Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Transportasi

KETAHANAN DEFORMASI CAMPURAN BERASPAL MODIFIKASI POLIMER HANGAT DENGAN BAHAN ADITIF ZEOLIT ALAM Handayani, Ani Tjitra; Setiaji, Bagus Hario; Wardani, Sri Prabandiyani R.
Jurnal Transportasi Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.031 KB)

Abstract

Abstract Polymer modified asphalt mixture can be developed using warm mix technology by adding the mixture using synthetic or natural additives. This mixture can increase the deformation resistance with lower temperature in the process of mixing and compaction. This study proposes the development of warm Polymer Modified Asphalt mix with natural zeolite, which is natural additives from Bayat (Central Java), and the performance of the mixture, in terms of volumetric and mechanical properties, and deformation resistance, which was evaluated using the Marshall method and wheel tracking test. The results showed that the Polymer Modified Asphalt mix with 1 % of natural zeolite have a Marshall stability greater than that of Polymer Modified Asphalt mix without zeolite. Wheel tracking test at 60 °C shows that Polymer Modified Asphalt mix with 1 % of natural zeolite showed better performance than that without zeolite. Keywords: deformation resistance, warm asphalt mix, polymer modified asphalt, natural zeolite  Abstrak Campuran beraspal modifikasi polimer dapat dikembangkan menggunakan teknologi campuran hangat dengan menambahkan campuran dengan bahan aditif sintetis atau alami. Campuran ini dapat meningkatkan ketahanan deformasi dengan temperatur yang lebih rendah dalam proses pencampuran dan pemadatan. Penelitian ini mengusulkan pengembangan campuran beraspal modifikasi polimer hangat dengan menggunakan zeolit alam, yang merupakan aditif alami yang berasal dari Bayat (Jawa Tengah), dan kinerja campuran, dalam hal volumetrik dan sifat mekanik, serta ketahanan deformasi, yang dievaluasi menggunakan metode Marshall dan uji wheel tracking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa campuran beraspal modifikasi polimer dengan 1 % zeolit alam memiliki stabilitas Marshall lebih besar daripada campuran beraspal modifikasi polimer tanpa zeolit. Pengujian wheel tracking pada temperatur 60 °C menunjukkan bahwa campuran beraspal modifikasi polimer dengan 1 % zeolit alam mempunyai kinerja yang lebih baik daripada campuran beraspal modifikasi polimer tanpa zeolit. Kata-kata kunci: ketahanan deformasi, campuran beraspal hangat, aspal modifikasi polimer, zeolit alam
MODEL SISTEM PERINGKAT UNTUK PENILAIAN KINERJA LINGKUNGAN PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN Prasetyo, Stefanus Catur Adi; Hatmoko, Jati Utomo Dwi; Setiadji, Bagus Hario
Jurnal Transportasi Vol 16, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.046 KB) | DOI: 10.26593/jt.v16i3.2571.%p

