Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENYULUHAN DESAIN PACKING PRODUK DAN PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING PADA USAHA KERUPUK DI DESA TANJUNG PERING KECAMATAN INDRALAYA UTARA KABUPATEN OI Irmeilyana, Irmeilyana; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Maiyanti, Sri Indra; Setiawan, Arum; Affandi, Azhar Kholiq
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3308

Abstract

Desa Tanjung Pering merupakan salah satu sentra usaha produksi kerupuk di Kabupaten Ogan Ilir (OI), yang mempunyai kekhasan rasa. Sebagian berupa kerupuk mentah yang belum digoreng. Kemasan kerupuk yang digoreng biasa saja, tidak di-packing dengan tampilan yang lebih menarik, tidak ber-merk. Pada saat ini, pemasaran kerupuk yang ada di Desa Tanjung Pering masih tradisional. Penggunaan teknologi gawai belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan kegiatan PPM ini adalah untuk memberi penyuluhan kepada khalayak sasaran tentang packing kemasan produk yang dapat menghasilkan performa yang menarik, menjaga ketahanan produk supaya lebih awet, tidak mudah tengik dan lempam (alot), serta menunjukkan “identitas” produk termasuk informasi narahubung dan promosi produk. Selain itu, untuk mengenalkan cara penjualan produk kerupuk melalui digital marketing. Metode pelaksanaan kegiatan berupa presentasi (transfer materi), peragaan/praktek, dan pendampingan implementasi. Hasil yang diperoleh berupa produk kerupuk dengan tampilan yang lebih dapat meningkatkan nilai jual, baik berupa bentuk kerupuk, packing beserta brand-nya, maupun pemasaran digital-nya. Setelah kegiatan PPM ini, diharapkan kerupuk Desa Tanjung Pering lebih dikenal dan juga pengrajin kerupuk dapat memperluas pasarnya dengan harga yang lebih bersaing.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN ALAM SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA, IPA, DAN SENI BAGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN KREATIFITAS ANAK DI KECAMATAN PEMULUTAN BARAT KABUPATEN OGAN ILIR Irmeilyana, Irmeilyana; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Affandi, Azhar Kholiq; Setiawan, Arum; Windusari, Yuanita
Jurnal Vokasi Vol 4, No 1 (2020): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v4i1.1578

Abstract

Proses belajar mengajar harus dapat memberi kesempatan yang lebih banyak kepada siswa untuk bereksplorasi, sehingga pemahaman tentang konsep maupun pengertian dasar suatu pengetahuan khususnya Matematika dan IPA dapat dipahami oleh siswa dengan mudah.  Sumber-sumber belajar dapat ditemukan di lingkungan sekitar anak. Kehidupan flora dan fauna, kondisi sosial sangat menarik untuk diamati dan dibicarakan, yang merupakan informasi dan sumber belajar bagi anak tentang lingkungan hidup. Tujuan utama kegiatan PPM ini adalah untuk memberi informasi dan mengenalkan khalayak sasaran tentang pentingnya alternatif metode pengajaran konsep Matematika dan IPA bagi anak melalui pemanfaatan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar dan media pembelajaran. Sumber-sumber belajar ini dihubungkan dengan konsep materi yang akan dipelajari. Khalayak sasaran pada kegiatan PPM ini adalah guru-guru di SD Negeri 10 Pemulutan Barat dan juga melibatkan beberapa siswa dari kelas III sampai kelas VI. Metode pelaksanaan kegiatan berupa visitasi dan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan dilakukan melalui presentasi, peragaan, aplikasi ke siswa, serta diskusi. Demonstrasi beberapa beberapa contoh sumber belajar dari pemanfaatan alam sekitar dan pembuatan media peraga edukatif (dari kayu, tumbuhan, dan kertas bekas), dihubungkan dengan suatu konsep pada topik bahasan untuk mata pelajaran Matematika, IPA, gabungan keduanya, dan juga Kesenian. Uji coba penggunaan contoh produk kepada siswa dapat memotivasi mereka untuk mencoba membuat juga, melatih kreatifitas, serta dapat memotivasi mereka untuk belajar. Penyuluhan ini telah menambah informasi dan wawasan yang penting bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam mengajar dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar sekolah sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak.
PERBEDAAN KUALITAS SPERMATOZOA SEXING SAPI SIMENTAL METODE BOVINE SERUM ALBUMIN (BSA) DARI DUA MACAM PENGENCER Ekowati, Indah Agustina; Setiawan, Arum; Abrar, Arfan; Gunawan, Muhammad; Putranti, Oktora Dwi
Cannarium Vol 21, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cannarium.v21i1.5788

