p-Index From 2021 - 2026
6.697
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan EDUSAINS Jurnal Pendidikan Indonesia Quagga Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Jurnal Pendidikan Usia Dini Jurnal Terapan Abdimas Pedagogi Hayati Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Al-Khidmah BULETIN AL-RIBAATH Journal of Educational Research and Evaluation Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Biotek BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan SAP (Susunan Artikel Pendidikan) JURNAL BIOEDUCATION Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Proceeding Biology Education Conference Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan MIPA Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Berita Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : JURNAL BIOEDUCATION

ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI INVERTEBRATA DI KELAS X MAN 2 PONTIANAK Alawiyah, Henny; Muldayanti, Nuri Dewi; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.815 KB) | DOI: 10.29406/182

Abstract

Berdasarkan  hasil  wawancara  terhadap  guru  biologi  di  kelas  X  MAN  2  Pontianak  pada  tahun  ajaran 2014/2015, diketahui adanya permasalahan kesulitan belajar siswa pada materi invertebrata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan belajar siswa dalam memahami materi invertebrata.Metode yang  digunakan  adalah  metode  deskriptif.Subjek  penelitian  adalah  siswa  kelas  XI  IPA  1  berjumlah  3 3 siswa.Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling.Kesulitan belajar dianalisis dengan teknik pengukuran, wawancara dan komunikasi tidak langsung.Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda, pedoman wawancara dan angket tertutup bentuk check list berskala Likert. Hasil analisis data tes menunjukkan persentase kesulitan belajar siswa sebesar 39,92%. Hasil wawancara menunjukkan jenis kesulitan belajar siswa antara lain kesulitan dalam memahami penamaan ilmiah (59,74%), kesulitan dalam memahami konsep (40,15%) dan kesulitan dalam memahami istilah (26,66%). Hasil angket menunjukkan faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa meliputi aspek minat (67,14%), motivasi (63,36%), kesehatan (70,08%) dan intelegensi (53,23%). Faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa meliputi aspek keluarga (72,07%) dan sekolah (67,24%), serta guru (54,74%). Namun, faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa yang berpengaruh cukup adalah faktor internal dari aspek intelegensi dengan indikator pemahaman dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal materi invertebrata, serta faktor eksternal dari aspek guru dengan indikator penggunaan metode dan media pembelajaran.Kata Kunci: Kesulitan belajar, materi invertebrata
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB MATERI MOLUSKA DI KELAS X SMA NEGERI 01 SUNGAI RAYA Wulandari, Ayu; Muldayanti, Nuri Dewi; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.632 KB) | DOI: 10.29406/183

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 01 Sungai Raya pada mata pelajaran biologi yang masih dibawah KKM (<75) khususnya pada sub materi moluska dengan persentase ketuntasan 47,93%. Penggunaan model pembelajaran yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui perbedaan aktivitas dan hasil belajar siswa pada model pembelajaran generatif dengan model pembelajaran konvensional, dan 2) untuk mengetahui besarnya pengaruh aktivitas dan hasil belajar siswa pada model pembelajaran generatif dengan model pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian eksperimen. Bentuk penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas XD sebagai kelas eksperimen dan  XE  sebagai kelas kontrol.  Teknik pengumpulan data  dalam penelitian  ini adalah  teknik  observasi dan pengukuran. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikan dari aktivitas belajar siswa yaitu 0,000<0,05, dengan demikian aktivitas belajar siswa pada kelas  eksperimen berbeda dengan kelas kontrol, dan  besarnya  pengaruh  yaitu 1,5 (tergolong  besar) dengan presentase 70,7%, sedangkan nilai signifikan dari hasil belajar siswa yaitu 0,039<0,05, dengan demikian hasil belajar siswa pada kelas eksperimen berbeda dengan kelas kontrol, dan besarnya pengaruh yaitu  0,4 (tergolong kecil)  dengan  presentase  27,4%.  Dapat  disimpulkan  bahwa implementasi  model  pembelajaran generatif memberikan pengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata kunci :Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Model Pembelajaran Generatif, Sub Materi Moluska
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA DENGAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) PADA SUBMATERI SISTEM SARAF DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SELIMBAU Saputri, Libras Asa; Muldayanti, Nuri Dewi; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.019 KB) | DOI: 10.29406/186

