Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Karakteristik Pengolah dan Penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) di Kelompok Tani Hutan Kota Bengkulu Hasna, Hasna; Okfrianti, Yenni -; Sari, Ayu Pravita
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 12, No 1 (2024): JKP Juni 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v12i1.846

Abstract

Latar belakang: Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) diperlukan untuk mencegah produk pangan dari bahaya fisik, kimia dan biologis sehingga ada jaminan produk pangan tersebut aman untuk dikonsumsi. Konsumsi produk pangan yang aman mencegah dari keracunan makanan (foodborne disease) yang dapat menimbulkan penyakit.Tujuan: Mengetahui gambaran pengolah pangan dan penerapan cara produksi pangan yang baik (CPPB) di Kelompok Tani Hutan Kota Bengkulu.Metode: Metode yang digunakan yaitu survey deskriptif. Sampel penelitian ini adalah Kelompok Tani Hutan (KTH) Kota Bengkulu yang terdiri dari 36 orang yang dipilih secara acak (probability sampling). Responden akan mengisi informed consent dan kuesioner CPPB, selain itu akan dilakukan wawancara dan pengamatan secara langsung mengenai pengolahan pangan yang dilakukan oleh responden.Hasil: Karakteristik pengolah pangan 36 responden perempuan, usia terbanyak pada usia dewasa akhir dan pendidikan tertinggi SMA dengan pengetahuan mengenai CPPB cukup baik sebanyak 24 orang. Penerapan pengolahan pangan sebanyak 58% telah sesuai dengan CPPB dan 42% tidak sesuai CPPB, dengan persentase sesuai CPPB terendah pada pelatihan karyawan, pelabelan pangan, pencatatan dan dokumentasi.Kesimpulan: Pengolah pangan masih kurang dalam penerapan CPPB dengan kategori tidak sesuai sebesar 42%.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Okfrianti, Yenni; Irnameria, Dira; Bertalina, Bertalina
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v13i2.3200

Abstract

Sungkai plants (Peronema canescens Jack) are found in the Central Bengkulu region. Sungkai leaves contain alkaloids, flavonoids, phenolics, and saponins that act as natural antioxidants. The antioxidant activity of old and young sungkai leaves was analyzed using the DPPH method. Sungkai leaves are known to contain antioxidant activity, which is indicated by the change in DPPH color from purple to clear yellow. The results showed strong antioxidant activity with IC50 values (inhibitor concentration 50) of 50.838ppm for young sungkai leaves and 52.835ppm for old sungkai leaves.
PENGARUH JUS BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) KAYU MANIS (BUBU KAYU BURMANII) PADA PRIA PREDIABETES DI PUSKESMAS SUKAMERINDU TAHUN 2022 KOTA BENGKULU Maigoda, Tonny Cortis; Anggela, Mesi; Okfrianti, Yenni
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v14i1.226