Abstract

Abstract Exploitation of non-renewable natural resources is unavoidable in highway construction project resulting in waste that have an impact on global warming issues. Therefore, development of monitoring and evaluation model for environmental performance of highway construction activities is essential. Using rating system, the model proposed in this research is based on the environmental aspects of three pillars of sustainable transport development, i.e. economic, environmental and social. This research addresses four categories for assessing the environmental performance, i.e. environment and water, energy and atmosphere, materials and resources, and pavement technology and innovation. Each category consists of sub-categories with points based on the impact of sustainability and durability. Weighted values obtained are based on the amount of environmental performance points in each category. Depending on the total value, the final result of environmental performance will be classified into four groups, i.e. not certified, bronze, silver, gold, and platinum. This model can be used as a decision support system for sustainable road development. Keywords: rating system, performance assessment, highway construction project  Abstrak Eksploitasi sumber daya alam tak terbarukan tak dapat dihindari dalam proyek kosntruksi jalan yang mengakibatkan limbah yang berdampak pada isu pemanasan global. Perlu dikembangkan pemantauan dan evaluasi kinerja lingkungan terhadap kegiatan konstruksi jalan dengan memberikan peringkat untuk membandingkannya terhadap benchmark yang disebut dengan model sistem peringkat. Model ini disusun berdasarkan aspek lingkungan dari ketiga pilar pembangunan transportasi berkelanjutan, yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial. Pada penelitian ini diusulkan empat kategori untuk menilai kinerja lingkungan, yaitu lingkungan dan air, energi dan atmosfer, material dan sumber daya, serta teknologi perkerasan dan inovasi. Masing-masing kategori ini terdiri atas beberapa sub-kategori yang memiliki poin berdasarkan dampak keberlanjutan dan daya tahannya. Nilai kinerja lingkungan diperoleh berdasarkan jumlah persentase poin yang dicapai pada masing-masing kategori dengan bobot tertentu. Hasil ini diklasifikasikan dalam empat kelompok, yaitu tidak tersertifikasi, perunggu, perak, emas, dan platinum. Model ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pembangunan jalan berwawasan lingkungan. Kata-kata kunci: sistem peringkat, penilaian kinerja, proyek konstruksi jalan
KETAHANAN DEFORMASI CAMPURAN BERASPAL MODIFIKASI POLIMER HANGAT DENGAN BAHAN ADITIF ZEOLIT ALAM Handayani, Ani Tjitra; Setiaji, Bagus Hario; Wardani, Sri Prabandiyani R.
Jurnal Transportasi Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.031 KB) | DOI: 10.26593/jt.v15i2.1726.%p

Abstract

Abstract Polymer modified asphalt mixture can be developed using warm mix technology by adding the mixture using synthetic or natural additives. This mixture can increase the deformation resistance with lower temperature in the process of mixing and compaction. This study proposes the development of warm Polymer Modified Asphalt mix with natural zeolite, which is natural additives from Bayat (Central Java), and the performance of the mixture, in terms of volumetric and mechanical properties, and deformation resistance, which was evaluated using the Marshall method and wheel tracking test. The results showed that the Polymer Modified Asphalt mix with 1 % of natural zeolite have a Marshall stability greater than that of Polymer Modified Asphalt mix without zeolite. Wheel tracking test at 60 °C shows that Polymer Modified Asphalt mix with 1 % of natural zeolite showed better performance than that without zeolite. Keywords: deformation resistance, warm asphalt mix, polymer modified asphalt, natural zeolite  Abstrak Campuran beraspal modifikasi polimer dapat dikembangkan menggunakan teknologi campuran hangat dengan menambahkan campuran dengan bahan aditif sintetis atau alami. Campuran ini dapat meningkatkan ketahanan deformasi dengan temperatur yang lebih rendah dalam proses pencampuran dan pemadatan. Penelitian ini mengusulkan pengembangan campuran beraspal modifikasi polimer hangat dengan menggunakan zeolit alam, yang merupakan aditif alami yang berasal dari Bayat (Jawa Tengah), dan kinerja campuran, dalam hal volumetrik dan sifat mekanik, serta ketahanan deformasi, yang dievaluasi menggunakan metode Marshall dan uji wheel tracking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa campuran beraspal modifikasi polimer dengan 1 % zeolit alam memiliki stabilitas Marshall lebih besar daripada campuran beraspal modifikasi polimer tanpa zeolit. Pengujian wheel tracking pada temperatur 60 °C menunjukkan bahwa campuran beraspal modifikasi polimer dengan 1 % zeolit alam mempunyai kinerja yang lebih baik daripada campuran beraspal modifikasi polimer tanpa zeolit. Kata-kata kunci: ketahanan deformasi, campuran beraspal hangat, aspal modifikasi polimer, zeolit alam
PENGKINIAN ANALISIS PERHITUNGAN BALIK PEDOMAN DESAIN PELAPISAN ULANG Setiadji, Bagus Hario; Priyono, Eko Yuli; ., Supriyono; Widyarini, Galih
Jurnal Transportasi Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.897 KB) | DOI: 10.26593/jt.v16i2.2359.%p