Abstract

Pemahaman konsep sangat penting dalam pembelajaran biologi. Akan tetapi, siswa seringkali memahami konsep yang salah sehingga menyebabkan terhambatnya proses penerimaan pengetahuan baru dalam diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis miskonsepsi siswapada submateri sistem saraf. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Selimbau tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 orang. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik sampling jenuh. Miskonsepsi dianalisis dengan menggunakan teknik Certainty Of Response Index (CRI). Wawancara dilakukan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa dan faktor penyebab miskonsepsi pada submateri sistem saraf. Hasil analisis data dengan CRImenunjukkan dari29 orang siswa,24,71%termasuk ke dalam kategori tahu konsep, 38,39% mengalami miskonsepsi, dan 36,9% tidak tahu konsep. Hasil wawancara menunjukkansiswa mengalami miskonsepsipada deskripsineuron, struktur dendrit dan akson, fungsi neuron sensorik dengan motorik, istilah lain dari neuron aferen, eferen, dan interneuron, penjalaran impuls pada gerak sadar, dan penjalaran impuls yang relatif cepat pada gerak sadar. Faktor penyebab miskonsepsi pada siswa adalah cakupan materi yang luas, rumit, banyak menggunakan istilah-istilah asing,pengetahuan dari pengalaman siswa, kemampuan dan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru, serta pemakaian buku teks yang kurang maksimal.Kata kunci:  Certainty Of Response Index (CRI), Miskonsepsi, Submateri sistem saraf  
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS INKUIRI PADA MATERI SEL KELAS XI MA RAUDHATUL FIRDAUS KUBU RAYA ., Nurhafizah; Setiadi, Anandita Eka; Kahar, Adi Pasah
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4 No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.403 KB) | DOI: 10.29406/519

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dengan berbasis inkuiri pada materi sel. Pengembangan dalam penelitian ini adalah memodifikasi model pengembangan 4-D yang direkomendasikan Thiagarajan. Hasil dari LKS berbasis inkuiri memenuhi kriteria kevalidan 94,05%. Uji coba pengembangan skala besar dilakukan dengan jumlah siswa 20 orang. Pada penelitian ini, data diperoleh dari hasil validasi oleh para validator dan pengisian angket respon siswa. Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa 1) LKS yang dihasilkan layak digunakan, 2) Rata-rata hasil penilaian validasi LKS sebesar 94,05% dengan kategori sangat valid, 3) Respon siswa skala besar adalah 78,03% dengan kategori kuat. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa LKS berbasis inkuiri valid dan bisa diterapkan dalam pembelajaran materi sel. Kata Kunci: Lembar Kegiatan Siswa, Inkuiri, Sel 
EFEKTIVITAS BUKU SAKU BERBASIS MNEMONIKTERHADAP RETENSI SISWA DENGAN METODE SQ3R PADA SUB MATERI TULANG DI KELAS XIIPA MAN 2 PONTIANAK Saparina, Sepy; Setiadi, Anandita Eka; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4 No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.631 KB) | DOI: 10.29406/521