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Diabetes adalah penyakit kronis serius yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkannya secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dan kayu manis (cinnamomum burmani), olah raga dan penyuluhan gizi terhadap kadar glukosa darah puasa (GDP) pada pria pradiabetes.Metode : Jenis penelitian ini adalah true eksperimental dengan rancangan randomized pre post control design. Subyek penelitian adalah pria pradiabetes dengan kadar GDP 100-125 mg/dl yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol yang diberi plasebo dan 4 kelompok yang diberi perlakuan intervensi yang berbeda. Dosis yang diberikan adalah 200 g/hari. Intervensi dilakukan selama 14 hari. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk. Analisis statistik menggunakan uji Kruskall Wallis dan PosHoc Mann-Whitney.Hasil : Kelompok perlakuan 1 mengalami penurunan kadar GDP yang bermakna sebesar 22,6 mg/dL, kelompok 2 sebesar 9 mg/dl, kelompok 3 sebesar 3 mg/dl, kelompok 4 sebesar 2,6 mg/dl dan kelompok kontrol mengalami penurunan GDP yang tidak berarti . Secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan pada perubahan tingkat GDP antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan nilai p 0,000 (<0,05).Kesimpulan : Pemberian jus buah naga merah & kayu manis, olahraga, dan penyuluhan gizi berpengaruh terhadap penurunan kadar GDP pria prediabetes pada kelompok perlakuan. Ada perbedaan tingkat PDB antara kelompok kontrol dan perlakuan setelah intervensi.Kata Kunci : Jus Buah Naga Merah, Kayu Manis, Glukosa Darah Puasa, Prediabetes ABSTRACT Introduction  : Diabetes is a serious chronic disease that occurs when the pancreas does not produce enough insulin (a hormone that regulates blood sugar or glucose), or when the body cannot effectively use the insulin it produces. This study aims to determine the effect of giving red dragon fruit juice (Hylocereus polyrhizus) and cinnamon (cinnamomum burmani), exercise and nutritional counseling on fasting blood glucose (GDP) levels in prediabetic men.Methods :This type of research is true experimental with a randomized pre post control design. The subjects were prediabetic men with GDP levels of 100-125 mg/dl, divided into 5 groups, namely the control group which was given a placebo and 4 groups were given different intervention treatments. The dose given is 200 g/day. The intervention was carried out for 14 days. Normality test using Shapiro-Wilk. Statistical analysis using Kruskall Wallis and PosHoc Mann-Whitney tests.Results : Treatment group 1 experienced a significant decrease in GDP level of 22.6 mg/dL, group 2 by 9 mg/dl, group 3 by 3 mg/dl, group 4 by 2.6 mg/dl and control group experienced a decrease in GDP meaningless. Statistically, there is a significant difference in the change in GDP level between the treatment group and the control group with a p value of 0.000 (<0.05).Conclusion : Giving red dragon fruit juice & cinnamon, exercise, and nutritional counseling have an effect on decreasing GDP levels of prediabetic men in the treatment group. There are differences in GDP levels between the control and treatment groups after the intervention.Keywords: Red Dragon Fruit Juice, Cinnamon, Fasting Blood Glucose, Prediabetes
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DAN ASI EKSLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING ANAK BALITA 12-59 BULAN DIDESA NAPAL MELINTANG Cahyani, Sella Putri; Witradharma, Tetes Wahyu; Okfrianti, Yenni
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v17i2.1301

Abstract

Latar Belakang: Stunting yaitu kondisi tinggi badan (TB) seorang anak yang tak sesuai terhadap umurnya, dan pengukurannya dijalankan dengan memperhitungkan Z score indeks TB berdasarkan TB/U. Anak dinyatakan stunting apabila Z score indeks TB/U = < -2 SD. Kondisi stunting mengambarkan status gizi dimasa lampau tidak baik, juga menunjukkan terdapat masalah perkembangan linier kepada anak. Riset ini memiliki tujuan dalam mencari tahu Hubungan Riwayat Pemberian IMD Dan ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Anak Balita Umur 12-59 Bulan di Desa Napal Melintang Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas. Metode: Jenis pendekatan yang dipakai pada riset ini yaitu deskriptif kuantitatif yang menggunakan rancangan cross sectional, Sampelnya sebanyak 74 anak balita yang berumur 12-59 bulan. Analisis yang dipergunakan yaitu univariat dan bivariat terhadap pengujian chisquare. Hasil: Terdapat keterkaitan dalam memberikan IMD dan ASI eksklusif terhadap stunting anak balita di Desa Napal Melintang Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas dengan p -Value 0.003 dan 0.004. Kesimpulan: Tidak memberi IMD dan ASI eksklusif bisa menjadikan balita berpotensi menjadi stunting. Kata kunci : Stunting, IMD, ASI Eksklusif.
ASUPAN KALSIUM DAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 02 KOTA BENGKULU TAHUN 2023 SARI, GEBI PRANSISKA; JUMIYATI, JUMIYATI; OKFRIANTI, YENNI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5163