Abstract

Abstract In Directorate General of Highways’ overlay design guide Pd T-1-2002-B, one kind of evaluation conducted on existing pavement structure is an evaluation on subgrade condition using back calculation procedure to determine the resilient modulus of the subgrade. To date, the design guide recommends to use adjustment factor C of no more than 0.33 on the modulus obtained from back calculation procedure to produce design modulus. However, a proper description on why the factor is required is not available. In this research, an evaluation of the factor was proposed. As a comparison to the back calculation procedure in the guide, another back calculation method based on best fit trial and error was considered. The results showed that the guide could not perform well in predicting the design elasctic modulus, as indicated by factor, i.e. the ratio between design/measured and calculated moduli), was two times higher than the value expected. Therefore, this research suggested to replace back calculation procedure in the guide with the new ones which has proved capable of producing accurate results, such as best fit trial and error or closed-form back calculation methods. By using this new back calculation procedure, the adjustment factor C in the guide is not necessary anymore. Keywords: pavement, overlay, backcalculation, elasctic modulus, adjustment factor  Abstrak Salah satu bentuk evaluasi terhadap struktur perkerasan eksisting menurut Pedoman Desain Pelapisan Ulang Pd T-1-2002-B, Ditjen Bina Marga, adalah evaluasi kondisi tanah dasar menggunakan analisis perhitungan balik, yang hasilnya dinyatakan dalam parameter modulus resilien. Selama ini Pedoman Desain Pd T-1-2002-B selalu menganjurkan untuk memberikan faktor koreksi C sebesar maksimum 0,33 terhadap nilai modulus yang dihasilkan dari hasil perhitungan balik bila nilai modulus ini akan digunakan untuk keperluan desain tanpa ada penjelasan untuk apa faktor koreksi ini digunakan. Pada penelitian ini evaluasi terhadap nilai faktor koreksi dilakukan. Suatu program perhitungan balik yang didasarkan pada konsep best fit trial and error diusulkan untuk digunakan sebagai pembanding terhadap metode perhitungan balik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai modulus elastisitas hasil perhitungan balik ternyata tidak mampu memprediksi secara akurat nilai elastisitas untuk kebutuhan desain. Rasio kedua nilai modulus itu ternyata dua kali lebih besar dibandingkan dengan koefisien yang disyaratkan sebagai faktor koreksi. Oleh karena itu, direkomen-dasikan untuk tidak menggunakan metode perhitungan balik dalam desain dan mengganti dengan metode perhitungan balik best fit trial and error. Penggunaan metode perhitungan balik best fit trial and error juga memberikan arti bahwa faktor koreksi C di dalam Pedoman Desain tidak diperlukan lagi. Kata-kata kunci: perkerasan, pelapisan ulang, perhitungan balik, modulus elastisitas, faktor koreksi
EVALUASI PENGARUH BANJIR, BEBAN BERLEBIH, DAN MUTU KONSTRUKSI PADA KONDISI JALAN Hatmoko, Jati Utomo Dwi; Setiadji, Bagus Hario; Wibowo, Mochamad Agung
Jurnal Transportasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.067 KB) | DOI: 10.26593/jt.v17i2.2729.%p