Abstract

ABSTRAK                                                                            Media pembelajaran yang efektif diperlukan untuk mengatasi  rendahnya retensi siswa pada sub materi tulang. Salah satu media yang dapat digunakan adalah buku saku berbasis mnemonik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaandan besarnya pengaruh Buku saku berbasis mnemonik terhadap retensi siswa serta mengetahui efektivitas buku saku berbasis mnemonik menggunakan metode SQ3R terhadap retensi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Designdengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, kelas X1 IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Perlakuan di kelas eksperimen menggunakan buku saku berbasis mnemonik dan di kelas kontrol menggunakan LKS.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran dan observasi langsung.Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes dan lembar observasi.Hasil penelitian menunjukan penggunaan buku saku berbasis mnemonik efektif terhadap retensi siswa yang diajar menggunakan metode SQ3R. Retensi siswa kelas eksperimen berbeda secara signifikan dengan kelas kontrol (nilai U Mann-Withney 0,007) dan dipengaruhi perlakuan sebesar 58,9% (nilai Effect Size 0,11).Kata kunci: Buku saku,  mnemonik, retensi, SQ3R,tulangABSTRACTAn effective learning media is needed to overcome student’s low retention in tulang sub material. One of media can be used is pocket book mnemonic based. This study aimed to find out the difference and the effect of mnemonic towards students’ retention and to find out the effectiveness of using pocket book mnemonic based with SQ3R method towards student’s retention. Metethod used in this study was Quasi Experimental Design with Nonequivalent Control Group Design. The sampling technique was purposive technique with XI IPA1as the experimental class and XI IPA2as the control class. Treatment done in experimental class was using pocket book mnemonic based and in control class was using students’ workbook (LKS). Data was collected by measurement technique and direct observation sheet. The result of the study showed that the used of pocket book mnemonic based was effective towards students’ retention whuch were taught using SQ3R method. Students’ retention in experimental class differed significantly to students in control class (U Mann Whitney value 0.007) and treatment affected ad 58,9% (with effect size 0,11)Keywords: Pocket book, mnemonic, retention, SQ3R, tulang 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MODUL PADA MATERI ANIMALIA KELAS X SMAN 1 PONTIANAK Setiawati, Ety; Rahayu, Hanum Mukti; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4 No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.384 KB) | DOI: 10.29406/522

Abstract

ABSTRAKProses pembelajaran memerlukan tambahan referensi selain buku paket dan LKS. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran modul animalia, yang memenuhi aspek kevalidan, kepraktisan, respon positif siswa dan keefektifan media tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengembangan (R&D) model 4-D, meliputi tahap Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran), tetapi tahap Disseminate (Penyebaran) tidak dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan dan kepraktisan pada aspek bahasa sebesar 90% (sangat valid dan sangat praktis), aspek materi sebesar 86,33% (sangat valid dan sangat praktis) dan aspek kegrafikan sebesar 90% (sangat valid dan sangat praktis). Berdasarkan uji coba skala kecil dan uji coba skala besar, respon siswa terhadap media pembelajaran modul positif, sehingga media dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Kefektifan media pembelajaran diperoleh berdasarkan nilai postest. Ketuntasan klasikal kelas eksperimen sebesar 83% dan ketuntasan klasikal kelas kontrol sebesar 61%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran modul animalia dinyatakan efektif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa media pembelajaran modul layak digunakan untuk siswa dalam pembelajaran biologi materi animalia.Kata kunci: Pengembangan, media pembelajaran, modul, animalia ABSTRACT Learning process needs a learning reference such as modul. This study aimed to develop modul which concist of Animal content. Decent Modul if it meets the criteria of validity, practicality, student’s positive response and effectiveness. This study is Research and Development (R&D) method with 4D model (Define, Design, Develop without Disseminate). The result showed that the validity and the practically to language was 90% (very valid and very practical), to material was 86,33% (very valid and very practical), to graphical aspect was 90% (very valid and very practical). Based on the try out with small scale and large scale, student’s response to the media was positive, so modul can be used in the learning process. The effectiveness of the media was obtained from post test, with a percentage of 83% classical completeness in experiment class and a percentage of 61% classical completeness in control class. This result indicate that the modul fit for use as a learning reference in the material of animalia.Keyword: Development, learning reference, modul, animalia
MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI EVOLUSI KELAS XII IPA MADRASAH ALIYAH DI KABUPATEN KUBU RAYA Dina, Utin; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.576 KB) | DOI: 10.29406/998