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas semen beku sexing menggunakan pengencer Tris Kuning Telur (TKT) dan Bovifree (BF). Dalam penelitian ini digunakan sampel semen segar sapi Simental jantan sehat, berumur 4 tahun. Setelah penampungan semen, dilakukan pemeriksaan kualitas semen segar secara makroskopis dan mikroskopis.  Kemudian dilakukan tahapan proses sexing. Selanjutnya diperoleh semen hasil sexing pada kolom atas dan kolom bawah yang masing masing dibagi lagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok 1 (P1), dilakukan pengenceran semen dengan pengencer TKT. Pada kelompok 2 (P2), dilakukan pengenceran semen dengan pengencer BF. Penelitian dilakukan ulangan sebanyak 4 kali. Parameter kualitas spermatozoa yang diukur adalah persentase motilitas, viabilitas, dan abnormalitas. Data yang diperoleh dianalisa secara statistik menggunakan uji paired two sample t test dengan bantuan program software SPSS 16 for windows dan Microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan persentase motilitas spermatozoa kelompok P1 dan P2 masing-masing adalah ; 26,9%; dan 38,7%. Persentase viabilitas spermatozoa kelompok P1 dan P2 masing-masing adalah 55,65% dan 40,9%. Persentase abnormalitas P1 dan P2 masing masing adalah 5,88% dan 7,06%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan  motilitas, viabilitas dan abnormalitas semen beku Simental hasil sexing. Kata Kunci : Semen beku Sexing,Tris Kuning Telur, Bovifree.
The Diversity Of Anura Order At Lake Gegas Of Musi Rawas Regency, South Sumatera Province Harmoko, Harmoko; Samitra, Dian; Sepriyaningsih, Sepriyaningsih; Yustian, Indra; Setiawan, Arum
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 11 No 1 (2020): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v1i1.6284

Abstract

The purpose of this study was to analyze the diversity of the Anura order in Lake Gegas of Musi Rawas Regency, South Sumatra Province. The research method employed was the cruising method. The cruise was done in every part of Lake Gegas to record the Anura species. Based on the results of the study, 7 species of Anura were found consisting of 5 families and 6 genera. The most commonly found species was the Fejervarya cancrivora. One species found in the IUCN’s Near Threatened (NT) category was the Limnonectes paramacrodon. Based on the results of the study, it can be concluded that the Anura order in Lake Gegas of Musi Rawas Regency, South Sumatra Province was in the moderate diversity category. It was also found a species in the near-threatened category called Limnonectes paramacrodon. Keanekaragaman Ordo Anura di Danau Gegas Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keanekaragaman ordo Anura di Danau Gegas Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan metode jelajah. Jelajah dilakukan di setiap bagian Danau Gegas untuk mendata spesies ordo Anura. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 7 spesies ordo Anura yang terdiri dari 5 famili dan 6 genus. Individu paling banyak ditemukan adalah Fejervarya cancrivora. Ditemukan 1 spesies yang dalam IUCN kategori Near Threatened (NT) atau “hampir terancam”yaitu Limnonectes paramacrodon. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: keanekaragaman ordo Anura di Danau Gegas Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan dalam kategori keanekaragaman sedang. Dan ditemukan spesies dalam kategori hampir terancam yaitu Limnonectes paramacrodon.
Keanekaragaman dan struktur vegetasi di taman keanekaragaman hayati PT. Tanjung Enim Lestari, Sumatera Selatan Pragustiandi, Guntur; Aprillia, Ina; Yustian, Indra; Setiawan, Arum
Sriwijaya Bioscientia Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.6.2.2025.507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan keanekaragaman vegetasi di Taman Kehati, PT. Tanjung Enim Lestari Pulp and Paper (TELPP), Sumatera Selatan. Survei dilakukan pada 17–23 Oktober 2022 menggunakan metode purposive sampling dan kuadrat pada empat strata vegetasi (pohon, tiang, pancang, semai). Analisis data meliputi kerapatan, frekuensi, dominansi, Indeks Nilai Penting (INP), serta indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada strata pohon didominasi oleh Vitex pinnata (INP 96,25), diikuti Acacia mangium (39,27) dan Microcos tomentosa (31,49). Pada tingkat tiang, spesies dominan adalah Vitex pinnata (41,68) dan Schima wallichii (38,93). Untuk strata pancang, Microcos tomentosa (48,24) dan Bridelia tomentosa (40,05) memiliki INP tertinggi. Pada strata semai, Murraya koenigii (12,55) mendominasi. Indeks keanekaragaman (H’) secara keseluruhan tergolong sedang pada strata pohon (2,27), tiang (2,78), dan pancang (2,81), serta tinggi pada strata semai (3,61). Temuan ini mengindikasikan bahwa komunitas vegetasi di Taman Kehati berada pada fase regenerasi yang baik dan memberikan dukungan ekologis penting bagi habitat satwa liar serta keberlanjutan lingkungan.
Primer Design of Sumatran Striped Rabbit (Nesolagus netscheri Schlegel, 1880) using Primer-BLAST and AliView Program Aurora, Dhea Apriano; Novarino, Wilson; Tjong, Djong Hon; Dahelmi, Dahelmi; Syaifullah, Syaifullah; Setiawan, Arum; Roesma, Dewi Imelda
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8499