Abstract

Abstract The decrease of road serviceability is indicated by the increase in types and severity level of road damage. This could be contributed by several factors, such as flooding due to poor drainage system, excessive loads and low quality of construction. This study aims to evaluate the influence of flood, excessive loads and quality of road construction towards the road serviceability by reviewing flood-prone roads and roads that suffered excessive loads. The study was conducted at Jalan Raya Timur Kendal Km 25 + 600 – Km 27 + 800 in Central Java Province. Data were obtained through road condition survey and drainage condition observation at the time of flooded, post-flood and during 3-month maintenance works. Secondary data, such as SDI (Surface Distress Index) and IRI (International Roughness Index), traffic loads, and rainfall, were also collected to support the analysis. The results show that there is an empirical significant impact of the flooding exacerbated by excessive loads on the road damage. Strategic efforts and coordination of related ministries are required to address this problem. Keywords: flood, overloading, construction quality, road damage  Abstrak Penurunan kemampuan layan jalan terindikasi dari meningkatnya jenis dan tingkat keparahan kerusakan jalan. Banjir akibat saluran drainase yang buruk, beban berlebih, dan rendahnya mutu konstruksi ditengarai menjadi penyebab utama dari penurunan kemampuan layan jalan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh faktor banjir, beban berlebih, dan mutu konstruksi pada konstruksi jalan dengan meninjau ruas jalan yang rawan tergenang banjir dan mengalami beban berlebih. Penelitian dilakukan pada ruas Jalan Raya Timur Kendal Km 25 + 600 – Km 27 + 800 di Provinsi Jawa Tengah. Data diperoleh melalui pengamatan kondisi jalan dan drainase selama jalan tergenang banjir, pascabanjir dan saat perbaikan selama 3 bulan, serta dilengkapi dengan data-data sekunder, seperti SDI (Surface Distress Index) dan IRI (International Roughness Index), beban lalulintas, curah hujan, dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak signifikan banjir secara empiris terhadap kerusakan jalan yang diperparah dengan indikasi beban berlebih yang melalui ruas jalan tersebut. Untuk itu, diperlukan upaya strategis dan koordinasi kementerian terkait untuk mengatasi masalah kerusakan jalan. Kata-kata kunci: banjir, beban berlebih, mutu konstruksi, kerusakan jalan
KETAHANAN DEFORMASI CAMPURAN BERASPAL MODIFIKASI POLIMER HANGAT DENGAN BAHAN ADITIF ZEOLIT ALAM Ani Tjitra Handayani; Bagus Hario Setiaji; Sri Prabandiyani R. Wardani
Jurnal Transportasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.031 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v15i2.1726.%p

Abstract

Abstract Polymer modified asphalt mixture can be developed using warm mix technology by adding the mixture using synthetic or natural additives. This mixture can increase the deformation resistance with lower temperature in the process of mixing and compaction. This study proposes the development of warm Polymer Modified Asphalt mix with natural zeolite, which is natural additives from Bayat (Central Java), and the performance of the mixture, in terms of volumetric and mechanical properties, and deformation resistance, which was evaluated using the Marshall method and wheel tracking test. The results showed that the Polymer Modified Asphalt mix with 1 % of natural zeolite have a Marshall stability greater than that of Polymer Modified Asphalt mix without zeolite. Wheel tracking test at 60 °C shows that Polymer Modified Asphalt mix with 1 % of natural zeolite showed better performance than that without zeolite. Keywords: deformation resistance, warm asphalt mix, polymer modified asphalt, natural zeolite  Abstrak Campuran beraspal modifikasi polimer dapat dikembangkan menggunakan teknologi campuran hangat dengan menambahkan campuran dengan bahan aditif sintetis atau alami. Campuran ini dapat meningkatkan ketahanan deformasi dengan temperatur yang lebih rendah dalam proses pencampuran dan pemadatan. Penelitian ini mengusulkan pengembangan campuran beraspal modifikasi polimer hangat dengan menggunakan zeolit alam, yang merupakan aditif alami yang berasal dari Bayat (Jawa Tengah), dan kinerja campuran, dalam hal volumetrik dan sifat mekanik, serta ketahanan deformasi, yang dievaluasi menggunakan metode Marshall dan uji wheel tracking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa campuran beraspal modifikasi polimer dengan 1 % zeolit alam memiliki stabilitas Marshall lebih besar daripada campuran beraspal modifikasi polimer tanpa zeolit. Pengujian wheel tracking pada temperatur 60 °C menunjukkan bahwa campuran beraspal modifikasi polimer dengan 1 % zeolit alam mempunyai kinerja yang lebih baik daripada campuran beraspal modifikasi polimer tanpa zeolit. Kata-kata kunci: ketahanan deformasi, campuran beraspal hangat, aspal modifikasi polimer, zeolit alam
PENGKINIAN ANALISIS PERHITUNGAN BALIK PEDOMAN DESAIN PELAPISAN ULANG Bagus Hario Setiadji; Eko Yuli Priyono; Supriyono .; Galih Widyarini
Jurnal Transportasi Vol. 16 No. 2 (2016)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.897 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v16i2.2359.%p