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja atau masa adolecent merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa muda yang mengalami perubahan-perubahan dalam proses pertumbuhan fisik, kognitif, dan psikososial, terutama pada remaja putri akan mengalami menstruasi (dismenore). Dismenore merupakan keluhan ginekologis akibat ketidak seimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri dan yang paling sering terjadi pada wanita dan mengalami dismenore memproduksi prostaglandin 10 kali lebih banyak dari wanita yang tidak dismenore, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asupan kalsium dan zat besi pada remaja putri di Smpn 02 Kota Bengkulu. Metode: Metode penelitian dilakukan secara observasional dengan rancangan case control pada remaja putri kelas viii. Sebanyak 38 remaja putri tidak dismenore primer dan 25 remaja putri dismenore primer. Remaja putri dengan kategori asupan kalsium 1200 mg/hari, magnesium 200-250 mg, dan zat besi 26 mg. Analisis data statistik dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil dan Pembahasan: menunjukkan bahwa kejadian dismenore primer pada remaja putri di Smpn 02 Kota Bengkulu sebesar 39,7% atau 25 remaja putri dan 60,3% remaja putri atau 38 remaja putri tidak dismenore. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa asupan kalsium dan magnesium berhubungan dengan kejadian dismenore primer.
PENGARUH LAMA SIMPAN DAN PENAMBAHAN JENIS HATI TERHADAP TOTAL MIKROBA JAMUR PADA BISKUIT MOCAF-GARUT Okfrianti, Yenni
JURNAL SVASTA HARENA RAFFLESIA Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/shr.v2i1.392

Abstract

Biskuit mocaf-garut dengan subtitusi hati merupakan salah satu alternatif pangan yang tinggi akan zat besi, tetapi biskuit juga merupakan makanan olahan berbahan tepung yang mudah rusak karena mikroba kapang dan khamir yang dapat merugikan manusia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui morfologi mikroba jamur, total mikroba jamur, serta pengaruh lama penyimpanan dan penambahan jenis hati pada biskuit mocaf-garut. Penelitian ini menggunakan metode total plate count angka kapang khamir (AKK) dengan Jenis penelitian eksperimen atau percobaan (experiment reseach), penelitian meliputi 2 tahap yaitu pembuatan dan penyimpanan biskuit mocaf-garut dengan penambahan hati ayam dan hati sapi sert , kemudian biskuit yang telah disimpan diamati total mikroba jamur pada hari ke-0, hari ke-3, hari ke-6, dan hari ke-9 dengan menggunakan perhitungan Angka Kapang Khamir (AKK). Hasil total mikroba jamur yang didapatkan diuji menggunakan SPSS tidak berpengaruh secara signifikan tetapi angka kapang khamir meningkat seiring lamanya penyimpanan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN IMPLEMENTASI CARA PENGOLAHAN PANGAN YANG BAIK (CPPB) DI INDUSTRI RUMAH TANGGA PANGAN KOTA BENGKULU TAHUN 2023 Mycel Trio Rivaldi; Okfrianti, Yenni
JURNAL SVASTA HARENA RAFFLESIA Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/shr.v2i2.499

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia, yang juga merupakan hak dasar setiap manusia. Hak dasar ini dijamin dalam Pasal 27 Ayat 2 UUD 1945 yang pada intinya mengatakan bahwa kebutuhan dasar rakyat dijamin, “warga di setiap negara mempunyai hak yang sama untuk hidup yang layak sebagai manusia”. Makan-makanan yang benar dan aman untuk dikonsumsi. Perlindungan warga terhadap peredaran pangan yang tidak layak merupakan jaminan yang harus diperoleh setiap konsumen. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian cross sectional, yang hasilnya akan memberikan hubungan tingkat pengetahuan dengan implementasi cara pengolahan pangan yang baik (CPPB) di industri rumah tangga pangan kota Bengkulu tahun 2023. Hasil analisis statistik dengan uji Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan implementasi cara pengolahan pangan yang baik di industri rumah tangga pangan Kota Bengkulu tahun 2023 dilihat dari niai (P Value 0,004 < 0,05). Diharapkan agar lebih memperhatikan tentang bagaimana cara pengolahan pangan yang baik dan dapat meningkatkan pengetahuan tentang CPPB agar dapat meingkatkan mutu/kualitas produksi bahan pangan kedepannya.
DAYA TERIMA ORGANOLEPTIK ROTI TAWAR BERBAHAN DASAR UMBI GARUT DAN AMPAS TAHU Okfrianti, Yenni; Kamsiah, Kamsiah; Mayang Sari, Miliza
JURNAL SVASTA HARENA RAFFLESIA Vol 3 No 1 (2024): Juni
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/shr.v1i1.621