Abstract

The Sumatran striped rabbit (Nesolagus netscheri) lacks specific primers to amplify the chytochrome oxidase 1 (CO1) gene and the chytochrome b (cytb) gene, at present. Therefore, it is important to design primers to amplify the CO1 gene and cytb gene in N. netscheri. The aim of this study is to compare the primer design methods used, namely Primer-BLAST and AliView programs, to design specific primers for the chytochrome oxidase 1 (CO1) and chytochrome b (cytb) genes in N. netscheri. This research was conducted using the descriptive method with molecular observation. In this study, CO1 gene primers, namely [(forward: 5' TGTATGATATGGGGGAGGGC 3'), (reverse: 5' TGGTCCGTCCTTATTACAGCG 3')] and cytochrome b (cytb) gene primers, namely [(forward: CCAGCTCCATCCAATATCTC, (reverse: 5' GTTAGGGTTAGAAGGTCTGC 3')] and showed that primer design using the AliView program produced specific primers in the genus Nesolagus. The conclusion of this study is that primers designed using the AliView program are more specific than those designed using Primer-BLAST.
Genetic variation based on RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) markers in western tarsiers (Cephalopachus bancanus) from South Sumatra and Bangka Island Pratiwi, Putri Rizki; Muharni, Muharni; Setiawan, Arum; Hanum, Laila; Yustian, Indra
Indonesian Journal of Applied Environmental Studies Vol 5, No 2 (2024): Volume 5 Number 2 October 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/injast.v5i2.11039

Abstract

The western tarsier (Cephalopachus bancanus) is a nocturnal primate classified as Vulnerable by the IUCN. Understanding the genetic variation of tarsier populations in South Sumatra and Bangka Island is crucial for developing effective conservation strategies to protect this unique species. The research aims to determine the genetic variations of tarsiers from South Sumatra and Bangka Island by using 10 primers of the Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) molecular marker, namely ILO 525, ILO 1212, ILO 1204, OPE 16, OPE 17, OPE 19, OPF 06, OPF 04, OPY 03 and OPY 13. The RAPD primers utilized in this study are universal and effectively detect genetic diversity at interspecies and intraspecies levels. These primers have demonstrated the ability to produce clear and distinct electrophoresis band patterns in primates and other mammals. A total of six tissue samples were collected from Bangka Island, specifically from Petaling Village, Mendo Barat, and two additional samples were obtained from South Sumatra, originating from Selangit, Musi Rawas, and Padang Bindu, Ogan Komering Ulu. The Bangka Island samples were derived from a single population inhabiting a secondary forest characterized by shrubs and old rubber plantations. In contrast, the South Sumatra samples were obtained from secondary forest environments. Eight of the ten RAPD primers successfully amplified 89 DNA fragments, exhibiting a high degree of polymorphism. The genetic distance analysis, based on Dice coefficient values ranging from 0.000 to 0.629, revealed varying levels of genetic divergence among the samples. The bootstrap analysis further demonstrated that the relationships among all Western Tarsier (Cephalopachus bancanus) samples had a confidence level exceeding 50%. The observed high polymorphism reflects substantial genetic variability among the samples. RAPD markers thus offer a valuable tool for studies focusing on the relationships within closely related populations.
Pelatihan Pemanfaatan Gawai dan Perhitungan Keuangan Usaha dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan pada Siswa SMK Irmeilyana, Irmeilyana; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Maiyanti, Sri Indra; Setiawan, Arum; Zubaidah, Zubaidah
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 (Maret)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i1.5052