Abstract

Abstract In Directorate General of Highways’ overlay design guide Pd T-1-2002-B, one kind of evaluation conducted on existing pavement structure is an evaluation on subgrade condition using back calculation procedure to determine the resilient modulus of the subgrade. To date, the design guide recommends to use adjustment factor C of no more than 0.33 on the modulus obtained from back calculation procedure to produce design modulus. However, a proper description on why the factor is required is not available. In this research, an evaluation of the factor was proposed. As a comparison to the back calculation procedure in the guide, another back calculation method based on best fit trial and error was considered. The results showed that the guide could not perform well in predicting the design elasctic modulus, as indicated by factor, i.e. the ratio between design/measured and calculated moduli), was two times higher than the value expected. Therefore, this research suggested to replace back calculation procedure in the guide with the new ones which has proved capable of producing accurate results, such as best fit trial and error or closed-form back calculation methods. By using this new back calculation procedure, the adjustment factor C in the guide is not necessary anymore. Keywords: pavement, overlay, backcalculation, elasctic modulus, adjustment factor  Abstrak Salah satu bentuk evaluasi terhadap struktur perkerasan eksisting menurut Pedoman Desain Pelapisan Ulang Pd T-1-2002-B, Ditjen Bina Marga, adalah evaluasi kondisi tanah dasar menggunakan analisis perhitungan balik, yang hasilnya dinyatakan dalam parameter modulus resilien. Selama ini Pedoman Desain Pd T-1-2002-B selalu menganjurkan untuk memberikan faktor koreksi C sebesar maksimum 0,33 terhadap nilai modulus yang dihasilkan dari hasil perhitungan balik bila nilai modulus ini akan digunakan untuk keperluan desain tanpa ada penjelasan untuk apa faktor koreksi ini digunakan. Pada penelitian ini evaluasi terhadap nilai faktor koreksi dilakukan. Suatu program perhitungan balik yang didasarkan pada konsep best fit trial and error diusulkan untuk digunakan sebagai pembanding terhadap metode perhitungan balik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai modulus elastisitas hasil perhitungan balik ternyata tidak mampu memprediksi secara akurat nilai elastisitas untuk kebutuhan desain. Rasio kedua nilai modulus itu ternyata dua kali lebih besar dibandingkan dengan koefisien yang disyaratkan sebagai faktor koreksi. Oleh karena itu, direkomen-dasikan untuk tidak menggunakan metode perhitungan balik dalam desain dan mengganti dengan metode perhitungan balik best fit trial and error. Penggunaan metode perhitungan balik best fit trial and error juga memberikan arti bahwa faktor koreksi C di dalam Pedoman Desain tidak diperlukan lagi. Kata-kata kunci: perkerasan, pelapisan ulang, perhitungan balik, modulus elastisitas, faktor koreksi
MODEL SISTEM PERINGKAT UNTUK PENILAIAN KINERJA LINGKUNGAN PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN Stefanus Catur Adi Prasetyo; Jati Utomo Dwi Hatmoko; Bagus Hario Setiadji
Jurnal Transportasi Vol. 16 No. 3 (2016)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.046 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v16i3.2571.%p