Abstract

Saat memasuki usia sekolah aktifitas fisik anak akan meningkat dan perubahan komposisi tubuh yang pesat, sehingga perlunya asupan gizi seimbang pada anak. Anak sekolah umumnya tidak ingin makan pagi dengan berbagai alasan seperti takut terlambat sampai di sekolah yang menyebabkan turunnya konsentrasi anak saat belajar. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan menyiapkan sarapan pagi yang disukai anak. Roti tawar merupankan makanan yang populer dan disukai oleh anak-anak. Umbi merupakan hasil tanaman lokal di Indonesia yang berpotensi menjadi subtituen terigu terigu dalam pembuatan roti tawar. Guna meningkatkan nilai gizi protein pada roti tawar garut perlu penambahan sumber protein salah satunya ampas tahu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung ampas tahu terhadap tingkat kesukaan roti tawar umbi garut dan ampas tahu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tiga formulasi roti tawar garut yaitu penambahan tepung ampas tahu sebanyak 40%; 50%; dan 60%. Selanjutnya produk akan dilakukan uji kadar proksimat, uji daya simpan dan uji organoleptik untuk mengetahui nilai gizi dan tingkat kesukaan. Penambahan tepung ampas tahu mempengaruhi kandungan proksimat pada roti tawar umbi garut dan formulasi yang paling disukai terdapat pada formulasi satu dengan penambahan tepung ampas tahu sebanyak 40%.
The Relation Between Consumption Patterns Snacks, Sugary Drinks and Physical Activity With Body Mass Index Sarita, Rahma; Maigoda, Tonny C; Okfrianti, Yenni; Wahyudi, Anang; Yulianti, Risda
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 13 No 2 (2024): JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36929/jpk.v13i2.968

Abstract

Nutritional status reflects condition body resulting from consumption of food and nutrients that function as a source of energy, growth, development, tissue repair, and regulators of the body's metabolism. Nutritional status influenced various factors as daily diet, intake and lifestyle, types of drinks consumed, and physical activity. Purpose study determine relationship between consumption patterns snacks, sweet drinks and physical activity with body mass index D3 students majoring in nutrition at Poltekkes kemenkes bengkulu in 2024. Study used analytical descriptive design crossectional design. Sample of 46 people was selected random sampling technique. Data were analyzed univariately and bivariately using Chi-Square a significance level α=0.05. Consumption pattern of snacks, sugary drinks and physical activity with body mass index was significant. Relationship between consumption snacks with BMI p-value 0.001, consumption sugary drinks with BMI p-value 0.004, physical activity and BMI p-value 0.002.
The Effect of Feeding Red Beans In Yoghurt On Organoleptic Acceptance And Protein Levels Okfrianti, Yenni; Lestari, Putri Ayu; Yunita, Yunita
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v11i2.6868

Abstract

Purpose: This study aims to examine the effect of red bean slurry addition on the organoleptic acceptance and protein content of yogurt. Methodology: The research employed a Completely Randomized Design (CRD) with one factor, namely variations in red bean slurry concentration. Organoleptic analysis was conducted using the Kruskal-Wallis test on attributes such as color, aroma, taste, consistency, and overall quality, involving 30 panelists. The most preferred product underwent protein content analysis using the micro Kjeldahl method. Results: Yogurt with 20% red bean slurry addition (F2) showed the highest organoleptic acceptance. The protein content of F2 yogurt increased from 0.56% to 1.30% after 24 hours of fermentation. Findings: The addition of 20% red bean slurry significantly enhanced the organoleptic acceptance and protein content of yogurt. Novelty: This study reveals the potential of red bean slurry as an additive to improve yogurt's organoleptic quality and protein content. Originality: This research contributes to the development of yogurt products enriched with red bean-based ingredients. Conclusions: Yogurt with 20% red bean slurry (F2) is the most preferred product, showing a significant increase in protein content after 24 hours of fermentation. Type of Paper: Experimental Research Paper.