Abstract

The entrepreneurial spirit is one of the basics for forming the competencies of vocational school graduates.  The lack or absence of ideas and enthusiasm (mental) for vocational school students to become entrepreneurs can be due to their mindset and skills (competencies) which are still lacking. The area of activity carried out is increasing the knowledge, skills and entrepreneurial spirit of students at SMK Negeri 1 Tanjung Batu, Ogan Ilir Regency, South Sumatra, through training in using gadgets, mastering digital literacy and using social media in digital marketing, as well as improving management skills. finance (including administration) through the use of Excel. This community service activity (PPM) also introduced several examples of business ideas and provides practical simulations of business simulations carried out by students participating in the Mathematics Entrepreneurship Course I in the current semester at the same time as PPM activity. Methods for implementing activities include presentations (material transfer), questions and answers and discussions, demonstrations/practices, simulations, and implementation assistance. Training on using smartphones to create creative content on social media can increase the enthusiasm of vocational school students majoring in TKJ (Department of Computer and Network  Engineering) in getting to know the world of business, so that they can also develop their entrepreneurial spirit and become more familiar with business ideas. Apart from that, students become more familiar with using Microsoft Excel for simple calculations on business financial bookkeeping problems, so that it can motivate them to further improve their competency in using devices. The involvement of students as assistants in implementing the PPM activities of the Village Lecture Scheme is a field practice from the Mathematics Entrepreneurship Course I (in the MBKM curriculum), so that they can gain experience, information and contribute to the community outside the campus, as well as business experience.
Diversity of Flora in A Pulpwood Plantation of Sumatran Elephant Elephas maximus sumatranus Habitat in Air Sugihan Wetlands, Ogan Komering Ilir, South Sumatra PRAGUSTIANDI, GUNTUR; APRILLIA, INA; SETIAWAN, ARUM; YUSTIAN, INDRA
BIO PALEMBANICA Vol 1 No 1 (2024): Volume 1 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/bio.v1i1.4282

Abstract

Knowledge about flora biodiversity is an important component to determine the best strategy for policy makers in making decisions. A study on flora diversity with assesment on Sumatran Elephant habitats has been conducted in PT. Bumi Andalas Permai (PT. BAP). This area is a home range for Sumatran Elephant habitat in Sumatra. This research is to obtain basic information before carrying out other activities that might influence the composition of vegetation in the future. Determining the sampling location uses a purposive method, collecting data using observation plots which are expected to represent each existing vegetation type. Based on research conducted, there is only one species of plant at tree level, one species at pole level, and two species at sapling level, and 32 species at seedling level. Species diversity at the tree, pole and sapling level in study site. The species diversity in PT. BAP is included in low level category, under criteria H'=0, H'=0 and H'=0.69 respectively. Meanwhile, for the seedling/undergrowth level, H'= 3.05. There are very few species of plants at the level of trees, poles and stakes because the land is an open area in the form of bushes, thickets, swamps and rice fields on the side of an artificial canal.
First records of Stigmatogobius yanamensis Visweswara Rao, 1971 (Perciformes: Gobiidae) in Indonesian waters IQBAL, MUHAMMAD; SETIAWAN, ARUM; YUSTIAN, INDRA
BIO PALEMBANICA Vol 1 No 1 (2024): Volume 1 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/bio.v1i1.4283

Abstract

Stigmatogobius yanamensis is a small and cryptic goby, whose distribution remains poorly known. On 2 April 2016, two specimens of S. yanamensis with a standard length of 20-21 mm were caught by hand net in the intertidal zone of estuarine mangroves, above a muddy substrate at the mouth of Sembilang River, South Sumatra Province, Indonesia. In addition, ten specimens were collected on 1-4 June 2023 in Sungsang (c. 40 km from Sembilang River) South Sumatra Province, Indonesia. This finding constitutes the first records of S. minima in Indonesian waters