannya dalam meningkatkan layanan kesehatan darurat.
Hubungan Shift Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Radiografer Di Rumah Sakit Umum Daerah Teluk Kuantan Purnamasari, Devi; Tonis, Marian; Angella, Shelly; Erindah, Putri
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7431

Abstract

Perancangan Sistem Informasi Pencarian Apotek Terdekat Berbasis Web dengan Fitur Ketersediaan Obat di Kota Pekanbaru Marian Tonis; Abdul Zaky; Wulan Patricia; Muhammad Firdaus; Wiwik Suryandartiwi
Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juisik.v5i3.1644

Abstract

Pekanbaru City comprises 15 districts with 373 pharmacies distributed relatively evenly across urban areas, reflecting substantial public demand for pharmaceutical services. However, residents face challenges in locating nearby pharmacies and accessing detailed information including addresses, operating hours, contact numbers, and specific medicine availability. This research developed a websitebased pharmacy location system to address these limitations and provide efficient access to pharmacy information. The study employed quantitative methods and development research design, utilizing direct observation and documentation for data collection from pharmacies throughout Pekanbaru. The resulting prototype web-based system was developed using PHP, HTML, CSS, JavaScript, and MySQL database within the Laragon server environment. The platform demonstrates cross-platform compatibility, functioning effectively on both computer and mobile browsers. Testing confirmed the system's operational reliability and accurate pharmacy location display. The research demonstrates that this web-based solution significantly enhances public access to pharmaceutical information. For sustained effectiveness, regular data updates by the Pekanbaru City Health Office are recommended to maintain information validity and relevance. This system represents a practical solution to improve healthcare accessibility while establishing a framework for efficient pharmacy information management in urban settings.
Analisis Manajemen Pengelolaan Obat di Gudang Farmasi Rumah Sakit X Maulidi Arkan, Ulfa; Marian Tonis; Abdul Zaky
Duta Pharma Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/djp.v3i2.3299

Abstract

Pengelolaan obat merupakan satu bagian dari manajemen rumah sakit yang terpenting dalam penyediaan pelayanan kesehatan secara keseluruhan, karena ketidakefisienan serta ketidaklancaran pengelolaan akan memberi dampak negatif terhadap rumah sakit baik dari segi medik, sosial maupun segi ekonomi. Berdasarkan hasil telaah dokumen terdapat obat kadaluwarsa di Instalasi Farmasi pada tahun 2021 dimana pada Gudang Farmasi terdapat 4.454 obat kadaluwarsa, Depo Farmasi IGD dan Rawat Inap Terdapat 1.173 Obat Kadaluwarsa dan Depo Farmasi Rawat Jalan sebanyak 2.180 obat kadaluwarsa. Obat kadaluwarsa pada tahunn 2022 dimana pada Gudang Farmasi terdapat 37. 959 obat kadaluwarsa, , Depo Farmasi IGD dan Rawat Inap Terdapat 6.582 Obat Kadaluwarsa dan Depo Farmasi Rawat Jalan sebanyak 31.852 obat kadaluwarsa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Manajemen Pengelolaan Obat di Gudang Farmasi Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan observasi deskriptif, dengan jumlah informan 4 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengna metode wawancara mendalam , observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian didapatkan bahwa perencanaan obat menggunakan metode konsumsi yang dilakukan setiap dua bulan, penentuan jenis obat didalam pengadaan disesuaikan dengan Formularium Nasional dan terkendala piutang distributor, proses penerimaan yang terkadang barang yang datang tidak sesuai dengan faktur, dan penyimpanan yang belum sesuai standar, tidak adanya ruangan khusus untuk obat kadaluarsa. Disarankan proses perencanaan menggunakan metode kombinasi konsumsi dan epidemiologi agar tidak terjadinya obat kosong dan over stok, perlunya tempat khusus penyimpanan obat kadaluarsa, dan memperluas gudang penyimpanan agar penumpukan kardus tidak ada lagi.
Utilization of Ambulance Service Booking Applications As A Means Of Health Transportation For The Community In Pekanbaru City Zaky, Abdul; Suryandartiwi, Wiwik; Hendriani, Sisi; Tonis, Marian; Nurhadi, Muhammad
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1914

Abstract

The role of technology will always be present in every community activity in the current 5.0 era. Technology plays an important role in sustaining life both socially, economically and in the health sector in society. One of the important health services today is ambulance services. Ambulance services that are integrated with technology can make it easier for people to access this service. The ambulance service application that has been designed can be utilized by the community for emergency or non-emergency needs. The community service activity carried out is technical guidance on ambulance service applications to youth groups in Tangkerang Selatan Village, Pekanbaru City. Community Service activities are carried out with the stages of preparation, implementation to members of the Tangkerang Selatan youth organization and evaluation and reporting of activities. The preparation activities have been carried out by designing an Ambulance Booking Application which has been carried out a function test and application feasibility test. The function test results state that the application has functioned properly and the feasibility test results state that it is feasible with a percentage of 100%. Based on the distribution of ambulances in hospitals and health centers in Pekanbaru City, there are 56 ambulances. This number can certainly be more considering the existence of ambulances owned by other organizations or institutions. FGD activities are carried out to team members with several students by making preparations related to activities. The implementation of community service activities was carried out to the Tangkerang Selatan youth organization where with this activity, the role of youth organizations was more optimal in the community. A total of 28 members of the Youth Organization and the Community attended this activity and were enthusiastically followed. The results of the evaluation of this activity were carried out by distributing post-tests to participants related to understanding the use of applications. The evaluation results showed that 75% strongly agreed, 18% agreed and 7% did not understand. Activity reporting begins with the proposal for Copyright on the Application named Pekanbaru Ambulance Booking System (PABS). The output of community service activities also produces videos uploaded on YouTube and scientific articles in National Accredited Journals.
EFFORTS TO IMPROVE OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH AT THE PATIN SALAI BUSINESS IN KAMPAR DISTRICT Handoko, Bobi; Zaky, Abdul; Marian Tonis; Yoshandi, T. Mohd.; Hasibuan , Siti Ayu; Artata, Assy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.36344

Abstract

Kelompok usaha patin salai merupakan usaha pembuatan ikan salai di kampung patin Desa Koto Masjid yang dibina oleh Unit Pelaksana Tugas (UPT) Usaha dan Produksi Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Kampar. Dalam pembuatannya, ikan patin harus melalui 3 tahapan yaitu, pencucian, penjemuran dan pengasapan. Berdasarkan observasi yang dilakukan, para pekerja pada usaha ini masih memiliki kesadaran yang kurang dalam keselamatan dan kesehatan kerjanya. Selain itu juga adanya keterbatasan Alat Pelindung Diri dan tidak adanya APAR yang membuat kurangnya kesadaran dalam peningkatan keselamatan dan Kesehatan kerja. Pekerja dilokasi penyalaian ikan patin tidak pernah menggunakan Alat Pelindung Diri dalam bekerja. Selain itu, pekerja yang melakukan pengecekan pada ikan yang diasapi juga tidak menggunakan baju khusus untuk mencegah api menyambar pakaian mereka. Hal ini membuat pentingnya diadakan sosialisasi Upaya peningkatan keselamatan dan Kesehatan kerja di kampung patin tersebut. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dengan melakukan soisalisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta melihat keberlanjutan program. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu rata-rata pemahaman pekerja tentang pentingnya keselamatan dan Kesehatan kerja meningkat. Pada kegiatan ini juga diberikan beberapa Alat Pelindung Diri yang bisa digunakan oleh pekerja usaha salai patin, serta diberikannya APAR untuk mencegah apabila terjadinya kebakaran