Abstract

Wawancara pra penelitian menunjukan, Madrasah Aliyah di Kabupaten Kubu Raya masih ada yang terindikasi mengalami miskonsepsi pada materi evolusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi evolusi kelas XII IPA Madrasah Aliyah di Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA yang berjumlah 76 orang. Subjek penelitian berasal di  MAN 1 Kubu Raya dan MA Al-Mustaqim di Kabupaten Kubu Raya. Pengumpulan data menggunakan three tier test dan wawancara. Wawancara dilakukan untuk mengetahui dan penyebab miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukan 40,46% siswa termasuk dalam kategori miskonsepsi, 37,83% siswa paham konsep, 14,47% siswa lack of knowledge, dan 7,24% siswa error. Berdasarkan hasil wawancara, penyebab miskonsepsi pada materi evolusi adalah pengetahuan yang berasal dari siswa itu sendiri, teman diskusi, bahan ajar dan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Kata kunci: Evolusi, Miskonsepsi, Tes tiga tingkat
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS FLASH MATERI SEL KELAS XI DI SMAS KEMALA BHAYANGKARI Audina, Mia; Setiadi, Anandita Eka; Pasah Kahar, Adi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.132 KB) | DOI: 10.29406/.v6i2.1167

Abstract

Media pembelajaran yang digunakan di SMAS Kemala Bhayangkari pada materi sel menarik tetapi masih tidak interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis flashmateri sel yang layak digunakan. Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis flash ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) model 4-D, yaitu tahap Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Pada tahap Disseminate (Penyebaran) tidak dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan pada aspek materi sebesar 83,33% (sangat valid), bahasa sebesar 85 % (sangat valid), dan aspek media sebesar 80,42 % (sangat valid). Berdasarkan uji coba skala kecil dan uji coba skala besar, respon siswa dan respon guru terhadap media pembelajaran interaktif berbasis flash baik, sehingga media dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Keefektifan media pembelajaran diperoleh berdasarkan nilai postest. Ketuntasan klasikal kelas 91,42%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis flash materi sel dinyatakan efektif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis flash layak digunakan untuk siswa dalam pembelajaran biologi materi sel.
EFEKTIVITAS MODUL TAKSONOMI VERTEBRATA BERBASIS SPESIMEN TERHADAP PEMAHAMAN MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK setiadi, anandita eka; suryamiati, witriani witriyani
JURNAL BIOEDUCATION Vol 6 No 1 (2019): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.999 KB) | DOI: 10.29406/bio.v6i1.1190

Abstract

Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan pengembangan bahan ajar berbasis spesimen untuk mata kuliah Taksonomi Vertebrata yang dinilai valid oleh validator ahli dan mendapat respon positif dari mahasiswa. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan modul berbasis spesimen terhadap pemahaman mahasiswa pendidikan biologi, FKIP, Unmuh Pontianak dalam mencapai kompetensi mata kuliah Taksonomi Vertebrata. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan pemahaman mahasiswa yang diajar menggunakan modul Taksonomi Vertebrata berbasis spesimen. (2) Menentukan efektivitas penggunaan modul Taksonomi Vertebrata berbasis spesimen terhadap pemahaman konsep mahasiswa. Metode Penelitian menggunakan metode kuantitatif, jenis Quasi Eksperimen, bentuk rancangan time series design. Pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran. Berdasarkan hasil pengukuran, pada ulangan pertama, nilai rata-rata nilai rata-rata posttest (70,35) lebih tinggi dari nilai rata-rata pretest (28,08). Begitu pula pada ulangan kedua dan ketiga, berturut turut, nilai rata-rata posttest (70,15 dan 74,65) lebih tinggi dibanding nilai rata-rata pretest (30,49 dan 45,15). Persentase pemahaman mahasiswa pada kategori tinggi dan sangat tinggi pada ulangan 1,2 dan 3 berturut-turut 52,9%, 50,0%, dan 67,6%. Indikator keefektifan yang dapat tercapai adalah nilai rata-rata postest lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pretest dan nilai rata-rata posttest lebih dari atau sama dengan 70. Sedangkan indikator yang tidak tercapai adalah persentase klasikal untuk pemahaman kategori tinggi dan sangat tinggi lebih dari atau sama dengan 75%. Disimpulkan, penggunaan modul berbasis spesimen belum sepenuhnya efektif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Taksonomi Vertebrata.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Literasi Lingkungan Pada Materi Ekosistem Putri, Frilianty; Setiadi, Anandita Eka; Kahar, Adi Pasah
JURNAL BIOEDUCATION Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v8i1.1311