Abstract

Abstract Exploitation of non-renewable natural resources is unavoidable in highway construction project resulting in waste that have an impact on global warming issues. Therefore, development of monitoring and evaluation model for environmental performance of highway construction activities is essential. Using rating system, the model proposed in this research is based on the environmental aspects of three pillars of sustainable transport development, i.e. economic, environmental and social. This research addresses four categories for assessing the environmental performance, i.e. environment and water, energy and atmosphere, materials and resources, and pavement technology and innovation. Each category consists of sub-categories with points based on the impact of sustainability and durability. Weighted values obtained are based on the amount of environmental performance points in each category. Depending on the total value, the final result of environmental performance will be classified into four groups, i.e. not certified, bronze, silver, gold, and platinum. This model can be used as a decision support system for sustainable road development. Keywords: rating system, performance assessment, highway construction project  Abstrak Eksploitasi sumber daya alam tak terbarukan tak dapat dihindari dalam proyek kosntruksi jalan yang mengakibatkan limbah yang berdampak pada isu pemanasan global. Perlu dikembangkan pemantauan dan evaluasi kinerja lingkungan terhadap kegiatan konstruksi jalan dengan memberikan peringkat untuk membandingkannya terhadap benchmark yang disebut dengan model sistem peringkat. Model ini disusun berdasarkan aspek lingkungan dari ketiga pilar pembangunan transportasi berkelanjutan, yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial. Pada penelitian ini diusulkan empat kategori untuk menilai kinerja lingkungan, yaitu lingkungan dan air, energi dan atmosfer, material dan sumber daya, serta teknologi perkerasan dan inovasi. Masing-masing kategori ini terdiri atas beberapa sub-kategori yang memiliki poin berdasarkan dampak keberlanjutan dan daya tahannya. Nilai kinerja lingkungan diperoleh berdasarkan jumlah persentase poin yang dicapai pada masing-masing kategori dengan bobot tertentu. Hasil ini diklasifikasikan dalam empat kelompok, yaitu tidak tersertifikasi, perunggu, perak, emas, dan platinum. Model ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pembangunan jalan berwawasan lingkungan. Kata-kata kunci: sistem peringkat, penilaian kinerja, proyek konstruksi jalan
EVALUASI PENGARUH BANJIR, BEBAN BERLEBIH, DAN MUTU KONSTRUKSI PADA KONDISI JALAN Jati Utomo Dwi Hatmoko; Bagus Hario Setiadji; Mochamad Agung Wibowo
Jurnal Transportasi Vol. 17 No. 2 (2017)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.067 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v17i2.2729.%p