Abstract

Media power point yang digunakan guru biologi SMAN 1 Sungai Raya, SMAS Taman Mulia dan MAS AL Mustaqim memiliki kekurangan seperti gambar kurang jelas, skema yang sulit dimengerti dan bahasa yang sulit dipahami maka peneliti mengembangkan video pembelajaran yang dapat memberikan gambaran nyata mengenai materi yang akan diajarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis literasi lingkungan pada materi ekosistem yang berisi konten gambaran nyata ekosistem di Kalimantan Barat yang dilengkapi dengan subtitle dan narasi. Pengembangan video pembelajaran ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) model Allesi dan Trolip dengan tiga tahap yaitu tahap perencanaan (planning), desain (design), dan pengembangan (development). Video pembelajaran berisi konten yang memberikan gambaran nyata ekosistem di Kalimantan Barat yang dilengkapi dengan subtitle dan narasi. Hasil penelitian aspek kevalidan menunjukan aspek bahasa 89,58%, aspek materi 84,52% dan aspek kegrafikan 86,54%. Berdasarkan angket respon siswa terhadap video pembelajaran berbasis literasi lingkungan dinyatakan positif dengan nilai 82’33%, sehingga dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa video pembelajran berbasis literasi lingkungan layak digunakan untuk peserta didik dalam pembelajaran biologi.
Co-Authors . Khairawati ., Nurhafizah Adi Pasah Kahar Adi Pasah Kahar Adi Pasah Kahar Agistha Wulandari agung setiawan Agustini Agustini, Agustini Ahmad Faisal Amri Alawiyah, Henny Andayani, Fitri Ardiyanto, Ramadhan Ari Sunandar Arif Didik Kurniawan Arif Didik Kurniawan Aulia, Fitri Dayanti Ayu Wulandari Dedeh Kurniasih Dedeh Kurniasih Delva Hernanda Diana Diana Diana Diana Dina, Utin Dini Hadiarti Dwi Cahyani Erika Oktaviona Erlianti, Erlianti eti setyaningsih Etika, Anjar Dwi Ety Setiawati Febriyanti, Nisa Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Hadi Suwono Hayadi, Arif Ergi Helda Susanti hendry yanto Hidayaty, Alfina Hilmizein, Roif Ibrahim, Khairunnisa Ibrohim Isti Citra Wulandari Jahara Jahara Jumiarni, Jumiarni Kabani, Rana Karmila Karmila Khastuti, Dilla Krisdayanti, Krisdayanti Lestari, Linda Lostari, Linda MARIA BINTANG Melisa Melisa Mia Audina, Mia Muldayanti, Nuri Dewi mutiara adilah Nengsih, Nengsih Nini, Diana Nuri Dewi Muldayanti Nurliza Nurliza Nursela, Agustin Oktapiyanti Oktapiyanti Oktaviona, Erika Pasah Kahar, Adi Pelegia Dianti Prawati, Lisa Putri, Frilianty Qurbaniah, Mahwar Qurbaniah, Mahwar Rahayu, Hanum Mukti Rauda Rauda Reza Fahrazi Rifa, Maryani Sabda Rinarti Riska Citra Miranda Sabilla, Sabilla Narulita Safitri Anggraeni Sanjaya, Muhammad Reza Saparina, Sepy Saputri, Libras Asa Saripa Aini Sekar Wiji Utami Setiawati, Ety Setiawati, Ety Solehah, Meutia Sonia Sri Supartini Sudarti Sudarti Sunandar , Ari Sunandar, Ari Sunandar, Ari Sunandar, Ari Sunandar Sunarya, Dede Suraya Suraya suryamiati, witriani witriyani Suryamiati, Witriyani Syahpiyan, Said Muhamad Ivan Vivi Julia Kartika Witriyani Suryamiati Wulandari, Selvi Yoga Febriyanda Yuninur, Lilik