Abstract

Abstract The decrease of road serviceability is indicated by the increase in types and severity level of road damage. This could be contributed by several factors, such as flooding due to poor drainage system, excessive loads and low quality of construction. This study aims to evaluate the influence of flood, excessive loads and quality of road construction towards the road serviceability by reviewing flood-prone roads and roads that suffered excessive loads. The study was conducted at Jalan Raya Timur Kendal Km 25 + 600 – Km 27 + 800 in Central Java Province. Data were obtained through road condition survey and drainage condition observation at the time of flooded, post-flood and during 3-month maintenance works. Secondary data, such as SDI (Surface Distress Index) and IRI (International Roughness Index), traffic loads, and rainfall, were also collected to support the analysis. The results show that there is an empirical significant impact of the flooding exacerbated by excessive loads on the road damage. Strategic efforts and coordination of related ministries are required to address this problem. Keywords: flood, overloading, construction quality, road damage  Abstrak Penurunan kemampuan layan jalan terindikasi dari meningkatnya jenis dan tingkat keparahan kerusakan jalan. Banjir akibat saluran drainase yang buruk, beban berlebih, dan rendahnya mutu konstruksi ditengarai menjadi penyebab utama dari penurunan kemampuan layan jalan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh faktor banjir, beban berlebih, dan mutu konstruksi pada konstruksi jalan dengan meninjau ruas jalan yang rawan tergenang banjir dan mengalami beban berlebih. Penelitian dilakukan pada ruas Jalan Raya Timur Kendal Km 25 + 600 – Km 27 + 800 di Provinsi Jawa Tengah. Data diperoleh melalui pengamatan kondisi jalan dan drainase selama jalan tergenang banjir, pascabanjir dan saat perbaikan selama 3 bulan, serta dilengkapi dengan data-data sekunder, seperti SDI (Surface Distress Index) dan IRI (International Roughness Index), beban lalulintas, curah hujan, dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak signifikan banjir secara empiris terhadap kerusakan jalan yang diperparah dengan indikasi beban berlebih yang melalui ruas jalan tersebut. Untuk itu, diperlukan upaya strategis dan koordinasi kementerian terkait untuk mengatasi masalah kerusakan jalan. Kata-kata kunci: banjir, beban berlebih, mutu konstruksi, kerusakan jalan
Co-Authors ., Muhrozi ., Soebroto Abdullah Abdullah Ade Sjafruddin Aditian Kevin Pratama Agus Taufik Mulyono Ahmad Sazali Aktorina, Wahyu Alfa Narendra Alfin Marpaung Ali Ma'sum Alibaggio, M.Aulia Amelia Kusuma Indriastuti Anak Agung Gede Sugianthara Andika Ainoor Henganingayu Andung Yunianta Ani Tjitra Handayani Anton Susanto Apriadi Simon Harianja Arief Fath Atiya Asep Setyobudiato Asisi, Hayning Santa Bagus Gumilar Iskandar Bambang Haryadi Bambang Purwanggono Bambang Riyanto Bambang Riyanto Banu Ardi Hidayat Briliano Mantriwi Danang Dwi Admojo Dian Wijayanto Djoko Purwanto Doni Ramadhan Doni Ramadhan, Doni Dyah Kusumaningrum Eka Hadi Purwanto Eko Yuli Priyono Endang Purbowati Epf. Eko Yulipriyono Fernanda Asali Ferry Hermawan Fifiana Wisnaeni Galih Widyarini Galih Widyarini Gerson Simbolon Gidion Alamta Silaban Grandy Hellyantoro Hanif Firman Hakim Wasis Hardiyanti Setia Utami Hartomo Sandi Sakti Hayu Rahayu Hayuning Santa Asisi Heru Prastawa Heru Wakhidho, Heru Iin Irawati Indira Ginting Inke Sita Ratnasari Inrda Syahputra Nasution irene Febriyana Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati Jati Utomo Dwi Hatmoko Joice Elfrida Waani Joice Elfrida Waani, Joice Elfrida Karimi, Muh Bahrul Ulum Al Khosy, Hadyan Al-Muhith Kurnia, Dita Juni Lita, Eleonora Jade Marsha M.Syaiful Afif Mahfuda, Anno Maulana Arifin Meidiana Dwidiyanti Meike Kumaat Misi H. Wijaya Mochamad Agung Wibowo Mochamad Agung Wibowo Mochammad Agung Wibowo Moga Narayudha Mohammad Faldi Fauzi Muchammad Ulil Aidi Muhammad Nauval raka Aris Muhammad rifki hanifan Muhammad Rizal Permadi Muhammad Rizaldi Kresna Raharja Muhrozi . Munawar, Achmad Nahyo ., Nahyo Nahyo Nahyo Nolo Paramarto Nurdin, Rio Nuroji Nuroji Okty Diana Wulan Sari Prabandiyani, Prabandiyani Pratiwi, Anik Nurul Priyo Hartono Priyono, Eko Yuli Puji Wibawa Wartadinata Purnomo Purnomo Putmadiat Rochhanif R Rizal Isnanto R. Rizal Isnanto R.Ananda Putri Raisha El Kahira Rakhmatika, Rakhmatika Ramadan Ramadan Ramadhanti, Intan Raymon Raymon Raymond Benardus Munthe, Raymond Reska Ayu Yuniar M. Retno Handayani Prastyaningrum Rikki Andreanus Situmorang S. Suripin Sarebni, Ahmad Viky Furqon SATRIYAS ILYAS Saut Martua Hasiholan Saragih Setorini, Andhika Ajengtyas Setyowati, Ro'fah Setyowati, Ro’fah Singgih Prasetyo Siti Mayuni Soebroto . SPR Wardani Sri Prabandiyani Sri Prabandiyani Sri Prabandiyani R. Wardani Sri Prabandiyani R. Wardani, Sri Prabandiyani R. Stefanus Catur Adi Prasetyo Stefanus Catur Adi Prasetyo, Stefanus Catur Adi Sudarno . Sudarno Sudarno Supra nowo SUPRIYONO . SUPRIYONO . Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Suseno Darsono Sutini - Suwarto, Fardzanela Tri Susanto Undayani Cita Sari Wahyudi Kushardjoko Wahyudi Kushardjoko Wardhana A.S, Wisnu Weny Saputri Widi Wantoro Wildan Salasa, Wildan Y.I. Wicaksono Y.I. Wicaksono Y.I. Wicaksono Yahya Anas YI. Wicaksono YI.Wicaksono, YI.Wicaksono Zebta Bernad Siahaan